• (GFD-2023-13624) [SALAH] Anies Sembahyang di Klenteng

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 21/09/2023

    Berita

    “ANIS BAS EDAN LAGI SEMBAHYANG MEMEGANG HIO DI KELENTENG.”

    Hasil Cek Fakta

    Akun Facebook Yuri memposting sebuah gambar Anies sedang beraktifitas di klenteng. Postingan yang diunggah pada 13 September 21.42 disertai caption yang mengklaim bahwa Anies sedang sembahyang di klenteng. Dalam gambar juga terdapat narasi “KETIKA ANIS DI BABTIS MENJADI YOHANES, & KETIKA ANIS SEMBAYANG DI WIHARA, BINGUNG.. YG MN AGAMA ANIS, DEMI JABATAN RELA JUAL AKIDAH KEMANA2”.

    Setelah ditelusuri menggunakan Yandex gambar tersebut identik dengan gambar pada salah satu artikel milik fajar.co.id “Bakar Dupa di Vihara, Anies Dikecam Netizen, Lieus Sungkharisma: Itu Bukan Sembahyang” Selasa, 7 September 2021. Berdasarkan artikel tersebut Anies yang sedang memasang dupa atau hio berlokasi di Vihara Dharma Jaya Toasebio Jakarta Barat pada Minggu, 5 September 2021. Lebih lanjut tokoh Tionghoa Lieus Sungkharisma menjelaskan bahwa Anies Baswedan bukan menyembah atau sembahyang, melainkan Anies saat itu datang ke Vihara dengan kapasitas sebagai Gubernur. Kunjungan tersebut sebagai bentuk apresiasi Pemprov DKI Jakarta, karena pengurus Vihara selama ini kerap membantu dalam menyukseskan vaksinasi di Jakarta.

    Lebih lanjut Lieus menegaskan dalam ritual agama di vihara (klenteng) ada 3 unsur utama yang harus dipenuhi untuk dapat dikatakan sembahyang diantaranya pembakaran dupa, kertas emas dan lilin, sedangkan Anies tidak melakukan ketiga hal itu.

    Dengan demikian gambar Anies melakukan sembahyang di Klenteng tidak benar. Gambar tersebut adalah Anies saat menjadi Gubernur DKI Jakarta yang melakukan kunjungan ke Vihara Dharma Jaya Toasebio sebagai bentuk apresiasi karena pengurus Vihara selama ini kerap membantu dalam menyukseskan vaksinasi di Jakarta, sehingga masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Luthfiyah OJ (UIN Raden Mas Said Surakarta).

    Gambar Anies melakukan sembahyang di Klenteng tidak benar. Faktanya, gambar tersebut adalah Anies saat menjadi Gubernur DKI Jakarta yang melakukan kunjungan ke Vihara Dharma Jaya Toasebio sebagai bentuk apresiasi karena pengurus Vihara selama ini kerap membantu dalam menyukseskan vaksinasi di Jakarta,

    Selengkapnya pada bagian penjelasan.

    Rujukan

  • (GFD-2023-13625) [SALAH] Gambar Anies “The King Of Ngibul”

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 21/09/2023

    Berita

    “The King Of Ngibul”

    Hasil Cek Fakta

    Akun Facebook Beff Mayong memposting sebuah gambar Anies sedang berfoto dengan beberapa bingkai pigura. Dalam pigura tersebut terdapat narasi “DP 0% NGIBUL”, “OKEh ngOCEH NGIBUL”, “STOP REKLAMASI NGIBUL”, “LABORATORIUM COPID NGIBUL”, “NATURALISASI NGIBUL”. DI atas gambar juga terdapat narasi “The King Of Ngibul”.

    Setelah ditelusuri menggunakan Yandex ditemukan gambar yang identik pada website sindonews.com berjudul “Ini 6 Penghargaan Bergengsi Pemprov DKI Jakarta Era Anies Baswedan” Senin, 17 Oktober 2022. Gambar pada artikel menunjukan Anies sedang berfoto dengan 6 piagam. Setelah ditelusuri lebih lanjut haoks Anies dengan narasi “The King Of Ngibul” merupakan hoaks lama yang kembali beredar. Berdasarkan artikel pada turnbachoax.id haoks tersebut muncul juga pada bulan Juli 2023.

    Dengan demikian gambar Anies dengan narasi “The King Of Ngibul” merupakan hasil editan. Gambar yang asli Anies sedang berfoto dengan 6 Piagam, hoaks tersebut juga merupakan hoaks lama yang kembali beredar, sehingga masuk dalam kategori konten parodi.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Luthfiyah OJ (UIN Raden Mas Said Surakarta).

