• (GFD-2022-10761) [SALAH] Pidato Henry Kissinger pada 25 Februari 2009 Mengenai Vaksinasi Massal dan Modifikasi Genetik

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 19/10/2022

    Berita

    Akun Twitter dengan nama pengguna “wat_sa1981” mengunggah sebuah foto yang menunjukkan potongan pidato mengenai vaksin dan modifikasi genetik. Unggahan tersebut juga disertai narasi yang menyatakan bahwa pidato tersebut disampaikan oleh mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Henry Kissinger, di hadapan Dewan WHO pada 25 Februari 2009.

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, narasi tersebut merupakan hoaks lama yang kembali beredar. Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa Henry Kissinger pernah memberi pernyataan tersebut. Lebih lanjut, melansir dari situs arsip pidato politisi Amerika Serikat, American Rhetoric, pada Februari 2009, Kissinger hanya menyampaikan pidato dalam acara Konferensi Keamanan Munich pada tanggal 6 Februari 2009. Adapun dalam pidato tersebut, Kissinger membahas terkait senjata nuklir.

    Narasi serupa pernah beredar pada Februari 2022 lalu. Artikel dengan topik tersebut telah dimuat dalam situs turnbackhoax.id dengan judul artikel “[SALAH] Pidato Henry Kissinger Sebut Vaksin adalah Alat Pengendali Populasi” yang diunggah pada 13 Februari 2022.

    Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Twitter dengan nama pengguna “wat_sa1981” tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Khairunnisa A.

    Hoaks lama yang kembali beredar. Tidak ada bukti catatan sejarah yang menunjukkan bahwa Henry Kissinger pernah memberi pernyataan tersebut.

    Rujukan

  • (GFD-2022-10760) [SALAH] Video “Aksi Kader Partai Nasdem Rame-Rame Melepaskan Atribut”

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 19/10/2022

    Berita

    Akun Twitter dengan nama pengguna “Rudyeff89758580” mengunggah sebuah video yang menunjukkan beberapa anggota partai tengah melepaskan seragam dan mengumpulkannya di sebuah kotak. Unggahan tersebut juga disertai narasi yang menyatakan bahwa orang-orang dalam video tersebut adalah kader Partai Nasional Demokrat (NasDem).

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, video tersebut bukan merupakan video kader Partai NasDem. Faktanya, video tersebut merupakan video Ketua DPD Partai Demokrat Kepulauan Riau, Asnah, beserta dengan 50 persen pengurus Partai Demokrat wilayah Kepulauan Riau yang mengundurkan diri pada bulan Agustus 2022.

    Video serupa yang diambil dari sudut yang berbeda juga dapat dilihat dalam video berjudul “ASNAH UNGKAP ALASAN MUNDUR DARI DPD DEMOKRAT KEPRI | U-NEWS” yang diunggah oleh kanal YouTube “Official UTV” pada 1 Agustus 2022.

    Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Twitter dengan nama pengguna “Rudyeff89758580” tersebut dapat dikategorikan sebagai Konteks yang Salah/False Context.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Khairunnisa A.

    Bukan video kader Partai Nasional Demokrat. Faktanya, video tersebut merupakan video Ketua DPD dan 50 persen pengurus Partai Demokrat wilayah Kepulauan Riau.

    Rujukan

  • (GFD-2022-10759) Cek Fakta: Tidak Benar dalam Video Ini Ratusan Sapi Hanyut Saat Banjir di Blitar

    Sumber: liputan6.com
    Tanggal publish: 20/10/2022

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Sebuah video yang diklaim ratusan sapi hanyut saat banjir menerjang Blitar, Jawa Timur beredar di media sosial. Video tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 18 Oktober 2022.
    Akun Facebook tersebut mengunggah video dari situs berbagi video YouTube berjudul "Banjir Blitar Ratusan Sapi hanyut Kesungai".
    Pada video tersebut, terlihat beberapa ekor sapi hanyut terbawa arus banjir. Video itu kemudian dikaitkan dengan banjir di Blitar yang menghanyutkan ratusan ekor sapi.
    "JAWA TIMUR BERDUKA
    RATUSAN SAPI HANYUT
    TEPATNYA DI KAB BLITAR
    BENCANA ALAM SAMPAEI
    SEKARANG HUJAN BELUM REDA," tulis salah satu akun Facebook.
    Benarkah dalam video tersebut ratusan ekor sapi hanyut ke sungai saat banjir menerjang Blitar? Berikut penelusurannya.
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri video yang diklaim ratusan sapi hanyut saat banjir menerjang Blitar, Jawa Timur. Penelusuran dilakukan dengan mengunggah gambar tangkapan layar dari video tersebut ke situs Google Search.
    Hasilnya terdapat beberapa channel YouTube yang mengunggah video serupa. Satu di antaranya video berjudul "Hanna ocasiona afectaciones en Nayarit" yang diunggah channel YouTube La Jornada pada 28 Juli 2020 lalu.
    Berikut gambar tangkapan layarnya:
    Channel YouTube La Jornada menjelaskan bahwa video itu merupakan rekaman peristiwa banjir di daerah Nayarit, Meksiko pada 2020 lalu.
    "Las fuertes y constantes lluvias que ha dejado el fenómeno meteorológico Hanna en Nayarit han ocasionado inundaciones y pérdidas ganaderas, tanto en San Blas como en Compostela, los municipios más afectados hasta el momento," tulis channel YouTube La Jornada.
     

    Kesimpulan


    Video yang diklaim ratusan sapi hanyut saat banjir menerjang Blitar, Jawa Timur ternyata tidak benar. Faktanya, video yang merekam sejumlah sapi hanyut itu merupakan peristiwa banjir di Nayarit, Meksiko pada 2020 lalu.
     

    Rujukan

  • (GFD-2022-10758) Cek Fakta: Hoaks Indomie Goreng dengan Rasa Ganja

    Sumber: liputan6.com
    Tanggal publish: 20/10/2022

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan foto Indomie goreng dengan rasa ganja. Postingan itu beredar sejak beberapa waktu lalu.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 7 Juni 2022.
    Dalam postingannya terdapat foto seseorang memegang bungkus Indomie dengan tulisan "Mi Goreng Ganja".
    Akun itu menambahkan narasi "kirain mi goreng aceh ehh ternyata..."
    Lalu benarkah postingan foto Indomie goreng dengan rasa ganja?

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan mengunjungi website resmi Indomie yakni indomie.co.id. Di sana terdapat foto bungkus yang warnanya identik dengan postingan.
    Namun di dalam website resmi tidak terdapat rasa seperti dalam postingan. Produk asli yang dikeluarkan Indomie adalah bernama "Mi Goreng Aceh".
    Selain itu dalam postingan tulisan "Mi Instan" juga diganti dengan tulisan "Mi Herbal".
    Selain itu dalam laman Kominfo.go.id yang mengutip dari Suara.com, Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy, mengatakan bahwa foto tersebut hoaks.
    "Foto tersebut tidak benar dan diedit oleh orang yang tak bertanggungjawab," kata Kombes Pol Winardy.

    Kesimpulan


    Postingan foto Indomie goreng dengan rasa ganja adalah hoaks. Faktanya foto dalam postingan itu telah diedit dan Indomie tidak mempunyai varian rasa ganja.

    Rujukan