(GFD-2026-31947) Tidak Benar Jokowi akan Bertaubat jika Ijazahnya Terbukti Palsu
Sumber:Tanggal publish: 16/01/2026
Berita
ADVERTISEMENT
Unggahan tersebut beredar melalui akun Facebook @Purbaya Yudhi Sadewa (arsip) pada Kamis (8/01/2026). Dalam keterangannya, pengunggah menuliskan:
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Jokowi akan bertobat jika ijazahnya di nyatakan palsu… Tapi berharap jangan di penjara, InsyaAllah, ya…”
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Unggahan itu menyertakan tangkapan layar artikel yang menampilkan tanda air media Antara, dengan judul:
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
“Jokowi dan kuasa Hukumnya Meminta jika ijasah nya dinyatakan Palsu akan bertobat tapi berharap jangan saya di penjara.”
Periksa Fakta Jokowi akan Bertaubat jika Ijazahnya Terbukti Palsu.
ADVERTISEMENT
Hingga Kamis (15/01/2026) pukul 16:26 WIB, unggahan tersebut sudah mendapatkan atensi publik dengan mendapatkan sekitar 1,1 ribu tanda reaksi, 1,1 ribu komentar dan telah dibagikan ulang 155 kali. Unggahan serupa juga ditemukan di sejumlah akun dan platform lain, antara lain ini, ini, ini, ini dan ini.
Klaim ini memicu berbagai reaksi publik. Sejumlah masyarakat meninggalkan komentar yang mengkritik Jokowi.
“Bila ternyata palsu, ya, harus diadili, itu baru benar.” tulis salah satu pengomentar.
Lantas, benarkah Jokowi berharap tidak dipenjara dan akan bertaubat jika ijazahnya terbukti palsu?
Penelusura Fakta
Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tirto menelusuri sumber asli artikel yang ditampilkan dalam tangkapan layar dengan logo dan tanda air Antara.
Langkah pertama dilakukan dengan menelusuri portal berita Antara menggunakan judul yang sama seperti yang tercantum dalam tangkapan layar, yakni “Jokowi dan kuasa Hukumnya Meminta jika ijasah nya dinyatakan Palsu akan bertobat tapi berharap jangan saya di penjara.”
Hasilnya, tidak ditemukan artikel Antara dengan judul tersebut maupun isi berita yang memuat pernyataan sebagaimana klaim yang beredar.
Selanjutnya, penelusuran dilakukan berdasarkan foto yang digunakan dalam tangkapan layar. Hasilnya, ditemukan beberapa artikel Antara yang menggunakan foto identik.
Salah satunya adalah artikel yang diunggah pada 30 April 2025. Namun, artikel tersebut tidak berjudul sama dengan yang beredar di sosial media. Judul asli artikel ini adalah Jokowi laporkan tudingan ijazah palsu ke Polda Metro Jaya. Artikel ini membahas langkah hukum Jokowi terkait tudingan ijazah palsu dan tidak memuat pernyataan mengenai bertobat ataupun harapan agar tidak dipenjara.
Periksa Fakta Jokowi akan Bertaubat jika Ijazahnya Terbukti Palsu.
Artikel lain dari Antara dengan foto serupa juga ditemukan pada 23 Mei 2025. Pada artikel ini, foto yang digunakan tampak dibingkai lebih dekat atau zoom in, tetapi tetap menggunakan gambar yang sama. Judul artikel ini adalah Polisi sebut laporan kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi masih berjalan. Akan tetapi, sama seperti artikel sebelumnya, judul asli pada artikel tersebut berbeda dengan tangkapan layar yang beredar.
Periksa Fakta Jokowi akan Bertaubat jika Ijazahnya Terbukti Palsu.
Jika diperhatikan lebih lanjut, terdapat sejumlah kejanggalan pada tangkapan layar yang beredar. Salah satunya adalah kesalahan ejaan pada kata “ijasah”, yang seharusnya ditulis “ijazah” sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia. Media nasional seperti Antara memiliki standar penyuntingan yang ketat, termasuk dalam penggunaan ejaan, sehingga kesalahan penulisan istilah umum seperti ini kecil kemungkinannya muncul dalam judul berita resmi.
