“Saya habis 5 sehari
Makanya ngomong gue gurih”
(GFD-2023-13366) [SALAH] Anies Membawa Produk Sasa, Habis 5 Sehari
Sumber: FacebookTanggal publish: 22/08/2023
Berita
Hasil Cek Fakta
Akun Facebook Ramadhan Sitepu memposting sebuah gambar Anies yang sedang memegang produk Sasa. Dalam gambar tersebut terdapat narasi “Saya habis 5 sehari, Makanya ngomong gue gurih”. Postingan tersebut diunggah pada 20 Agustus 2023.
Setelah ditelusuri gambar tersebut identik dengan gambar artikel milik Jawapos dan Tribunnews. Pada gambar asli Anies tidak sedang membawa produk Sasa. Gambar produk Sasa merupakan hasil editan.
Dengan demikian gambar Anies membawa produk Sasa merupakan hasil editan. Gambar yang asli Anies tidak membawa apa-apa, sehingga masuk dalam kategori konten parodi.
Setelah ditelusuri gambar tersebut identik dengan gambar artikel milik Jawapos dan Tribunnews. Pada gambar asli Anies tidak sedang membawa produk Sasa. Gambar produk Sasa merupakan hasil editan.
Dengan demikian gambar Anies membawa produk Sasa merupakan hasil editan. Gambar yang asli Anies tidak membawa apa-apa, sehingga masuk dalam kategori konten parodi.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Luthfiyah OJ (UIN Raden Mas Said Surakarta).
Gambar Anies membawa produk Sasa merupakan hasil editan. Faktanya, gambar yang asli Anies tidak membawa apa-apa.
Gambar Anies membawa produk Sasa merupakan hasil editan. Faktanya, gambar yang asli Anies tidak membawa apa-apa.
Rujukan
- https://www.jawapos.com/metropolitan/01177917/anies-baswedan-diminta-hentikan-kampanye-kredit-rumah-rp-0
- https://manado.tribunnews.com/2023/06/25/anies-baswedan-disebut-bisa-gagal-nyapres-jika-terjadi-hal-ini-bukan-karena-isu-tersangka-korupsi
- https://www.jawapos.com/humaniora/01126936/anies-beri-wejangan-khusus-kepada-para-laskar-fpi
(GFD-2023-13415) [SALAH] “Situs kuesioner mengatasnamakan UNICEF”
Sumber: WhatsAppTanggal publish: 22/08/2023
Berita
Beredar sebuah situs kuesioner yang mengatasnamakan “UNICEF Government subsidies” dan menggunakan logo UNICEF dengan alamat situs: http://luckybreakthrough[dot]buzz/Btweyw/UNICE-Government-subsidies
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, adanya situs kuesioner yang mengatasnamakan dan memasang logo UNICEF merupakan situs tiruan.
Faktanya, situs tersebut merupakan situs palsu. Situs resmi milik UNICEF adalah www.unicef.org. Adapun situs resmi UNICEF Indonesia adalah www.unicef.org/indonesia/id.
Untuk memastikan kebenaran informasi seputar UNICEF Indonesia dan kegiatan yang mereka lakukan, disarankan untuk selalu merujuk ke situs resmi UNICEF Indonesia atau menghubungi mereka langsung melalui saluran komunikasi yang tercantum di situs resmi.
Faktanya, situs tersebut merupakan situs palsu. Situs resmi milik UNICEF adalah www.unicef.org. Adapun situs resmi UNICEF Indonesia adalah www.unicef.org/indonesia/id.
Untuk memastikan kebenaran informasi seputar UNICEF Indonesia dan kegiatan yang mereka lakukan, disarankan untuk selalu merujuk ke situs resmi UNICEF Indonesia atau menghubungi mereka langsung melalui saluran komunikasi yang tercantum di situs resmi.
