(GFD-2022-11262) [SALAH] KPU Anulir Keputusan Peserta Pemilu 2024
Sumber: Twitter.comTanggal publish: 26/12/2022
Berita
“KpU anulir keputusan sendiri”
Hasil Cek Fakta
Sebuah akun Twitter mengunggah cuitan berupa tangkapan layar berupa daftar nama-nama partai politik peserta pemilu 2024. Dalam narasinya diklaim bahwa KPU menganulir keputusannya yang sebelumnya telah menetapkan 17 partai menjadi 18 partai peserta pemilu 2024 dengan masuknya partai Ummat.
Berdasarkan hasil penelusuran, dilansir dari laman resminya pihak KPU tidak menganulir keputusan partai politik yang lolos menjadi peserta pemilu 2024.
Dalam surat elektronik bernomor 18/PL.01.1-Pu/05/2022 KPU menetapkan 17 partai peserta pemilu dan 6 partai lokal Aceh berdasarkan pada pengumuman 14 Desember 2022.
Sementara itu, tangkapan layar yang dibagikan akun Twitter tersebut merupakan undangan kepada partai-partai pendaftar untuk menghadiri rapat pleno rekapitulasi nasional dan penetapan partai plotik calon peserta pemilu 2024.
Daftar tersebut bukanlah pengumuman KPU yang menganulir keputusan partai politik yang menjadi peserta Pemilu 2024.
Berdasarkan hasil penelusuran, dilansir dari laman resminya pihak KPU tidak menganulir keputusan partai politik yang lolos menjadi peserta pemilu 2024.
Dalam surat elektronik bernomor 18/PL.01.1-Pu/05/2022 KPU menetapkan 17 partai peserta pemilu dan 6 partai lokal Aceh berdasarkan pada pengumuman 14 Desember 2022.
Sementara itu, tangkapan layar yang dibagikan akun Twitter tersebut merupakan undangan kepada partai-partai pendaftar untuk menghadiri rapat pleno rekapitulasi nasional dan penetapan partai plotik calon peserta pemilu 2024.
Daftar tersebut bukanlah pengumuman KPU yang menganulir keputusan partai politik yang menjadi peserta Pemilu 2024.
Kesimpulan
Informasi yang salah. Daftar itu bukanlah pengumuman KPU yang menganulir keputusan partai politik yang menjadi peserta Pemilu 2024. Daftar itu merupakan undangan untuk menghadiri rapat pleno rekapitulasi nasional dan penetapan partai politik calon peserta Pemilu 2024.
Rujukan
- https://www.kpu.go.id/berita/baca/11281/pengumuman-tentang-penetapan-nomor-urut-partai-politik-peserta-pemilihan-umum-tahun-2024
- https://www.antaranews.com/berita/3311706/hoaks-kpu-menganulir-keputusan-peserta-pemilu-2024
- https://rri.co.id/lain-lain/118254/cek-fakta-kpu-anulir-keputusan-peserta-pemilu-2024
(GFD-2022-11261) [SALAH] Gambar Tangkapan Layar Artikel Geloranews “Puan Belanja Daging Sapi Di Pasar dan bertanya, anda kenal saya? Pedagang: untuk apa saya kenal anda?”
Sumber: FBTanggal publish: 27/12/2022
Berita
“Puan Belanja Daging Sapi Di Pasar dan bertanya, anda kenal saya? Pedagang: untuk apa saya kenal anda?”
Caption
“Wartawan paling ada2 saa eeee 🤦♀️🤦♀️🤦♀️“
Caption
“Wartawan paling ada2 saa eeee 🤦♀️🤦♀️🤦♀️“
Hasil Cek Fakta
Akun Facebook Ratna Machmud (https://web.facebook.com/ratna.machmud.7) pada 21 Desember 2022 memposting sebuah gambar tangkapan layar artikel Geloranews. Artikel tersebut berjudul “Puan Belanja Daging Sapi Di Pasar dan bertanya, anda kenal saya? Pedagang: untuk apa saya kenal anda?”.
Setelah ditelusuri melalui website Geloranews dengan mengacu pada keterangan tanggal yaitu 28 April 2022 ditemukan artikel asli berjudul “Puan Belanja Daging Sapi di Pasar, Pedagang: Siapa Namanya, Nggak Tahu…”. Terdapat kesamaan antara postingan Facebook dengan artikel asli yang terletak di gambar artikel. Jika dilihat judul pada postingan Facebook dan artikel asli berbeda.
Dengan demikian gambar tangkapan layar artikel Geloranews telah disunting pada bagian judul. Judul artikel yang asli adalah “Puan Belanja Daging Sapi di Pasar, Pedagang: Siapa Namanya, Nggak Tahu…” sehingga masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Setelah ditelusuri melalui website Geloranews dengan mengacu pada keterangan tanggal yaitu 28 April 2022 ditemukan artikel asli berjudul “Puan Belanja Daging Sapi di Pasar, Pedagang: Siapa Namanya, Nggak Tahu…”. Terdapat kesamaan antara postingan Facebook dengan artikel asli yang terletak di gambar artikel. Jika dilihat judul pada postingan Facebook dan artikel asli berbeda.
Dengan demikian gambar tangkapan layar artikel Geloranews telah disunting pada bagian judul. Judul artikel yang asli adalah “Puan Belanja Daging Sapi di Pasar, Pedagang: Siapa Namanya, Nggak Tahu…” sehingga masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Luthfiyah OJ (UIN Raden Mas Said Surakarta).
Gambar tersebut telah disunting pada bagian judul. Faktanya, diketahui bahwa tangkapan layar tersebut berasal dari artikel milik Geloranews berjudul “Puan Belanja Daging Sapi di Pasar, Pedagang: Siapa Namanya, Nggak Tahu…”.
Selengkapnya pada bagian penjelasan.
Gambar tersebut telah disunting pada bagian judul. Faktanya, diketahui bahwa tangkapan layar tersebut berasal dari artikel milik Geloranews berjudul “Puan Belanja Daging Sapi di Pasar, Pedagang: Siapa Namanya, Nggak Tahu…”.
Selengkapnya pada bagian penjelasan.
Rujukan
(GFD-2022-11260) [SALAH] Gambar Tangkapan Layar Artikel Bisnis.com “Presiden jokowi kesel sama Anies Datang undangan kaesang tamu tamu Minta selfi sama Anies bikin kesel jokowi”
Sumber: FBTanggal publish: 27/12/2022
Berita
“Presiden jokowi kesel sama Anies Datang undangan kaesang tamu tamu Minta selfi sama Anies bikin kesel jokowi”
Hasil Cek Fakta
Akun Facebook Ratna Machmud (https://web.facebook.com/ratna.machmud.7) pada 14 Desember 2022 pukul 20.58 memposting sebuah gambar tangkapan layar artikel Bisnis.com. Artikel tersebut berjudul “Presiden jokowi kesel sama Anies Datang undangan kaesang tamu tamu Minta selfi sama Anies bikin kesel jokowi”.
Setelah ditelusuri melalui website Bisnis.com dengan mengacu pada keterangan tanggal yaitu 11 Desember 2022 ditemukan artikel asli berjudul “Anies Hadir di Penikahan Kaesang, Diserbu Dimintai Foto”. Terdapat kesamaan antara postingan Facebook dengan artikel asli yang terletak di gambar artikel. Jika dilihat judul pada postingan Facebook dan artikel asli berbeda.