Baca juga:Sidang KIP Perintahkan KPU Serahkan Salinan Ijazah JokowiWagub Babel Hellyana Diperiksa Bareskrim terkait Ijazah Palsu
Selain itu, penulisan judul pada tangkapan layar juga tampak tidak sesuai dengan gaya penulisan judul berita Antara. Penggunaan huruf kapital tidak konsisten, susunan kalimat tidak rapi, serta pemilihan kata yang kurang efektif menunjukkan perbedaan dengan karakteristik judul berita yang biasa diterbitkan Antara. Hal ini menguatkan dugaan bahwa judul dalam tangkapan layar tersebut telah diubah dan tidak berasal dari artikel resmi Antara.
Hasil Cek Fakta
Kesimpulan
Tangkapan layar artikel yang beredar berbeda dari pemberitaan resmi media Antara. Judul dan isi klaim tidak ditemukan dalam arsip Antara serta bertentangan dengan konteks artikel asli yang fotonya digunakan.
Baca juga:Apa Ancaman Hukuman Roy Suryo Cs soal Ijazah Jokowi?
Rujukan
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0AnAzJpPKip5W2goeLQDJzWBK6TuJ3Jw7yXhgK8kcyPYFRpqtx5SQDVnfAZtRzVV6l&id=61581807493803
- https://web.archive.org/web/20260115092828/
- https://www.facebook.com/photo/?fbid=122117947395060249&set=a.122104412439060249
- https://www.tiktok.com/@radarsosmed37/photo/7593064949006585096?_r=1&u_code=e586gm5092997a®ion=ID&mid=7532186885179968261&preview_pb=0&sharer_language=id&_d=ej9gm04j772i71&share_item_id=7593064949006585096&source=h5_t×tamp=1768464291&user_id=7173983784768226306&sec_user_id=MS4wLjABAAAA5QpoHs1XoU5psqQYpAbWGhdhsLhiaGcZWR1g2PUHkO4Yr-PJXlNfv66WsfBAxvTv&aweme_type=150&pic_cnt=1&item_author_type=2&social_share_type=14&ug_photo_idx=0&utm_source=copy&utm_campaign=client_share&utm_medium=android&share_iid=7585778049091716882&share_link_id=51312b03-ff1d-49ad-aa7a-60b0d6277bb6&share_app_id=1180&ugbiz_name=UNKNOWN&ug_btm=b2525%2Cb2878&link_reflow_popup_iteration_sharer=%7B%22click_empty_to_play%22%3A1%2C%22dynamic_cover%22%3A1%2C%22follow_to_play_duration%22%3A-1.0%2C%22profile_clickable%22%3A1%7D&enable_checksum=1
- https://vt.tiktok.com/ZS5TuXh7k/
- https://vt.tiktok.com/ZS5Tux6qA/
- https://vt.tiktok.com/ZS5TuqK5p/
- https://vt.tiktok.com/ZS5TusfqU/
- https://www.antaranews.com/berita/4804137/jokowi-laporkan-tudingan-ijazah-palsu-ke-polda-metro-jaya
- https://www.antaranews.com/berita/4854765/polisi-sebut-laporan-kasus-tuduhan-ijazah-palsu-jokowi-masih-berjalan
- https://tirto.id/sidang-kip-perintahkan-kpu-serahkan-salinan-ijazah-jokowi-hpeB
- https://tirto.id/wagub-babel-hellyana-diperiksa-bareskrim-terkait-ijazah-palsu-hoR7
- https://tirto.id/apa-ancaman-hukuman-roy-suryo-cs-soal-ijazah-jokowi-hlHh
(GFD-2026-31695) [SALAH] Prabowo Copot Sejumlah Menteri saat Retret di Hambalang
Sumber: mixedTanggal publish: 16/01/2026
Berita
Beredar unggahan video [arsip] dari kanal YouTube “GIBRAN DAY” pada Rabu (7/1/2026) berisi narasi:
PAK PRABOWO COPOT 5 MENTRI SEKALIGUS😱
RETRET HAMBALANG BERLAGSUNG TEGANG⁉️
GIBRAN AMBIL MANUVER KRUSIAL
Hingga Jumat (16/1/2026) unggahan tersebut telah dilihat lebih dari 150.840 kali, mendapat lebih dari 1000 tanda suka, serta 330-an komentar.
