• (GFD-2026-32234) [SALAH] PBB Serukan Pembubaran Dewan Perdamaian Trump

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 09/02/2026

    Berita

    Beredar unggahan foto [arsip] dari akun Facebook “Gobang Gocir” pada Rabu (4/2/2026) berisi narasi:

    PBB menyerukan pembubaran Dewan Perdamaian Trump

    Mau dikemanakan muka Indonesia

    Hingga Senin (9/2/2026) unggahan tersebut telah mendapatkan lebih dari 410 tanda suka, 89-an komentar, serta dibagikan ulang lebih dari 20 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “pbb menyerukan pembubaran dewan perdamaian trump” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, mengarah ke pemberitaan reportaseindonesia.com “PBB Serukan Pembubaran Dewan Perdamaian Bentukan Trump”. Hanya saja tidak ditemukan berita senada dari media resmi yang lain yang bisa mengkoroborasi kebenaran berita, baik dalam negeri maupun luar negeri.

    TurnBackHoax lalu memeriksa kredibilitas media tersebut ke laman dewanpers.or.id. Hasilnya ditemukan jika reportaseindonesia.com tidak terdaftar di Dewan Pers.

    TurnBackHoax lalu memanfaatkan Google Lens untuk memeriksa foto yang disertakan dalam unggahan. Hasil penelusuran mengarah ke sejumlah pemberitaan yang tidak saling berkaitan, antara lain:

    • Berita republika.id “Pembungkaman Suara Anti-Israel Makin Kencang”. Berita yang tayang pada Jumat (11/7/2025) itu melaporkan bahwa AS menjatuhkan sanksi pada hari Rabu (9/7/2025) terhadap Francesca Albanese (pelapor khusus PBB mengenai situasi HAM di wilayah pendudukan Palestina).
    • Berita narasi.tv “48 Perusahaan Terlibat "Ekonomi Genosida" di Palestina, Pelapor Khusus PBB Minta Dunia Akhiri Hubungan Dagang dengan Israel”. Berita yang tayang pada Jumat (4/7/2015) itu melaporkan bahwa Francesca Albanese menyampaikan seruan tegas bagi negara-negara di seluruh dunia untuk memutuskan hubungan perdagangan dan keuangan dengan Israel. 

    Sebagai informasi, dilansir dari tempo.com, Dewan Perdamaian (Board of Peace) adalah organisasi yang digagas oleh Donald Trump pada September 2025, ketika ia mengumumkan rencananya untuk mengakhiri konflik di Gaza. Board of Peace resmi didirikan dan piagamnya ditandatangani pada 22 Januari 2026 di Davos, Swiss, bertepatan dengan Forum Ekonomi Dunia (WEF). Jumlah anggotanya saat ini mencapai lebih dari 20 negara (termasuk Indonesia).

    Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi valid dari pemberitaan kredibel atau pernyataan resmi PBB yang membenarkan klaim “PBB menyerukan pembubaran Dewan Perdamaian Trump”.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan informasi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim. Jadi, unggahan berisi klaim “PBB menyerukan pembubaran Dewan Perdamaian Trump” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-32235) [SALAH] Pelatih Timnas Futsal Indonesia Hector Souto Dikontrak Arab Saudi

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 09/02/2026

    Berita

    Beredar unggahan foto [arsip] dari akun Facebook “Changli Cha” pada Kamis (5/2/2026) berisi narasi:

    Breaking news 🎥...‼️

    Setelah sukses membantu futsal Garuda lolos semifinal diluar dugaan pelatih anyar Hector Souto langsung terbang ke negara petro dolar Arab Saudi bukan tanpa alasan ditunjuk jadi pelatih tim futsal Elang Hijau dengan nilai kontrak selangit.

    Pelatih berpaspor Spanyol bukan sosok sembarangan pernah membantu klub elit Bintang Timur Surabaya juara liga futsal profesional (LPF) membawa Tim futsal Indonesia juara  AFF 2024 membantu Vietnam lolos piala dunia 2016 paling mentereng bersama tim Garuda menyabet medali emas seagames 2026 juga membantu Indonesia lolos semifinal piala Asia

    Penyuka masakan khas gado gado dikontrak federasi Futsal Arab Saudi (FIFA) dua tahun dengan opsi perpanjangan kontrak dibandrol 5 miliar perbulan diberikan target semifinal piala Asia 2028 otomatis lolos piala dunia untuk jangka panjang tembus 5 besar rangking AFC  selamat tinggal futsal Indonesia menurut pendapat kalian gimana 🤔

    Hingga Senin (9/2/2026) unggahan tersebut telah mendapatkan 350-an tanda suka, serta 120-an komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “pelatih futsal timnas indonesia hector souta pindah melatih arab saudi” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan informasi valid atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.

    TurnBackHoax lalu memeriksa foto yang disertakan dalam unggahan menggunakan Google Lens. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan antaranews.com “Hector Souto tak akan lakukan perubahan saat lawan Argentina”.

    Dari berita yang tayang Kamis (30/1/2025) itu diketahui bahwa konteks asli foto adalah momen Pelatih Timnas Futsal Indonesia Hector Souto menyampaikan keterangan saat konferensi pers Indonesia Futsal 4 Nations World Series di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (29/1/2025). Turnamen yang diikuti empat Timnas Futsal (Indonesia, Jepang, Arab Saudi dan Argentina) tersebut digelar di Jakarta International Velodrome (JIV).

    Sebagai informasi, melansir dari detik.com, Hector Souta ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Futsal Indonesia sejak Agustus 2024, kontraknya diperpanjang hingga 2028. Pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut mampu memboyong Timnas Futsal Indonesia mendapatkan medali emas SEA Games 2025, Juara Piala AFF Futsal 2024, membawa Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala Asia 2026.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan informasi valid atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim. Jadi, unggahan berisi narasi “pelatih timnas futsal Indonesia Hector Souto dikontrak Arab Saudi” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-32236) Cek Fakta: Hoaks Artikel Habib Luthfi Meminta Seluruh Pendukungnya untuk Mendukung PSI

    Sumber:
    Tanggal publish: 09/02/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan artikel Habib Luthfi menginstruksikan seluruh pendukungnya untuk mendukung PSI. Postingan itu beredar sejak akhir pekan lalu.
    Salah satu akun ada yang mempostingnya di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 8 Februari 2026.
    Dalam unggahannya terdapat tangkapan layar artikel dari Antara berjudul:
    "Habib Lutfy Memberi Intruksi Kepada Seluruh Pendukung Nya Untuk Mendukung PSI, Karna Partai PSI yg Sama sama Tujuannya Dari Dahulu. Orang Yaman Dekat Dengan Partai PSI"
    Lalu benarkah postingan artikel Habib Luthfi menginstruksikan seluruh pendukungnya untuk mendukung PSI?
     
    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan menggunakan Google Lens. Hasilnya ada artikel yang identik dengan postingan.
    Artikel itu diunggah situs Antaranews.com dengan foto yang sama dengan postingan. Namun dalam artikel asli berjudul:
    "Habib Luthfi ajak masyarakat memperkuat kecintaan pada Tanah Air".
    Artikel asli tersebut diunggah pada Minggu 22 Agustus 2022. Isi dalam artikel sama sekali tidak membahas dukungan pada PSI. Habib Luthfi yang saat itu menjabat sebagai anggota Wantimpres mengajak masyarakat memperkuat kecintaannya pada tanah air agar tak mudah terpecah belah.

    Hasil Cek Fakta

    Kesimpulan


    Postingan artikel Habib Luthfi menginstruksikan seluruh pendukungnya untuk mendukung PSI adalah hoaks.

    Rujukan

  • (GFD-2026-32237) Hoaks Ahok Bagikan Tunjangan Bantuan Modal Usaha

    Sumber:
    Tanggal publish: 09/02/2026

    Berita

    tirto.id - Sebuah unggahan video di media sosial kembali memunculkan klaim mengenai adanya program bantuan modal usaha yang dikaitkan dengan tokoh publik. Kali ini, nama Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok dicatut dalam sebuah video yang diklaim berisi informasi penyaluran tunjangan bantuan untuk masyarakat.

    ADVERTISEMENT

    Video tersebut menampilkan sosok yang menyerupai Ahok sedang menyampaikan informasi terkait bantuan modal usaha. Dalam tayangan itu, terlihat Ahok mengenakan baju berwarna hijau tua dengan latar belakang yang menyerupai area taman.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Unggahan ini dibagikan oleh akun Facebook @Ir. basuki tjahaja purnama MM (arsip) pada Senin (26/01/2026). Hingga Jumat (06/02/2026), video tersebut telah ditonton 203 kali dan mendapatkan 15 tanda reaksi serta 35 komentar.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Dalam video, terdapat narasi yang mengklaim bahwa akun pengunggah merupakan akun resmi dan informasi yang disampaikan adalah bagian dari program bantuan yang sah.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Baca juga:Kasus Korupsi Pertamina Dikaitkan dengan Ahok, Ini Respons PDIPAhok Sekarang di Partai Apa dan Dukung Siapa untuk Pilpres 2024?

    “Salam sehat semuanya, perkenalkan saya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, di sini saya menyalurkan tunjangan bantuan untuk modal usaha khususnya untuk masyarakat yang membutuhkan. Bagi yang belum pernah dapat bantuan, silahkan mendaftar atau langsung menghubungi Whatsapp saya. Semoga dengan bantuan ini, bisa menciptakan lapangan kerja. Untuk kalian yang membutuhkan modal usaha, bukan suatu kebetulan kalian menemukan video ini. Kamu merupakah salah satu yang terbaca dalam sistem algoritma Facebook saya dan berhak menerima bantuan ini," ucap Ahok dalam video tersebut.

    ADVERTISEMENT

    Periksa Fakta Ahok Bagi-bagi bantuan usaha.

    Selain itu, dalam keterangan video, pengunggah juga menyertakan sebuah tautan yang diklaim mengarah ke nomor WhatsApp pribadi Ahok.

    “Yang mau proses cepat langsung klik link whatsapp di bawah ini.”

    Baca juga:Jalan Rusak Matraman Makan Korban, Seorang Pelajar Meninggal

    Lantas, benarkah Ahok menyalurkan bantuan modal usaha dalam programnya?

    Hasil Cek Fakta

    Tim Periksa Fakta Tirto memulai penelusuran dengan melakukan pencarian melalui mesin pencari terkait klaim adanya program tunjangan bantuan modal usaha yang disebut-sebut digagas oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Penelusuran dilakukan dengan kata kunci yang relevan, termasuk nama Ahok dan frasa bantuan modal usaha.

    Hasilnya, tidak ditemukan satu pun informasi dari sumber resmi, media kredibel, maupun kanal resmi Ahok yang membenarkan adanya program bantuan modal usaha seperti yang diklaim dalam video tersebut.

    Selanjutnya, kami menonton video yang beredar secara saksama. Dari pengamatan visual dan audio, ditemukan kejanggalan pada gerak bibir, intonasi suara, serta ekspresi wajah sosok yang menyerupai Ahok. Ciri-ciri tersebut kerap muncul pada video hasil manipulasi teknologi kecerdasan buatan (AI), khususnya pada konten deepfake.

    Untuk memastikan hal tersebut, video kemudian diperiksa menggunakan alat pendeteksi AI pada video. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa video secara visual tidak terdeteksi sebagai hasil rekayasa AI. Namun, hasil ini belum cukup untuk memastikan keaslian keseluruhan konten, karena manipulasi dapat terjadi hanya pada salah satu elemen, seperti audio.

