(GFD-2023-13593) Cek Fakta: Hoaks Eko Patrio Bagikan Uang Rp 70 Juta Jika Melihat Foto Umrohnya di Facebook
Sumber: liputan6.comTanggal publish: 20/09/2023
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan yang mengklaim Eko Patrio membagikan uang Rp 70 juta jika melihat foto umrohnya di media sosial. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 17 September 2023.
Dalam postingan tersebut terdapat foto Eko Patrio dengan narasi:
"jika foto umroh saya muncul di beranda kamu maka kamu pasti dapat 70jt dari saya Eko Patrio. Pakai uangnya sebaik2nya, jangan buat foya-foya yah"
Hingga saat ini postingan tersebut telah mendapat 25,2 ribu likes dan 14,9 ribu komentar.
Lalu benarkah postingan yang mengklaim Eko Patrio membagikan uang Rp 70 juta jika melihat foto umrohnya di media sosial?
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan mengunjungi akun resmi Eko Patrio di Instagram, @ekopatriosuper yang sudah bercentang biru atau terverifikasi. Dalam postingan itu terdapat foto yang identik dengan postingan.
Foto itu diunggah Eko Patrio pada 31 Agustus 2023. Namun tidak terdapat narasi pembagian uang seperti dalam postingan.
Narasi yang diunggah dalam foto itu sebagai berikut:
"Beliau sudah saya anggap orang tua saya , perjalanan politik saya dari yg ringan hingga beratpun banyak disuport olehnya, selamat ulang tahun pak , doanya panjang umur, sehat walfiat, banyak berkah, banyak manfaat untuk orang banyak, dan doa terbaik selalu buat bapak Aamiin …dari anakmu eko hasan ??❤️❤️ @zul.hasan"
Dalam postingan pada 17 Februari 2023, Eko Patrio pernah membuat bantahan pernah membuat bagi-bagi uang di media sosial Tiktok.
"Hati-hati penipuan di tiktok saya hanya punya akun EKOPATRIOSUPER"
Selain itu dalam kolom komentar dalam postingan itu terdapat ajakan untuk menghubungi nomor yang terdapat pada akun tersebut. Ini merupakan modus agar masyarakat mengklik tautan menuju website yang bisa mencuri data ataupun terhubung dengan pinjaman online ilegal.
Kesimpulan
Postingan yang mengklaim Eko Patrio membagikan uang Rp 70 juta jika melihat foto umrohnya di media sosial adalah hoaks.
Rujukan
(GFD-2023-13594) [SALAH] Ada Capres Menampar Wakil Menteri
Sumber: YOUTUBETanggal publish: 20/09/2023
Berita
“Alifurrahman: ADA CAPRES NAMPAR WAMEN DI RUANG RAPAT?”
Hasil Cek Fakta
Isu Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mencekik dan menampar Wakil Menteri (Wamen) Pertanian Harvick Hasnul Qolbi viral di media sosial. Isu ini berawal dari video yang diunggah kanal Youtube SEWORD TV pada 17 September 2023.
Narator dalam video tersebut, Alifurrahman Asyari, mengatakan ia mendengar kabar bahwa salah seorang menteri kabinet Presiden Joko Widodo sekaligus bakal calon presiden mencekik dan menampar seorang wamen menjelang rapat kabinet di Istana.
Narator menyampaikan menteri lain yang hadir dalam rapat kemudian melerai menteri yang dinarasikan mencekik dan juga wakil menteri yang dicekik dan ditampar. Ia mengatakan mendapat cerita soal pencekikan itu sekitar 10 hari yang lalu dari informan yang merupakan staf yang hadir di rapat tersebut.
Meskipun narator tidak menyebutkan nama menteri itu secara jelas, berbagai spekulasi muncul di media sosial X atau Twitter. Spekulasi yang beredar menyebut menteri aktif itu adalah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Sementara wamen yang dimaksud adalah Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi.
Dikutip dari Kompas, Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menyebut, munculnya kabar tersebut diduga untuk menutupi info Partai Demokrat yang resmi mendukung Prabowo Subianto sebagai bakal capres di Pilpres 2024. Ia menambahkan, tak aneh bila Prabowo kerap diserang dengan isu hoaks setelah elektabilitasnya jelang Pilpres 2024 melejit.
Selain itu, Ketua Kelompok Substansi Pemberitaan dan Strakom Setjen Kementan, Arief Cahyono, menegaskan Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi tidak menghadiri ratas (rapat terbatas) di Istana mewakili Mentan dalam waktu 10 hari terakhir.
Arief menambahkan tidak mungkin ada agenda ratas yang tidak melalui tata keprotokolan di Kementan, sehingga munculnya berita yang beredar tidak sesuai dengan informasi yang terjadwal dalam agenda pimpinan Kementan.
Melansir Republika, Presiden Joko Widodo menegaskan, isu yang beredar tersebut tidaklah benar. Menurut dia, peristiwa tersebut tidak pernah terjadi. Menurut Presiden, di tahun politik saat ini banyak sekali ditemukan berita fitnah. Karena itu, Jokowi meminta agar isu yang beredar tersebut dikonfirmasi kembali kebenarannya. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tak menerima mentah-mentah setiap berita yang ada.
Narator dalam video tersebut, Alifurrahman Asyari, mengatakan ia mendengar kabar bahwa salah seorang menteri kabinet Presiden Joko Widodo sekaligus bakal calon presiden mencekik dan menampar seorang wamen menjelang rapat kabinet di Istana.
Narator menyampaikan menteri lain yang hadir dalam rapat kemudian melerai menteri yang dinarasikan mencekik dan juga wakil menteri yang dicekik dan ditampar. Ia mengatakan mendapat cerita soal pencekikan itu sekitar 10 hari yang lalu dari informan yang merupakan staf yang hadir di rapat tersebut.
Meskipun narator tidak menyebutkan nama menteri itu secara jelas, berbagai spekulasi muncul di media sosial X atau Twitter. Spekulasi yang beredar menyebut menteri aktif itu adalah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Sementara wamen yang dimaksud adalah Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi.
Dikutip dari Kompas, Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menyebut, munculnya kabar tersebut diduga untuk menutupi info Partai Demokrat yang resmi mendukung Prabowo Subianto sebagai bakal capres di Pilpres 2024. Ia menambahkan, tak aneh bila Prabowo kerap diserang dengan isu hoaks setelah elektabilitasnya jelang Pilpres 2024 melejit.
Selain itu, Ketua Kelompok Substansi Pemberitaan dan Strakom Setjen Kementan, Arief Cahyono, menegaskan Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi tidak menghadiri ratas (rapat terbatas) di Istana mewakili Mentan dalam waktu 10 hari terakhir.
Arief menambahkan tidak mungkin ada agenda ratas yang tidak melalui tata keprotokolan di Kementan, sehingga munculnya berita yang beredar tidak sesuai dengan informasi yang terjadwal dalam agenda pimpinan Kementan.
Melansir Republika, Presiden Joko Widodo menegaskan, isu yang beredar tersebut tidaklah benar. Menurut dia, peristiwa tersebut tidak pernah terjadi. Menurut Presiden, di tahun politik saat ini banyak sekali ditemukan berita fitnah. Karena itu, Jokowi meminta agar isu yang beredar tersebut dikonfirmasi kembali kebenarannya. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tak menerima mentah-mentah setiap berita yang ada.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Agnes Amungkasari.
Informasi menyesatkan. Partai Gerindra, Kementrian Pertanian, hingga Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa tidak ada kejadian pencekikan dan penamparan yang dilakukan oleh menteri sekaligus capres kepada wakil menteri pada rapat kabinet di Istana.
Informasi menyesatkan. Partai Gerindra, Kementrian Pertanian, hingga Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa tidak ada kejadian pencekikan dan penamparan yang dilakukan oleh menteri sekaligus capres kepada wakil menteri pada rapat kabinet di Istana.
Rujukan
- https://nasional.tempo.co/read/1773662/awal-mula-beredar-isu-prabowo-cekik-dan-tampar-wamen-di-media-sosial?page_num=1
- https://www.kompas.tv/nasional/444533/ketua-harian-partai-gerindra-bantah-isu-kabar-prabowo-tampar-wamen-di-sebuah-rapat
- https://news.detik.com/pemilu/d-6937981/kementan-tepis-isu-liar-prabowo-tampar-wamentan-di-ratas-istana
- https://news.republika.co.id/berita/s17mfq377/jokowi-bantah-kabar-prabowo-tampar-dan-cekik-wamen
- https://twitter.com/DavinaSastro/status/1703584824966152239
(GFD-2023-13603) [SALAH] Susi Pudjiastuti adalah Ibunda dari Lilly Wenda
Sumber: Youtube.comTanggal publish: 20/09/2023
Berita
Kanal YouTube JURNAL INFORMASI (https://www.youtube.com/@jurnaliser) pada 23 Agustus 2023 mengunggah video dengan klaim bahwa Najwa Shihab terdiam setelah mengetahui latar belakang ibunda dari Lilly Wenda. Narator menyebutkan bahwa Ibu Lilly Wenda merupakan salah satu wanita hebat di Indonesia. Pada thumbnail dan isi video, ditampilkan pula foto dari sosok mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Periode 2014-2019, Susi Pudjiastuti.
Hasil Cek Fakta
Setelah dilakukan penelusuran, faktanya tidak ada satu pun pernyataan dan pemberitaan resmi terkait klaim seperti yang disebutkan pada unggahan.