    Gambar Anies dengan narasi “The King Of Ngibul” merupakan hasil editan. Gambar yang asli Anies sedang berfoto dengan 6 Piagam, hoaks tersebut juga merupakan hoaks lama yang kembali beredar. Sebelumnya hoaks tersebut sudah muncul di bulan Juli 2023.

    Selengkapnya pada bagian penjelasan.

    Rujukan

  • (GFD-2023-13626) [SALAH] Gambar Jokowi Memegang Pigura Bergambar Ganjar

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 21/09/2023

    Berita

    ” Waduh….
    Yang begini mah bikin sebelah pada meriang”

    Hasil Cek Fakta

    Akun Facebook Wan Ngibul memposting sebuah gambar Jokowi sedang memegang pigura dengan foto Ganjar. POstingan tersebut diunggah pada 14 September 2023.

    Setelah ditelusuri menggunakan Yandex, ditemukan gambar yang identik pada postingan Instagram ekosulistyo8. Pada gambar tersebut Presiden Jokowi sedang memegang pigura dengan gambar Jokowi bukan Ganjar, Postingan tersebut sudah diunggah sejak 21 Juni 2020. Lebih lanjut hoaks Jokowi sedang memegang pigura bakal capres juga sudah muncul pada 27 Agustus 2023, yang mana gambar dalam pigura adalah Anies.

    Dengan demikian gambar Jokowi memegang pigura bergambar Ganjar merupakan hasil editan. Gambar asli yaitu Jokowi sedang memegang pigura bergambar Jokowi sendiri, sehingga masuk dalam kategori konten parodi.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Luthfiyah OJ (UIN Raden Mas Said Surakarta).

    Gambar Jokowi memegang pigura bergambar Ganjar merupakan hasil editan. Faktanya, gambar asli yaitu Jokowi sedang memegang pigura bergambar Jokowi sendiri bukan Ganjar, hoaks tersebut merupakan hoaks lama yang kembali beredar dengan mengganti gambar pada pigura.

    Selengkapnya pada bagian penjelasan.

    Rujukan

  • (GFD-2023-13628) [SALAH] Bahaya Sayap dan Leher Ayam Broiler

    Sumber: Youtube
    Tanggal publish: 21/09/2023

    Berita

    “Sayap & leher ayam jangan dimakan berlebihan.”

    Hasil Cek Fakta

    Muncul sebuah postingan Youtube pada 12 Agustus 2023 lalu yang menyebarluaskan sebuah informasi tentang larangan memakan sayap dan leher ayam broiler.

    Pada video yang beredar tersebut berisi sebuah klaim yang mengatakan untuk tidak sering-sering mengonsumsi ayam broiler terutama bagian sayap dan lehernya dikarenakan ayam broiler dibudidayakan dengan suntik hormon, sehingga jika dikonsumsi berlebihan akan mengakibatkan kanker.

    Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ketut, membantah langsung mengenai isu ayam broiler yang disuntik hormon tersebut. Ketut menjelaskan bahwa ayam broiler yang ada sekarang merupakan ayam yang secara genetik diseleksi untuk dapat tumbuh cepat dengan pemeliharaan yang spesifik, terukur, dan disiplin, termasuk pemberian pakan dan kesehatan yang diatur ketat dalam sistem pemeliharaannya.

    Lebih lanjut Ketut menyampaikan bahwa pemerintah pusat dan daerah telah mengatur dan juga mengawasi tata cara budidaya yang baik dalam sistem budidaya ternak potong termasuk ayam broiler.

    Dari bantahan Dirjen PKH tersebut maka dapat disimpulkan jika klaim tentang bahaya ayam broiler yang dinarasikan dalam video tersebut merupakan informasi yang tidak benar.

    Lalu selain klaim tentang ayam broiler yang dikembangkan dengan suntikan hormon, dalam video tersebut juga ditemukan kesalahan informasi lainnya. Dokter dalam video tersebut mengatakan sebuah kalimat, “kalau harus memilih ayam yang bagus ya ayam negeri, daripada ayam broiler” kalimat tersebut menjadi salah karena ayam negeri merupakan nama lain dari ayam broiler.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Vendra Panji

    Berdasarkan klarifikasi resmi dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian, ayam broiler di peternakan pada umumnya dipelihara dengan menetapkan praktik budidaya yang baik sesuai dengan pedoman pemerintah.

    Rujukan