    Oleh karena itu, kami memisahkan audio dari video dan melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap suara yang terdengar dalam tayangan tersebut. Pengecekan audio kemudian dilakukan dengan pendeteksi AI, Undetectable AI. Hasilnya, audio yang ada dalam video tersebut terbukti sebagai AI dengan kemungkinan keaslian suara hanya 1 persen.

    Temuan ini mengindikasikan bahwa suara yang terdengar bukanlah suara asli Ahok, melainkan hasil manipulasi atau rekayasa teknologi AI. Dengan demikian, narasi yang disampaikan dalam video tidak dapat dianggap sebagai pernyataan langsung dari Ahok.

    Baca juga:Pemeriksaan Ahli Jadi Penentu Nasib Pandji di Kasus Mens Rea

    Penelusuran kemudian dilanjutkan dengan menggunakan Google Lens untuk menelusuri kemungkinan sumber visual video tersebut. Dari hasil pencarian gambar serupa, tidak ditemukan video lain yang identik dengan konten yang beredar. Namun, ditemukan sebuah foto lama Ahok yang memiliki kemiripan kuat dengan sosok dalam video tersebut, yang diduga menjadi sumber utama pengeditan.

    Berdasarkan penelusuran lebih lanjut, foto tersebut pernah dimuat dalam pemberitaan Dreamers.id pada 6 Juni 2017, foto tersebut berasal dari akun Instagram @basuki_btp_lovers, sayangnya akun instagram pengunggah foto tersebut sudah tidak ada. Foto tersebut diambil saat Ahok berada di Rumah Tahanan Mako Brimob.

    Dalam foto tersebut, Ahok mengenakan pakaian berwarna serupa, lengkap dengan kacamata, jam tangan, serta gaya rambut yang identik dengan sosok dalam video hoaks. Kemiripan ini memperkuat dugaan bahwa video yang beredar merupakan hasil manipulasi dari foto statis yang dianimasikan dan dipadukan dengan audio buatan AI.

    Baca juga:Prediksi Cuaca BMKG 9 Februari: Jakbar hingga Jateng Hujan Lebat

    Lebih lanjut, kami menelusuri akun yang membagikan unggahan tersebut yang diklaim sebagai akun resmi Ahok. Faktanya, akun resmi Ahok di Facebook adalah @Basuki Tjahaja Purnama dan sudah mendapatkan tanda verifikasi dari Facebook. Sementara itu, akun pengunggah video tidak memiliki tanda verifikasi dan menggunakan nama yang menyerupai akun resmi.

    Hal ini menunjukkan bahwa akun tersebut bukan akun resmi milik Ahok, melainkan akun tiruan yang sengaja dibuat untuk menyesatkan pengguna media sosial.

    Selain itu, dalam keterangan unggahan, pemilik akun juga membagikan tautan yang mengarah ke nomor Whatsapp https://wa.me/6282144391590. Nomor tersebut terdaftar sebagai akun WhatsApp Business dan menggunakan foto profil Ahok.

    Baca juga:PBB Terancam Bangkrut, Multilateralisme Kian Ditinggalkan?

    Pola pengalihan ke pendaftaran bantuan sosial melalui WhatsApp atau Telegram merupakan modus yang sering digunakan dalam penipuan daring. Dalam praktiknya, pelaku biasanya meminta data pribadi atau informasi keuangan korban. Oleh karena itu, masyarakat perlu waspada dan tidak memberikan data sensitif kepada pihak yang tidak jelas kredibilitasnya.

    Kesimpulan

    Hingga penelusuran ini dilakukan, tidak ditemukan bukti yang memverifikasi klaim bahwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membagikan bantuan modal usaha melalui media sosial. Video yang beredar diketahui menggunakan audio buatan kecerdasan buatan (AI) dan disebarkan oleh akun yang tidak terverifikasi.

    Dengan demikian, klaim Ahok membagikan bantuan modal usaha tersebut merupakan informasi hasil video yang dimanipulasi (altered video) yang bersifat tidak benar dan menyesatkan (false and misleading).

    Rujukan