(GFD-2024-16175) [SALAH] Gelombang Tinggi Libas 2 Kabupaten di Banten Hingga Hancur
Sumber: Youtube.comTanggal publish: 23/02/2024
Berita
BENCANA HARI INI~INALILLA‼️BANTEN BERDUKA,GELOMBANG HEBAT TIBA² MELIBAS HABIS 2 KABUPATEN & HANCUR❓
Hasil Cek Fakta
Muncul sebuah klaim di Youtube pada 22 Februari 2024 mengenai klaim yang mengatakan jika pada hari tersebut gelombang tinggi telah melibas habis 2 kabupaten di Banten hingga hancur.
Namun, ternyata isi video yang dijelaskan oleh narator berbeda dengan apa yang diklaim pada judul video. Dalam isi video, narator hanya membacakan ulang sebuah artikel berjudul “BMKG: Waspadai Tinggi Gelombang 2,5 Meter di Perairan Banten” yang diterbitkan oleh Kompas. Artikel tersebut berisi imbauan dari BMKG tentang peringatan dini terhadap keselamatan nelayan dan pekerja kapal tongkang yang melintasi Perairan Banten karena adanya gelombang setinggi 2,5 meter.
Selain itu, isi pembahasan juga campur-campur membahas mengenai gelombang setinggi 4 meter yang terjadi di wilayah selat Makassar dan juga membahas mengenai gelombang setinggi 2,5 meter di Perairan Utara Morotai dan Perairan Utara Loloda yang mana kedua berita tersebut tidak ada hubungannya dengan narasi mengenai hancurnya 2 kabupaten di Banten.
Hingga akhir video tidak ditemukan penjelasan sesuai pada apa yang diklaim pada judul video bahwa gelombang tinggi baru saja menghantam 2 kabupaten di Banten hingga hancur.
Namun, ternyata isi video yang dijelaskan oleh narator berbeda dengan apa yang diklaim pada judul video. Dalam isi video, narator hanya membacakan ulang sebuah artikel berjudul “BMKG: Waspadai Tinggi Gelombang 2,5 Meter di Perairan Banten” yang diterbitkan oleh Kompas. Artikel tersebut berisi imbauan dari BMKG tentang peringatan dini terhadap keselamatan nelayan dan pekerja kapal tongkang yang melintasi Perairan Banten karena adanya gelombang setinggi 2,5 meter.
Selain itu, isi pembahasan juga campur-campur membahas mengenai gelombang setinggi 4 meter yang terjadi di wilayah selat Makassar dan juga membahas mengenai gelombang setinggi 2,5 meter di Perairan Utara Morotai dan Perairan Utara Loloda yang mana kedua berita tersebut tidak ada hubungannya dengan narasi mengenai hancurnya 2 kabupaten di Banten.
Hingga akhir video tidak ditemukan penjelasan sesuai pada apa yang diklaim pada judul video bahwa gelombang tinggi baru saja menghantam 2 kabupaten di Banten hingga hancur.
Kesimpulan
Faktanya isi video tersebut hanya berisi himbauan dari BMKG tentang akan adanya gelombang tinggi di wilayah pesisir Banten, selain itu tidak ditemukan informasi yang membenarkan adanya 2 kabupaten di Banten yang hancur karena gelombang tinggi.
Rujukan
- https://regional.kompas.com/read/2024/02/19/155430378/bmkg-waspadai-tinggi-gelombang-25-meter-di-perairan-banten
- https://www.detik.com/sulsel/berita/d-6478799/peringatan-dini-bmkg-waspada-gelombang-tinggi-4-meter-di-selat-makassar
- https://www.rri.co.id/ternate/daerah/547434/bmkg-ingatkan-masyarakat-malut-tetap-waspada-gelombang-tinggi
(GFD-2024-16172) [SALAH] Pemain Terbaik Hi-Pass Meninggal Usai Terkena Smash Roket dari Megawati Hangestri
Sumber: YouTube.comTanggal publish: 23/02/2024
Berita
KABAR DUKA – Smash Roket Megawati Hangestri Memakan Korban Pemain Terbaik HI-Pass Meninggal Dunia
Hasil Cek Fakta
Kanal YouTube @ISTANAGOSIP pada 14 Desember 2023 mengunggah video dengan judul dan thumbnail yang mengklaim bahwa smash dari pemain voli Red Sparks asal Indonesia, Megawati Hangestri, kembali memakan korban jiwa. Kali ini, pemain terbaik Expressway Hi-Pass diketahui meninggal dunia usai terkena smash roket dari Megawati.