Beberapa foto Susi Pudjiastuti yang muncul pada video klaim tersebut nyatanya sama sekali tidak ada kaitannya dengan latar belakang Lilly Wenda. Diketahui bahwa Lilly Wenda yang menjadi pembawa baki Paskibraka Nasional 2023 itu merupakan anak ketiga dari pasangan Suparman dan Karolina Wenda. Ayah Lilly sendiri berprofesi sebagai anggota polisi yang sedang bertugas di Papua Pegunungan, sedangkan ibunya merupakan Ibu Rumah Tangga (IRT).
Beberapa foto Susi Pudjiastuti yang muncul pada video klaim tersebut nyatanya sama sekali tidak ada kaitannya dengan latar belakang Lilly Wenda. Diketahui bahwa Lilly Wenda yang menjadi pembawa baki Paskibraka Nasional 2023 itu merupakan anak ketiga dari pasangan Suparman dan Karolina Wenda. Ayah Lilly sendiri berprofesi sebagai anggota polisi yang sedang bertugas di Papua Pegunungan, sedangkan ibunya merupakan Ibu Rumah Tangga (IRT).
Kesimpulan
Hasil periksa fakta ‘Ainayya Al Fatikhah.
Unggahan video dengan judul dan thumbnail yang mengklaim bahwa Susi Pudjiastuti adalah ibu dari Lilly Wenda merupakan konten yang dimanipulasi. Faktanya, tidak ada pernyataan dan pemberitaan resmi terkait klaim seperti yang disebutkan pada unggahan.
Unggahan video dengan judul dan thumbnail yang mengklaim bahwa Susi Pudjiastuti adalah ibu dari Lilly Wenda merupakan konten yang dimanipulasi. Faktanya, tidak ada pernyataan dan pemberitaan resmi terkait klaim seperti yang disebutkan pada unggahan.
Rujukan
- https://www.detik.com/sulsel/berita/d-6881512/sosok-lilly-indriani-putri-papua-pembawa-baki-paskibraka-nasional-2023
- https://www.merdeka.com/trending/keluarga-polisi-lilly-wenda-paskibraka-pembawa-baki-di-istana-cita-cita-ingin-masuk-akpol-17060-mvk.html#:~:text=Tak%20disangka%2C%20ayah%20Lilly%20ternyata,yang%20bertugas%20di%20Papua%20Pegunungan
(GFD-2023-13604) [SALAH] Lilly Wenda Tolak Beasiswa dari Erick Thohir
Sumber: Youtube.comTanggal publish: 20/09/2023
Berita
Kanal YouTube Jurnal Informasi (https://www.youtube.com/@jurnaliser) pada 21 Agustus 2023 mengunggah video dengan klaim bahwa Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mendatangi rumah Lilly Wenda di Papua. Pada kesempatan itu, Erick Thohir memberikan beasiswa dan beberapa hadiah lainnya, namun ditolak oleh Lilly yang justru mengatakan bahwa alangkah mulianya jika hadiah tersebut dialokasikan untuk pembangunan di desanya.
Hasil Cek Fakta
Setelah dilakukan penelusuran, faktanya tidak ada satu pun pernyataan dan pemberitaan resmi terkait klaim seperti yang disebutkan pada unggahan.
Pada kenyataannya, Lilly Wenda tidak mendapatkan beasiswa dari Erick Thohir, melainkan dari PT Pegadaian berupa beasiswa Tabungan Emas sebesar Rp 291 juta pada Senin, 24 Agustus 2023. Sebelumnya, diketahui pula bahwa sosok Lilly menjadi generasi pertama yang mewakili Provinsi Papua Pegunungan dalam formasi pasukan pengibar pada Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2023 lalu.
Pada kenyataannya, Lilly Wenda tidak mendapatkan beasiswa dari Erick Thohir, melainkan dari PT Pegadaian berupa beasiswa Tabungan Emas sebesar Rp 291 juta pada Senin, 24 Agustus 2023. Sebelumnya, diketahui pula bahwa sosok Lilly menjadi generasi pertama yang mewakili Provinsi Papua Pegunungan dalam formasi pasukan pengibar pada Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2023 lalu.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta ‘Ainayya Al Fatikhah.
Unggahan video dengan judul yang mengklaim bahwa Lilly Wenda menolak tawaran beasiswa dari Erick Thohir merupakan konten yang dimanipulasi. Faktanya, tidak ada pernyataan dan pemberitaan resmi seperti yang disebutkan pada unggahan.
Unggahan video dengan judul yang mengklaim bahwa Lilly Wenda menolak tawaran beasiswa dari Erick Thohir merupakan konten yang dimanipulasi. Faktanya, tidak ada pernyataan dan pemberitaan resmi seperti yang disebutkan pada unggahan.
Rujukan
Halaman: 5306/8135
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4582210/original/071694500_1695196764-cek_fakta_eko_patrio.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4582237/original/085893200_1695197085-cek_fakta_eko_patrio_2.jpg)



