(GFD-2026-32330) Hoaks! Bumi kehilangan gravitasi selama 7 detik pada 12 Agustus 2026
Sumber:Tanggal publish: 15/02/2026
Berita
Unggahan tersebut juga mengklaim bahwa NASA telah mengetahui peristiwa itu dan sedang mempersiapkannya, tetapi tidak memberi tahu publik alasannya.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“ON AUGUST 12, 2026, THE WORLD WILL LOSE GRAVITY FOR 7 SECONDS NASA KNOWS. THEY’RE PREPARING BUT WON’T TELL US WHY”
Namun, benarkah Bumi akan kehilangan gravitasi selama 7 detik pada 12 Agustus 2026?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Hasil Cek Fakta
“Satu-satunya cara agar bumi kehilangan gravitasi adalah jika sistem bumi yakni gabungan massa inti, mantel, kerak, samudra, air daratan, dan atmosfer mengalami kehilangan massa,” jelas NASA, dilansir dari Snopes.
NASA juga menegaskan gerhana matahari total tidak memiliki dampak yang tidak biasa terhadap gravitasi Bumi. Tarikan gravitasi Matahari dan Bulan terhadap Bumi memang memengaruhi gaya pasang surut, tetapi tidak memengaruhi gravitasi total Bumi.
Selain itu, laman Future Eclipse NASA juga menjelaskan pada 12 Agustus 2026 memang akan terjadi gerhana matahari total yang terlihat di Greenland, Islandia, Spanyol, Rusia, dan sebagian Portugal, sementara gerhana sebagian dapat diamati di wilayah Eropa, Afrika, Amerika Utara, serta beberapa samudra.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Dengan demikian, informasi yang menyebut Bumi akan kehilangan gravitasi selama tujuh detik merupakan klaim yang keliru.
Klaim: Bumi akan kehilangan gravitasi selama 7 detik pada 12 Agustus 2026
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
(GFD-2026-32331) Hoaks! Trump akan pulangkan Presiden Venezuela jika Aceh merdeka
Sumber:Tanggal publish: 15/02/2026
Berita
Dalam unggahan tersebut dinarasikan bahwa Donald Trump akan memulangkan Maduro jika Indonesia “melepaskan” Aceh.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Ronald Trump Akan Pulangkan Presiden Venezuela Maduro Jika Indonesia Lepaskan Aceh”
Namun, benarkah Trump akan pulangkan Presiden Venezuela jika Indonesia lepaskan Aceh?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Hasil Cek Fakta
Saat ini, hubungan antara Indonesia dan Amerika Serikat justru banyak dibahas dalam konteks kerja sama ekonomi.
Presiden Prabowo Subianto, dilansir dari ANTARA, disebut siap menandatangani kerangka perjanjian tarif resiprokal antara Indonesia dan Amerika Serikat bersama Presiden AS Donald Trump setelah penyusunan draf perjanjian selesai.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menyampaikan bahwa penandatanganan kesepakatan tersebut akan dilakukan bersamaan dengan kunjungan Presiden Prabowo pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Board of Peace, dan mencakup pembukaan akses pasar, penguatan kerja sama digital, teknologi, serta kerja sama perdagangan lainnya.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Adapun terkait Presiden Venezuela, Nicolás Maduro memang ditangkap oleh pasukan Amerika Serikat pada awal Januari 2026 di Caracas dan dibawa ke New York, di mana ia ditahan di fasilitas penahanan federal untuk menghadapi dakwaan di pengadilan.
Saat ini, Pemerintah AS, dilansir dari ANTARA, menyebut hubungan dengan pemerintahan sementara Venezuela pimpinan Delcy Rodríguez berjalan baik, dan kunjungan pejabat AS seperti Menteri Energi akan meningkatkan peluang kerja sama, khususnya di sektor energi.
Dengan demikian, narasi bahwa Donald Trump akan memulangkan Nicolás Maduro dengan syarat Indonesia melepaskan Aceh merupakan informasi yang tidak berdasar.
Klaim: Trump akan pulangkan Presiden Venezuela jika Aceh Merdeka
Rating: Hoaks
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
(GFD-2026-32332) Hoaks! Prabowo resmi terbitkan Perpu hukuman mati untuk koruptor
Sumber:Tanggal publish: 15/02/2026
Berita
Dalam video tersebut, narator menyatakan bahwa Presiden mengumumkan kebijakan tegas yang mewajibkan hukuman mati bagi siapa pun yang terbukti mencuri uang negara, bahkan dalam jumlah kecil.
Narasi itu juga menyebut pemerintah langsung menuangkan kebijakan tersebut ke dalam Perpu dan memberikan kewenangan luas kepada Kejaksaan Agung serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menindak pelaku korupsi.
Berikut transkrip dalam video tersebut.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
“Hukuman mati untuk koruptor, Prabowo ledakan bom kebijakan pejabat panik. Suasana di Istana Negara mendadak mencekam saat Presiden Prabowo Subianto mengumumkan kebijakan paling kontroversial dalam Sejarah pemberantasan korupsi di Indonesia. Saya akan melawan korupsi dengan sekeras-kerasnya dan dengan segala tenaga dan upaya yang bisa saya kerahkan tanpa pandang bulu. Dengan suara baritonya yang tegas, ia menyatakan bahwa mulai hari ini siapapun yang terbukti mencuri uang negara, bahkan hanya satu rupiah akan menghadapi hukuman mati. Pernyataan tesebut langsung meledak seperti dinamit di tengah ruang konferensi yang dipenuhi pejabat dan jurnalis. Banyak yang awalnya mengira ini hanyalah retorika kampanye, yang tak akan pernah terwujud. Namun, dalam hitungan menit, kebijakan ini resmi dituangkan dalam peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perpu). Memberikan kewenangan luar biasa bagi kejaksaan agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menindak para pelaku tanpa ampun.”
Namun, benarkah Prabowo resmi terbitkan Perpu hukuman mati untuk koruptor?
Hasil Cek Fakta
Potongan video yang digunakan dalam unggahan diketahui serupa dengan tayangan resmi Sekretariat Presiden berjudul “LIVE: Presiden RI Luncurkan Daya Anagata Nusantara (Danantara), 24 Februari 2025”.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Dalam tayangan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan sambutan pada acara peluncuran Danantara. Transkrip resmi pidato yang tersedia di laman presidenri.go.id juga tidak memuat pernyataan tentang penerbitan Perpu hukuman mati bagi koruptor.
Selain itu, dalam wawancara sebelumnya di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Kabupaten Bogor, Presiden Prabowo justru menyampaikan ketidaksetujuannya terhadap hukuman mati bagi pelaku korupsi.
"Hukuman mati itu final dan kita tidak bisa hidupkan dia kembali. Meski kita yakin dia 99,9 persen bersalah, mungkin saja ada satu masalah ternyata dia korban atau di-frame," kata Prabowo, dilansir dari ANTARA.
Presiden menilai hukuman mati bersifat final dan tidak memberikan ruang koreksi apabila terjadi kesalahan dalam proses hukum, misalnya jika terdapat kekeliruan pembuktian atau rekayasa kasus.
Dengan demikian, klaim Prabowo resmi terbitkan Perpu hukuman mati untuk koruptor merupakan hoaks.
Klaim: Prabowo resmi terbitkan Perpu hukuman mati untuk koruptor
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
(GFD-2026-32333) [SALAH] Video "TNI Tegur Anggota Dewan Penerobos Jalur Busway"
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 15/02/2026
Berita
Beredar unggahan video [arsip] dari akun Facebook “Calon Jutawan” pada Kamis (5/2/2026). Unggahan disertai narasi :
“Inilah momen seorang anggota TNI menegur langsung anggota dewan yang kedapatan menerobos jalur busway Jakarta. Tindakan ini dilakukan sebagai penegasan bahwa jalur Trans Jakarta hanya untuk bus jabatan publik, tidak membenarkan pelanggaran hukum”
Hingga Minggu (15/2/2026) unggahan ini telah mendapatkan 151 tanda suka, 20 komentar dan telah dibagikan ulang 9 kali.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan pengecekan untuk memastikan keaslian video yang beredar dengan menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa video tersebut memiliki kemungkinan sebesar 99% dibuat dengan bantuan AI.
TurnBackHoax kemudian masukkan kata kunci "TNI tegur anggota dewan penerobos jalur busway" ke mesin pencarian Google. Sejauh penelusuran, tidak terdapat pemberitaan atau informasi kredibel terkait klaim tersebut.



.jpg)