• (GFD-2026-32043) [SALAH] Video “Evakuasi Yasid Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 28/01/2026

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun Facebook “Panji Pucang Kelana Official” pada Rabu (21/1/2026), isinya memperlihatkan sejumlah orang dan anggota TNI sedang menolong pemuda di hutan.

    Unggahan disertai narasi:

    “Ditemukan!!! Empat pendaki yang hilang di Bukit Mongkrang. Tawangmangu dalam kondisi membutuhkan pertolongan segera”.

    Hasil Cek Fakta

    Sebagai informasi, dilansir dari solopos.espos.id, seorang pendaki asal Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah Yasid Ahmad Firdaus hilang di Bukit Mongkrang yang ada di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar pada Minggu (18/1/2026). Operasi pencarian terus dilakukan hingga hari keenam atau hari Sabtu (24/1/2026), tetapi belum membuahkan hasil.

    Dari pengamatan Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax), dalam video unggahan akun Facebook “Panji Pucang Kelana Official” itu terdapat tanda air @ismail.hidayat.

    TurnBackHoax kemudian menelusuri akun Instagram tersebut (Ismail Hidayat). Hasilnya, ditemukan video asli yang diketahui sebagai dokumentasi evakuasi pendaki yang sempat dinyatakan hilang di Bukit Kaba, Bengkulu.

    TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “pendaki hilang di bukit kaba telah ditemukan” ke mesin pencari Google. Hasil penelusuran mengarah ke sejumlah pemberitaan, antara lain berita detik.com “Pendaki yang Dilaporkan Hilang di Bukit Kaba Bengkulu Ditemukan Selamat”, tayang Senin (19/1/2026), serta berita jpnn.com “Dari Petunjuk Uang Rp 10 Ribu, Tim SAR Temukan Pendaki Hilang di Bukit Kaba”.

    Diketahui, pendaki bernama Abim Berlian (16) pelajar SMKN 2 Kabupaten Lebong itu ditemukan pada Senin (19/1) sekitar pukul 11.00 WIB setelah dinyatakan hilang sejak Minggu pagi (18/1) sekitar pukul 08.30 WIB saat melakukan pendakian di gunung api aktif di Provinsi Bengkulu.

    Kesimpulan

    Konteks asli video adalah dokumentasi evakuasi pendaki yang sempat hilang di Bukit Kaba Bengkulu pada Senin (19/1/2026). Jadi, unggahan video berisi klaim “evakuasi Yasid pendaki yang hilang di Bukit Mongkrang Tawangmangu” merupakan konten dengan konteks yang salah (false context).

    Rujukan

  • (GFD-2026-32045) [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Undian Berhadiah Bank Kalteng 2026

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 28/01/2026

    Berita

    Beredar unggahan tautan [arsip] dari akun Facebook “Bank BPD Kalteng menandai kamu sebagai pemenang undian Bank Kalteng Betang” pada Rabu (21/1/2026). Unggahan beserta narasi :

    “Khusus Nasabah Bank Kalteng yang sudah mempunyai aplikasi Betang mobile Banking 

    Betang Festival Berhadiah Hadir lagi jangan lewatkan kesempatan Anda untuk memenangkan hadiah undian Bank Kalteng Berhadiah, Ayo buruan Daftar dan Raih hadiah menarik sebagai apresiasi dari Bank Kalteng ingat nasaba tidak dipungut biaya apapun (GRATIS) tinggal klik (Daftar) Dibawah

    BANK KALTENG BELIMPAH HADIAH 

    3 Unit Mobil Alphard, 3 Unit Mobil BMW, 3 Unit Mobil Pajero Sport, 3 Unit Mobil CR-V Turbo, 3 Unit Mobil Fortuner, 3 Unit Mobil X Pander, 3 Unit Mobil BRIO, 3 Unit Mobil Sigra, 15 Unit Motor Kawasaki KLX, 25 Unit Motor Scoopy, 15 Unit Motor Vespa, 25 Unit Hp iPhone 15 Promax 

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran dengan mengunjungi tautan tersebut. Diketahui tautan yang dibagikan akun Facebook “Bank BPD Kalteng menandai kamu sebagai pemenang undian Bank Kalteng Betang” tidak mengarah ke laman resmi Bank Kalteng di bankkalteng.co.id. Sebaliknya, tautan tersebut mengarahkan ke sebuah laman yang meminta pengunjung untuk mengisi data pribadi. Informasi yang diminta meliputi nomor telepon, nama lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP), serta saldo rekening terkini.

    Sementara itu, melalui akun Instagram resminya Bank Kalteng menghimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap tautan pendaftaran undian palsu serta formulir daring yang meminta data pribadi. Apabila menemukan indikasi penipuan yang mengatasnamakan Bank Kalteng, masyarakat diminta segera menghubungi Call Center di nomor 1500526 atau layanan WhatsApp/SMS Care di 08115220526. Bank Kalteng juga mengingatkan agar masyarakat selalu mengakses akun resmi Bank Kalteng guna terhindar dari hoax dan penipuan.

    Kesimpulan

    Tautan yang dibagikan tidak mengarah ke laman resmi Bank Kalteng di bankkalteng.co.id. Dengan demikian, unggahan berisi tautan “undian berhadiah Bank Kalteng 2026” adalah konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-32046) Cek Fakta: Tidak Benar Ini Link Pendaftaran Pelatihan Program Resmi Kartu Prakerja

    Sumber:
    Tanggal publish: 28/01/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran pelatihan program resmi Kartu Prakerja, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 21 Januari 2026.
    Klaim link pendaftaran pelatihan program resmi Kartu Prakerja berupa tulisan sebagai berikut.
    "Ikuti pelatihan program resmi Kartu Prakerja dan nikmati total insentif hingga Rp 4.200.000!
    Termasuk dana pelatihan, bonus pasca-pelatihan, & tambahan survei
    Dengan kelas favorit seperti Digital Marketing, Desain Grafis, Website Dev & lainnya.
    Resmi, terpercaya, semua proses simpel. Daftar sekarang — peluang tak datang dua kali!"
    Unggahan tersebut disertai dengan menu daftar, jika diklik mengarah pada link berikut.
    "https://benefit.kartuprakerja-2026.my.id/?fbclid=IwY2xjawPmZa5leHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFjdUozZzFkMVJmaFlzTGI0c3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHuQzPrqxb_rZFIuMxDdHdk4Da20PoHBMf5CKqxfg6j2AD7PAUs3W3KVEDyVS_aem_-JuGdgfD_10VmjtAlRU4BA"
    Jika link tersebut diklik, mengarah pada halaman situs dengan tampilan formulir digital yang meminta sejumlah data pribadi seperti nama lengkap dan nomor Telegram.
    Benarkah klaim link pendaftaran pelatihan program resmi Kartu Prakerja? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com klaim link pendaftaran pelatihan program resmi Kartu Prakerja, berdasarkan akun Instagram resmi Kartu Prakerja yakni @prakerja.go.id, belum ada informasi terbaru mengenai Kartu Pekerja 2025.
    Website resmi Kartu Prakerja yakni prakerja.go.id juga tidak dibisa dibuka. Pendaftaran terakhir Kartu Prakerja yang dibuka adalah Gelombang 71 pada Agustus 2024.
    Penelusuran juga mengarah pada artikel Liputan6.com yang berjudul: "Prakerja.go.id: Portal Resmi Program Kartu Prakerja Indonesia"
    Dalam artikel ini, Prakerja.go.id merupakan portal resmi yang menjadi pintu gerbang utama bagi masyarakat Indonesia untuk mengakses Program Kartu Prakerja.
    Situs ini dikelola oleh pemerintah dan menyediakan berbagai layanan penting, mulai dari pendaftaran peserta hingga akses ke ribuan kelas pengembangan kompetensi kerja
    Program Kartu Prakerja sendiri dicetuskan oleh Presiden Jokowi pada Februari 2019. Tujuannya adalah membantu angkatan kerja Indonesia dalam melakukan proses skilling, upskilling, dan reskilling agar lebih siap untuk memasuki pasar kerja.
    Sejak diluncurkan pada tahun 2020, prakerja.go.id telah melayani 19.867.589 surat keputusan penetapan peserta dengan tingkat kepuasan pengguna yang terus meningkat.
     

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran program Prakerja 2026 tidak benar.
    Portal resmi yang menjadi pintu gerbang utama bagi masyarakat Indonesia untuk mengakses Program Kartu Prakerja adalah prakerja.go.id.
    Pendaftaran terakhir Kartu Prakerja yang dibuka adalah Gelombang 71 pada Agustus 2024. 

    Rujukan

  • (GFD-2026-32047) Cek Fakta: Tidak Benar Tautan Pendaftaran BLT UMKM 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 28/01/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar kembali unggahan di media sosial klaim link pendaftaran untuk mendapatkan BLT UMKM 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 7 Januari 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "Pemerintah telah mengeluarkan pernyataan terkait rencana memulai program Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM). Waktu pelaksanaan program ini segera di mulai pada awal 2026
    BLT UMKM 2026 merupakan program pemerintah yang sangat bermanfaat bagi semua pelaku UMKM.. Program ini di harapkan dapat membantu pelaku UMKM untuk bertahan dan tumbuh di tengah tantangan ekonomi...
    Setiap penerima BLT UMKM akan mendapatkan Bantuan RP 50.000.000 Pencairan BLT UMKM akan dilakukan secara langsung oleh Bank penyalur yaitu.. Bank Rakyat Indonesia ( BRI). pengelolaan UMKM jangan lewatkan kerna untuk program ini hanya di laksanakan pada tahun ini.
    SEGERA DAFTARKAN DIRI ANDA ���"
    Postingan disertai menu pendaftaran, jika diklik akan muncul link berikut:
    "https://daftarsekarang6.xxivz.web.id/?fbclid=IwY2xjawPmhOtleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETE5cjViZXVQcEJrcWkwakNac3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHm1esNKtPFNZiJNGcDp5GUAnSXwphI1DKjP_GMVLYlD1RK_adwUgrtnTm0og_aem_0lozluVQpfBmqD7l84PX8A"
    Lalu benarkah klaim link pendaftaran BLT UMKM 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran untuk mendapatkan BLT UMKM 2026. Penelusuran mengarah pada unggahan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui akun Instagram resminya yakni @kementerianumkm.
    Berikut isinya:
    "HOAKS!
    Beredar informasi berisi konten terkait BLT UMKM Bantuan 5 Juta untuk semua pelaku UMKM.
    Faktanya unggahan tersebut tidak benar dan terindikasi penipuan.
    Kementerian UMKM dengan tegas menginfokan kepada Teman UMKM bahwa tidak ada program BLT UMKM dari Kementerian UMKM ataupun dari Pemerintah.
    Saat ini banyak beredar Informasi palsu melalui berbagai saluran. Modus yang sering digunakan adalah mengharuskan #TemanUMKM untuk:
    Harap hati-hati dan bijak dalam menggunakan data pribadi. Informasi resmi hanya melalui kanal media sosial Kementerian UMKM dan website resmi umkm.go.id."
     

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran untuk mendapatkan BLT UMKM 2026, tidak benar.

    Rujukan