Kesimpulan
Situs palsu. Situs resmi milik UNICEF adalah www.unicef.org. Adapun situs resmi UNICEF Indonesia adalah www.unicef.org/indonesia/id.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Rujukan
(GFD-2023-13345) [SALAH] Megawati Pecat dan Batalkan Ganjar Jadi Capres PDIP
Sumber: YOUTUBETanggal publish: 21/08/2023
Berita
“MENGEJUTKAN!! SELURUH PARTAI DUKUNG ANIES, MEGAWATI STRES PECAT & BATALKAN GANJAR JADI CAPRES PDIP!”
Hasil Cek Fakta
Kanal Youtube Rahasia Politik mengunggah video dengan klaim Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memecat dan membatalkan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden yang akan diusung PDIP. Pada judul video disebutkan bahwa Megawati stres karena seluruh partai memberikan dukungan kepada lawan Ganjar, Anies Baswedan.
Setelah menonton keseluruhan video, tidak ditemukan informasi valid yang mendukung klaim pemecatan dan pembatalan Ganjar sebagai capres PDIP. Cuplikan dan narasi dalam video tidak saling berkaitan. Selain itu, narasi yang dibacakan dalam video identik dengan artikel yang diunggah Merdeka.com dengan judul “Anies Baswedan: Survei Nomor Tiga Kenapa Dijegal-jegal?” dan artikel milik Tribunnews dengan judul “Anies Baswedan: Survei Nomor Tiga Kenapa Dijegal-jegal?”
Kedua artikel ini menjelaskan tentang tanggapan Anies Baswedan mengenai survei elektabilitas bakal calon presiden dari berbagai lembaga survei. Dalam hasil survei yang beredar, Anies selalu berada di urutan ketiga di bawah Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo. Anies meminta agar para pendukungnya tak perlu khawatir dengan hasil survei yang ada saat ini. Anies menyebut jika hasil survei sebaiknya dijadikan sebagai referensi bukan justru menjadi demotivasi.
Mengenai isu jegal-menjegal, Anies menanggapi santai. Ia menganggap jika memang dari survei hanya berada di urutan ketiga, tidak perlu dilakukan penjegalan. Namun berbeda jika sebenarnya survei tersebut dimanipulasi dan membuatnya berada di urutan ketiga.
Selain itu klaim mengenai seluruh partai mendukung Anies Baswedan dapat dipastikan adalah informasi yang salah. Dikutip dari Detik, Berikut ini kekuatan ketiga bacapres sesuai jumlah kursi DPR RI partai pendukungnya:
1. Ganjar Pranowo
Fraksi PDIP 128 kursi/22,26%
Fraksi PPP 19 kursi/3,30%
Total: 147 kursi/25,56%
2. Prabowo Subianto
Fraksi Partai Gerindra 78 kursi/13,57%
Fraksi Partai Golkar 85 kursi/14,78%
Fraksi PKB 58 kursi/10,09%
Fraksi PAN 44 kursi/7,65%
Total: 265 kursi/46,09%
3. Anies Baswedan
Fraksi Partai Nasdem 59 kursi/10,26%
Fraksi Partai Demokrat 54 kursi/9,39%
Fraksi PKS 50 kursi/8,70%
Total: 163 kursi/28,35%
Setelah menonton keseluruhan video, tidak ditemukan informasi valid yang mendukung klaim pemecatan dan pembatalan Ganjar sebagai capres PDIP. Cuplikan dan narasi dalam video tidak saling berkaitan. Selain itu, narasi yang dibacakan dalam video identik dengan artikel yang diunggah Merdeka.com dengan judul “Anies Baswedan: Survei Nomor Tiga Kenapa Dijegal-jegal?” dan artikel milik Tribunnews dengan judul “Anies Baswedan: Survei Nomor Tiga Kenapa Dijegal-jegal?”
Kedua artikel ini menjelaskan tentang tanggapan Anies Baswedan mengenai survei elektabilitas bakal calon presiden dari berbagai lembaga survei. Dalam hasil survei yang beredar, Anies selalu berada di urutan ketiga di bawah Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo. Anies meminta agar para pendukungnya tak perlu khawatir dengan hasil survei yang ada saat ini. Anies menyebut jika hasil survei sebaiknya dijadikan sebagai referensi bukan justru menjadi demotivasi.
