Beredar akun dengan nama KJRI Dubai. Akun tersebut mencantumkan alamat, nomor telepon, email serta situs Kementerian Luar Negeri dan mengirimkan pesan kepada pengguna Facebook berisikan pemenang hadiah uang tunai.
(GFD-2022-10777) [SALAH] Akun Facebook KJRI Dubai
Sumber: facebook.comTanggal publish: 21/10/2022
Berita
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, melalui akun Facebook resminya, KJRI Dubai mengklarifikasi bahwa akun tersebut palsu. Akun resmi sosial media KJRI Dubai antara lain:
-Website: www.kemlu.go.id/dubai
-Facebook: KJRI Dubai (Ada Centang Biru)
-Instagram: indonesiaindubai (Ada Centang Biru)
-Twitter: kjridubai
-Email: dubai.kjri@kemlu.go.id
-Telp: +971-4-398-5666.
-Layanan Dokumen: (Whatsapp: +971-56-603-7080).
-Bag. Perlindungan WNI: (+971-56-332-2611/ +971-564-170-333).
Berdasarkan penjelasan di atas, akun Facebook KJRI Dubai adalah palsu dan merupakan konten tiruan.
-Website: www.kemlu.go.id/dubai
-Facebook: KJRI Dubai (Ada Centang Biru)
-Instagram: indonesiaindubai (Ada Centang Biru)
-Twitter: kjridubai
-Email: dubai.kjri@kemlu.go.id
-Telp: +971-4-398-5666.
-Layanan Dokumen: (Whatsapp: +971-56-603-7080).
-Bag. Perlindungan WNI: (+971-56-332-2611/ +971-564-170-333).
Berdasarkan penjelasan di atas, akun Facebook KJRI Dubai adalah palsu dan merupakan konten tiruan.
Kesimpulan
hasil periksa fakta Rahmah an.
Akun palsu. Akun Facebook asli milik KJRI Dubai sudah memiliki tanda centang biru dengan tautan: https://www.facebook.com/indonesiaindubai.
Akun palsu. Akun Facebook asli milik KJRI Dubai sudah memiliki tanda centang biru dengan tautan: https://www.facebook.com/indonesiaindubai.
Rujukan
(GFD-2022-10776) [SALAH] Uskup Katolik se Jabodetabek Deklarasi Dukung Anies Baswedan Jadi Presiden
Sumber: Youtube.comTanggal publish: 21/10/2022
Berita
Sebuah kanal Youtube bernama OFFICIAL NEWS UPDATE mengunggah video berjudul “30 MENIT YANG LALU..!! USKUP KATOLIK SE JABODETABEK DEKLARASI DUKUNG ANIES PRESIDEN”. Dalam thumbnail video tersebut terdapat foto Anies tengah berpidato di dalam sebuah gereja.
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) mengklarifikasi beredarnya video dengan narasi Uskup seJabodetabek deklarasi dukung Anies Baswedan menjadi presiden di media sosial. Keuskupan Agung Jakarta menegaskan bahwa video tersebut tidak benar.
Keuskupan Agung Jakarta menyatakan bahwa Gereja Katolik Indonesia tetap menjaga netralitas. Gereja Katolik ditegaskannya mendorong proses politik yang menjunjung prinsip dan etika untuk kebaikan bersama.
Romo Adi juga menegaskan bahwa pertemuan Anies dengan Uskup Agung Jakarta, Kardinal Ignatius Suharyo, di Katedral Jakarta bukanlah pertemuan politik. Pertemuan yang digelar pada 28 September itu, kata dia, merupakan kunjungan Anies dalam rangka berpamitan sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Sementara itu, Isi video di kanal Youtube tersebut memperlihatkan kunjungan Anies Baswedan ke beberapa Gereja Katolik dan Protestan saat perayaan Natal, tidak ada pembahasan yang menyebutkan uskup se Jabodetabek deklarasi dukung Anies Baswedan Capres. Untuk foto thumbnail sendiri merupakan foto editan dari 2 gambar yang berbeda.
Foto Anies yang sedang berpidato merupakan momen saat Anies tengah menghadiri acara penyerahan IMB gereja damai kristus Kampung Duri. Sementara foto yang diklaim gabungan uskup di bagian belakang merupakan acara upacara Penahbisan Pendeta bagi Ev. Sekieli Daeli oleh BP Sinode GKT pada 23 Juni 2021.
Keuskupan Agung Jakarta menyatakan bahwa Gereja Katolik Indonesia tetap menjaga netralitas. Gereja Katolik ditegaskannya mendorong proses politik yang menjunjung prinsip dan etika untuk kebaikan bersama.
Romo Adi juga menegaskan bahwa pertemuan Anies dengan Uskup Agung Jakarta, Kardinal Ignatius Suharyo, di Katedral Jakarta bukanlah pertemuan politik. Pertemuan yang digelar pada 28 September itu, kata dia, merupakan kunjungan Anies dalam rangka berpamitan sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Sementara itu, Isi video di kanal Youtube tersebut memperlihatkan kunjungan Anies Baswedan ke beberapa Gereja Katolik dan Protestan saat perayaan Natal, tidak ada pembahasan yang menyebutkan uskup se Jabodetabek deklarasi dukung Anies Baswedan Capres. Untuk foto thumbnail sendiri merupakan foto editan dari 2 gambar yang berbeda.
