(GFD-2024-16704) [SALAH] Gelombang Setinggi 20 Meter Meluap Memusnahkan Yogyakarta Pada 16 Maret 2024
Sumber: youtube.comTanggal publish: 17/03/2024
Berita
BENCANA ALAM TERBARU ~ YOGYAKARTA MUSNAH,GELOMBANG TINGGI 20 METER MENGAMUK HINGGA MELUAP
Hasil Cek Fakta
Muncul sebuah klaim di Youtube pada 15 Maret 2024 mengenai klaim yang mengatakan jika telah terjadi peristiwa meluapnya gelombang setinggi 20 meter yang melanda wilayah Yogyakarta hingga musnah.
Namun, setelah disimak ternyata isi video tersebut hanya berisi tentang perkiraan BMKG mengenai tinggi gelombang laut selatan Jawa Barat, Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta khususnya wilayah Samudra Hindia selatan Jabar-DIY berpotensi mencapai 4-6 meter sehingga masuk kedalam kategori sangat tinggi.
Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan gelombang tinggi hingga sangat tinggi di laut selatan Jabar-DIY tersebut masih berpotensi terjadi hingga 14 Maret 2024.
Peningkatan gelombang tinggi dipicu oleh pola angin di wilayah Indonesia bagian selatan yang umumnya bergerak dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan 6-35 knot. Selain itu, peningkatan tinggi gelombang tersebut juga dipicu oleh munculnya bibit siklon tropis 91S di Samudra Hindia selatan Pulau Jawa dan bergerak ke arah tenggara.
Isi video tersebut jelas berbeda dengan apa yang diklaim pada judul video mengenai adanya gelombang setinggi 20 meter yang memusnahkan Yogyakarta. Selain itu, narator juga hanya membacakan ulang sebuah artikel berjudul “BMKG prakirakan tinggi gelombang laut selatan Jabar-DIY enam meter” yang diterbitkan oleh Antara News.
Namun, setelah disimak ternyata isi video tersebut hanya berisi tentang perkiraan BMKG mengenai tinggi gelombang laut selatan Jawa Barat, Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta khususnya wilayah Samudra Hindia selatan Jabar-DIY berpotensi mencapai 4-6 meter sehingga masuk kedalam kategori sangat tinggi.
Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan gelombang tinggi hingga sangat tinggi di laut selatan Jabar-DIY tersebut masih berpotensi terjadi hingga 14 Maret 2024.
Peningkatan gelombang tinggi dipicu oleh pola angin di wilayah Indonesia bagian selatan yang umumnya bergerak dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan 6-35 knot. Selain itu, peningkatan tinggi gelombang tersebut juga dipicu oleh munculnya bibit siklon tropis 91S di Samudra Hindia selatan Pulau Jawa dan bergerak ke arah tenggara.
Isi video tersebut jelas berbeda dengan apa yang diklaim pada judul video mengenai adanya gelombang setinggi 20 meter yang memusnahkan Yogyakarta. Selain itu, narator juga hanya membacakan ulang sebuah artikel berjudul “BMKG prakirakan tinggi gelombang laut selatan Jabar-DIY enam meter” yang diterbitkan oleh Antara News.
Kesimpulan
Faktanya isi video tersebut hanya berisi himbauan dari BMKG mengenai potensi gelombang setinggi 4-6 meter di laut selatan Jabar-DIY, selain dari itu tidak ditemukan informasi yang membenarkan adanya peristiwa gelombang setinggi 20 meter yang melanda Yogyakarta.
Rujukan
(GFD-2024-16706) [SALAH] Video “Nangis..!! Nenek Tarwiyah Dijemput Pak Polisi"
Sumber: Snack.comTanggal publish: 17/03/2024
Berita
Akun Snack membagikan sebuah video yang diklaim “Nangis..!! Nenek Tarwiyah Dijemput Pak Polisi”
Hasil Cek Fakta
Beredar unggahan video dengan klaim nenek Tarwiyah dijemput oleh polisi. Dalam video yang berdurasi 35 menit tersebut menampilkan nenek Tarwiyah yang ditemani seorang perempuan di sekitar kerumunan menangis.
Namun setelah dilakukan pencarian gambar, diketahui klaim video tersebut adalah keliru. Ditemukan video serupa pada Channel YouTube Warta Kota Production pada menit ke-3, dijelaskan bahwa wanita dalam video adalah ibunda artis Tamara Tyasmara yang menangis karena Tamara dihujat atas kematian anaknya yaitu Dante, Senin (19/02/24).
Selain itu, tidak ditemukan informasi terkait penangkapan nenek Tarwiyah. Dilansir dari republika.co.id, Tarwiyah adalah caleg DPR RI dari PKS pada Pemilu 2019. Baru-baru ini videonya viral akibat aksinya yang berunjuk rasa di depan kantor KPU RI, sehingga dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan video tersebut merupakan penangkapan nenek Tarwiyah adalah informasi yang tidak benar.
Namun setelah dilakukan pencarian gambar, diketahui klaim video tersebut adalah keliru. Ditemukan video serupa pada Channel YouTube Warta Kota Production pada menit ke-3, dijelaskan bahwa wanita dalam video adalah ibunda artis Tamara Tyasmara yang menangis karena Tamara dihujat atas kematian anaknya yaitu Dante, Senin (19/02/24).
Selain itu, tidak ditemukan informasi terkait penangkapan nenek Tarwiyah. Dilansir dari republika.co.id, Tarwiyah adalah caleg DPR RI dari PKS pada Pemilu 2019. Baru-baru ini videonya viral akibat aksinya yang berunjuk rasa di depan kantor KPU RI, sehingga dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan video tersebut merupakan penangkapan nenek Tarwiyah adalah informasi yang tidak benar.
Kesimpulan
Unggahan tersebut tidak benar karena wanita dalam video adalah potongan video ibunda dari artis Tamara saat mendampingi anaknya di Polda Metro Jaya.
Rujukan
- https://www.youtube.com/watch?v=rErqBzYVAjI
- https://news.republika.co.id/berita/s9psm1409/viral-sosok-tarwiyah-caleg-dpr-pks-duga-kemunculannya-untuk-diskreditkan-pks
- https://www.instagram.com/vacio.id/reel/C4Apx_ESvCt/
- https://turnbackhoax.id/2024/03/17/salah-video-nangis-nenek-tarwiyah-dijemput-pak-polisi/
(GFD-2024-16707) [SALAH] Akun WhatsApp Bupati Halmahera Bassam Kasuba Menawarkan Bantuan
Sumber: WhatsApp.comTanggal publish: 17/03/2024
Berita
-
Hasil Cek Fakta
Kembali beredar akun WhatsApp yang mengatasnamakan Bupati Halmahera Selatan Bassam Kasuba dengna nomor 0858 7697 1364. Akun ini mengirimkan pesan kepada pengurus masjid di Kabupaten Halmahera Selatan menawarkan bantuan dana.
Berdasarkan hasil cek fakta, Bupati Bassam saat dikonfirmasi oleh tribunnews.com menegaskan nomor WhatsApp tersebut merupakan modus penipuan. Ia mengimbau kepada masyarakat untuk mengabaikan akun yang memakai nama dan foto profil dirinya.
“Nomor 085876971364 bukan punya saya. Jika nomor ini masuk chat, maka jangan dilayani,” tegasnya dilansir tribunnews.com Rabu (28/02/24).
Berdasar seluruh referensi, akun Bupati Halmahera Selatan Bassam Kasuba 0858 7697 1364 adalah palsu. Unggahan tersebut masuk ke dalam hoaks dengan kategori imposter content atau konten tiruan.
Berdasarkan hasil cek fakta, Bupati Bassam saat dikonfirmasi oleh tribunnews.com menegaskan nomor WhatsApp tersebut merupakan modus penipuan. Ia mengimbau kepada masyarakat untuk mengabaikan akun yang memakai nama dan foto profil dirinya.
“Nomor 085876971364 bukan punya saya. Jika nomor ini masuk chat, maka jangan dilayani,” tegasnya dilansir tribunnews.com Rabu (28/02/24).
Berdasar seluruh referensi, akun Bupati Halmahera Selatan Bassam Kasuba 0858 7697 1364 adalah palsu. Unggahan tersebut masuk ke dalam hoaks dengan kategori imposter content atau konten tiruan.
Kesimpulan
Bupati Bassam menyatakan nomor WhatsApp tersebut bukan milknya.
Rujukan
- https://ternate.tribunnews.com/2024/02/28/foto-dan-nama-bupati-halmahera-selatan-kembali-dicatut-penipu-lewat-whatsapp
- https://www.tandaseru.com/2024/02/29/salah-nomor-whatsapp-bupati-halmahera-selatan-bassam-kasuba/
- https://turnbackhoax.id/2024/03/17/salah-akun-whatsapp-bupati-halmahera-bassam-kasuba-menawarkan-bantuan/
(GFD-2024-16708) [SALAH] AKUN WHATSAPP Kajari Nagan Raya Djaka Bagus Wibisana
Sumber: WhatsApp.comTanggal publish: 17/03/2024
Berita
JBW +62 812 9273 3007
Hasil Cek Fakta
Beredar akun WhatsApp dengan nomor “+62 812 9273 3007” Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Nagan Raya, Djaka Bagus Wibisana mengirimkan pesan meminta bantuan dana. Akun tersebut memasang foto profil Djaka Bagus Wibisana dan nama JBW.
Faktanya akun palsu. Dilansir dari ajnn.net, Achmad Rendra selaku Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Nagan Raya mengatakan nomor yang beredar merupakan modus penipuan. Pihak kejaksaan tidak pernah melakukan hal-hal di luar tanggung jawab kerja. Rendra menambakan, pihaknya akan menindaklanjuti terhadap akun-akun yang mengatasnamakan pejabat di kejaksaan.
Berdasar seluruh referensi, dipastikan jika akun WhatsApp dengan nomor “+62 812 9273 3007” bukan milik Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Nagan Raya. Akun tersebut masuk ke dalam hoaks dengan kategori imposter content atau konten tiruan.
Faktanya akun palsu. Dilansir dari ajnn.net, Achmad Rendra selaku Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Nagan Raya mengatakan nomor yang beredar merupakan modus penipuan. Pihak kejaksaan tidak pernah melakukan hal-hal di luar tanggung jawab kerja. Rendra menambakan, pihaknya akan menindaklanjuti terhadap akun-akun yang mengatasnamakan pejabat di kejaksaan.
Berdasar seluruh referensi, dipastikan jika akun WhatsApp dengan nomor “+62 812 9273 3007” bukan milik Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Nagan Raya. Akun tersebut masuk ke dalam hoaks dengan kategori imposter content atau konten tiruan.
Kesimpulan
Akun tersebut PALSU. Pihak kejaksaan mengklarifikasi nomor WhatsApp tersebut modus penipuan.
Rujukan
Halaman: 4531/8133