Mengenai isu jegal-menjegal, Anies menanggapi santai. Ia menganggap jika memang dari survei hanya berada di urutan ketiga, tidak perlu dilakukan penjegalan. Namun berbeda jika sebenarnya survei tersebut dimanipulasi dan membuatnya berada di urutan ketiga.
Selain itu klaim mengenai seluruh partai mendukung Anies Baswedan dapat dipastikan adalah informasi yang salah. Dikutip dari Detik, Berikut ini kekuatan ketiga bacapres sesuai jumlah kursi DPR RI partai pendukungnya:
1. Ganjar Pranowo
Fraksi PDIP 128 kursi/22,26%
Fraksi PPP 19 kursi/3,30%
Total: 147 kursi/25,56%
2. Prabowo Subianto
Fraksi Partai Gerindra 78 kursi/13,57%
Fraksi Partai Golkar 85 kursi/14,78%
Fraksi PKB 58 kursi/10,09%
Fraksi PAN 44 kursi/7,65%
Total: 265 kursi/46,09%
3. Anies Baswedan
Fraksi Partai Nasdem 59 kursi/10,26%
Fraksi Partai Demokrat 54 kursi/9,39%
Fraksi PKS 50 kursi/8,70%
Total: 163 kursi/28,35%
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Agnes Amungkasari.
Tidak ada informasi mengenai pemecatan dan pembatalan Ganjar Pranowo menjadi capres PDIP. Narasi dalam video hanya menjelaskan tanggapan Anies Baswedan mengenai hasil survei elektabilitas dan isu penjegalan dirinya menjadi capres.
Tidak ada informasi mengenai pemecatan dan pembatalan Ganjar Pranowo menjadi capres PDIP. Narasi dalam video hanya menjelaskan tanggapan Anies Baswedan mengenai hasil survei elektabilitas dan isu penjegalan dirinya menjadi capres.
Rujukan
- http–
- https://www.merdeka.com/politik/anies-baswedan-survei-nomor-tiga-kenapa-dijegal-jegal.html –
- https://wartakota.tribunnews.com/2023/05/20/disurvei-selalu-urutan-buncit-ini-jawaban-menohok-anies-soal-jegal-menjegal-pilpres-2024 –
- https://www.detik.com/sulsel/berita/d-6874708/peta-kekuatan-parpol-dpr-usai-golkar-pan-dukung-prabowo-capres
(GFD-2023-13346) [SALAH] Pelaku Utama Penjegalan Anies Baswedan Menyerahkan Diri, Akui Diperintah Istana
Sumber: YOUTUBETanggal publish: 21/08/2023
Berita
“GEMPAR!! PELAKU UT4M4 PENJEGALAN ANIES MENYERAHKAN DIRI AKUI DIPERINT4H IST4N4 UTK H4BISI ANIES!”
Hasil Cek Fakta
Kanal Youtube Rahasia Politik mengunggah video dengan klaim pelaku utama penjegalan Anies Baswedan menyerahkan diri dan akui bahwa diperintah oleh pihak istana. Dalam gambar pratinjau terlihat seorang pria berbaju tahanan dikelilingi polisi bersenjata lengkap.
Setelah dilakukan penelusuran pada gambar pratinjau tersebut, ditemukan fakta bahwa foto tersebut bukan merupakan penyerahan diri pelaku penjegalan Anies Baswedan. Foto aslinya ditemukan pada laman Jawapos dengan judul berita “BNPT Sebut 31 Orang PNS Jadi Tersangka Terorisme.”
Selain itu, narasi yang dibacakan dalam video tidak menjelaskan tentang klaim pada video. Narasi yang dibacakan justru identik dengan artikel Kompas dengan judul “Strategi Pemenangan Anies Baswedan Telah Dibentuk”. Pada artikel yang diunggah pada 25 April 2023 tersebut membahas tentang Koalisi Perubahan untuk Persatuan yang telah membangun strategi untuk memenangkan Anies Baswedan. Kendati demikian, koalisi perubahan perlu mengantisipasi masalah yang akan menerpa, salah satunya soal calon wakil presiden.