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) juga menemukan unggahan berupa foto [arsip] tangkapan layar dari konten tersebut di akun Facebook “Ahmad Sarbini”.
Hasil Cek Fakta
TurnBackHoax memasukkan kata kunci “prabowo copot menteri saat retret di hambalang” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan informasi valid berupa pemberitaan kredibel atau pernyataan resmi Presiden Prabowo yang membenarkan klaim.
TurnBackHoax lalu menelusuri video tersebut dengan menggunakan Google Lens. Diketahui video merupakan kompilasi beberapa cuplikan video yang tidak saling berkaitan, antara lain:
Klip video pada detik-detik awal menampilkan cuplikan pemberitaan dari akun TikTok tribunkaltim yang diunggah Minggu (19/10/2025). Dari pemberitaan tersebut, diketahui bahwa Prabowo Subianto akan mereshuffle menterinya yang menyalahi aturan.
Klip video pada detik 03.27-13.45 menampilkan cuplikan pemberitaan di kanal YouTube merdekadotcom mengenai Rapat Pleno Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) di Aula Kasuari, Gedung Keuangan Negara Manokwari, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Selasa (4/11/2025) yang dipimpin Gibran Rakabuming Raka.
Klip video pada detik 13.46-15.00 menampilkan cuplikan pemberitaan di kanal YouTube tribunnews mengenai Prabowo Subianto yang melantik lima menteri kabinet merah putih dan meresmikan Kementerian Haji dan Umrah pada Senin (8/9/2025).
Setelah disimak hingga selesai, video yang diunggah kanal YouTube “GIBRAN DAY” hanya menampilkan cuplikan berita lama, Tidak ada pernyataan resmi yang menyebut Prabowo mencopot sejumlah menteri saat retret di Hambalang.
Sebagai informasi, dilansir dari bisnis.com
Kesimpulan
Rujukan
(GFD-2026-31699) Tidak Benar Jokowi akan Bertaubat jika Ijazahnya Terbukti Palsu
Sumber:Tanggal publish: 16/01/2026
Berita
ADVERTISEMENT
Unggahan tersebut beredar melalui akun Facebook @Purbaya Yudhi Sadewa (arsip) pada Kamis (8/01/2026). Dalam keterangannya, pengunggah menuliskan:
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Jokowi akan bertobat jika ijazahnya di nyatakan palsu… Tapi berharap jangan di penjara, InsyaAllah, ya…”
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Unggahan itu menyertakan tangkapan layar artikel yang menampilkan tanda air media Antara, dengan judul:
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
“Jokowi dan kuasa Hukumnya Meminta jika ijasah nya dinyatakan Palsu akan bertobat tapi berharap jangan saya di penjara.”
Periksa Fakta Jokowi akan Bertaubat jika Ijazahnya Terbukti Palsu.
ADVERTISEMENT
Hingga Kamis (15/01/2026) pukul 16:26 WIB, unggahan tersebut sudah mendapatkan atensi publik dengan mendapatkan sekitar 1,1 ribu tanda reaksi, 1,1 ribu komentar dan telah dibagikan ulang 155 kali. Unggahan serupa juga ditemukan di sejumlah akun dan platform lain, antara lain ini, ini, ini, ini dan ini.
Klaim ini memicu berbagai reaksi publik. Sejumlah masyarakat meninggalkan komentar yang mengkritik Jokowi.
“Bila ternyata palsu, ya, harus diadili, itu baru benar.” tulis salah satu pengomentar.
Lantas, benarkah Jokowi berharap tidak dipenjara dan akan bertaubat jika ijazahnya terbukti palsu?
