• (GFD-2024-19401) [HOAKS] Bantuan Dana Rp 75 Juta dari BPJS Kesehatan

    Sumber:
    Tanggal publish: 26/04/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar informasi soal bantuan dana Rp 75 juta dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

    Untuk mengeklaim bantuan, masyarakat diarahkan untuk menghubungi nomor WhatsApp yang dicantumkan dalam unggahan di Facebook.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, informasi tersebut hoaks.

    Informasi bantuan dana Rp 75 juta dari BPJS Kesehatan dibagikan oleh akun Facebook ini pada Selasa (23/4/2024).

    Berikut narasi yang dibagikan:

    PEMBERITAHUAN RESMI !!!Anda Terdaftar Sebagai Penerima DANA BANTUANRp. 75jt Dari PEMERINTAH Melalu BPJS KESEHATAN PUSATUntuk KLAIM DANA BANTUANNYA Silahkan KETIK : (KLAIM BANTUAN)Kirim Via Whatsapp ke No: 083198316118

    Screenshot Hoaks, bantuan dana Rp 75 juta dari BPJS Kesehatan

    Hasil Cek Fakta

    Setelah diperiksa, nomor WhatsApp yang dicantumkan dalam unggahan Facebook tersebut bukan nomor resmi BPJS Kesehatan.

    Nomor WhatsApp resmi BPJS Kesehatan adalah 0811-8165-165.

    Hoaks bantuan dana mengatasnamakan BPJS Kesehatan telah berulang kali beredar.

    Sebelumnya, informasi bantuan dana dari BPJS Kesehatan pernah beredar pada 2021 dalam bentuk pesan berantai di WhatsApp.

    Informasi tersebut telah dibantah oleh Direktur BPJS Kesehatan Ali Ghufron melalui akun Instagram resmi BPJS Kesehatan, pada 3 Juni 2021.

    "Jika ada pernah menerima SMS atau chat WhatsApp tentang dana bantuan BPJS Kesehatan, waspadalah! Itu hoaks alias berita bohong. BPJS Kesehatan tidak pernah memberikan bantuan dana apa pun, seperti yang tertulis dalam SMS atau chat WhatsApp tersebut," kata Ali.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, informasi bantuan dana Rp 75 juta dari BPJS Kesehatan adalah hoaks.

    Setelah diperiksa, nomor WhatsApp yang dicantumkan dalam unggahan Facebook tersebut bukan nomor resmi BPJS Kesehatan.

    Sebelumnya, informasi bantuan dana dari BPJS Kesehatan pernah beredar pada 2021, dan telah dibantah oleh Direktur BPJS Kesehatan Ali Ghufron pada 3 Juni 2021.

    Rujukan

  • (GFD-2024-19415) [SALAH] Video Tentara China Tiongkok Komunis Mulai Berani Dan Melawan TNI Kita Secara Terbuka Dan Terang-Terangan

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 26/04/2024

    Berita

    Akhirnya Apa Yang Telah Di Prediksi Selama Ini Menjadi Kenyataan . Tentara China Tiongkok Komunis Mulai Berani Dan Melawan TNI Kita Secara Terbuka Dan Terang-Terangan Karena Saat Ini Mereka Sudah Mempunyai Senjata Yang Cukup Banyak . Dan Mereka Sudah Memulai Memancing Ribut Dengan Kelompok Kecilnya . NKRI Benar – Benar Sudah Mereka Injak-Injak Kedaulatannya , Sampai – Sampai TNI Kita Di Ajak Berduel Secara Terang-Terangan , Namun TNI Hanya Bisa Bengong-Bengong Saja Dibuatnya . Semua Ini Terjadi Berkat Kebijakan / Bantuan Jokowi Bajingan Berijazah Palsu Dan Gerombolan Oligarki China Yang Ada Di Indonesia Bersama Gerombolan Penghianat Bangsa Dan Negara . Astagfirullah…… Makanya Kita Jangan Terlalu Fokus Di Pulau Jawa Saja , Karena Pulau – Pulau Lainnya , Seperti ; Kalimantan , Sulawesi , Maluku Dan Papua Sudah Mereka Duduki Secara Brutal Dan Bersenjata Lengkap .

    Hasil Cek Fakta

    Sebuah video yang menampilkan cuplikan cek-cok antara sejumlah orang dengan aparat Poli-TNI marak disebarkan di media perpesanan Whatsapp. Video tersebut disebarkan dengan klaim narasi perlawanan tantara komunis China terhadap aparat TNI.
    Setelah ditelusuri, ditemukan fakta bahwa video tersebut merupakan cuplikan penghadangan warga terhadap aparat Polri-TNI saat melakukan penindakan terhadap bisnis tambang illegal di Kabupaten Pidie, Aceh, 2022 lalu.
    Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy, sebagaimana dikutip dari Infoaceh.net. menyampaikan bahwa peristiwa penghadangan itu bermula dari penindakan hukum yang dilakukan oleh tim gabungan Polda Aceh dan Polres Pidie terhadap pelaku bisnis tambang illegal di Pegunungan Bangkeh, KM 21, kecamatan Geumpang, Pidie.
    Dalam penindakan tersebut, jelasnya, petugas sudah mengamankan empat terduga pelaku penambangan emas ilehal dan satu unit alat berat jenis ekscavator hitachi.
    Dengan demikian, klaim bahwa video tersebut merupakan perlawanan tantara komunis China kepada aparat TNI, tidak benar.

    Kesimpulan

    Faktanya bukan tentara China Komunis, video yang digunakan merupakan cuplikan ketika aparat Polisi dan TNI dihadang sejumlah warga saat melakukan penindakan terhadap pelaku tambang illegal di Jalan Geumpang – Meulabah, KM 18, Kabupaten Pidie Aceh pada Juni 2022 lalu.

    Rujukan

  • (GFD-2024-19680) [Cek Fakta] Putin Dukung Iran Gempur Israel jika Amerika Ikut Campur? Ini Faktanya

    Sumber:
    Tanggal publish: 26/04/2024

    Berita

    Beredar sebuah narasi bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan dukungan terhadap Iran untuk menggempur Israel jika Amerika ikut campur. Narasi ini beredar di media sosial.  

    Adalah akun facebook Raffasya yang turut mengunggah narasi tersebut. Berikut narasi selengkapnya:

    "Presiden Rusia Vladimir Putin telah menyatakan bahwa RUSIA akan MENDUKUNG IRAN jika Amerika ikut campur dalam pertempuran Iran VS Israel," tulis akun tersebut, 16 April 2024.

    Benarkah demikian?  

    Hasil Cek Fakta

    Dari penelusuran kami, klaim bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan dukungan terhadap Iran untuk menggempur Israel jika Amerika ikut campur, tidak berdasar. Faktanya, tidak ada informasi resmi dan valid mengenai hal itu.

    Hal ini seperti dilansir Turnbackhoax.id. Vladimir Putin tidak pernah menyampaikan pernyataan tersebut secara langsung.

    "Melansir dari portal media Prohaba, klaim tersebut rupanya pertama kali disebarkan oleh seorang pengamat politik Amerika sekaligus influencer media sosial, bernama Jackson Hinkle," tulis Turnbackhoax.id dalam laporannya, 26 April 2024.

    Kesimpulan

    Klaim bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan dukungan terhadap Iran untuk menggempur Israel jika Amerika ikut campur, tidak berdasar. Faktanya, tidak ada informasi resmi dan valid mengenai hal itu.

    Rujukan

  • (GFD-2024-19441) [KLARIFIKASI] KPU Jatim Belum Keluarkan Spesimen Surat Suara Pilkada 2024

    Sumber:
    Tanggal publish: 26/04/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar spesimen surat suara calon gubernur dan calon wakil gubernur pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur 2024.

    Berdasarkan konfirmasi Tim Cek Fakta Kompas.com, sebaran spesimen surat suara tersebut keliru dan perlu diluruskan.

    Spesimen surat suara cagub dan cawagub pada Pilkada Jatim 2024 disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.

    Gambar spesimen surat suara terdapat pasangan nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dan pasangan nomor urut 2, Tri Rismaharini-Thoriqul Haq.

    Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Senin (22/4/2024):

    Bakal ada pertarungan seru nih!!Wakilnya PhD semua...

    Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim, Aang Khunaifi mengatakan, KPU belum mengeluarkan spesimen surat suara pada Pilkada 2024.

    "(Spesimen surat suara) belum ada. Saat ini masih tahap pembentukan badan ad hoc," kata Aang saat dihubungi Kompas.com, Jumat (26/4/2024).

    Tahapan dan jadwal pemilihan gubernur dan wakil gubernur ditetapkan melalui Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 2 Tahun 2024.

    Berdasarkan peraturan tersebut, penyelenggaraan pilkada masih dalam tahap penyerahan daftar hasil penduduk potensial pemilih, dimulai pada 24 April sampai 31 Mei 2024.

    Adapun pendaftaran nama-nama bakal pasangan calon belum dilakukan.

    Berdasarkan jadwal, pengumuman pendaftaran pasangan calon akan dilaksanakan pada 24-26 Agustus 2024.

    Hasil Cek Fakta

    Kesimpulan

    Gambar spesimen surat suara cagub dan cawagub pada Pilkada Jatim 2024 merupakan manipulasi.

    KPU Jatim belum mengeluarkan spesimen surat suara, bahkan belum membuka pendaftaran pasangan calon.

    Berdasarkan jadwal dan tahapan yang telah ditetapkan KPU, pendaftaran baru dapat dilakukan pada 24-26 Agustus 2024.

    Rujukan