(GFD-2024-19320) Menyesatkan, Video yang Diklaim Seorang Anak Terserang Virus dari Angin di Jayapura
Sumber:Tanggal publish: 25/04/2024
Berita
Sebuah video beredar di WhatsApp, dan beberapa akun Facebook, yang diklaim memperlihatkan seorang anak yang tertular virus dari angin di Jayapura, Papua.
Video itu memperlihatkan seorang anak berkaus merah sedang tidur. Di kulit tangan dan wajahnya terdapat bentolan-bentolan yang dikatakan dampak dari virus yang menular dari angin.
Tempo menerima permintaan pembaca untuk memeriksa kebenaran narasi tersebut. Benarkah terdapat virus dari angin yang menyerang anak-anak di Jayapura?
Hasil Cek Fakta
Dilansir Fajarpapua.com pada Jumat, 12 April 2024, Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari, mengatakan bahwa tahun ini beberapa warga di Abepura terserang penyakit mirip cacar monyet sebagaimana dalam video yang beredar.
Dari pengalaman penanganan di sana, saat sistem kekebalan tubuh seseorang baik dan terkena virus tersebut akan timbul gejala mirip cacar air. Namun bila daya tahan tubuh rendah, gejalanya akan semakin berat.
“Virus mirip penyakit cacar monyet ini bisa sembuh dalam waktu 2 minggu sampai 4 minggu. Memang penyakit ini terlihat seram sekali, tapi bisa disembuhkan ya, jadi masyarakat tidak perlu takut karena penyakit ini sudah ditangani oleh dokter dan kami terus memantau perkembangan virus ini,” kata Sri Antari.
Verifikasi Video
Video yang beredar memperlihatkan seorang anak berkaus merah mengalami bentol-bentol di kulitnya. Video itu sama dengan foto dalam berita Fajarpapua.com di mana dinas kesehatan setempat mengatakan penyakit itu mirip virus cacar monyet.
Namun, menurut Epidemiolog dr Dicky Budiman, butuh pemeriksaan dan pengumpulan data lebih lengkap untuk mengetahui penyakit tersebut cacar monyet atau bukan, sebagaimana diberitakan Okezone.com.
Pemeriksaan meliputi uji lab dan pemeriksaan fisik pasien. Selain itu, dia mengatakan selama ini belum pernah ditemukan adanya kasus virus dari angin yang memberikan gejala bintil di kulit seperti itu.
Cacar monyet atau monkeypox adalah infeksi virus yang ditandai munculnya bintil bernanah di kulit. Selain dari orang ke orang, virus juga bisa menular melalui hewan pengerat dan primata, seperti tikus, monyet, atau tupai yang terinfeksi.
Sementara cacar air, berdasarkan keterangan di situs Halodoc.com, merupakan penyakit yang disebabkan virus Varicella zoster. Selain dari kontak fisik, virus juga menular lewat droplet yang dikeluarkan penderita melalui batuk atau bersin.
Dilansir Republika.co.id pada Kamis, 18 April 2024, sesungguhnya kakak dari anak laki-laki yang ada dalam video, yang bernama Grace, telah mengkonfirmasi kondisi adiknya. Adiknya sebenarnya terinfeksi cacar air dan kesehatannya pun telah membaik.
Dia menyatakan bahwa narasi yang beredar yang mengatakan adiknya terkena virus dari angin adalah hoaks. Dikatakannya juga bahwa narasi tersebut tidak disebarkan oleh keluarganya.
"Kami dari pihak keluarga merasa sangat tidak nyaman dengan adanya berita begini," ungkap Grace dalam unggahannya di media sosial.
Kesimpulan
Verifikasi Tempo menyimpulkan bahwa narasi yang mengatakan anak-anak di Jayapura terserang virus dari angin yang menyebabkan munculnya bintil-bintil di kulit adalah klaim menyesatkan.
Anak dalam video yang beredar sesungguhnya sedang terserang cacar air, bukan cacar monyet atau virus dari angin sebagaimana narasi yang beredar.
Rujukan
- https://www.facebook.com/andicharles.charles.7/posts/pfbid02qSfXV9hd6KutPxJH5mb5fF1TMpu63kyBNiNKXbMRc4gj229xyhypHa4KFw9Ur7AAl
- https://fajarpapua.com/2024/04/12/virus-misterius-mirip-penyakit-cacar-monyet-menyerang-sejumlah-warga-kota-jayapura/
- https://health.okezone.com/read/2024/04/18/481/2997437/viral-virus-angin-di-jayapura-ini-penjelasannya
- https://www.halodoc.com/kesehatan/cacar-air#h-penyebab-cacar-air
- https://ameera.republika.co.id/berita/sc4z42425/video-anak-kena-virus-angin-di-jayapura-ternyata-hoaks-seperti-apa-faktanya
- https://wa.me/6281315777057 mailto:cekfakta@tempo.co.id
(GFD-2024-19323) BRI gunakan uang nasabah untuk bantu bansos pemerintah pada Pemilu 2024, benarkah?
Sumber:Tanggal publish: 25/04/2024
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video beredar dimedia sosial TikTok memberikan imbauan kepada masyarakat untuk hati-hati yang uangnya masih disimpan di lembaga perbankan terutama di Bank BRI.
Wanita dalam video tersebut menjelaskan sudah banyak nasabah BRI yang kehilangan uangnya. Ia juga berspekulasi uang tersebut digunakan pemerintah untuk keperluan bansos Pemilu 2024.
Berikut transkrip video tersebut:
“Nah sodara-sodaraku seluruh rakyat Indonesia tercinta yang cinta demokrasi, hati-hati uang anda yang ada dibank, karena banyak yang raib ratusan juta. Sudah banyak ya yang kehilangan uang yang melaporkan terutama di bank BRI ya hati-hati. Kalian harus menarik uang itu tersebut, mendingan kalian simpan sendiri. Sejauh kasus ini udah 8 kasus orang yang kehilangan yang namanya uangnya di BRI sampai ratusan juta rupiah. Ini efek dari pemilu membutuhkan uang untuk serangan-serangan bansos dan lain-lain serangan uang apapun caranya dihalalkan untuk membantu pemerintah yang perusak demokrasi ini,”
Namun, benarkah BRI gunakan uang nasabah untuk bantu serangan bansos pemerintah di Pemilu 2024?
Wanita dalam video tersebut menjelaskan sudah banyak nasabah BRI yang kehilangan uangnya. Ia juga berspekulasi uang tersebut digunakan pemerintah untuk keperluan bansos Pemilu 2024.
Berikut transkrip video tersebut:
“Nah sodara-sodaraku seluruh rakyat Indonesia tercinta yang cinta demokrasi, hati-hati uang anda yang ada dibank, karena banyak yang raib ratusan juta. Sudah banyak ya yang kehilangan uang yang melaporkan terutama di bank BRI ya hati-hati. Kalian harus menarik uang itu tersebut, mendingan kalian simpan sendiri. Sejauh kasus ini udah 8 kasus orang yang kehilangan yang namanya uangnya di BRI sampai ratusan juta rupiah. Ini efek dari pemilu membutuhkan uang untuk serangan-serangan bansos dan lain-lain serangan uang apapun caranya dihalalkan untuk membantu pemerintah yang perusak demokrasi ini,”
Namun, benarkah BRI gunakan uang nasabah untuk bantu serangan bansos pemerintah di Pemilu 2024?
Hasil Cek Fakta
Dalam keterangan resminya, Agustya Hendy Bernadi selaku Corporate Secretary BRI memastikan hal yang disampaikan dalam video yang diunggah di sosial media tersebut tidak benar dan tidak berdasar.
Atas beredarnya konten yang secara sengaja diviralkan dan telah memperoleh jutaan views tersebut, BRI akan mengambil tindakan tegas dan mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak terkait, karena konten berisi informasi yang menyesatkan, merusak citra BRI dan berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat.
BRI menghimbau masyarakat agar dapat memanfaatkan sosial media secara positif dan tidak mudah termakan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Atas beredarnya konten yang secara sengaja diviralkan dan telah memperoleh jutaan views tersebut, BRI akan mengambil tindakan tegas dan mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak terkait, karena konten berisi informasi yang menyesatkan, merusak citra BRI dan berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat.
BRI menghimbau masyarakat agar dapat memanfaatkan sosial media secara positif dan tidak mudah termakan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Rujukan
(GFD-2024-19324) [SALAH] Gambar Gus Miftah Memegang Salib
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 25/04/2024
Berita
“Bubarkan pengajian ayo dengarkan ceramah saya di gereja”
Hasil Cek Fakta
Akun Facebook Dom Juan memposting sebuah gambar Gus Miftah yang sedang menggenggam tanda salib. Postingan tersebut diunggah pada 13 April 2024 pukul 11.03. Dalam gambar tersebut juga terdapat tulisan “Bubarkan pengajian ayo dengarkan ceramah saya di gereja”.
Setelah ditelusuri menggunakan Google image ditemukan gambar yang identik pada website tvonewnews.com berjudul “Terkuak! Alasan Sebanarnya Gus Miftah Bagi-bagi Uang Segepok, Kok Ada Kaos Prabowo?” diunggah hari Sabtu, 30 Desember 2023 pukul 11.07 WIB. Jika dibandingkan gambar yang asli Gus Miftah tidak sedang salib melainkan memegang mikrofon.
Lebih lanjut pada website dream.co.id juga ditemukan gambar yang sama dalam artikel berjudul “Gus Miftah Dituduh Bantu Ubah Logo Halal Baru Mirip Gunungan Wayang, Reaksinya Menohok”. Pada gambar artikel terlihat Gus Miftah yang menggunakan baju berkerah berwarna putih terlihat sedang memegang mikrofon.
Dengan demikian gambar Gus Miftah sedang memegang salib merupakan hasil editan. Gambar yang asli Gus Miftah sedang memegang mikrofon, sehingga hal tersebut masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Setelah ditelusuri menggunakan Google image ditemukan gambar yang identik pada website tvonewnews.com berjudul “Terkuak! Alasan Sebanarnya Gus Miftah Bagi-bagi Uang Segepok, Kok Ada Kaos Prabowo?” diunggah hari Sabtu, 30 Desember 2023 pukul 11.07 WIB. Jika dibandingkan gambar yang asli Gus Miftah tidak sedang salib melainkan memegang mikrofon.
Lebih lanjut pada website dream.co.id juga ditemukan gambar yang sama dalam artikel berjudul “Gus Miftah Dituduh Bantu Ubah Logo Halal Baru Mirip Gunungan Wayang, Reaksinya Menohok”. Pada gambar artikel terlihat Gus Miftah yang menggunakan baju berkerah berwarna putih terlihat sedang memegang mikrofon.
Dengan demikian gambar Gus Miftah sedang memegang salib merupakan hasil editan. Gambar yang asli Gus Miftah sedang memegang mikrofon, sehingga hal tersebut masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Kesimpulan
Gambar Gus Miftah sedang memegang salib merupakan hasil editan. Faktanya, gambar yang asli Gus Miftah sedang memegang mikrofon bukan salib.
Rujukan
(GFD-2024-19325) Cek Fakta: Hoaks Foto Presiden Jokowi Memegang Kartu Kabur Saat Demo
Sumber:Tanggal publish: 25/04/2024
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar kembali di media sosial postingan foto Presiden Jokowi memegang kartu kabur saat demo. Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 24 April 2024.
Dalam postingannya terdapat foto Presiden Jokowi memegang kartu dengan tulisan "Kartu Kabur Saat Demo'.
Lalu benarkah postingan foto Presiden Jokowi memegang kartu kabur saat demo?
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim foto Jokowi memegang kartu kabur saat demo dengan dua tahap. Tahap pertama pada bagian kartu dengan menggunakan Google Lens.
Hasilnya terdapat beberapa foto yang identik dengan postingan. Salah satunya pada artikel berjudul "Pertengahan Juni, Tarif KJS RS Swasta dan RS Pemerintahan Dibedakan" yang dimuat situs Beritasatu.com, pada 28 Mei 2013.
Artikel Beritasatu.com memuat foto kartu yang identik dengan klaim foto Jokowi memegang kartu kabur saat demo, yaitu pada tanda tangan dan urutan keterangan identitas pada kartu. Namun, kartu tersebut bertuliskan "KARTU JAKARTA SEHAT" bukan "KARTU KABUR SAAT DEMO".
Penelusuran berikutnya dengan menjadikan bagian wajah Jokowi sebagai bahan penelusuran menggunakan Google Lens.
Hasilnya ada beberapa foto yang identik dengan postingan. Salah satunya artikel berjudul "Presiden Jokowi Dibikin “Mumet” Soal Reshuffle" yang dimuat situs Aktual.com, pada 3 Juli 2015.
Artikel situs Aktual.com memuat foto yang identik dengan klaim, namun dalam foto tersebut Jokowi tidak memegang kartu bertuliskan "KARTU KABUR SAAT DEMO".
Kesimpulan
Postingan foto Presiden Jokowi memegang kartu kabur saat demo adalah tidak benar. Faktanya foto tersebut merupakan hasil suntingan.
Rujukan
Halaman: 3861/8124





:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4812410/original/003526500_1714019261-cek_fakta_kartu_jokowi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2971182/original/009771800_1574134491-Ilustrasi_Cek_Fakta_banner_2.jpg)