Narator pada video juga membacakan ulang artikel Warta Ekonomi dengan judul “Kekuatan Anies Baswedan Kunci Penentu Nasib Ganjar-Prabowo di Pilpres 2024, Bisa Jadi Duet atau Malah Duel”.
Artikel ini diunggah pada 26 April 2023 dan menjelaskan tentang penilaian pengamat politik Universitas Jember Muhammad Iqbal tentang duet Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto sebagai pasangan calon presiden dan calon wakil presiden 2024 ditentukan oleh elektabilitas Anies Baswedan. Ganjar diprediksi bisa duet (berpasangan) atau duel (lawan) Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024. Apalagi, jika elektabilitas bakal capres Anies Baswedan meningkat ke depannya.
Dikutip dari Detik, Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto menjadi lawan dalam pemilihan presiden mendatang. Saat ini seluruh parpol pemilik kursi di DPR RI telah menyatakan sikap dan dukungan kepada tiga bacapres yang ada, yaitu Prabowo, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan.
Setelah dilakukan penelusuran pada gambar pratinjau tersebut, ditemukan fakta bahwa foto tersebut bukan merupakan penyerahan diri pelaku penjegalan Anies Baswedan. Foto aslinya ditemukan pada laman Jawapos dengan judul berita “BNPT Sebut 31 Orang PNS Jadi Tersangka Terorisme.”
Selain itu, narasi yang dibacakan dalam video tidak menjelaskan tentang klaim pada video. Narasi yang dibacakan justru identik dengan artikel Kompas dengan judul “Strategi Pemenangan Anies Baswedan Telah Dibentuk”. Pada artikel yang diunggah pada 25 April 2023 tersebut membahas tentang Koalisi Perubahan untuk Persatuan yang telah membangun strategi untuk memenangkan Anies Baswedan. Kendati demikian, koalisi perubahan perlu mengantisipasi masalah yang akan menerpa, salah satunya soal calon wakil presiden.
Narator pada video juga membacakan ulang artikel Warta Ekonomi dengan judul “Kekuatan Anies Baswedan Kunci Penentu Nasib Ganjar-Prabowo di Pilpres 2024, Bisa Jadi Duet atau Malah Duel”.
Artikel ini diunggah pada 26 April 2023 dan menjelaskan tentang penilaian pengamat politik Universitas Jember Muhammad Iqbal tentang duet Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto sebagai pasangan calon presiden dan calon wakil presiden 2024 ditentukan oleh elektabilitas Anies Baswedan. Ganjar diprediksi bisa duet (berpasangan) atau duel (lawan) Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024. Apalagi, jika elektabilitas bakal capres Anies Baswedan meningkat ke depannya.
Dikutip dari Detik, Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto menjadi lawan dalam pemilihan presiden mendatang. Saat ini seluruh parpol pemilik kursi di DPR RI telah menyatakan sikap dan dukungan kepada tiga bacapres yang ada, yaitu Prabowo, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Agnes Amungkasari.
Tidak ada informasi mengenai penyerahan diri pelaku penjegalan Anies Baswedan. Gambar pratinjau dan klaim pada video tidak memiliki kaitan dengan klaim yang disebutkan pada video.
Tidak ada informasi mengenai penyerahan diri pelaku penjegalan Anies Baswedan. Gambar pratinjau dan klaim pada video tidak memiliki kaitan dengan klaim yang disebutkan pada video.
Rujukan
- http–
- https://www.jawapos.com/kasuistika/01353015/bnpt-sebut-31-orang-pns-jadi-tersangka-terorisme –
- https://www.kompas.id/baca/polhuk/2023/04/25/strategi-pemenangan-anies-baswedan-telah-dibentuk –
- https://wartaekonomi.co.id/read495033/kekuatan-anies-baswedan-kunci-penentu-nasib-ganjar-prabowo-di-pilpres-2024-bisa-jadi-duet-atau-malah-duel?page=all –
- https://www.detik.com/sulsel/berita/d-6874708/peta-kekuatan-parpol-dpr-usai-golkar-pan-dukung-prabowo-capres
Halaman: 5360/8125