Penelusura Fakta
Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tirto menelusuri sumber asli artikel yang ditampilkan dalam tangkapan layar dengan logo dan tanda air Antara.
Langkah pertama dilakukan dengan menelusuri portal berita Antara menggunakan judul yang sama seperti yang tercantum dalam tangkapan layar, yakni “Jokowi dan kuasa Hukumnya Meminta jika ijasah nya dinyatakan Palsu akan bertobat tapi berharap jangan saya di penjara.”
Hasilnya, tidak ditemukan artikel Antara dengan judul tersebut maupun isi berita yang memuat pernyataan sebagaimana klaim yang beredar.
Selanjutnya, penelusuran dilakukan berdasarkan foto yang digunakan dalam tangkapan layar. Hasilnya, ditemukan beberapa artikel Antara yang menggunakan foto identik.
Salah satunya adalah artikel yang diunggah pada 30 April 2025. Namun, artikel tersebut tidak berjudul sama dengan yang beredar di sosial media. Judul asli artikel ini adalah Jokowi laporkan tudingan ijazah palsu ke Polda Metro Jaya. Artikel ini membahas langkah hukum Jokowi terkait tudingan ijazah palsu dan tidak memuat pernyataan mengenai bertobat ataupun harapan agar tidak dipenjara.
Periksa Fakta Jokowi akan Bertaubat jika Ijazahnya Terbukti Palsu.
Artikel lain dari Antara dengan foto serupa juga ditemukan pada 23 Mei 2025. Pada artikel ini, foto yang digunakan tampak dibingkai lebih dekat atau zoom in, tetapi tetap menggunakan gambar yang sama. Judul artikel ini adalah Polisi sebut laporan kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi masih berjalan. Akan tetapi, sama seperti artikel sebelumnya, judul asli pada artikel tersebut berbeda dengan tangkapan layar yang beredar.
Periksa Fakta Jokowi akan Bertaubat jika Ijazahnya Terbukti Palsu.
Jika diperhatikan lebih lanjut, terdapat sejumlah kejanggalan pada tangkapan layar yang beredar. Salah satunya adalah kesalahan ejaan pada kata “ijasah”, yang seharusnya ditulis “ijazah” sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia. Media nasional seperti Antara memiliki standar penyuntingan yang ketat, termasuk dalam penggunaan ejaan, sehingga kesalahan penulisan istilah umum seperti ini kecil kemungkinannya muncul dalam judul berita resmi.
Baca juga:Sidang KIP Perintahkan KPU Serahkan Salinan Ijazah JokowiWagub Babel Hellyana Diperiksa Bareskrim terkait Ijazah Palsu
Selain itu, penulisan judul pada tangkapan layar juga tampak tidak sesuai dengan gaya penulisan judul berita Antara. Penggunaan huruf kapital tidak konsisten, susunan kalimat tidak rapi, serta pemilihan kata yang kurang efektif menunjukkan perbedaan dengan karakteristik judul berita yang biasa diterbitkan Antara. Hal ini menguatkan dugaan bahwa judul dalam tangkapan layar tersebut telah diubah dan tidak berasal dari artikel resmi Antara.
Hasil Cek Fakta
Kesimpulan
Tangkapan layar artikel yang beredar berbeda dari pemberitaan resmi media Antara. Judul dan isi klaim tidak ditemukan dalam arsip Antara serta bertentangan dengan konteks artikel asli yang fotonya digunakan.
Baca juga:Apa Ancaman Hukuman Roy Suryo Cs soal Ijazah Jokowi?
