Beredar pesan Whatsapp terkait pengangkatan tenaga honorer perawat dan guru tanpa melalui tes di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam pesan menjelaskan para perawat dan guru honorer dapat diangkat langsung menjadi PNS hanya dengan menghubungi nomor Kepala BKD Provinsi NTB, Muhammad Nasir.
(GFD-2022-10781) [SALAH]: Pesan Whatsapp Pengangkatan Tenaga Honorer Perawat dan Guru di Pemprov NTB
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 21/10/2022
Berita
Hasil Cek Fakta
Melansir dari akun Instagram resmi milik Pemprov NTB @ntpprov mengatakan bahwa informasi yang beredar adalah hoaks. Kepala BKD Provinsi NTB, Muhammad Nasir tidak pernah mengeluarkan informasi tersebut. Nasir juga mengingatkan kepada masyarakat jangan mudah percaya informasi yang beredar dan pengumuman terkait kebijakan kepegawaian pasti akan diumumkan melalui media resmi pemerintah dengan media massa yang ada.
Berdasarkan hasil penelusuran tersebut, pesan Whatsapp pengangkatan tenaga honorer perawat dan guru tanpa melalui tes di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB adalah hoaks dan masuk kategori konten tiruan.
Berdasarkan hasil penelusuran tersebut, pesan Whatsapp pengangkatan tenaga honorer perawat dan guru tanpa melalui tes di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB adalah hoaks dan masuk kategori konten tiruan.
Kesimpulan
hasil periksa fakta Rahmah an.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTB, H. Muhammad Nasir, mengklarifikasi bahwa ia tidak pernah mengeluarkan informasi tersebut.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTB, H. Muhammad Nasir, mengklarifikasi bahwa ia tidak pernah mengeluarkan informasi tersebut.
Rujukan
(GFD-2022-10780) [SALAH] Akun Whatsapp Pj Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rachmadi Menawarkan Barang Jasa “+628158854203”
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 21/10/2022
Berita
Beredar akun Whatsapp Pj Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rachmadi dengan nomor “+628158854203”. Akun tersebut memakai foto dan nama Sinoeng N Rachmadi serta meminta sejumlah uang dan menawarkan lelang barang murah.
Hasil Cek Fakta
Faktanya, akun tersebut adalah palsu. Akun Twitter Pemkot Salatiga @pemkot_salatiga, mengimbau kepada warga Salatiga untuk berhati-hati atas maraknya penipuan yang mengatasnamakan Pj Wali Kota Salatiga. Segera lakukan konfirmasi kepada jajaran Pemkot Salatiga jika mendapatkan pesan Whatsapp serupa.
Kesimpulan
hasil periksa fakta Rahmah an.
Pemkot Salatiga mengklarifikasi bahwan akun Whatsapp yang beredar adalah bukan milik Pj Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rachmadi.
Pemkot Salatiga mengklarifikasi bahwan akun Whatsapp yang beredar adalah bukan milik Pj Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rachmadi.
Rujukan
(GFD-2022-10779) [SALAH] Akun WhatsApp Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami “085805025738”
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 21/10/2022
Berita
Beredar akun WhatsApp Wakil Wali Kota Sukabumi Andri S Hamami “085805025738”. akun tersebut memakai nama dan foto profil Andri Setiawan Hamami.
Hasil Cek Fakta
Wakil Wali Kota Sukabumi, Andri Setiawan Hamami memberikan klarifikasi melalui Diskominfo Kota Sukabumi bahwa akun WhatsApp yang beredar bukan miliknya. Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk waspada dan berhati-hati terhadap segala upaya penipuan.
Berdasarkan informasi di atas akun WhatsApp Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami “08580502573 adalah hoaks dan masuk kategori konten tiruan.
Berdasarkan informasi di atas akun WhatsApp Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami “08580502573 adalah hoaks dan masuk kategori konten tiruan.
Kesimpulan
hasil periksa fakta Rahmah an.
Akun palsu. Dinas Kominfo dan Informatika Kota Sukabumi meemberikan klarifikasi bahwa nomor tersebut bukan milik Andri S Hamami.
Akun palsu. Dinas Kominfo dan Informatika Kota Sukabumi meemberikan klarifikasi bahwa nomor tersebut bukan milik Andri S Hamami.
Rujukan
(GFD-2022-10778) [SALAH] Lowongan Kerja JNE Kediri
Sumber: facebook.comTanggal publish: 21/10/2022
Berita
Beredar postingan di grup Facebook terkait informasi lowongan kerja JNE Kediri dengan beberapa posisi yang dibutuhkan dan diarahkan untuk mengklik tautan link yang tersedia. Saat di buka link tersebut menampilkan judul “FORMULIR PELAMARAN KARYAWAN & KARYAWATI JALUR NUGRAHA EKA (JNE) KOTA KEDIRI” dengan mencantumkan beberapa persyaratan pelamar. Pelamar akan diarahkan untuk mengisi nama, posisi yang diinginkan hingga mengunggah identitas pribadi yaitu ktp berserta foto selfie besama ktp, kartu keluarga dan tabungan pribadi.
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, tautan link lowongan kerja tersebut adalah hoaks. JNE Kediri mengonfirmasi melalui akun Instagram resminya @jne.kediri bahwa JNE Kediri tidak pernah membuka lowongan pekerjaan melalui web dan meminta pungutan biaya. Informasi terkait lowongan pekerjaan dan lainnya hanya ada di Instagram resmi @jne.kediri. Pihak JNE Kediri juga menambahkan, jika teman JNE menemukan hal yang mencurigakan mengatasnamakan JNE Kediri diharap segera melapor ke telpon/Whatsapp 0354 695167 dan 0815 1579 1098.
Diharapkan masyarakat lebih bijak dan berhati-hati dalam menerima informasi maupun membagikan data pribadi. Berdasarkan informasi di atas link lowongan kerja JNE Kediri adalah hoaks dan masuk kategori konten tiruan.
Diharapkan masyarakat lebih bijak dan berhati-hati dalam menerima informasi maupun membagikan data pribadi. Berdasarkan informasi di atas link lowongan kerja JNE Kediri adalah hoaks dan masuk kategori konten tiruan.
Kesimpulan
hasil periksa fakta Rahmah an.
Loker palsu. Informasi resmi terkait lowongan pekerjaan akan diumumkan melalui Instagram resmi yaitu @jne.kediri.
Loker palsu. Informasi resmi terkait lowongan pekerjaan akan diumumkan melalui Instagram resmi yaitu @jne.kediri.
Rujukan
Halaman: 3853/5960