• (GFD-2024-18502) Cek Fakta: Tidak Benar Dosen UIN Antasari Imbau Tak Beli Kurma dari Israel

    Sumber:
    Tanggal publish: 09/04/2024

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim Dosen UIN Antasari imbau tak beli kurma dari Israel, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 9 Maret 2024.
    Klaim Dosen UIN Antasari imbau tak beli kurma dari Israel berupa tulisan sebagai berikut.
    "⚠ Jangan DibeliMERK KURMA INI
    Dr. Anang Saifuddin, MA Dosen UIN Antasarih Bjm
    Inilah Daftar Merk Kurma Import Asal Israel, Negara Ini Membunuh Kaum Muslimin :
    Sehubungan Dengan Persiapan Untuk Romadhon, Harap Di Perhatikan Dengan Seksama Agar JANGAN BELI KURMA Dari Israeli, Yang Di Jual Dengan Nama-Nama Merk Sbb:
    1.Bomaja
    2.Carmel Agrexco
    3.Delilah
    4.Desert Diamond
    5.Hadiklaim
    6.Jordan Plains
    7.Jordan River
    8.King Solomon
    9.Paradise Dates
    10.Rapunzel
    11.Red Sea
    12.Royal Treasure
    13.Shams
    14.Tamara
    BANTU SEBARKAN...
    Syukron"
    Benarkah klaim Dosen UIN Antasari imbau tak beli kurma dari Israel? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim Dosen UIN Antasari imbau tak beli kurma dari Israel, penelusuran mengarah pada keterangan tertulis berjudul "Dosen UIN Antasari Tepis Berita yang Viral ini!"  yang dimuat situs resmi UIN Antasari uin-antasari.ac.id menyebutkan, informasi tersebut bisa menjurus ke hoaks, lantaran pencatutan nama sang dosen, yang mengaku sama sekali tidak pernah membuatnya.
    “Dari redaksinya: menulis menggunakan nama seperti itu dan gelar akademik di platform WhatsApp atau media sosial lainnya, itu tidak pernah saya lakukan,” tegasnya kepada Rektor UIN Antasari via WhatsApp yang diteruskan kepada Humas, Jumat (10/03/2023).
    Lewat klarifikasi tersebut, warganet pun diharapkan teliti sebelum membagikan, karena bisa ikut menyebarkan informasi keliru, seiring sudah mencatut nama dan institusi.
    Seperti diketahui, Dr. Saifuddin, M.A. bernama lengkap Saifuddin Ahmad Husein, yang merupakan pakar linguistik lulusan S-2 University of Colorado Boulder (Amerika Serikat).

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim Dosen UIN Antasari imbau tak beli kurma dari Israel tidak benar.
    Informasi tersebut bisa menjurus ke hoaks, lantaran pencatutan nama sang dosen, yang mengaku sama sekali tidak pernah membuatnya.

    Rujukan

  • (GFD-2024-18761) [HOAKS] Video Serangan Rudal Iran ke Tel Aviv

    Sumber:
    Tanggal publish: 09/04/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar video dengan narasi soal Iran menyerang Kota Tel Aviv, Israel, dengan peluru kendali atau rudal. Ledakan terdengar di Kota Metula, sebelah utara Israel.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar atau hoaks.

    Video Iran menyerang Tel Aviv dengan rudal disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.

    Pengunggah menyertakan video berdurasi 10 detik yang menampilkan ledakan besar di sebuah kota.

    Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Minggu (7/4/2024):

    Iran telah mulai menyerang Tel Aviv yang diduduki Israel dengan rudal berat; api neraka berkobar, beberapa bangunan hancur.

    Suara ledakan keras terdengar di kota Metula di utara Israel.

    akun Facebook Tangkapan layar konten dengan konteks keliru di sebuah akun Facebook, Minggu (7/4/2024), mengenai video Iran menyerang Tel Aviv dengan rudal.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com mengambil tangkapan layar video lalu menelusuri jejak digitalnya melalui Google Lens.

    Hasil pencarian mengarahkan ke kanal YouTube The Telegraph dan On Demand News.

    Keterangan video yang diunggah pada 24 Maret 2024 tersebut merupakan serangan udara terhadap angkatan laut Rusia di Pelabuhan Sevastopol, Laut Hitam.

    Lebih dari 10 rudal yang ditembakkan merusak fasilitas angkatan laut dan dua kapal perang besar Rusia. Militer Ukraina membantah tudingan soal dalang serangan.

    Sejauh ini, tidak ada laporan atau informasi valid soal serangan Iran ke Israel.

    Seperti diberitakan Kompas.id, pada Senin (8/4/2024), Iran memperingatkan akan melancarkan serangan ke sejumlah kedutaan besar Israel.

    Serangan itu sebagai balasan terhadap serangan udara Israel pada 1 April 2024 yang menewaskan dua jenderal Quds Garda Revolusi Iran atau IRGC.

    Serangan terjadi di kompleks Kedutaan Besar Iran yang menewaskan 16 orang. Dua jenderal Iran, Mohammad Reza Zahedi dan Mohammad Hadi Haji Rahimi, tewas.

    Iran menuding serangan itu dilakukan oleh F-35 Israel. Sementara, Amerika Serikat (AS) menegaskan tidak terlibat dalam serangan tersebut.

    Meski demikian, AS bersiaga menghadapi serangan balasan Iran yang menarget aset AS ataupun Israel di sekitar kawasan itu.

    Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant, pada Minggu (7/4/2024) malam waktu setempat atau Senin (8/4/2024) waktu Indonesia, menyatakan, Israel siap menghadapi skenario apa pun yang mungkin timbul dengan Iran.

    Hal senada disampaikan Kepala Angkatan Bersenjata Israel Herzi Halevi. Ia mengatakan, Israel tahu cara menghadapi Iran, baik secara defensif maupun ofensif.

    ”Kami tahu caranya bertindak tegas terhadap Iran, baik di wilayah yang dekat maupun jauh. Dalam melakukan operasi, kami bekerja sama dengan Amerika Serikat dan mitra strategis di kawasan,” ujar dia.

    Kesimpulan

    Video serangan rudal terhadap angkatan laut Rusia di Pelabuhan Sevastopol, Laut Hitam, disebarkan dengan konteks keliru.

    Tidak ada laporan atau informasi valid soal serangan Iran ke Israel pada awal April 2024. Kendati demikian, Israel dan Amerika Serikat bersiap menghadapi serangan balasan Iran.

    Rujukan

  • (GFD-2024-18762) [HOAKS] Gerhana Matahari Total Terlihat dari 7 Kota di AS Bernama Niniwe pada 8 April

    Sumber:
    Tanggal publish: 09/04/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar narasi mengenai gerhana Matahari total terlihat dari tujuh kota bernama Niniwe di Amerika Serikat (AS), pada Senin (8/4/2024).

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar atau hoaks.

    Informasi soal gerhana Matahari total terlihat di tujuh kota bernama Niniwe, AS, pada Senin (8/4/2024), disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.

    Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Sabtu (6/4/2024):

    Gerhana matahari 8 april 24Pada tgl 8 april akan terjadi gerhana matahari total di belahan Amerika Utara.Gmt yang cukup lama,lebih dari 4menit , cukup membuat heboh orang di sana.Banyak dikaitkan dengan nubuatan alkitab,seperti niniweh di kitab yunus;karena gmt saat ini melewati 7 kota di USA yang bernama Niniweh sehingga dianggap hari penghakiman buat USA.juga ada yg menyebutkan tulah Mesir semasa nabi Musa yang akan membuat kegelapan total dalam 3 hari bahkan ada yg bilang merupakan pertanda kedatangan yesus untuk kedua kalinya.

    akun Facebook Tangkapan layar konten hoaks di sebuah akun Facebook, Sabtu (6/4/2024), soal gerhana Matahari Senin (8/4/2024) akan terlihat di tujuh Kota Niniwe, AS.

    Hasil Cek Fakta

    Gerhana Matahari total terjadi ketika Bulan tepat berada di antara Bumi dan Matahari.

    Bayangan yang terbentuk ketika Bulan sepenuhnya menutupi cahaya Matahari disebut umbra. Manusia dapat melihat bayangan gelap di bagian dalam gerhana dengan mata telanjang.

    Di luar umbra atau bagian yang jauh lebih luas di mana Bulan hanya menghalangi sebagian Matahari, maka manusia melihat gerhana Matahari sebagian.

    Pada Senin (8/4/2024), gerhana Matahari sebagian terlihat dari seluruh wilayah AS.

    Berdasarkan catatan NASA, terdapat 13 negara bagian AS yang terlewati gerhana Matahari, yakni Texas, Oklahoma, Arkansas, Missouri, Illinois, Kentucky, Indiana, Ohio, Pennsylvania, New York, Vermont, New Hampshire, dan Maine.

    Hanya ada dua tempat bernama Niniwe yang berada di jalur gerhana Matahari total, yakni di Indiana dan Ohio.

    Niniwe di Indiana merupakan dusun kecil yang berada di Johnson Country, selatan Indianapolis yang disebut Niniwe Township.

    Sementara itu, tidak ada kode pos, data sensus, dan nama Niniwe di Ohio. Namun, lokasi tempat yang disebut Niniwe berada 30 menit jauhnya dari barat laut Dayton, Ohio.

    Nama kota tersebut bukanlah kota sesungguhnya secara administratif, tetapi hanya sebutan.

    Kesimpulan

    Narasi soal gerhana Matahari total terlihat dari tujuh kota bernama Niniwe di AS, pada Senin (8/4/2024), merupakan hoaks.

    Hanya ada dua tempat bernama Niniwe di Indiana dan Ohio yang dilewati gerhana Matahari total.

    Rujukan

  • (GFD-2024-19018) [HOAKS] Video Serangan Rudal Iran ke Tel Aviv

    Sumber:
    Tanggal publish: 09/04/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar video dengan narasi soal Iran menyerang Kota Tel Aviv, Israel, dengan peluru kendali atau rudal. Ledakan terdengar di Kota Metula, sebelah utara Israel.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar atau hoaks.

    Video Iran menyerang Tel Aviv dengan rudal disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.

    Pengunggah menyertakan video berdurasi 10 detik yang menampilkan ledakan besar di sebuah kota.

    Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Minggu (7/4/2024):

    Iran telah mulai menyerang Tel Aviv yang diduduki Israel dengan rudal berat; api neraka berkobar, beberapa bangunan hancur.

    Suara ledakan keras terdengar di kota Metula di utara Israel.

    akun Facebook Tangkapan layar konten dengan konteks keliru di sebuah akun Facebook, Minggu (7/4/2024), mengenai video Iran menyerang Tel Aviv dengan rudal.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com mengambil tangkapan layar video lalu menelusuri jejak digitalnya melalui Google Lens.

    Hasil pencarian mengarahkan ke kanal YouTube The Telegraph dan On Demand News.

    Keterangan video yang diunggah pada 24 Maret 2024 tersebut merupakan serangan udara terhadap angkatan laut Rusia di Pelabuhan Sevastopol, Laut Hitam.

    Lebih dari 10 rudal yang ditembakkan merusak fasilitas angkatan laut dan dua kapal perang besar Rusia. Militer Ukraina membantah tudingan soal dalang serangan.

    Sejauh ini, tidak ada laporan atau informasi valid soal serangan Iran ke Israel.

    Seperti diberitakan Kompas.id, pada Senin (8/4/2024), Iran memperingatkan akan melancarkan serangan ke sejumlah kedutaan besar Israel.

    Serangan itu sebagai balasan terhadap serangan udara Israel pada 1 April 2024 yang menewaskan dua jenderal Quds Garda Revolusi Iran atau IRGC.

    Serangan terjadi di kompleks Kedutaan Besar Iran yang menewaskan 16 orang. Dua jenderal Iran, Mohammad Reza Zahedi dan Mohammad Hadi Haji Rahimi, tewas.

    Iran menuding serangan itu dilakukan oleh F-35 Israel. Sementara, Amerika Serikat (AS) menegaskan tidak terlibat dalam serangan tersebut.

    Meski demikian, AS bersiaga menghadapi serangan balasan Iran yang menarget aset AS ataupun Israel di sekitar kawasan itu.

    Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant, pada Minggu (7/4/2024) malam waktu setempat atau Senin (8/4/2024) waktu Indonesia, menyatakan, Israel siap menghadapi skenario apa pun yang mungkin timbul dengan Iran.

    Hal senada disampaikan Kepala Angkatan Bersenjata Israel Herzi Halevi. Ia mengatakan, Israel tahu cara menghadapi Iran, baik secara defensif maupun ofensif.

    ”Kami tahu caranya bertindak tegas terhadap Iran, baik di wilayah yang dekat maupun jauh. Dalam melakukan operasi, kami bekerja sama dengan Amerika Serikat dan mitra strategis di kawasan,” ujar dia.

    Kesimpulan

    Video serangan rudal terhadap angkatan laut Rusia di Pelabuhan Sevastopol, Laut Hitam, disebarkan dengan konteks keliru.

    Tidak ada laporan atau informasi valid soal serangan Iran ke Israel pada awal April 2024. Kendati demikian, Israel dan Amerika Serikat bersiap menghadapi serangan balasan Iran.

    Rujukan