Setelah dilakukan penelusuran, faktanya tidak ditemukan informasi kredibel mengenai pemain Hi-Pass yang meninggal dunia usai terkena smash dari Megawati seperti yang tertulis pada judul unggahan.
Selain itu, isi dan narasi dalam video nyatanya juga hanya memberitakan mengenai profil Lee Da-Hyeon sebagai salah satu middle blocker andalan Suwon Hyundai serta profil Megawati Hangestri yang berhasil direkrut oleh klub voli asal Korea Selatan, Daejeon JungKwanJang Red Sparks.
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh kanal YouTube @ISTANAGOSIP merupakan informasi yang salah.
Setelah dilakukan penelusuran, faktanya tidak ditemukan informasi kredibel mengenai pemain Hi-Pass yang meninggal dunia usai terkena smash dari Megawati seperti yang tertulis pada judul unggahan.
Selain itu, isi dan narasi dalam video nyatanya juga hanya memberitakan mengenai profil Lee Da-Hyeon sebagai salah satu middle blocker andalan Suwon Hyundai serta profil Megawati Hangestri yang berhasil direkrut oleh klub voli asal Korea Selatan, Daejeon JungKwanJang Red Sparks.
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh kanal YouTube @ISTANAGOSIP merupakan informasi yang salah.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Ainayya.
Unggahan video dengan judul yang mengklaim bahwa pemain terbaik Expressway Hi-Pass meninggal dunia usai terkena smash roket dari Megawati Hangestri merupakan konten yang menyesatkan. Faktanya, tidak ditemukan bukti kredibel mengenai klaim tersebut.
Unggahan video dengan judul yang mengklaim bahwa pemain terbaik Expressway Hi-Pass meninggal dunia usai terkena smash roket dari Megawati Hangestri merupakan konten yang menyesatkan. Faktanya, tidak ditemukan bukti kredibel mengenai klaim tersebut.
Rujukan
- https://www.sportcorner.id/read/8368/lee-da-hyeon-calon-lawan-megawati-hangestri-yang-tengil
- https://www.hops.id/trending/29410735395/satu-satunya-atlet-bola-voli-yang-kenakan-hijab-megawati-hangestri-sukses-mendapat-sorotan-dari-media-korsel
- https://turnbackhoax.id/2024/02/23/salah-pemain-terbaik-hi-pass-meninggal-usai-terkena-smash-roket-dari-megawati-hangestri/
(GFD-2024-16171) [SALAH] Ratu Voli Korea Meninggal Usai Terkena Spike Keras dari Megawati Hangestri
Sumber: YouTube.comTanggal publish: 23/02/2024
Berita
KABAR DUKA!! Pecah Tangis Megawati, Saat Ratu Voli Korea Meninggal Dunia Karena Spike Keras Megatron
Hasil Cek Fakta
Kanal YouTube @ISTANAGOSIP pada 15 Desember 2023 mengunggah video dengan judul dan thumbnail yang mengklaim bahwa pemain yang dijuluki sebagai Ratu Voli Korea, Kim Yeon Koung, meninggal dunia setelah terkena spike keras dari pemain Red Sparks asal Indonesia, Megawati Hangestri.
Setelah dilakukan penelusuran, faktanya tidak ditemukan informasi kredibel mengenai Kim Yeon Koung yang meninggal usai terkena spike dari Megawati seperti yang tertulis pada judul unggahan.
Selain itu, nyatanya narator hanya membaca ulang artikel milik Bola Sport berjudul “Hasil Liga Voli Korea – Megawati Bikin Mati Kutu Raksasa Serbia, Dendam Kesumat Red Sparks Tambah Derita Tim Juara Bertahan yang Makin Mengenaskan”.
Dalam artikel diberitakan mengenai kemenangan Red Sparks atas Expressway Hi-Pass dalam Liga Voli Korea 2023-2024 yang digelar di Chungmu Gymnasium, Daejeon, Korea Selatan pada 13 Desember 2023. Diketahui bahwa tim asuhan Ko Hee Jin itu sukses mengemas kemenangan telak dengan skor 3-0.
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh kanal YouTube @ISTANAGOSIP merupakan informasi yang salah.
Setelah dilakukan penelusuran, faktanya tidak ditemukan informasi kredibel mengenai Kim Yeon Koung yang meninggal usai terkena spike dari Megawati seperti yang tertulis pada judul unggahan.
Selain itu, nyatanya narator hanya membaca ulang artikel milik Bola Sport berjudul “Hasil Liga Voli Korea – Megawati Bikin Mati Kutu Raksasa Serbia, Dendam Kesumat Red Sparks Tambah Derita Tim Juara Bertahan yang Makin Mengenaskan”.
Dalam artikel diberitakan mengenai kemenangan Red Sparks atas Expressway Hi-Pass dalam Liga Voli Korea 2023-2024 yang digelar di Chungmu Gymnasium, Daejeon, Korea Selatan pada 13 Desember 2023. Diketahui bahwa tim asuhan Ko Hee Jin itu sukses mengemas kemenangan telak dengan skor 3-0.
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh kanal YouTube @ISTANAGOSIP merupakan informasi yang salah.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Ainayya.
Unggahan video yang mengklaim bahwa Ratu Voli Korea meninggal dunia usai terkena spike keras dari Megawati Hangestri merupakan konten yang dimanipulasi. Faktanya, narator hanya membaca ulang artikel berjudul “Hasil Liga Voli Korea – Megawati Bikin Mati Kutu Raksasa Serbia, Dendam Kesumat Red Sparks Tambah Derita Tim Juara Bertahan yang Makin Mengenaskan”.
Unggahan video yang mengklaim bahwa Ratu Voli Korea meninggal dunia usai terkena spike keras dari Megawati Hangestri merupakan konten yang dimanipulasi. Faktanya, narator hanya membaca ulang artikel berjudul “Hasil Liga Voli Korea – Megawati Bikin Mati Kutu Raksasa Serbia, Dendam Kesumat Red Sparks Tambah Derita Tim Juara Bertahan yang Makin Mengenaskan”.
Rujukan
- https://www.bolasport.com/read/313969760/hasil-liga-voli-korea-megawati-bikin-mati-kutu-raksasa-serbia-dendam-kesumat-red-sparks-tambah-derita-tim-juara-bertahan-yang-makin-mengenaskan?page=all
- https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20231213182955-178-1036940/megawati-17-poin-red-sparks-akhirnya-menang-atas-hi-pass-3-0
- https://turnbackhoax.id/2024/02/23/salah-ratu-voli-korea-meninggal-usai-terkena-spike-keras-dari-megawati-hangestri/
(GFD-2024-16170) [HOAKS] Istana Kepresidenan Dijaga Selain Aparat Keamanan
Sumber: kompas.comTanggal publish: 22/02/2024
Berita
KOMPAS.com - Sebuah video menampilkan kerumunan masyarakat sipil yang diklaim sebagai pasukan yang menjaga Presiden Joko Widodo (Jokowi) di depan Istana Kepresidenan.
Berdasarkan hasil penelusuran, Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu hoaks.
Video soal pasukan penjaga Jokowi di istana ditemukan di akun Facebook ini, ini, dan ini.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Senin (19/2/2024):
Quick Count Hilang Dari TV, Tenda Di Rumah Prabowo Sudah Di Bongkar. Apa Artinya Ini Jon....?
Ada Apa Dengan Jokowi Sampai Hercules Menjadi Backing Istana, Ini Menjatuhkan Harga Diri Aparat Keamanan Negara.
Pertama Dalam Sejarah Di Wakanda, Istana Di Jaga Selain PASPAMPRES
Berdasarkan hasil penelusuran, Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu hoaks.
Video soal pasukan penjaga Jokowi di istana ditemukan di akun Facebook ini, ini, dan ini.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Senin (19/2/2024):
Quick Count Hilang Dari TV, Tenda Di Rumah Prabowo Sudah Di Bongkar. Apa Artinya Ini Jon....?
