• (GFD-2026-31911) Hoaks Bantuan Langsung Tunai Rp5 Juta untuk UMKM 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 23/01/2026

    Berita

    tirto.id - Di media sosial beredar unggahan menyertakan tautan, yang diklaim dapat digunakan untuk mengajukan bantuan senilai Rp5 juta bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk tahun 2026 tanpa BPUM BRI.

    ADVERTISEMENT

    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun TikTok bernama “bantuan_umkm_2026” (arsip), pada 20 Januari 2026. Di dalam unggahan, pengunggah menyebutkan beberapa cara untuk mendapatkan bansos UMKM 2026, antara lain mendaftar secara daring di eform.bri.co.id/bpum, melengkapi syarat berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Nomor Induk Berusaha (NIB), dan tidak sedang menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR). Selain itu, terdapat modal yang harus disediakan sebesar Rp1,2 juta. Unggahan tersebut juga memasukkan tautan Pusatstudijatim.id.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Kabar gembira bulan ini, Kemensos membuka bantuan modal usaha sebesar Rp5 juta per-KK (Kartu Keluarga). Bantuan modal usaha akan dikirim langsung ke alamat rumah yang membutuhkan dan untuk cara daftar silakan langsung klik profil TikTok,” begitu ucap narator di dalam video.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Hingga artikel ini ditulis pada Kamis (22/01/2026), unggahan tersebut sudah mendapatkan 11 tanda suka, satu komentar, dan satu kali dibagikan.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim?

    Baca juga:Menkop Teten Pastikan 2023 Tidak Ada Lagi BLT Buat UMKM

    ADVERTISEMENT

    periksa fakta Program BLT UMKM 2026. tirto.id/Fuad

    Hasil Cek Fakta

    Untuk mengetahui kebenaran klaim, pertama Tirto membuka tautan eform.bri.co.id/bpum yang diklaim sebagai situs tempat mendaftar bantuan.

    Saat tautan eform.bri.co.id/bpum dibuka, laman tersebut tidak memuat formulir pendaftaran bantuan langsung tunai (BLT) maupun pengajuan bantuan UMKM. Situs tersebut justru berisi pemberitahuan terkait pengecekan status penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) tahun 2022 melalui BRI. Demikian penggalan isi informasi dari tautan dari BRI tersebut:

    “Dengan ini diberitahukan bahwa saat ini belum terdapat informasi lebih lanjut dari Pemerintah terkait pencairan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) Tahun 2022 melalui BRI, sehingga nasabah belum dapat melakukan reservasi pencairan bantuan di kantor BRI terdekat.”

    Tirto lantas membuka tautan Pusatstudijatim.id yang juga dilampirkan dalam unggahan. Pada bagian atas laman tersebut, terdapat keterangan bahwa Pusatstudijatim.id merupakan blog media independen yang menyajikan informasi seputar ekonomi, finansial, bantuan sosial, dan kebijakan publik.

    Setelah mengecek situs, Tirto kemudian membuka akun TikTok pengunggah sebagaimana arahan pengunggah di video. Namun, tidak terdapat petunjuk apa pun yang mengarah kepada pendaftaran BLT untuk UMKM.

    Mengutip pernyataan resmi Kementerian UMKM Republik Indonesia lewat akun Instagram resmi @kementrianumkm, pemerintah menegaskan bahwa informasi mengenai bantuan langsung tunai (BLT) UMKM senilai Rp5 juta untuk seluruh pelaku UMKM tidak benar dan terindikasi penipuan. Kementerian UMKM menyatakan tidak ada program BLT UMKM baik dari Kementerian UMKM maupun dari pemerintah sebagaimana klaim yang beredar di media sosial.

    Kementerian UMKM juga mengingatkan bahwa saat ini banyak beredar informasi palsu dengan modus meminta masyarakat mengisi data pribadi melalui formulir atau tautan tidak resmi, serta menjanjikan bantuan, hibah, atau program pemerintah yang sebenarnya tidak ada.

