• (GFD-2025-29562) [SALAH] Korban Meteor Jatuh di Cirebon

    Sumber: Tiktok.com
    Tanggal publish: 16/10/2025

    Berita

    Akun TikTok “korban.meteor.Jat” pada Senin (7/10/2025) mengunggah video yang menampilkan suasana haru yang diklaim terjadi karena salah satu teman mereka menjadi korban jatuhnya meteor di Cirebon..

    Unggahan tersebut disertai narasi :

    "Kami sedih lihat teman kami jadi korban meteor yang jatuh semalam di cirebon pantas saja teman kami tidak masuk sekolah ternyata kami baru dapat kabar kalo riski ini lagi kena musibah sampai dia tiada di dunia ini sumpah gak tega lihat kondisinya ya allah kalian yg pnsrn ada dibyo aku"

    Per Kamis (16/10/2025) video tersebut telah dilihat 4,3 juta kali, disukai 48 ribu, dan menuai 623 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukan potongan video saat siswa sedang menangis menggunakan Google Lens. Ditemukan video yang mirip pada unggahan akun TikTok “smpislam_sultanfattahs13” pada September 2024.

    Video tersebut menjelaskan suasana haru saat siswa diminta menuliskan cerita tentang sosok orangtua. Tidak ada kaitannya dengan jatuhnya meteor di Cirebon pada Minggu (5/10/2025).

    TurnBackHoax melakukan penelusuran lebih lanjut tentang fenomena jatuhnya meteor di Cirebon. Menurut artikel Antaranews.com, meteor yang melintas di wilayah Cirebon diperkirakan jatuh di Laut Jawa, berdasarkan keterangan dari BRIN.

    BRIN memastikan bahwa peristiwa ini tidak membahayakan dan tidak menimbulkan kerusakan di daratan.

    Kesimpulan

    Video aslinya adalah dokumentasi siswa SMP Islam Sultan Fattah Salatiga saat momen menuliskan sosok orangtua pada September 2024. Unggahan dengan narasi “korban meteor jatuh di Cirebon” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-29561) Hoaks Program Pembagian Kondom ke Mahasiswa dari Kemenkes

    Sumber:
    Tanggal publish: 16/10/2025

    Berita

    tirto.id - Di media sosial, beredar klaim yang menyebut bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendukung program pemberian alat kontrasepsi kondom gratis yang ditujukkan untuk mahasiswa semester 4 ke-atas. Narasi yang sama menyebut program ini bertujuan untuk mencegah penyebaran penyakit menular dan meningkatkan kesadaran akan kesehatan reproduksi.

    ADVERTISEMENT

    Narasi itu diunggah oleh sejumlah akun di Facebook, di antaranya “Diana Max”, “Info Kejadian Demak”, ”Rudolfus Paskalis Dhika”(arsip) dan “Nuryanti Akira Pamellia” dalam rentang waktu Kamis (9/10/2025) hingga Sabtu (11/10/2025) melalui unggahan gambar disertai teks yang mencatut logo resmi Kemenkes.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Salah satu unggahan disertai dengan narasi yang berbunyi, “Kebijakan kemenkes ini sungguh sangat disayangkan. Bagaimana tidak, membagikan kondom gratis adalah bujti bahwa pemerintah mendukung terjadinya perzinahan secara bebas. Membiarkan generasi muda semakin rusak dan bertingkah tak ubahmya seperti binatang. Belum lagi bicara soal dana pengadaannya.
    #inline3 {margin:1.5em auto}
    #inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}

    ins.adsbygoogle[data-ad-status="unfilled"] {
    display: none !important;
    }




    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Alangkah sangat disayangkan uang pajak rakyat, hasil keringat rakyat, digunakauntuk program maksiat. Membuang-buang anggaran pada proyek yang tidak perlu bahkan tidak patut diterapkan disaat kondisi keuangan APBN defisit dan harus berhutang pada asing. Sungguh kebijakan lucu lagi bodoh baik dilihat dari sisi agama, moral, maupun ekonomi."

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Header Periksa Fakta Pembagian Kondom. foto/hotline periksa fakta tirto

    Sepanjang Jumat (10/10/2025) hingga Rabu (15/10/2025) atau selama lima hari tersebar di Facebook, unggahan ini telah memperoleh 13 reaksi dan delapan komentar. Di sejumlah unggahan tersebut, ditemukan juga banyak masyarakat yang mempertanyakan kebenaran program tersebut.

    ADVERTISEMENT

    Lantas, bagaimana kebenaran narasi tersebut? Benarkah Kemenkes mendukung program pemberian kondom gratis ke mahasiswa?

    Hasil Cek Fakta

    Tirto menelusuri asal usul dan konteks klaim tersebut. Pertama, kami melakukan penelusuran terhadap unggahan gambar yang disertakan dalam narasi. Gambar tersebut memuat logo Kemenkes disertai keterangan teks bertuliskan “JNN Terkini Kemenkes Dukung Program Kondom Gratis Untuk Mahasiswa/i Semester 4 ke Atas”.

    Hasil pencarian melalui metode reverse image search dan penelusuran kata kunci terkait mengarahkan pada unggahan dari akun Instagram bernama “jawir.news.network”.

    Dalam unggahan tersebut, akun itu memang menarasikan bahwa Kemenkes mendukung program pembagian kondom gratis kepada mahasiswa. Namun demikian, narasi tersebut tampak sebagai klaim sepihak tanpa disertai kutipan resmi maupun tautan ke sumber dari Kemenkes.

    Penting untuk dicatat bahwa dalam bagian bio akun “jawir.news.network” tertera bahwa akun tersebut merupakan akun parodi dan satire. Dengan demikian, konten yang dipublikasikan tidak dapat dijadikan rujukan informasi resmi.

