• (GFD-2024-24486) [PENIPUAN] Najwa Shihab dan Dokter Oki Pratama Promosi Metode Turunkan Berat Badan

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 07/12/2024

    Berita

    Pada Minggu (24/11/2024) akun Facebook “Adam Moss” mengunggah video [arsip]. Isinya menampilkan Najwa Shihab dan dokter Oki Pratama sedang mempromosikan metode penurunan berat badan dalam acara Rosi di Kompas TV.

    Unggahan disertai narasi:

    🧐 Bagaimana Saya Menyembuhkan Lebih dari 3 Juta Orang yang Kegemukan dalam 2 Tahun Menggunakan Metode Penurunan Berat Badan yang Sedikit Diketahui Ini?

    Metode ini menargetkan akar penyebab disregulasi metabolisme, yang tidak ada hubungannya dengan karbohidrat, makanan manis, atau genetika, namun sebenarnya berkaitan dengan tidak adanya sel individu yang mengganggu pankreas.

    Lebih dari 30 ribu orang di Indonesia berhasil menurunkan berat badan selamanya dengan cara ini! Selama ini, ia juga disertifikasi dan dikonfirmasi oleh uji klinis!

    Hingga Jumat (6/12/2024), unggahan menuai 6.200-an tanda suka, lebih dari 275 komentar, dan dibagikan ulang hampir 240 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran dengan Google Lens. Diketahui, video berasal dari unggahan kanal YouTube Najwa Shihab “[Eksklusif] Anies Baswedan dan Drama Pilkada | Mata Najwa” yang tayang September 2024.

    TurnBackHoax kemudian memeriksa audio unggahan menggunakan Hive Moderation. Hasilnya, audio itu merupakan rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), kemungkinan atau probabilitasnya mencapai 99,9% persen.

    Kesimpulan

    Video berisi klaim “Najwa Shihab dan dokter Oky Pratama mempromosikan metode menurunkan berat badan” merupakan hasil manipulasi (manipulated content).

    Rujukan

  • (GFD-2024-24485) [SALAH] Soda Kue Bisa Sembuhkan Diabetes dalam 24 Jam

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 07/12/2024

    Berita

    Pada Selasa (26/11/2024) akun Facebook “Kesehatan dan kecantikan di Indonesia” mengunggah video [arsip] berisi klaim “soda kue yang dilarutkan dalam air dapat mengalahkan diabetes dalam 24 jam”.

    Unggahan disertai narasi:

    “76% penduduk Indonesia menderita diabetes dan konsekuensi sakitnya. Jika Anda termasuk dalam persentase ini, bacalah informasi ini sampai selesai. Saya jamin 100%, bahwa setelah mengetahui metode ini, Anda akan mulai hidup baru yang bahagia dalam 7 hari, melupakan semua komplikasi dan pembatasan yang mengikuti Anda karena diabetes”

    Hingga Jumat (6/12/2024), unggahan mendapat sekitar 645 tanda suka, 73 komentar, serta dibagikan ulang 65 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Disadur dari artikel Cek Fakta Tempo.

    Untuk memverifikasi apakah soda kue bisa menyembuhkan diabetes dalam 24 jam, Tempo menghubungi peneliti peneliti di Center for Infectious Disease Education and Research, Osaka University dan apoteker, David Chen. Menurut David, kandungan soda kue adalah natrium bikarbonat (NaHCO3) yang sama sekali tidak punya efek menurunkan kadar gula dalam darah.

    “Dia tergolong senyawa inert atau tidak berefek pada tubuh. Jadi larutan soda kue tidak bisa menyembuhkan diabetes,” kata David kepada Tempo, Selasa (3/12/2024).

    Klip video yang menampilkan Rosiana Silalahi tersebut mirip dengan unggahan kanal YouTube Kompas TV pada Agustus 2024 “Darurat Demokrasi, Ini Keresahan Reza Rahadian | ROSI”. Tak ada narasi tentang “soda kue dapat menyembuhkan diabetes dalam 24 jam”.

    Kesimpulan

    Unggahan video “soda kue akan memusnahkan diabetes dalam 24 jam” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2024-24484) Cek fakta, Gus Miftah dipecat karena dianggap menghina pedagang es teh

    Sumber:
    Tanggal publish: 06/12/2024

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) - Sebuah unggahan di platform TikTok menarasikan Presiden Prabowo telah mencopot Miftah Maulana atau Gus Miftah dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

    Pencopotan tersebut imbas dari ucapan Miftah yang dianggap melakukan penghinaan kepada seorang pedagang es teh pada acara pengajian yang bertema “Magelang Bersholawat ” di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah pada Rabu (20/11/2024).

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut :

    “hari ini resmi gus miftah di pecat pak prabowo sampai raffi ahmad tidak mau melihatnya. Rasain akhirnya”.

    Namun benarkah Presiden Prabowo melakukan pemecatan pada Miftah Maulana atau Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden?