    Masyarakat diminta untuk berhati-hati dan bijak dalam membagikan data pribadi. Informasi resmi terkait program dan kebijakan UMKM hanya disampaikan melalui kanal media sosial resmi Kementerian UMKM dan situs umkm.go.id.

    Baca juga:APINDO Nilai Penghapusan BLT UMKM Sudah Tepat, Ini Alasannya

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim mengenai adanya BLT UMKM senilai Rp5 juta yang beredar di media sosial adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Pemerintah lewat akun resmi Kementerian UMKM telah menegaskan bahwa tidak ada program BLT UMKM sebagaimana diklaim dalam unggahan tersebut, sementara tautan yang disertakan tidak menyediakan pendaftaran bantuan apa pun.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2026-31912) [SALAH] Video "Situasi di Pesawat ATR sebelum Jatuh"

    Sumber: TikTok
    Tanggal publish: 23/01/2026

    Berita

    Akun TikTok “@pesawat_atr_400_jatuh” mengunggah video [arsip] menampilkan potongan video yang di klaim merupakan kondisi kabin pesawat ATR 400 saat akan jatuh.


    Hingga artikel ini tayang, unggahan tersebut telah diputar lebih dari 384 ribu kali, 140 disimpan, dan 102 dibagikan ulang. Pemilik akun sengaja menutup kolom komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan membandingkan video yang beredar dengan informasi resmi terkait kecelakaan pesawat ATR. Insiden jatuhnya pesawat ATR memang dilaporkan terjadi dan tengah ditangani oleh otoritas penerbangan serta pihak terkait. 

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video yang beredar tidak berkaitan dengan peristiwa kecelakaan pesawat ATR. Selain itu, tidak ditemukan kecocokan antara visual dalam video dengan informasi resmi terkait jenis pesawat, maupun kondisi sebelum kecelakaan.

    Sebagai konteks, dikutip dari Kumparan.com pesawat ATR merupakan pesawat turboprop berukuran kecil hingga menengah yang umumnya digunakan untuk penerbangan jarak pendek, dengan kapasitas sekitar 42–50 kursi penumpang untuk ATR 42 dan 68–78 kursi penumpang untuk ATR 72. 

    Sementara itu, video yang beredar menampilkan kondisi kabin dengan jumlah kursi dan penumpang yang jauh lebih banyak, menyerupai pesawat berkapasitas besar. Perbedaan ini menunjukkan ketidaksesuaian signifikan antara karakteristik pesawat ATR dan visual dalam video, sehingga video tersebut tidak dapat dianggap sebagai dokumentasi situasi di dalam pesawat ATR sebelum kecelakaan.

    Kesimpulan

    Faktanya, video tersebut tidak berkaitan dengan insiden kecelakaan pesawat ATR dan tidak sesuai dengan karakteristik pesawat ATR dari segi kapasitas kabin maupun jumlah penumpang. Unggahan video dengan klaim “situasi di pesawat ATR sebelum jatuh” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-31913) [SALAH] Purbaya Ungkap Data Uang Jokowi Ribuan Triliun Disimpan di Bank China

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 23/01/2026

    Berita

    Pada Selasa (13/1/2026), beredar foto [arsip] di Halaman Facebook “AB Zaelani Firdaus” berisi narasi:

    “PURBAYA TEMUKAN DATA UANG JOKOWI

    RIBUAN TRILIUN DISIMPAN DI BANK CHINA

    M4KS4 TIGA PERIODE TERNYATA INI JAWABANYA”

    Pengunggah menuliskan takarir sebagai berikut:

    Publik kembali digunc4ng oleh sebuah temuan serius yang tidak bisa lagi dianggap sebagai i5u pinggiran. Dalam pus4ran aliran dana tak wajar yang terjadi selama masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo, muncul satu fakta yang memicu tanda tanya besar, terdeteksinya keterlibatan banyak bank asal Tiongkok dalam jalur pergerakan dana mencurig4kan lintas neg4ra. Ini bukan g05ip warung kopi. Ini bukan pula sekedar opiini pribadi. Ini adalah indik4si sist€mik yang menvntut penjelasan neg4ra. Temuan ini berangkat dari analisis aliran trans4ksi lintas perbankan internasional, kerja sama data int€lijen keu4ngan, serta laporan aktivitas keu4ngan tidak l4zim yang melewati batas yur1sd1ksi n4sional. Dalam sejumlah jalur tersebut, nama b4nk-b4nk berbasis di Tiongkok berulang kali muncul sebagai simpul perantara,baik sebagai transit, kor€sponden, maupun pen4mpung sementara d4na dalam jumlah besar.

    Per Jum’at (23/1/2026), unggahan dibagikan ulang 6.000-an kali, menuai sekitar 21.000 komentar, dan disukai lebih dari 67.000 akun.

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menemukan klaim serupa diunggah oleh kanal YouTube Arisan Project [arsip] dan Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Purbaya temukan data uang Jokowi ribuan Triliun disimpan di Bank China” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan informasi resmi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim. 

    TurnBackHoax kemudian memasukkan kata kunci “laporan harta kekayaan Joko Widodo terbaru”. Penelusuran teratas mengarah ke laman resmi elhkpn.kpk.go.id yang berisi informasi publik laporan keuangan pejabat negara.

    Dalam dokumen Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tersebut, harta kekayaan Joko Widodo berdasarkan data terakhir, Kamis (13/3/2025) hanya sebesar Rp105,1 miliar, berupa nilai tanah dan bangunan Rp80,5 miliar, alat transportasi dan mesin Rp397 miliar, kas dan setara kas Rp23,8 miliar  dan harta bergerak lainnya Rp367,9 miliar. Angka itu tidak mencapai triliunan sebagaimana klaim yang beredar.

    Dilansir dari laman Kementerian Keuangan (Kemenkeu) e-ppid.kemenkeu.go.id, pihak kementerian telah menegaskan bahwa narasi yang menyatakan "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menemukan data uang Jokowi ribuan triliun di bank Cina" adalah tidak benar atau hoaks.

    Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim “Purbaya ungkap uang Jokowi ribuan triliun disimpan di Bank China”.

    Kesimpulan

    Faktanya, tidak ditemukan pernyataan resmi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim. Jadi, unggahan berisi narasi “Purbaya ungkap data uang Jokowi ribuan triliun disimpan di Bank China” itu merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-31914) [SALAH] Bahlil Ajak PLN Naikkan Harga Token Listrik

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 23/01/2026

    Berita

    Pada Jum’at (26/12/2025), beredar foto [arsip] di Halaman Facebook “Anik Rahmatin” berisi narasi:

    “Bahlil ajak PLN menaikkan harga token agar PT PLN tidak rugi dan agar rakyat belajar menghemat terus”

    Per Jum’at (23/1/2026), unggahan ditonton lebih dari 154.000 kali, dibagikan ulang 134 kali, menuai sekitar 2.700-an komentar, dan disukai lebih dari 1.400 akun.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Bahlil ajak PLN menaikkan harga token listrik agar PLN tidak rugi” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan pernyataan resmi dari Bahlil Lahadalia maupun dari Kementerian ESDM yang meminta atau memerintahkan PLN menaikkan harga token listrik. 

    TurnBackHoax kemudian memasukkan kata kunci “Tarif Listrik Januari 2026”. Penelusuran teratas mengarah ke artikel web.pln.co.id yang dimuat Kamis (1/1/2026) berjudul “Tarif Listrik Triwulan I 2026 Tidak Naik, PLN Tegaskan Dukungan dan Komitmen Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan”.

    Dilansir dari artikel tersebut, PLN (Persero) mendukung penuh keputusan Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang menetapkan tarif listrik pada Triwulan I (Januari–Maret) 2026 tidak mengalami kenaikan.

    Kebijakan resmi Kementerian ESDM terkait tarif listrik tersebut membantah klaim “Bahlil ajak PLN menaikkan harga token listrik agar PLN tidak rugi”.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan pernyataan resmi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim. Jadi, unggahan berisi narasi “Bahlil ajak PLN menaikkan harga token listrik” itu merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan