Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah pamflet berisi kabar duka dari politikus Indonesia Amien Rais dibagikan luas melalui aplikasi berbagi pesan, WhatsApp.
Dalam pengumuman digital yang beredar pada pekan pertama April 2024 ini, Ketua Majelis Syuro Partai Ummat itu dikabarkan wafat pada Jumat (5/4).
Berikut potongan narasi yang ada di pamflet:
"TURUT BERDUKA CITA ATAS WAFATNYA: PROF. Dr. H. Muhammad Amien Rais, M.A.,D.
KETUA MAJELIS SYURO PARTAI UMAT
26 APRIL 1944-5 APRIL 2024,".
Lantas, benarkah Amien Rais meninggal pada 5 April?
(GFD-2024-18261) Hoaks! Amien Rais meninggal pada 5 April 2024
Sumber:Tanggal publish: 06/04/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Amien, yang merupakan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat periode 1999–2004 ini, terlihat masih sehat pada Sabtu (6/4) ini.
Melalui akun X resminya, Amien membagikan kegiatannya yang digelar di Yogyakarta pada 26 Ramadhan 1445 Hijriah atau Sabtu, 6 April 2024.
"Alhamdulillah masih bisa mengisi acara di Tanshibul Qur'an BMD Jogja #amienrais #ramadhan," tulis Amien pada pukul 8.29 WIB.
Pria yang dikenal sebagai politikus 1990-an ini juga membagikan fotonya yang sedang duduk di sebuah kursi.
Dengan begitu, kabar meninggalnya Amien Rais terbantahkan.
Klaim: Amien Rais meninggal pada 5 April 2024
Rating: Hoaks
Alhamdulillah masih bisa mengisi acara di Tanshibul Qur'an BMD Jogja #amienrais #ramadhan pic.twitter.com/aefgmdXJCo
— Amien Rais Official (@realAmienRais) April 6, 2024
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Melalui akun X resminya, Amien membagikan kegiatannya yang digelar di Yogyakarta pada 26 Ramadhan 1445 Hijriah atau Sabtu, 6 April 2024.
"Alhamdulillah masih bisa mengisi acara di Tanshibul Qur'an BMD Jogja #amienrais #ramadhan," tulis Amien pada pukul 8.29 WIB.
Pria yang dikenal sebagai politikus 1990-an ini juga membagikan fotonya yang sedang duduk di sebuah kursi.
Dengan begitu, kabar meninggalnya Amien Rais terbantahkan.
Klaim: Amien Rais meninggal pada 5 April 2024
Rating: Hoaks
Alhamdulillah masih bisa mengisi acara di Tanshibul Qur'an BMD Jogja #amienrais #ramadhan pic.twitter.com/aefgmdXJCo
— Amien Rais Official (@realAmienRais) April 6, 2024
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Rujukan
(GFD-2024-18525) Berita unggulan akhir pekan, jasa penitipan hewan jelang Lebaran hingga banjir lahar dingin Marapi
Sumber:Tanggal publish: 06/04/2024
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) - Sejumlah berita unggulan terkini yang menarik untuk disimak, mulai dari tempat penitipan hewan yang laris menjelang Hari Raya Idul Fitri hingga banjir lahar dingin Gunung Marapi, Sumatera Barat. Berikut ini rangkuman beritanya.
1. Tempat penitipan hewan peliharaan laris dipesan menjelang Lebaran
Tempat penitipan kucing dan anjing banyak dipesan oleh masyarakat yang hendak menitipkan peliharaannya sebelum melakukan perjalanan mudik menjelang perayaan Lebaran 2024. Selengkapnya di sini.
2. Banjir lahar dingin Gunung Marapi landa tiga daerah di Sumbar
Data sementara yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar terdapat 49 warga yang mengungsi, dampak dari banjir lahar dingin yang dipicu hujan intensitas tinggi tersebut. Berikut laporan lengkapnya.
3. Lalu lintas di GT Cikupa arah Merak mulai ramai
Pergerakan lalu lintas arus mudik Lebaran dari Jakarta menuju arah Pelabuhan Merak di Gerbang Tol Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, pada H+4 Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah/2024 terpantau ramai. Simak selengkapnya di sini.
4. Gempa susulan di Taiwan terjadi hampir 100 kali dalam semalam
Sebanyak 96 gempa susulan tercatat sejak Rabu (3/4) malam hingga Kamis (4/4) dini hari pascagempa bermagnitudo 7,3 mengguncang Taiwan. Selengkapnya di sini.
5. 10 terpidana korupsi tukin di ESDM dijebloskan ke Lapas Sukamiskin
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjebloskan 10 terpidana kasus korupsi tunjangan kinerja (tukin) di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ke Lapas Sukamiskin, Bandung, berdasarkan putusan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah). Selengkapnya di sini.Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
1. Tempat penitipan hewan peliharaan laris dipesan menjelang Lebaran
Tempat penitipan kucing dan anjing banyak dipesan oleh masyarakat yang hendak menitipkan peliharaannya sebelum melakukan perjalanan mudik menjelang perayaan Lebaran 2024. Selengkapnya di sini.
2. Banjir lahar dingin Gunung Marapi landa tiga daerah di Sumbar
Data sementara yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar terdapat 49 warga yang mengungsi, dampak dari banjir lahar dingin yang dipicu hujan intensitas tinggi tersebut. Berikut laporan lengkapnya.
3. Lalu lintas di GT Cikupa arah Merak mulai ramai
Pergerakan lalu lintas arus mudik Lebaran dari Jakarta menuju arah Pelabuhan Merak di Gerbang Tol Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, pada H+4 Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah/2024 terpantau ramai. Simak selengkapnya di sini.
4. Gempa susulan di Taiwan terjadi hampir 100 kali dalam semalam
Sebanyak 96 gempa susulan tercatat sejak Rabu (3/4) malam hingga Kamis (4/4) dini hari pascagempa bermagnitudo 7,3 mengguncang Taiwan. Selengkapnya di sini.
5. 10 terpidana korupsi tukin di ESDM dijebloskan ke Lapas Sukamiskin
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjebloskan 10 terpidana kasus korupsi tunjangan kinerja (tukin) di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ke Lapas Sukamiskin, Bandung, berdasarkan putusan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah). Selengkapnya di sini.Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Hasil Cek Fakta
(GFD-2024-18526) Hoaks! Amien Rais meninggal pada 5 April 2024
Sumber:Tanggal publish: 06/04/2024
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah pamflet berisi kabar duka dari politikus Indonesia Amien Rais dibagikan luas melalui aplikasi berbagi pesan, WhatsApp.
Dalam pengumuman digital yang beredar pada pekan pertama April 2024 ini, Ketua Majelis Syuro Partai Ummat itu dikabarkan wafat pada Jumat (5/4).
Berikut potongan narasi yang ada di pamflet:
"TURUT BERDUKA CITA ATAS WAFATNYA: PROF. Dr. H. Muhammad Amien Rais, M.A.,D.
KETUA MAJELIS SYURO PARTAI UMAT
26 APRIL 1944-5 APRIL 2024,".
Lantas, benarkah Amien Rais meninggal pada 5 April?
Dalam pengumuman digital yang beredar pada pekan pertama April 2024 ini, Ketua Majelis Syuro Partai Ummat itu dikabarkan wafat pada Jumat (5/4).
Berikut potongan narasi yang ada di pamflet:
"TURUT BERDUKA CITA ATAS WAFATNYA: PROF. Dr. H. Muhammad Amien Rais, M.A.,D.
KETUA MAJELIS SYURO PARTAI UMAT
26 APRIL 1944-5 APRIL 2024,".
Lantas, benarkah Amien Rais meninggal pada 5 April?
Hasil Cek Fakta
Amien, yang merupakan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat periode 1999–2004 ini, terlihat masih sehat pada Sabtu (6/4) ini.
Melalui akun X resminya, Amien membagikan kegiatannya yang digelar di Yogyakarta pada 26 Ramadhan 1445 Hijriah atau Sabtu, 6 April 2024.
"Alhamdulillah masih bisa mengisi acara di Tanshibul Qur'an BMD Jogja #amienrais #ramadhan," tulis Amien pada pukul 8.29 WIB.
Pria yang dikenal sebagai politikus 1990-an ini juga membagikan fotonya yang sedang duduk di sebuah kursi.
Dengan begitu, kabar meninggalnya Amien Rais terbantahkan.
Klaim: Amien Rais meninggal pada 5 April 2024
Rating: Hoaks
Alhamdulillah masih bisa mengisi acara di Tanshibul Qur'an BMD Jogja #amienrais #ramadhan pic.twitter.com/aefgmdXJCo
— Amien Rais Official (@realAmienRais) April 6, 2024
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Melalui akun X resminya, Amien membagikan kegiatannya yang digelar di Yogyakarta pada 26 Ramadhan 1445 Hijriah atau Sabtu, 6 April 2024.
"Alhamdulillah masih bisa mengisi acara di Tanshibul Qur'an BMD Jogja #amienrais #ramadhan," tulis Amien pada pukul 8.29 WIB.
Pria yang dikenal sebagai politikus 1990-an ini juga membagikan fotonya yang sedang duduk di sebuah kursi.
Dengan begitu, kabar meninggalnya Amien Rais terbantahkan.
Klaim: Amien Rais meninggal pada 5 April 2024
Rating: Hoaks
Alhamdulillah masih bisa mengisi acara di Tanshibul Qur'an BMD Jogja #amienrais #ramadhan pic.twitter.com/aefgmdXJCo
— Amien Rais Official (@realAmienRais) April 6, 2024
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Rujukan
(GFD-2024-18015) Keliru, Video Yang Mengklaim bahwa HIV menjadi Pandemi Berikutnya
Sumber:Tanggal publish: 06/04/2024
Berita
Sebuah video pendek dengan klaim bahwa HIV akan menggantikan status darurat virus Covid-19, diunggah di Instagram pada 25 Maret 2024. Video tersebut memperlihatkan seseorang menggunakan topeng dengan suara yang disamarkan dan menyampaikan narasi berikut ini:
“Ini jadi perseteruan yang unik, ketika HIV menggantikan status darurat coronavirus. Perlu diketahui, vaksin yang tertanam pada tubuh Anda memiliki potensial HIV, bukan cacar monyet, juga bukan Covid.”
Artikel ini akan memverifikasi dua klaim:
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Tempo mengkonfirmasi klaim di atas dengan mewawancarai epidemiolog, Dicky Budiman. Menurut Dicky terjadinya pandemi biasanya karena penyakit yang penyebarannya cepat seperti melalui udara atau vektor.
Sedangkan HIV, kata Dicky, umumnya bersifat epidemi atau wabah namun sangat kecil potensinya bisa menjadi pandemi. “Potensi (HIV) pandemi sangat kecil, karena prosesnya lama,” kata Dicky melalui pesan suara kepada Tempo, Kamis, 4 April 2024.
Menurut Dicky, HIV membutuhkan waktu antara 5 sampai 10 tahun. Dengan ciri atau karakter seperti itu kecil kemungkinan HIV dapat menjadi pandemi.
Artikel Tempo menjelaskan, HIV atau Human Immunodeficiency Virus adalah infeksi yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Tahap paling lanjut dari penyakit ini disebut AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome).
Perkembangan HIV menjadi AIDS merupakan tahapan lanjut dari infeksi HIV. Tanpa pengobatan, HIV dapat mengakibatkan AIDS dalam waktu sekitar 8 hingga 10 tahun.
Pada tahap ini, jumlah sel CD4 T-cell turun di bawah 200. Padahal sel tersebut penting untuk sistem kekebalan tubuh, dan penurunan drastis tersebut menyebabkan kerusakan signifikan pada sistem kekebalan tubuh.
Dikutip dari situs Centers for Disease Control and Prevention kebanyakan orang tertular HIV melalui hubungan seks anal atau vagina, atau berbagi jarum suntik, atau peralatan suntik narkoba lainnya (misalnya kompor).
Menurut Reuters, vaksin Covid-19 bisa meningkatan risiko terpapar HIV, merupakan informasi yang sempat beredar pada 2020.
Menurut Direktur Bridge HIV di Departemen Kesehatan Masyarakat San Francisco, Susan Buchbinder, tidak ada data yang menunjukkan bahwa vaksin Covid-19 dapat meningkatkan infeksi HIV. Klaim ini bahkan belum dipelajari secara formal.
Para ahli yang sebelumnya dihubungi oleh Reuters juga mengungkapkan hal yang sama bahwa vaksin Covid-19 tidak dapat menyebabkan HIV.
Melalui email kepada Reuters, Douglas Richman, direktur Institut HIV di Universitas California San Diego mengungkapkan, klaim vaksin Covid-19 menyebabkan HIV merupakan klaim yang “tidak berdasar.” "Klaim ini 'berbahaya bagi individu yang bergantung pada mereka dan kesehatan masyarakat'," ungkapnya.
Situs resmi WHO melansir, ada banyak upaya perlindungan yang membantu memastikan bahwa vaksin Covid-19 aman. Semua vaksin harus menjalani proses pengujian bertahap yang ketat, termasuk uji klinis (fase III) berjumlah besar yang melibatkan puluhan ribu orang. Uji klinis ini, yang melibatkan orang-orang yang berisiko tinggi Covid-19, dirancang khusus untuk mengidentifikasi setiap efek samping yang umum atau kekhawatiran keamanan lainnya.
Jika uji klinis menunjukkan bahwa suatu vaksin Covid-19 aman dan efektif, serangkaian kajian independen atas bukti efikasi dan keamanan perlu dilakukan, termasuk kajian dan persetujuan regulator di negara di mana vaksin ini diproduksi, sebelum WHO mempertimbangkan prakualifikasi untuk suatu produk vaksin. Sebagian proses ini juga meliputi kajian Global Advisory Committee on Vaccine Safety (Komite Penasihat Global Keamanan Vaksin) atas semua bukti keamanan.
Panel ahli eksternal yang ditunjuk oleh WHO akan menganalisis hasil uji klinis dan sesuai bukti-bukti terkait penyakit, kelompok usia yang terdampak, faktor risiko penyakit, dan informasi-informasi lain, akan merekomendasikan apakah vaksin akan digunakan serta cara penggunaannya. Para pejabat di masing-masing negara akan memutuskan untuk menyetujui atau tidak menyetujui penggunaan vaksin secara nasional dan menyusun kebijakan penggunaan vaksin di negara mereka berdasarkan rekomendasi WHO.
Setelah suatu vaksin Covid-19 mulai diberikan, WHO akan mendukung kerja sama dengan pembuat vaksin, pejabat kesehatan di setiap negara, dan mitra-mitra lain untuk memantau setiap kekhawatiran keamanan secara berkelanjutan.
Kesimpulan
Hasil verifikasi Tempo, klaim pandemi berikutnya HIV adalah keliru.
Potensi pandemi umumnya bentuk penyebaran yang cepat seperti melalui udara. Kebanyakan orang tertular HIV melalui hubungan seks anal atau vagina, atau berbagi jarum suntik, atau peralatan suntik narkoba. HIV sifatnya epidemi atau wabah. Tapi kalau menjadi potensi pandemi sangat kecil, karena prosesnya lama.
**Punya informasi atau klaim yang ingin Anda cek faktanya? Hubungi ChatBot kami. Anda juga bisa melayangkan kritik, keberatan, atau masukan untuk artikel Cek Fakta ini melalui email cekfakta@tempo.co.id
Rujukan
- https://www.instagram.com/reel/C46N-KZBVua/
- https://gaya.tempo.co/read/1804280/pahami-gejala-hivaids-melalui-fase-infeksi-sebelum-berkembang-menjadi-aids
- https://www.cdc.gov/hiv/basics/hiv-transmission/ways-people-get-hiv.html
- https://www.reuters.com/article/factcheck-hiv-ad5-idUSL1N2UT26L/
- https://www.who.int/indonesia/news/novel-coronavirus/qa/qa-covid-19-vaksin mailto:cekfakta@tempo.co.id
Halaman: 4025/8116

