• (GFD-2022-10788) [SALAH] “rakyat antusias sekali menyambut kedatangan Anis for presiden 2024”

    Sumber: TikTok.com
    Tanggal publish: 22/10/2022

    Berita

    NARASI: “rakyat antusias sekali menyambut kedatangan Anis for presiden 2024”.

    Hasil Cek Fakta

    SUMBER membagikan video dengan narasi yang konteksnya TIDAK sesuai dengan fakta, sehingga menyebabkan kesimpulan yang SALAH. Video yang dibagikan TIDAK berkaitan dengan Anies Baswedan yang menjadi capres, FAKTA: video rekaman aktivitas suporter Sepak Bola di pertandingan Hannover 96 vs Eintracht Braunschweig yang dilaksanakan di Stadion HDI-Arena di Kota Hanover, Jerman, pada 10 September lalu.

    Salah satu video dengan konteks yang benar, Schneppe Tours di Twitter pada 10 September 2022: “Derbymarsch #h96 #h96ebs”. [2]

    Mengenai “POLIZEI” yang tertulis di beberapa mobil yang berada di video, The German Way & More: “Law Enforcement in Germany – die Polizei” [3]

    Google: “Hannover 96 vs Eintracht Braunschweig” [4]

    Fussballmafia di YouTube pada 10 September 2022: “Die Fans von Hannover 96 sind vor dem Derbys gegen Eintracht Braunschweig mit einem Fanmarsch zum Stadion gezogen.” [5]

    Pencarian di Google – News, kata kunci: “anies capres 2024”. [6]

    Kesimpulan

    TIDAK berkaitan dengan Anies Baswedan yang menjadi capres, FAKTA: video yang dibagikan adalah rekaman aktivitas suporter Sepak Bola di pertandingan Hannover 96 vs Eintracht Braunschweig yang dilaksanakan di Stadion HDI-Arena di Kota Hanover, Jerman, pada 10 September lalu.

    Rujukan

  • (GFD-2022-10787) [SALAH] Terjadi Pembacokan dan Maraknya Gangster di Denpasar

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 22/10/2022

    Berita

    Akun Facebook Ayu Indah Arsita Dewi memposting informasi tentang kejadian pembacokan di Denpasar. Postingan tersebut juga menyebutkan jalur yang dilintasi gangster yang sudah membabi buta. Postingan tersebut diunggah pada 14 Oktober 2022.
    "Terjadi pembacokan dan gangster di Denpasar"
    Terjadi pembacokan dan maraknya gengstar di Denpasar
    "Terjadi pembacokan dan maraknya gangstar di denpasar"
    terjadi pembacokan dan marak nya gangster di denpasar
    terjadi pembacokan dan marak nya gengster di Denpasar

    Hasil Cek Fakta

    Setelah ditelusuri, ditemukan artikel Tribun Bali “Pesan Berantai Pembacokan Resahkan Warga, Kapolsek Denpasar Barat: Saya Pastikan Itu Hoax” Sabtu, 15 Oktober 2022. Dalam artikel tersebut ditemukan informasi Kapolsek Denpasar Barat, Kompol I Made Hendra Agustina menjelaskan informasi tersebut hoaks dan tidak ada kasus tersebut.

    “Saya pastikan itu hoax, kami setiap hari melaksanakan patroli gabungan. Dari polsek, sabhara, polda hingga pecalang desa adat di Denpasar. Tidak ada kasus seperti itu,” jelasnya.

    Lebih lanjut, kapolsek sudah memastikan semua rumah sakit, klinik maupun puskesmas di Denpasar jika tidak ada yang menangani kasus penusukan atau pembacokan seperti yang beredar. Masyarakat diminta untuk cerdas memilah informasi, beraktivitas normal dan tidak perlu panik karena sudah dijamin keamanannya. Kapolsek juga menerangkan bahwa kapolda dan kapolres memerintahkan untuk melakukan pengamanan secara maksimal.

    Dengan demikian informasi tentang pembacokan di Denpasar dan Gangster tersebut tidak benar. Kapolsek Denpasar Barat, Kompol I Made Hendra Agustina menjelaskan informasi tersebut hoaks dan tidak ada kasus tersebut, sehingga masuk dalam kategori konten palsu.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Luthfiyah OJ (UIN Raden Mas Said Surakarta).

    Informasi tersebut tidak benar. Faktanya, Kapolsek Denpasar Barat, Kompol I Made Hendra Agustina menjelaskan informasi tersebut hoaks dan tidak ada kasus.

    Rujukan

  • (GFD-2022-10786) [SALAH] Video “Ini situasi terkini di AS negara super power yang menderita, akibat adanya resesi yang melanda dunia.”

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 21/10/2022

    Berita

    Akun Twitter dengan nama pengguna “kartarahardja” mengunggah sebuah video yang menunjukkan kondisi di sebuah wilayah kumuh di Amerika Serikat. Unggahan tersebut juga disertai narasi yang menyatakan bahwa kondisi dalam video tersebut merupakan situasi terkini yang dialami Amerika Serikat akibat resesi.

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, video tersebut bukan merupakan video situasi terkini di Amerika Serikat. Video tersebut pertama kali diunggah oleh kanal YouTube “Kensington Now” 25 Juli 2022 dengan judul “Walking Kensington Ave K&A [4K]” dan merupakan video kondisi di Kensington Avenue, Philadelphia, dan sama sekali tidak berkaitan dengan resesi. Potongan video yang serupa dapat dilihat pada menit 2:50 hingga 3:37.

    Kensington sendiri merupakan salah satu wilayah di Amerika Serikat yang memiliki angka warga tunawisma dan dan pecandu narkoba yang tinggi. Kemiskinan di Kensington merupakan dampak dari bangkrutnya industri lokal pada tahun 1950 hingga 1960-an, serta munculnya kelompok kriminal yang berasal dari imigran Irlandia dan Republik Dominika sejak tahun 1980-an hingga 2000-an.

    Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Twitter dengan nama pengguna “kartarahardja” tersebut dapat dikategorikan sebagai Konteks yang Salah/False Context.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Khairunnisa A.

    Bukan video situasi terkini di Amerika Serikat. Video tersebut telah diunggah pada Juli 2022 dan merupakan video kondisi di Kensington Avenue, Philadelphia, dan sama sekali tidak berkaitan dengan resesi.

    Rujukan

  • (GFD-2022-10785) [SALAH] “jokowi bilang telah mengakuisisi saham PT. Freport adalah bohong belaka”

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 21/10/2022

    Berita

    Akun Twitter dengan nama pengguna “YudiSet16452924” mengunggah sebuah video yang menunjukkan wawancara dengan Amir Hamzah, seorang Pengamat Kebijakan Publik, mengenai hasil rapat Komisi VII mengenai kepemilikan saham Indonesia di PT Freeport Indonesia. Unggahan tersebut juga disertai narasi yang menyatakan bahwa pada kenyatannya, Jokowi belum berhasil mengakuisisi saham PT Freeport Indonesia.

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, video tersebut pertama kali diunggah pada 21 November 2018 oleh kanal YouTube “Dua Link”, dengan judul video “Kata Amir Hamzah Soal Freeport, Jokowi Bisa Di Impeachment”. Pada saat video tersebut diunggah, Indonesia memang hanya memiliki 9,36% saham. Namun, pada 21 Desember 2018, Indonesia telah resmi menguasai 51,2% saham PT Freeport Indonesia.

    Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Twitter dengan nama pengguna “YudiSet16452924” tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Khairunnisa A.

    Video tersebut pertama kali diunggah pada 21 November 2018, satu bulan sebelum Indonesia resmi menguasai 51,2% saham PT Freeport Indonesia pada 21 Desember 2018.

    Rujukan