    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Hasil Cek Fakta

    Presiden Prabowo Subianto telah memberikan teguran kepada Utusan Khusus Presiden Gus Miftah, atas dugaan penghinaan kepada pedagang es teh bernama Sunhaji yang viral di media sosial. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi, dalam video yang diterima pada Rabu (4/12/2024).

    "Presiden sudah memberikan teguran kepada yang bersangkutan melalui Sekretaris Kabinet untuk segera meminta maaf kepada Bapak Sunhaji yang mungkin saja dan sangat mungkin terluka perasaannya karena kejadian kemarin," katanya.

    Hasan juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto sangat menyayangkan kejadian tersebut dan menekankan pentingnya menghormati rakyat, termasuk pedagang kaki lima, nelayan, dan petani yang bekerja keras mencari nafkah halal untuk keluarga mereka.

    Pada Jumat (6/12/2024), Miftah Maulana Habiburrahman pun akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    "Hari ini, dengan segala kerendahan hati dan ketulusan, dan dengan penuh kesadaran, saya ingin sampaikan sebuah keputusan yang telah saya renungkan dengan sangat mendalam. Setelah berdoa, bermuhasabah, dan istighfar, saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari tugas saya sebagai Utusan Khusus Presiden bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan," kata dia dalam video konferensi pers di Ponpes Ora Aji, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

    Miftah dengan suara bergetar menuturkan bahwa keputusan itu bukan karena tekanan maupun permintaan siapa pun, akan tetapi didasari rasa cinta, hormat, dan tanggung jawab mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto serta seluruh masyarakat.

    "Keputusan ini bukanlah sebuah akhir ataupun langkah mundur, melainkan langkah awal untuk terus berkontribusi kepada bangsa dan negara dengan cara yang lebih luas dan beragama," ujar dia.

    Berita selengkapnya dapat disimak pada berita ANTARA “Miftah Maulana mundur dari Utusan Khusus Presiden”.

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: Indriani

    Copyright © ANTARA 2024

    Rujukan

  • (GFD-2024-24483) [KLARIFIKASI] Foto Ini Bukan Dampak Gempa Bumi di Banten, tetapi Longsor di Cianjur

    Sumber:
    Tanggal publish: 06/12/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar foto yang diklaim menunjukkan dampak gempa bumi di Banten. Foto tersebut dibagikan di Facebook pada Rabu (4/12/2024).

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi foto perlu diluruskan

    Foto yang diklaim menunjukkan dampak gempa bumi Banten dibagikan oleh akun Facebook ini pada Rabu (4/12/2024). Berikut narasi yang dibagikan:

    Gempa Hari Ini Guncang Banten Magnitudo 3.0, Cek Pusat Gempa Terkini Via BMKG. Semoga baik2 saja dan tidak menjadi ancaman untuk saudara-saudara kita semua

    Narasi tersebut disertai empat foto yang menunjukkan rumah rusak dan jalan terbelah.

    Pada masing-masing foto terdapat penanda lokasi (geo-tagging) "Babakan Impres RT 06 RW 03 Desa Sinarlaut, Agrabinta".

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penanda lokasi yang dicantumkan pada foto tersebut, lokasi pengambilan gambar adalah di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, bukan Banten.

    Tim Cek Fakta Kompas.com melakukan penelusuran lebih lanjut terhadap foto tersebut dengan teknik reverse image search menggunakan Google Lens.

    Hasilnya, dua dari empat foto tersebut ditemukan di pemberitaan Antara dan Suara.com. Kedua pemberitaan tersebut terkait banjir dan longsor di Cianjur.

    Seperti yang sudah diberitakan Kompas.com, hujan lebat yang melanda Cianjur pada Rabu (4/12/2024) mengakibatkan banjir yang merendam sebanyak 80 rumah di Kecamatan Agrabinta dan Leles.

    Selain itu, tiga rumah warga dilaporkan rusak berat akibat pergeseran tanah dan amblas.

    Kepala Polsek Agrabinta, Inspektur Satu Nanda Riharja, menyatakan bahwa ketiga rumah yang rusak berada di Kampung Babakan Inpres, Desa Sinarlaut, Agrabinta.

    "Sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa, mudah-mudahan tidak sampai terjadi," ujar Nanda.

    Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Asep Kusmana Wijaya mengatakan, banjir terjadi di tujuh titik di empat wilayah kecamatan, yaitu Sindangbarang, Leles, Agrabinta, dan Kadupandak.

    "Merendam permukiman penduduk, juga areal pesawahan. Tim gabungan sedang melakukan penanganan," kata Asep.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, foto-foto yang diklaim menunjukkan dampak gempa bumi Banten perlu diluruskan.

    Foto tersebut dibagikan dengan konteks keliru. Foto itu menunjukkan dampak banjir dan longsor di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, akibat hujan deras pada Rabu (4/12/2024).

    Rujukan