Foto Anies yang sedang berpidato merupakan momen saat Anies tengah menghadiri acara penyerahan IMB gereja damai kristus Kampung Duri. Sementara foto yang diklaim gabungan uskup di bagian belakang merupakan acara upacara Penahbisan Pendeta bagi Ev. Sekieli Daeli oleh BP Sinode GKT pada 23 Juni 2021.
Kesimpulan
Informasi menyesatkan. Sekretaris Jendral Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) Adi Prasojo membantah klaim tersebut. Keuskupan Agung Jakarta menyatakan bahwa Gereja Katolik Indonesia tetap menjaga netralitas. Gereja Katolik ditegaskannya mendorong proses politik yang menjunjung prinsip dan etika untuk kebaikan bersama.
Rujukan
(GFD-2022-10775) [SALAH] Video Timnas U-15 Bertanding di Piala Dunia Swiss
Sumber: twitter.comTanggal publish: 21/10/2022
Berita
Sebuah akun Twitter bernama “@HasaniHasanudin” mengunggah sebuah video yang memiliki narasi bahwa FIFA terkejut melihat permainan timnas Indonesia U-15 yang mengalahkan timnas Mariana Utara U-15 di Piala Dunia Swiss.
Hasil Cek Fakta
Namun setelah ditelusuri, video tersebut bukanlah pertandingan timnas Indonesia di Piala Dunia Swiss U-15 melainkan pertandingan timnas Indonesia U-16 di kualifikasi Piala Asia U-16 2018. Melansir bolasport.com, pertandingan antara timnas Indonesia U-16 melawan timnas Mariana Utara U-16 yang diselenggarakan di stadion Raja Mangala Bangkok dimenangkan oleh timnas Indonesia dengan skor 18-0.
Jadi dapat disimpulkan bahwa Video Timnas U-15 Bertanding di Piala Dunia Swiss merupakan hoaks kategori misleading content atau konten menyesatkan.
Jadi dapat disimpulkan bahwa Video Timnas U-15 Bertanding di Piala Dunia Swiss merupakan hoaks kategori misleading content atau konten menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Ari Dwi Prasetyo.
Informasi tersebut merupakan informasi hoaks. Faktanya, video tersebut merupakan cuplikan pertandingan kualifikasi Piala Asia U-18 tahun 2018 antara timnas Indonesia U-16 melawan timnas Mariana Utara U-16 di Stadion Raja Mangala, Bangkok.
Informasi tersebut merupakan informasi hoaks. Faktanya, video tersebut merupakan cuplikan pertandingan kualifikasi Piala Asia U-18 tahun 2018 antara timnas Indonesia U-16 melawan timnas Mariana Utara U-16 di Stadion Raja Mangala, Bangkok.
Rujukan
- https://www.bolasport.com/read/311403480/wow-menang-18-0-atas-mariana-utara-timnas-u-16-indonesia-lewati-rekor-2-raksasa-asia#:~:text=Wow!-,Menang%2018%2D0%20Atas%20Mariana%20Utara%2C%20Timnas%20U%2D16,Lewati%20Rekor%202%20Raksasa%20Asia&text=Timnas%20u%2D16%20Indonesia%20berhasil,16%2F9%2F2017).
- https://www.youtube.com/watch?v=5-K3HbEbjs0
(GFD-2022-10774) [SALAH] Video Anak-Anak Ujian di KFC
Sumber: facebook.comTanggal publish: 21/10/2022
Berita
Akun Facebook NeoBlueberry memposting sebuah video pada 17 Oktober 2022 yang menampilkan anak-anak berpakaian merah putih sedang mengerjakan sesuatu. Lokasi pengambilan video tersebut di KFC. Postingan tersebut mengklaim bahwa anak-anak tersebut sedang melakukan ujian.
Hasil Cek Fakta
Setelah ditelusuri, Justinus Dalimin Juwono, Direktur PT Fast Food Indonesia yang mengoperasikan KFC di Indonesia mengklarifikasi bukan ujian di KFC namun lomba menggambar dalam rangka memperingati hari ulang tahun KFC ke-43.
“Ini lomba menggambar dalam rangka HUT KFC 43 tahun, di berbagai KFC,” jawaban Justinus melansir dari Kompas.com.
Dengan demikian informasi pada postingan tersebut salah. Anak-anak dalam video tersebut bukan melakukan ujian namun sedang lomba menggambar dalam rangka HUT KFC ke-43 tahun, sehingga masuk dalam parodi.
“Ini lomba menggambar dalam rangka HUT KFC 43 tahun, di berbagai KFC,” jawaban Justinus melansir dari Kompas.com.
Dengan demikian informasi pada postingan tersebut salah. Anak-anak dalam video tersebut bukan melakukan ujian namun sedang lomba menggambar dalam rangka HUT KFC ke-43 tahun, sehingga masuk dalam parodi.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Luthfiyah OJ (UIN Raden Mas Said Surakarta).
Informasi tersebut salah. Faktanya, anak-anak dalam video tersebut bukan melakukan ujian namun sedang lomba menggambar dalam rangka HUT 43 tahun KFC.
Informasi tersebut salah. Faktanya, anak-anak dalam video tersebut bukan melakukan ujian namun sedang lomba menggambar dalam rangka HUT 43 tahun KFC.
Rujukan
Halaman: 3854/5960