    Lebih lanjut, tidak ditemukan pernyataan ataupun keterangan resmi dari Kemenkes yang mengonfirmasi keberadaan program dimaksud. Melalui akun Instagram resminya, Kemenkes menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki program pembagian kondom gratis untuk mahasiswa.

    Instansi tersebut mengatakan bahwa kondom dalam program kesehatan digunakan untuk pencegahan HIV dan Infeksi Menular Seksual (IMS), pada kelompok berisiko tinggi, seperti pekerja seks, pasangan ODHA, dan populasi kunci lainnya. Distribusi kondom gratis pun dilakukan secara terbatas melalui fasilitas kesehatan setelah pemeriksaan, atau lewat LSM dan komunitas yang melakukan pendampingan khusus.

    “Jangan mudah percaya pada kabar menyesatkan, dan pastikan selalu memeriksa kebenarannya melalui website atau akun resmi Kemenkes RI,” tulis Kemenkes di akun instagram resminya, Jumat (10/10/2025).

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran fakta menunjukkan klaim yang menyebut bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendukung program pemberian alat kontrasepsi kondom gratis yang ditujukkan untuk mahasiswa bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Kemenkes menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki program pembagian kondom gratis untuk mahasiswa.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2025-29560) [SALAH] Susi Pudjiastuti Gaungkan Pencopotan Puan dari Kursi DPR RI

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 15/10/2025

    Berita

    Akun Facebook “Hari Joss” pada Sabtu (11/10/2025) membagikan video [arsip] berisi narasi:
    “Susy Pudjiastuti Gaungkan COPOT PUAN dari ketua DPR RI
    Susy : walaupun Gagal bub4rkan DPR minimal C0pot PUAN dari ketua DPR RI, Puan tidak punya k4pabilitas dan tidak PRO RAKYAT sebaiknya di c0pot”
    Per Rabu (15/10/2025), konten tersebut telah mendapat lebih dari 23.300-an tanda suka dan 4.900-an komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Susi Pudjiastuti minta Puan mundur dari DPR” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan inews.id “Susi Pudjiastuti Sentil Keras DPR, Minta Puan Pecat Anggota Dewan yang Tak Punya Empati”.
    Dalam berita yang tayang Jumat (5/9/2025) itu, dilaporkan bahwa mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyoroti kinerja wakil rakyat dan meminta Puan Maharani untuk memecat anggota DPR yang tidak memiliki empati kepada rakyat. Ungkapan ini disampaikan Susi melalui akun X “susipudjiastuti” miliknya.
    Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim “Susi Pudjiastuti gaungkan pencopotan Puan Maharani dari kursi DPR”.

    Kesimpulan

    Unggahan video berisi klaim “Susi Pudjiastuti gaungkan pencopotan Puan Maharani dari kursi Ketua DPR RI” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-29559) [SALAH] Menkeu Purbaya Diteror, Rumahnya Kini Dijaga Provos TNI

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 15/10/2025

    Berita

    Akun Facebook “Arbaen Az Lumud” pada Minggu (12/10/2025) membagikan video [arsip] berisi narasi:
    “PROVOS KINI JAGA KEDIAMAN MENKU PURBAYA USAI DI TEROR
    JENDRAL AGUS SUBIYANTO MERESPON CEPAT, TERKAIT TEROR YANG DI ALAMI KELUARGA MENKU PURBAYA, PASALNYA SETELAH PURBAYA MENJABAT MENKU BARU DENGAN KINERJA KEJUJURANNYA MEMBERANTAS KORUPSI, KINI PURBAYA MENJADI INCARAN PARA MAFIA YANG MENCOBA MENGANCAM KESELAMATAN MENKU DAN KELUARGANYA
    PURBAYA : TERIMA KASIH ATAS SEGALA PERHATIAN DAN DUKUNGAN DARI MASYARAKAT, SAYA AKAN TETAP MAJU TIDAK AKAN MUNDUR UNTUK SUATU KEBENARAN….!!”
    Per Rabu (15/10/2025), konten tersebut mendapat lebih dari 22.200-an tanda suka dan 2.600-an komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Provos TNI jaga rumah Menkeu Purbaya” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke dua pemberitaan yang tidak saling berkaitan, yakni:
    Berita kompas.tv “TNI Berjaga! Begini Kondisi Rumah Sri Mulyani Pasca Digeruduk Massa”, tayang Minggu (31/8/2025). Dalam berita ini dilaporkan bahwa rumah Menteri Keuangan (Menkeu) saat itu, Sri Mulyani, tengah dijaga beberapa personel TNI usai didatangi massa pada Minggu (31/8/2025) dini hari.
    Berita tribunnews.com “Jadi Idola Baru, Menkeu Purbaya Mendadak Dapat Teror Santet, Sang Anak Bongkar Sosok Pelakunya”, tayang Senin (13/10/2025). Dalam berita ini, dilaporkan bahwa keluarga Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mendadak dapat teror mistis berupa santet. Kabar serangan teror ini pertama kali diungkap oleh putra sulung sang Menkeu, Yudo Sadewa melalui akun Instagram pribadinya.
    Menukil dari artikel sindonews.com “Inilah Fungsi dan Tugas Provos TNI”, tayang Rabu (5/10/2022). Artikel ini menyebut Provos TNI bertugas untuk menindak anggota TNI yang melakukan pelanggaran kecil.
    Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim “Menkeu Purbaya diteror, rumahnya kini dijaga Provos TNI”.

    Kesimpulan

    Unggahan video berisi klaim “Menkeu Purbaya diteror, rumahnya kini dijaga Provos TNI” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan