(GFD-2024-16881) Cek Fakta: Tidak Benar Kemunculan Api dari Dalam Bumi di Video Ini setelah Gempa Tuban
Sumber:Tanggal publish: 24/03/2024
Berita
Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video muncul api dari dalam bumi setelah gempa di Tuban, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 23 Maret 2024.
Klaim video muncul api dari dalam bumi setelah gempa Tuban menampilkan sejumlah orang menggali tanah bebatuan di tengah lahan terbuka kemudian muncul api dari tanah bebatuan tersebut dan membakar dedaunan.
Dalam video tersebut pun terdapat seorang lelaki yang diwawancarai terkait keluarnya api dari tanah tersebut dengan bahasa Jawa.
Tayangan video diawali dengan narasi suara, berikut transkripnya.
"Darurat, Indonesia dalam bahaya besar setelah gempa di Tuban tiba-tiba muncul api dari dalam bumi"
Dalam video tersebut juga terdapat tulisan sebagai berikut.
"DARURAT!!, INDONESIA DALAM BAHAYA BESAR SETELAH GEMPA DI TUBAN TIBA-TIBA MUNCUL API DARI DALAM BUMI"
Benarkah klaim video muncul api dari dalam bumi setelah gempa di Tuban? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video muncul api dari dalam bumi setelah gempa di Tuban, dengan menangkap layar video untuk dijadikan bahan penelusuran menggunakan Google Image, namun tidak ada rujukan artikel atau tayangan yang memuat video atau gambar yang sama.
Penelusuran dilanjutkan menggunakan Google Search dengan kata kunci 'Setelah gempa tuban tiba-tiba api muncul dari dalam bumi'.
Penelusuran mengarah pada akun YouTube TelusuRI Nusantara yang mengunggah video berjudul "Darurat ‼️ Indonesia dalam bahaya besar Setelah Gempa Di Tuban Tiba-tiba muncul api dari dalam bumi" oada 23 Maret 2024.
Dalam video tersebut terdapat sejumlah cuplikan gambar yang identik dengan klaim, selain itu juga terdapat seorang yang menyebutkan lokasi munculnya api dari dalam tanah yaitu Desa Kesamben Wetan, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik Jawa Timur.
Penelusuran dilanjutkan menggunakan Google Search degan kata kunci ' api muncul diarea persawahan Desa Kesamben Wetan, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik Jawa Timur'.
Penelusuran mengarah pada artikel berjudul "VIRAL..! BUMI SUDAH BOCOR❓API TIBA-TIBA KELUAR DI GRESIK JAWA TIMUR" yang dimuat akun YouTubne BONGKOTAN PRING, pada 25 Juni 2023.
Video yang diunggah akun YouTube BONGKOTAN PRING menampilkan lokasi dan sejumlah orang yang identik dengan klaim, salah satunya seorang lelaki yang diwawancari dengan bahasa Jawa.
Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut.
"Heboh dianggap Bumi sudah bocor bagaimana tidak sawah atau ladang warga seluas ratusan hektare di Gresik Jawa Timur ini terancam mengalami kekeringan akibat adanya semburan api dari dalam tanah yang terus menerus di beberapa titik tertentu sehingga mengakibatkan suhu didaerah tersebut meningkat tinggi sampai 37 Derajat celcius. Api yang keluar terus menerus atau warga lokal menyebutnya Asep tersebut berada di Desa Kesamben Wetan, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik Jawa Timur."
Penelusuran juga mengarah pada artikel berjudul "Ditemukan Api Abadi Terbesar di Gresik, Keluar dari Perut Bumi dan Keluarkan Bau Gas Menyengat" yang dimuat situs zonasurabayaraya.pikiran-rakyat.com, pada 26 Juli 2023.
Artikel situs situs zonasurabayaraya.pikiran-rakyat.com menyebutkan, baru-baru ini komunitas yang tergabung Majapahit Study Club (MSC) menemukan sumber api abadi yang keluar dari perut bumi di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Sumber api abadi itu berada di padang savana yang indah berlokasi di Desa Kesambenwetan, Kec. Driyorejo, Kab. Gresik, Jawa Timur. Jika api tersebut benar-benar sumber api abadi, maka akan menambah daftar kekayaan sumber daya alam di Jawa Timur.
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video muncul api dari dalam bumi setelah gempa Tuban tidak benar.
Api yang keluar dari tanah dalam klaim video tersebut terjadi sebelum peristiwa gempa Tuban.
Rujukan
(GFD-2024-16884) Hoaks! Prabowo bagikan uang 5 juta dalam rangka Ramadhan kepada pendukungnya
Sumber:Tanggal publish: 24/03/2024
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di TikTok menarasikan bahwa Prabowo Subianto akan membagikan uang sebesar Rp5 juta dengan cara komentar di video tersebut disertai dengan kebutuhannya.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Silahkan komentar asal kalian dan bantuan apa yang kalian butuhkan
Selama bulan Ramadhan bapak akan memberikan bantuan uang tunai 5 juta”
Namun, benarkah Prabowo bagikan uang Rp5 juta dalam rangka Ramadhan kepada pendukungnya?
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran, semua konten dalam akun tersebut berisi Prabowo membagikan uang dengan cara menekan tautan yang terdapat di profil TikTok akun tersebut. Tautan yang dibagikan merupakan nomor Whatsapp pribadi.
Phising adalah upaya untuk mendapatkan informasi data seseorang dengan teknik pengelabuan. Data yang menjadi sasaran phising adalah data pribadi (nama, usia, alamat), data akun (username dan password), dan data finansial (informasi kartu kredit, rekening).
Kegiatan phising memang bertujuan memancing orang untuk memberikan informasi pribadi secara sukarela tanpa disadari. Padahal informasi yang dibagikan tersebut akan digunakan untuk tujuan kejahatan.
Berikut tips menghadapi phising:
1. Tidak mengikuti perintah email atau pesan teks mencurigakan
Tips berikutnya menghindari phising adalah dengan mengabaikan seluruh email atau pesan teks mencurigakan. Dalam sehari, anda bisa saja menerima serangan phising lebih dari beberapa kali. Sesering apapun, jangan sampai anda melakukan perintah dari pengirim mencurigakan. Jika pengirim tersebut mengaku sebagai orang lain, coba hubungi orang aslinya.
2. Waspada menerima telepon yang tidak dikenal
Tips menghindari phising berikutnya adalah tidak menerima telpon orang asing. Kalau pun anda harus menerima, dengarkan dulu apa kepentingan orang asing tersebut. Jika permintaannya menyangkut hal-hal privasi/meminta uang, sebaiknya anda abaikan saja telponnya.
3. Tidak mudah tergiur hadiah yang ditawarkan email atau pesan teks
Selain waspada saat menerima telpon, anda juga sebaiknya tidak mudah tergoda oleh hadiah dari email atau pesan teks. Sebagian besar hadiah semacam itu hanyalah kedok untuk melakukan phising. Jika anda tergiur, bukannya mendapat hadiah milyaran, anda malah akan kehilangan banyak data berharga, termasuk data rekening.
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Phising adalah upaya untuk mendapatkan informasi data seseorang dengan teknik pengelabuan. Data yang menjadi sasaran phising adalah data pribadi (nama, usia, alamat), data akun (username dan password), dan data finansial (informasi kartu kredit, rekening).
Kegiatan phising memang bertujuan memancing orang untuk memberikan informasi pribadi secara sukarela tanpa disadari. Padahal informasi yang dibagikan tersebut akan digunakan untuk tujuan kejahatan.
Berikut tips menghadapi phising:
1. Tidak mengikuti perintah email atau pesan teks mencurigakan
Tips berikutnya menghindari phising adalah dengan mengabaikan seluruh email atau pesan teks mencurigakan. Dalam sehari, anda bisa saja menerima serangan phising lebih dari beberapa kali. Sesering apapun, jangan sampai anda melakukan perintah dari pengirim mencurigakan. Jika pengirim tersebut mengaku sebagai orang lain, coba hubungi orang aslinya.
2. Waspada menerima telepon yang tidak dikenal
Tips menghindari phising berikutnya adalah tidak menerima telpon orang asing. Kalau pun anda harus menerima, dengarkan dulu apa kepentingan orang asing tersebut. Jika permintaannya menyangkut hal-hal privasi/meminta uang, sebaiknya anda abaikan saja telponnya.
3. Tidak mudah tergiur hadiah yang ditawarkan email atau pesan teks
Selain waspada saat menerima telpon, anda juga sebaiknya tidak mudah tergoda oleh hadiah dari email atau pesan teks. Sebagian besar hadiah semacam itu hanyalah kedok untuk melakukan phising. Jika anda tergiur, bukannya mendapat hadiah milyaran, anda malah akan kehilangan banyak data berharga, termasuk data rekening.
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Rujukan
(GFD-2024-16902) [KLARIFIKASI] Resep Obat DBD dari Jus Daun Pepaya Mentah Catut Nama AA Mattjik
Sumber:Tanggal publish: 23/03/2024
Berita
KOMPAS.com - Beredar resep obat demam berdarah dengue (DBD) mengatasnamakan mantan Rektor IPB University Profesor AA Mattjik.
Menurut resep tersebut, racikan jus daun pepaya mentah berkhasiat menyembuhkan DBD.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, resep tersebut bukan berasal dari AA Mattjik.
Resep obat DBD mengatasnamakan mantan rektor IPB University dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini. Konten tersebut dibagikan antara 17-22 Maret 2024.
Berikut narasi yang dibagikan:
*Obat DBD telah ditemukan dapat dibuat sendiri mudah dan murah*Dari *Prof. A.A. Mattjik mantan rektor IPB* terkait pengobatan Demam Berdarah, karena sekarang DBD sedang menggejala mungkin bisa sebagai obat alternatif:KABAR TERKINI, ..."Obat Demam Berdarah"Berdasarkan pengalaman dari seorang anak laki-laki yang telah sembuh dari penyakit demam berdarah.Setelah sebelumnya mengalami masa kritis di ICU ketika trombositnya mencapai angka 15 dan menghabiskan 15 liter tranfusi darah.Ayah dari anak tersebut mendapatkan rekomendasi dari temannya tentang *Juice Daun Pepaya Mentah.*Setelah minum juice tersebut, trombosit temannya yang semula 45 dengan 25 liter tranfusi darah naik dengan cepat menjadi 135.Hal ini membuat dokter dan perawat terkejut.Bahkan keesokan harinya, temannya itu sudah tidak diberikan tranfusi lagi.
Menurut resep tersebut, racikan jus daun pepaya mentah berkhasiat menyembuhkan DBD.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, resep tersebut bukan berasal dari AA Mattjik.
Resep obat DBD mengatasnamakan mantan rektor IPB University dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini. Konten tersebut dibagikan antara 17-22 Maret 2024.
Berikut narasi yang dibagikan:
*Obat DBD telah ditemukan dapat dibuat sendiri mudah dan murah*Dari *Prof. A.A. Mattjik mantan rektor IPB* terkait pengobatan Demam Berdarah, karena sekarang DBD sedang menggejala mungkin bisa sebagai obat alternatif:KABAR TERKINI, ..."Obat Demam Berdarah"Berdasarkan pengalaman dari seorang anak laki-laki yang telah sembuh dari penyakit demam berdarah.Setelah sebelumnya mengalami masa kritis di ICU ketika trombositnya mencapai angka 15 dan menghabiskan 15 liter tranfusi darah.Ayah dari anak tersebut mendapatkan rekomendasi dari temannya tentang *Juice Daun Pepaya Mentah.*Setelah minum juice tersebut, trombosit temannya yang semula 45 dengan 25 liter tranfusi darah naik dengan cepat menjadi 135.Hal ini membuat dokter dan perawat terkejut.Bahkan keesokan harinya, temannya itu sudah tidak diberikan tranfusi lagi.
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com mengonfirmasi hal tersebut kepada Kepala Biro Komunikasi IPB University Yatri Indah Kusumastuti.
Melalui pesan WhatsApp, Jumat (22/3/2024), Yatri mengatakan, narasi obat DBD dari jus daun pepaya mentah itu bukan berasal dari Profesor AA Mattjik.
"Tidak benar (berasal dari Profesor AA Mattjik)," kata Yatri.
Dikutip dari laman Kemendikbud, Profesor Ahmad Ansori Mattjik adalah Rektor IPB Periode 2002-2007. Ia meninggal dunia pada 19 Mei 2021.
Sementara itu, Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) Inggrid Tania mengatakan, ramuan daun pepaya segar bisa menjadi terapi tambahan untuk pasien DBD, selain pengobatan dari fasilitas kesehatan.
Menurut Tania, sejumlah data penelitian menunjukkan manfaat daun pepaya dalam meningkatkan kadar trombosit secara signifikan pada pasien DBD.
Untuk membuat ramuan ini, dibutuhkan 50 gram daun pepaya, sebisa mungkin yang masih muda. Selanjutnya daun diiris kasar dan ditumbuk dengan air matang sebanyak 50 mililiter.
"Idealnya ditumbuk karena tidak merusak serat, kandungan nutrisi dan senyawa aktif di dalamnya," kata Tania, dikutip dari Antara, 4 Maret 2024.
Kemudian, daun diperas dan disaring sarinya. Untuk mengurangi rasa pahit, bisa ditambahkan 1,5 hingga 2 sendok teh madu ke dalam hasil perasan daun.
Tania mengatakan, pasien bisa meminum 30 mililiter ramuan daun pepaya sesudah makan sebanyak tiga kali sehari hingga kondisinya pulih.
Daun pepaya selain bermanfaat untuk meningkatkan trombosit juga memperbaiki pencernaan dan nafsu makan, sehingga pasien DBD lebih cepat pulih dari sakit karena mengandung enzim papain seperti halnya buah pepaya.
Daun ini juga mengandung senyawa aktif seperti polifenol terutama flavanoid dan asam fenolik yang bersifat antioksidan sekaligus membantu meningkatkan imunitas.
Melalui pesan WhatsApp, Jumat (22/3/2024), Yatri mengatakan, narasi obat DBD dari jus daun pepaya mentah itu bukan berasal dari Profesor AA Mattjik.
"Tidak benar (berasal dari Profesor AA Mattjik)," kata Yatri.
Dikutip dari laman Kemendikbud, Profesor Ahmad Ansori Mattjik adalah Rektor IPB Periode 2002-2007. Ia meninggal dunia pada 19 Mei 2021.
Sementara itu, Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) Inggrid Tania mengatakan, ramuan daun pepaya segar bisa menjadi terapi tambahan untuk pasien DBD, selain pengobatan dari fasilitas kesehatan.
Menurut Tania, sejumlah data penelitian menunjukkan manfaat daun pepaya dalam meningkatkan kadar trombosit secara signifikan pada pasien DBD.
Untuk membuat ramuan ini, dibutuhkan 50 gram daun pepaya, sebisa mungkin yang masih muda. Selanjutnya daun diiris kasar dan ditumbuk dengan air matang sebanyak 50 mililiter.
"Idealnya ditumbuk karena tidak merusak serat, kandungan nutrisi dan senyawa aktif di dalamnya," kata Tania, dikutip dari Antara, 4 Maret 2024.
Kemudian, daun diperas dan disaring sarinya. Untuk mengurangi rasa pahit, bisa ditambahkan 1,5 hingga 2 sendok teh madu ke dalam hasil perasan daun.
Tania mengatakan, pasien bisa meminum 30 mililiter ramuan daun pepaya sesudah makan sebanyak tiga kali sehari hingga kondisinya pulih.
Daun pepaya selain bermanfaat untuk meningkatkan trombosit juga memperbaiki pencernaan dan nafsu makan, sehingga pasien DBD lebih cepat pulih dari sakit karena mengandung enzim papain seperti halnya buah pepaya.
Daun ini juga mengandung senyawa aktif seperti polifenol terutama flavanoid dan asam fenolik yang bersifat antioksidan sekaligus membantu meningkatkan imunitas.
Kesimpulan
Ramuan daun pepaya mentah memang bisa menjadi terapi tambahan untuk pasien DBD, selain pengobatan dari fasilitas kesehatan.
Akan tetapi, resep jus pepaya mentah yang beredar di Facebook dan diklaim sebagai obat DBD bukan berasal dari mantan rektor IPB University Profesor AA Mattjik.
Akan tetapi, resep jus pepaya mentah yang beredar di Facebook dan diklaim sebagai obat DBD bukan berasal dari mantan rektor IPB University Profesor AA Mattjik.
Rujukan
- https://www.facebook.com/ecka.hermawan.5/posts/pfbid0TPuXyu3awbiEsjG324R9JLJnAVHG3ACxkNmbeh2pCykRxmtCh1n54TVeUMaFRH6Cl
- https://www.facebook.com/mas.moyo1/posts/pfbid035FbPG5ZeT4Em2NK3pcseag1GPyEYaS4P4dofjEgU815EqCnvW12KCRSHpmVWXXMjl
- https://www.facebook.com/gmwijaya.dadek/posts/pfbid02RB38oXZN2qz2ZjHKMij4oxstKpM5a65cy6hPDkkPNzYqrrrWrC9vsQfnuRxXBj6Kl
- https://www.facebook.com/aleksander.mangoting/posts/pfbid025hhLeyV3bxKyCYJLfBJQjaigEcHUne3tmCbxrHRV793z4DwqHgWoTanS8BZ9yLkSl
- https://dikti.kemdikbud.go.id/kabar-dikti/kampus-kita/ipb-university-berduka-atas-wafatnya-prof-ahmad-ansori-mattjik-peletak-dasar-otonomi-kampus/
- https://www.antaranews.com/berita/3993933/pakar-bilang-ramuan-daun-pepaya-bisa-jadi-terapi-kombinasi-pasien-dbd
- https://t.me/kompascomupdate
(GFD-2024-16913) [KLARIFIKASI] Tidak Benar Video Putin Dukung Prabowo
Sumber:Tanggal publish: 23/03/2024
Berita
KOMPAS.com - Sebuah video di media sosial diklaim menampilkan Presiden Rusia Vladimir Putin memberikan dukungan kepada calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto.
Namun setelah ditelusuri, video tersebut disebarkan dengan takarir yang keliru.
Video yang diklaim menampilkan Putin memberikan dukungan kepada Prabowo dibagikan oleh akun TikTok ini.
Akun tersebut membagikan video Putin sedang diwawancarai. Video itu diberikan takarir demikian:
Prabowo adalah teman saya. Saya dan Prabowo akan bekerja sama untuk kedamaian negara dan melawan Ketidakadilan dunia ini. Kita akan bekerja sama.
Dalam video tersebut keterangan demikian: putin aja dukung prabowo lo.
Namun setelah ditelusuri, video tersebut disebarkan dengan takarir yang keliru.
Video yang diklaim menampilkan Putin memberikan dukungan kepada Prabowo dibagikan oleh akun TikTok ini.
Akun tersebut membagikan video Putin sedang diwawancarai. Video itu diberikan takarir demikian:
Prabowo adalah teman saya. Saya dan Prabowo akan bekerja sama untuk kedamaian negara dan melawan Ketidakadilan dunia ini. Kita akan bekerja sama.
Dalam video tersebut keterangan demikian: putin aja dukung prabowo lo.
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut identik dengan yang ada di kanal YouTube The Guardian berjudul "Vladimir Putin says he prefers Joe Biden to Donald Trump".
Video itu menampilkan wawancara Putin dengan jurnalis Rusia, Pavel Zarubin. Dalam video, Pavel bertanya kepada Putin mengenai siapa yang lebih baik, antara Joe Biden atau Donald Trump.
Kemudian, Putin menjawab bahwa ia lebih memilih Biden. Sebab, Biden lebih berpengalaman, kemudian sosoknya dapat diprediksi dan seorang politisi dari generasi lama.
Namun, Putin mengaku siap bekerja sama dengan Presiden Amerika mana pun yang dipercaya oleh rakyat Amerika.
Takarir yang ditampilkan dalam video tidak sesuai dengan pernyataan Putin. Video tersebut bukan berisi dukungan Putin kepada Prabowo.
Dilansir Kompas.id, pada 16 Februari 2024, Putin menyampaikan ucapan selamat kepada Prabowo yang unggul dalam penghitungan cepat.
”Yang terhormat Bapak Prabowo Subianto, terimalah ucapan selamat saya yang tulus atas kemenangan Anda yang meyakinkan dalam pemilihan presiden. Hubungan Rusia-Indonesia berlandaskan tradisi persahabatan, saling menghormati, dan berkembang dengan sukses di berbagai bidang,” demikian ucapan Putin.
Kantor berita Rusia TASS menyebutkan, Putin mengungkapkan keyakinan bahwa peran Prabowo sebagai kepala negara akan berkontribusi pada semakin berkembangnya seluruh kerja sama Rusia dan Indonesia, serta kepentingan penguatan keamanan dan stabilitas kawasan Asia Pasifik.
”Saya mengandalkan dialog konstruktif dengan Anda dan kerja sama yang bermanfaat mengenai isu-isu terkait agenda bilateral dan internasional,” ujar Putin.
Putin juga mendoakan kesuksesan, kesehatan, dan kesejahteraan bagi Prabowo.
Video itu menampilkan wawancara Putin dengan jurnalis Rusia, Pavel Zarubin. Dalam video, Pavel bertanya kepada Putin mengenai siapa yang lebih baik, antara Joe Biden atau Donald Trump.
Kemudian, Putin menjawab bahwa ia lebih memilih Biden. Sebab, Biden lebih berpengalaman, kemudian sosoknya dapat diprediksi dan seorang politisi dari generasi lama.
Namun, Putin mengaku siap bekerja sama dengan Presiden Amerika mana pun yang dipercaya oleh rakyat Amerika.
Takarir yang ditampilkan dalam video tidak sesuai dengan pernyataan Putin. Video tersebut bukan berisi dukungan Putin kepada Prabowo.
Dilansir Kompas.id, pada 16 Februari 2024, Putin menyampaikan ucapan selamat kepada Prabowo yang unggul dalam penghitungan cepat.
”Yang terhormat Bapak Prabowo Subianto, terimalah ucapan selamat saya yang tulus atas kemenangan Anda yang meyakinkan dalam pemilihan presiden. Hubungan Rusia-Indonesia berlandaskan tradisi persahabatan, saling menghormati, dan berkembang dengan sukses di berbagai bidang,” demikian ucapan Putin.
Kantor berita Rusia TASS menyebutkan, Putin mengungkapkan keyakinan bahwa peran Prabowo sebagai kepala negara akan berkontribusi pada semakin berkembangnya seluruh kerja sama Rusia dan Indonesia, serta kepentingan penguatan keamanan dan stabilitas kawasan Asia Pasifik.
”Saya mengandalkan dialog konstruktif dengan Anda dan kerja sama yang bermanfaat mengenai isu-isu terkait agenda bilateral dan internasional,” ujar Putin.
Putin juga mendoakan kesuksesan, kesehatan, dan kesejahteraan bagi Prabowo.
Kesimpulan
Klaim bahwa Putin memberikan dukungan kepada Prabowo merupakan narasi yang keliru. Video aslinya menampilkan wawancara Putin dengan jurnalis Rusia, Pavel Zarubin.
Dalam video, Pavel bertanya kepada Putin mengenai siapa yang lebih baik, antara Joe Biden atau Donald Trump.
Takarir yang ditampilkan dalam video tidak sesuai dengan pernyataan Putin.
Dalam video, Pavel bertanya kepada Putin mengenai siapa yang lebih baik, antara Joe Biden atau Donald Trump.
Takarir yang ditampilkan dalam video tidak sesuai dengan pernyataan Putin.
Rujukan
Halaman: 4483/8124
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4782753/original/000071800_1711269942-api_gempa_tuban_cover.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4782733/original/086518900_1711267870-api_gempa_tuban_fbPNG.jpg)