Rujukan
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0AnAzJpPKip5W2goeLQDJzWBK6TuJ3Jw7yXhgK8kcyPYFRpqtx5SQDVnfAZtRzVV6l&id=61581807493803
- https://web.archive.org/web/20260115092828/
- https://www.facebook.com/photo/?fbid=122117947395060249&set=a.122104412439060249
- https://www.tiktok.com/@radarsosmed37/photo/7593064949006585096?_r=1&u_code=e586gm5092997a®ion=ID&mid=7532186885179968261&preview_pb=0&sharer_language=id&_d=ej9gm04j772i71&share_item_id=7593064949006585096&source=h5_t×tamp=1768464291&user_id=7173983784768226306&sec_user_id=MS4wLjABAAAA5QpoHs1XoU5psqQYpAbWGhdhsLhiaGcZWR1g2PUHkO4Yr-PJXlNfv66WsfBAxvTv&aweme_type=150&pic_cnt=1&item_author_type=2&social_share_type=14&ug_photo_idx=0&utm_source=copy&utm_campaign=client_share&utm_medium=android&share_iid=7585778049091716882&share_link_id=51312b03-ff1d-49ad-aa7a-60b0d6277bb6&share_app_id=1180&ugbiz_name=UNKNOWN&ug_btm=b2525%2Cb2878&link_reflow_popup_iteration_sharer=%7B%22click_empty_to_play%22%3A1%2C%22dynamic_cover%22%3A1%2C%22follow_to_play_duration%22%3A-1.0%2C%22profile_clickable%22%3A1%7D&enable_checksum=1
- https://vt.tiktok.com/ZS5TuXh7k/
- https://vt.tiktok.com/ZS5Tux6qA/
- https://vt.tiktok.com/ZS5TuqK5p/
- https://vt.tiktok.com/ZS5TusfqU/
- https://www.antaranews.com/berita/4804137/jokowi-laporkan-tudingan-ijazah-palsu-ke-polda-metro-jaya
- https://www.antaranews.com/berita/4854765/polisi-sebut-laporan-kasus-tuduhan-ijazah-palsu-jokowi-masih-berjalan
- https://tirto.id/sidang-kip-perintahkan-kpu-serahkan-salinan-ijazah-jokowi-hpeB
- https://tirto.id/wagub-babel-hellyana-diperiksa-bareskrim-terkait-ijazah-palsu-hoR7
- https://tirto.id/apa-ancaman-hukuman-roy-suryo-cs-soal-ijazah-jokowi-hlHh
(GFD-2026-31701) [PENIPUAN] Undian Berhadiah Bank Aceh 2026
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 16/01/2026
Berita
Beredar unggahan tautan [arsip] dari akun Facebook “Promo Akhir Tahun BPD Aceh” pada Rabu (6/1/2026). Unggahan beserta narasi :
“KHUSUS Nasabah Bank BPD Aceh Yg sudah Aktif Menggunakan Aplikasi
Action Mobile ( MBanking )
HADIAH UTAMA:
10 Tiket Umroh Gratis
1 Mobile Fortuner
1 Mobile Pajero Sport
1 Mobile X Pander
30 Motor Honda Vario
25 TV Led 31in
10 Hp Iphone 15 promax
40 Kulkas Dua Pintu
20 Emas & Logam Mulia
Masih Banyak Hadiah Lainnya
Untuk melanjut kan pendaftaran kupon undian BANK BPD ACEH�
Klik daftar”
Hingga Jumat (16/1/2026) unggahan telah mendapatkan 353 tanda suka, 20 komentar dan telah dibagikan ulang 2 kali.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran dengan mengunjungi tautan tersebut. Diketahui tautan yang dibagikan akun Facebook “Promo Akhir Tahun BPD Aceh” tidak mengarah ke laman resmi BPD Aceh di bankaceh.co.id. Tautan tersebut justru mengarahkan ke laman berbahaya (dangerous site) dengan peringatan bahwa penyerang dapat menipu pengunjung untuk memasang perangkat lunak atau mengungkapkan informasi sensitif, seperti kata sandi, nomor telepon, atau data kartu kredit.
Sementara itu, melalui akun Instagram resminya Bank Aceh menghimbau agar berhati-hati terhadap promo undian palsu yang mengatasnamakan Bank Aceh. Di tengah maraknya informasi yang beredar, nasabah diminta untuk tidak mudah tergiur oleh iming-iming hadiah. Bank Aceh juga mengingatkan masyarakat agar selalu memeriksa kebenaran informasi dan memastikan sumber resminya sebelum mempercayai atau membagikannya.