Dengan demikian gambar tangkapan layar artikel Bisnis.com telah disunting pada bagian judul. Judul artikel yang asli adalah “Anies Hadir di Penikahan Kaesang, Diserbu Dimintai Foto” sehingga masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Setelah ditelusuri melalui website Bisnis.com dengan mengacu pada keterangan tanggal yaitu 11 Desember 2022 ditemukan artikel asli berjudul “Anies Hadir di Penikahan Kaesang, Diserbu Dimintai Foto”. Terdapat kesamaan antara postingan Facebook dengan artikel asli yang terletak di gambar artikel. Jika dilihat judul pada postingan Facebook dan artikel asli berbeda.
Dengan demikian gambar tangkapan layar artikel Bisnis.com telah disunting pada bagian judul. Judul artikel yang asli adalah “Anies Hadir di Penikahan Kaesang, Diserbu Dimintai Foto” sehingga masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Luthfiyah OJ (UIN Raden Mas Said Surakarta).
Gambar tersebut telah disunting pada bagian judul. Faktanya, diketahui bahwa tangkapan layar tersebut berasal dari artikel milik Geloranews berjudul “Anies Hadir di Penikahan Kaesang, Diserbu Dimintai Foto”.
Selengkapnya pada bagian penjelasan.
Gambar tersebut telah disunting pada bagian judul. Faktanya, diketahui bahwa tangkapan layar tersebut berasal dari artikel milik Geloranews berjudul “Anies Hadir di Penikahan Kaesang, Diserbu Dimintai Foto”.
Selengkapnya pada bagian penjelasan.
Rujukan
(GFD-2022-11259) Cek Fakta: Tidak Benar Foto Barisan Motor Listrik Mangkrak karena Mahalnya Baterai
Sumber: liputan6.comTanggal publish: 27/12/2022
Berita
Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim foto barisan motor listrik mangkrak karena mahalnya baterai, klaim tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 1 Desember 2022.
Klaim foto barisan motor listrik mangkrak karena mahalnya baterai, berupa menampilkan barisan benda berwarna kuning terdapat dua roda, tempat duduk dan kemudi.
Foto tersebut diberi keterangan sebagai berikut.
"Saat di negara lain sudah acuh, di sini baru mau memulai."
Dalam foto tersebut terdapat cuitan akun Twitter sebagai berikut.
"Electric "green" scooters that have reached end of battery life 🪫
It's too expensive to replace the battery, and too dangerous to dispose them, so they abandon them 🤡"
Diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia sebagai berikut.
"Skuter listrik "hijau" yang telah mencapai akhir masa pakai baterai 🪫
Terlalu mahal untuk mengganti baterai, dan terlalu berbahaya untuk membuangnya, sehingga mereka mengabaikannya 🤡"
Benarkah klaim foto barisan motor listrik mangkrak karena mahalnya baterai? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim foto motor listrik mangkrak karena mahalnya baterai dengan menggunakan Google Image.
Penelusuran mengarah pada artikel berjudul "Video Does Not Show Electric Scooter Bikes Abandoned in a 'Graveyard' Due to High Cost of Batteries" yang dimuat situs snopes.com, pada 30 November 2022. Dalam artikel tersebut terdapat foto yang identik dengan klaim.
Artikel situs snopes.com menyebutkan dalam foto tersebut adalah sepeda skuter listrik yang tidak digunakan karena jumlah sepeda dan sepeda skuter listrik jauh melebihi jumlah permintaan orang yang menggunakannya, sehingga mengakibatkan perampingan oleh beberapa perusahaan atau penutupan usaha. Klip tersebut tampaknya diambil di China, meskipun lokasi persisnya tidak jelas.
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim foto motor listrik mangkrak karena mahalnya baterai tidak benar.
Sepeda skuter listrik yang tidak digunakan karena jumlah sepeda dan sepeda skuter listrik jauh melebihi jumlah permintaan orang yang menggunakannya sehingga perusahaan penyedia jasa harus melakukan efisiensi bahkan penutupan.
Rujukan
Halaman: 5003/7228



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4273271/original/088374500_1672069400-motor_listrik.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4273201/original/050231500_1672060589-motor_listrik_mangkrak_GI.jpg)