Ada Apa Dengan Jokowi Sampai Hercules Menjadi Backing Istana, Ini Menjatuhkan Harga Diri Aparat Keamanan Negara.
Pertama Dalam Sejarah Di Wakanda, Istana Di Jaga Selain PASPAMPRES
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com belum menemukan video identik seperti yang beredar.
Meski demikian, terdapat sebuah video yang memiliki elemen yang menunjukkan kesamaan lokasi dalam video.
Akun TikTok @awyeziary mengunggah video pada 11 Februari 2024, menampilkan Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Hercules RM bersama rombongan.
Keterangan video menyebutkan, mereka berada di Jalan Gerbang Pemuda, Jakarta Pusat pada 10 Februari 2024.
Ada kesamaan posisi pohon, gedung, dan warna tembok. Terdapat pula sebuah mobil bertuliskan capres dan cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Kendati demikian, lokasi yang tampak dalam video bukanlah Jalan Gerbang Pemuda, melainkan depan Hotel Mulia di Jalan Asia Afrika Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Baik Hotel Mulia maupun Jalan Gerbang Pemuda berada di dekat kompleks GBK.
Sementara itu, Istana Negara berada di Jalan Veteran dan Istana Merdeka di Jalan Medan Merdeka Utara.
Meski demikian, terdapat sebuah video yang memiliki elemen yang menunjukkan kesamaan lokasi dalam video.
Akun TikTok @awyeziary mengunggah video pada 11 Februari 2024, menampilkan Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Hercules RM bersama rombongan.
Keterangan video menyebutkan, mereka berada di Jalan Gerbang Pemuda, Jakarta Pusat pada 10 Februari 2024.
Ada kesamaan posisi pohon, gedung, dan warna tembok. Terdapat pula sebuah mobil bertuliskan capres dan cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Kendati demikian, lokasi yang tampak dalam video bukanlah Jalan Gerbang Pemuda, melainkan depan Hotel Mulia di Jalan Asia Afrika Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Baik Hotel Mulia maupun Jalan Gerbang Pemuda berada di dekat kompleks GBK.
Sementara itu, Istana Negara berada di Jalan Veteran dan Istana Merdeka di Jalan Medan Merdeka Utara.
Kesimpulan
Video rombongan GRIB di depan Hotel Mulia di Jalan Asia Afrika Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat disebarkan dengan konteks keliru.
Kehadiran mereka tidak ada kaitannya dengan penjagaan Istana Negara maupun Istana Merdeka.
Kehadiran mereka tidak ada kaitannya dengan penjagaan Istana Negara maupun Istana Merdeka.
Rujukan
- https://www.facebook.com/100078541225334/videos/928810025115946
- https://www.facebook.com/reel/761651428861028
- https://www.facebook.com/reel/985760352974279
- https://www.tiktok.com/@awyeziary/video/7334256453290659077
- https://www.komunitastodays.co/2024-02-10/ketum-grib-jaya-di-kampanye-akbar-prabowo-gibran/
- https://www.google.com/maps/@-6.2137999,106.7978553,3a,75y,176.87h,90.61t/data=!3m6!1e1!3m4!1sINKWTpB7bw40gfJ9YJn3vQ!2e0!7i16384!8i8192?entry=ttu
- https://www.google.com/maps/place/The+State+Palace/@-6.167915,106.8213753,17z/data=!3m1!4b1!4m6!3m5!1s0x2e69f567d8adcb6f:0xde490e60a9a44e65!8m2!3d-6.167915!4d106.8239502!16s%2Fg%2F11p12ymhmy?entry=ttu
- https://www.google.com/maps/place/Merdeka+Presidential+Palace+Merdeka/@-6.167915,106.8213753,17z/data=!4m14!1m7!3m6!1s0x2e69f567d8adcb6f:0xde490e60a9a44e65!2sThe+State+Palace!8m2!3d-6.167915!4d106.8239502!16s%2Fg%2F11p12ymhmy!3m5!1s0x2e69f51beef3a83d:0xf33dc651dadbb47d!8m2!3d-6.170386!4d106.824205!16s%2Fg%2F11s5bsxzmx?entry=ttu
- https://t.me/kompascomupdate
Halaman: 3806/7231





