• (GFD-2026-32230) [PENIPUAN] BLT Kesra Rp900 ribu Cair Jelang Bulan Puasa

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 09/02/2026

    Berita

    Beredar unggahan foto [arsip] dari akun Facebook “Al Husayn” pada Jumat (23/1/2026). Unggahan beserta narasi :

    “Maunya Blts Kesra 900 rb dicairkan menjelang puasa karna pasti akan sangat membantu, Bapak ibuk yang setuju hadir”

    Hingga Senin (9/2/2026) unggahan telah mendapatkan 478 tanda suka, 807 komentar dan telah dibagikan ulang 8 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran dengan memasukkan kata kunci “BLT Kesra Rp900 ribu cair jelang puasa 2026” ke mesin pencarian Google. Hasil pencarian mengarah ke pemberitaan kompas.com “Apakah BLT Kesra Akan Berlanjut Sampai 2026? Ini Penjelasan dan Cara Cek Penerimanya” yang dipublikasikan pada Rabu (31/12/2025). 

    Dari pemberitaan tersebut diketahui bahwa BLT Kesra merupakan bantuan sosial tambahan di luar bantuan reguler yang diberikan pemerintah pada tahun 2025. Bantuan ini menyasar kelompok masyarakat desil 1 hingga 4 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dan menjadi bagian dari Paket Ekonomi 2025 yang diumumkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. 

    Namun, dalam pengumuman resminya, BLT Kesra secara tegas disebut sebagai program tambahan yang hanya berlaku pada 2025. Hingga saat ini, tidak terdapat pengumuman atau pernyataan resmi yang menyatakan bahwa program BLT Kesra akan diperpanjang atau dilanjutkan pada tahun 2026. Penyaluran terakhir bantuan tersebut tercatat dilakukan pada Desember 2025, atau pada kuartal IV tahun 2025.

    Kesimpulan

    Faktanya, hingga saat ini, tidak terdapat pengumuman atau pernyataan resmi yang menyatakan bahwa program BLT Kesra akan diperpanjang atau dilanjutkan pada tahun 2026. Unggahan berisi klaim “BLT Kesra Rp900 ribu cair jelang bulan puasa” adalah konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-32231) [PENIPUAN] Tautan Pengecekan BSU Pangan Tunai 2026

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 09/02/2026

    Berita

    Beredar unggahan foto [arsip] dari akun Facebook “Arina Ajeng” pada Senin (2/1/2026). Unggahan beserta narasi :

    “BSU PANGAN TUNAI 2026

    Bantuan Supsidi Upah uang tunai Rp.1,700.000.

    Cek Nama mu Terdaftar atau Tidak 

    Semak👇

    Note ; TIDAK DI PUNGUT BIAYA APAPUN!!!”

    Hingga Senin (9/2/2026) unggahan telah mendapatkan 39 tanda suka dan 12 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran dengan memasukkan kata kunci “BSU pangan tunai 2026” ke mesin pencarian Google. Hasil pencarian mengarah ke pemberitaan dari laman resmi Kementerian Ketenagakerjaan RI “Kemnaker Imbau Masyarakat Waspadai Informasi Hoaks tentang BSU 2026” yang dipublikasikan pada Rabu (7/1/2026).

    Dari pemberitaan tersebut diketahui bahwa Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai informasi palsu atau hoaks yang mengatasnamakan program Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2026, khususnya informasi yang mencantumkan tautan pendaftaran tidak resmi dan berpotensi penipuan. 

    Kepala Biro Humas Kemnaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, menjelaskan bahwa program BSU tidak memerlukan pendaftaran mandiri, dan informasi resmi hanya disampaikan melalui laman bsu.kemnaker.go.id serta akun media sosial resmi Kementerian Ketenagakerjaan.

    Sebagai informasi, penyaluran BSU terakhir dilakukan pada tahun 2025 dengan jumlah penerima sebanyak 16.048.472 pekerja/buruh sesuai ketentuan yang berlaku. Faried juga menegaskan bahwa hingga saat ini belum terdapat kebijakan maupun informasi resmi terkait penyaluran BSU pada tahun 2026. Apabila ke depan terdapat kebijakan baru, Kemnaker akan menyampaikannya secara terbuka melalui kanal resmi.

    Kesimpulan

    Faktanya, hingga saat ini tidak terdapat pengumuman atau pernyataan resmi terkait penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) pada tahun 2026. Unggahan berisi tautan “pengecekan BSU pangan tunai 2026” merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-32232) [PENIPUAN] Tautan Kupon Undian Livin Mandiri

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 09/02/2026

    Berita

    Akun Facebook “Promo Update Terbaru” pada Rabu (4/2/2026) mengunggah tautan [arsip] disertai narasi:

    LIVIN' BYMANDIRI MOBILE BANKING BELIMPAH HADIAH

    UNIT EMAS & LOGAM MULIA

    UNIT MOBIL INNOVA REBORN

    UNIT MOBIL PAJERO SPORT

    3 UNIT MOBIL CR-V TURBO

    3 UNIT MOBIL FORTUNER

    25 UNIT MOBIL X PANDER

    15 UNIT RUMAH GRATIS

    25 UNIT UMROH GRATIS

    15 UNIT MOTOR NEW HONDA BEAT

    DAFTARKAN NAMA ANDA.

    Hingga Senin (9/2/2026) unggahan tersebut mendapat lebih dari 520 tanda suka, 70-an komentar, serta dibagikan ulang hampir 10 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengakses tautan dalam unggahan. Diketahui, tautan mengarah ke halaman berisi formulir digital yang meminta pengisian data pribadi seperti nama, alamat dan nomor telegram.

    TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “penipuan undian berhadia livin mandiri” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke akun Instagram resmi Bank Mandiri “bankmandiri”, isinya mengingatkan banyaknya penipuan dengan modus penyebaran tautan palsu.

    Bank TIDAK PERNAH meminta data rahasia seperti Nomor & Masa Berlaku Kartu, CVV/CVC, OTP, PIN, atau Password melalui SMS, Chat App, email, atau link ya,”tulis akun Instagram “bankmandiri” pada Februari 2025.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi tautan “pendaftaran undian Livin Mandiri” yang mengarah ke laman tak resmi itu merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-32233) [PENIPUAN] Tautan “Undian Berhadiah dari BCA”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 09/02/2026

    Berita

    Akun Facebook “Anda Di Tandai Sebagai Pemenang Undian” pada Rabu (4/2/2026) mengunggah tautan [arsip] disertai narasi:

    Khusus Nasabah Bank BCA yang sudah mempunyai M.banking.

    BCA Festival Berhadiah Hadiah Hadir lagi jangan lewatkan kesempatan Anda untuk menangkan hadiah undian Bank BCA Berhadiah, Ayo buruan Daftar dan Raih Hadiah menarik sebagai apresiasi dari Bank BCA ingat nasabah tidak dipungut biaya apapun tinggal klik,

    (DAFTAR SEKARANG) Dibawah.

    BCA BCA BERLIMPAH HADIAH

    - 3 Unit Mobil Alphard 

    - 3 Unit Mobil BMW

    - 3 Unit Mobil Pajero Sport

    - 15 Unit motor Vespa

    - 25 Unit HP iPhone 17 Promax

    - 15 Unit Rumah Gratis

    Hingga Jumat  (6/2/2026) unggahan tersebut mendapat 320-an tanda suka.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengakses tautan dalam unggahan. Diketahui, tautan mengarah ke halaman berisi formulir digital yang meminta pengisian data pribadi seperti nama, alamat dan nomor telegram.

    TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “penipuan undian berhadiah BCA” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke laman bca.co.id “Hati-Hati Modus Penipuan Mengatasnamakan Program Gebyar Hadiah BCA”.

    Artikel yang tayang Kamis (2/5/2024) itu menginformasikan bahwa semua nasabah yang memiliki Tahapan BCA, Tahapan Gold BCA, dan/atau Tahapan Xpresi BCA secara otomatis sudah dapat mengikuti program Gebyar Hadiah BCA dengan mengumpulkan poin yang bisa didapatkan dari menabung atau melakukan transaksi.

    “Pengumuman pemenang program Gebyar Hadiah BCA akan diumumkan di website resmi BCA. Pemenang kemudian wajib untuk menghubungi Halo BCA 1500888 atau aplikasi haloBCA untuk melakukan koordinasi terkait pengambilan hadiah,” tulis BCA.

    BCA menegaskan program Gebyar Hadiah tidak pernah meminta nasabah untuk mendaftar mencetak kupon undian/menukar poin atau meminta pengisian data pribadi.

    Dari penelusuran di laman resmi bca.co.id, tidak ditemukan adanya program “BCA Festival Berhadiah” sebagaimana narasi yang disebarkan akun Facebook “Anda Di Tandai Sebagai Pemenang Undian”. Hanya ada program resmi “Gebyar Hadiah BCA”, periode terbaru berakhir pada Jumat (30/1/2026) dan penarikan hadiah utama dilaksanakan pada Februari 2026.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi tautan “pendaftaran undian berhadiah BCA” yang mengarah ke laman tak resmi itu merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan