(GFD-2024-16183) Keliru, Konten dengan Klaim Anies-Muhaimin Raih 50 Persen Lebih Hasil Real Count KPU pada 20 Februari 2024
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 23/02/2024
Berita
Potongan video berisi klaim Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Anies-Muhaimin) sebenarnya memperoleh 50 persen lebih hasilreal count Komisi Pemilihan Umum, beredar di WhatsApp, Instagram, dan Facebook akun ini, ini dan ini.
Video tersebut berisi potongan berita dari CNN TV yang menampilkan hasilreal countsementara pada 20 Februari 2024 dengan data yang masuk mencapai 72,37 persen. Terlihat hasilreal count yang tertera tersebut, pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Anies-Muhaimin mendapat 57,34 persen suara, nomor urut 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka 23,69 persen, dan nomor urut 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD 16,69 persen.
Namun, benarkah gambar dan video yang beredar berita dari CNN Indonesia TV? Benarkah data yang disajikan.
Hasil Cek Fakta
Potongan Video tersebut memang sama dengan tayangan CNN Indonesia TV edisi 20 Februari 2024. Saat itu, CNN Indonesia TV menyajikan programtalkshow membahas peluang keuntungan para politisi dan partai politik setelah gelaran Pemilu 2024, dengan mewawancarai Direktur Institute for Democracy and Strategic Affairs (Indostrategic) Ahmad Khoirul Umam.
Dalam klarifikasinya, CNN Indonesia TV memberikan penjelasan bahwa mereka sempat keliru menyajikan data saat tayangantalkshow secaralive pada 20 Februari tersebut. Mereka salah memasukkan data darireal count KPU sehingga Anies-Imin tertulis mendapat 57,34 persen suara sedangkan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka 23,69 persen.
Menurut CNN, setelah mengetahui adanya kekeliruaninput data, mereka langsung memperbaiki kesalahan. Data yang benar adalah TV adalah Anies-Muhaimin mendapat 24,25 persen suara, Prabowo-Gibran 58,65 persen, dan Ganjar-Mahfud 17,1 persen.
“Redaksi meminta maaf atas terjadinya kesalahan input dalam penyajian angka asli dari hitungreal countPilpres di layar CNN Indonesia TV pada Selasa, 20 Februari sekitar pukul 12.24 WIB,” demikian isi penggalan pernyataan klarifikasi di akun Instagram resmi CNN Indonesia.
Sejumlah media lain juga menyajikan hasilreal countPilpres 2024 dari KPU per tanggal 20 Februari 2024. Hasilreal count yang disajikan sama dengan berita CNN Indonesia TV versi yang telah diperbaiki. Misalnya Bisnis.com, yang menyebutkan hasilreal countKPU saat itu adalah pasangan capres-cawapres Prabowo-Gibran unggul dengan perolehan suara 58,72 persen, disusul Anies-Muhaimin 24,26 persen dan Ganjar-Mahfud 17,03 persen.
Kesimpulan
Verifikasi Tempo menyimpulkan bahwa narasi yang mengatakan datareal countKPU yang benar ialah yang menunjukkan keunggulan pasangan capres-cawapres Anies-Muhaimin dalam Pilpres 2024 adalahkeliru.
Data itu memang pernah ditampilkan CNN Indonesia TV dalam berita tertanggal 20 Februari 2024. Namun redaksi media tersebut sudah mengklarifikasi bahwa data yang ditunjukkan keliru, dan telah diperbaiki.
Rujukan
- https://www.instagram.com/reel/C3kJpRtPEyQ/
- https://www.facebook.com/reel/397433262871022
- https://www.facebook.com/reel/771516328172735
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid03dL8sT5YPUToNnGU9uSE5su31BwM8AAv1JFqU1JnXMemn6FaAdPthgBHBuBDGAMml&id=61552603746048
- https://www.cnnindonesia.com/tv/20240220163451-400-1065079/video-menakar-untung-jadi-koalisi-atau-oposisi-pasca-pilpres-2024
- https://www.instagram.com/p/C3kwg4Yp9ky
- https://kabar24.bisnis.com/read/20240220/15/1742281/update-hasil-real-count-pilpres-2024-20-februari-anies-imin-prabowo-gibran-ganjar-mahfud mailto:cekfakta@tempo.co.id
(GFD-2024-16182) Keliru, Video dengan Klaim Prabowo Berpidato Menggunakan Bahasa Arab dan Mandarin
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 23/02/2024
Berita
Sebuah video memperlihatkan Menteri Pertahanan sekaligus capres nomor urut 02 dalam Pilpres 2024, Prabowo Subianto, sedang berpidato menggunakan bahasa asing, yakni bahasa Arab dan Mandarin. Video itu beredar di WhatsApp, serta disebarkan oleh akun TikTok, akun Facebook ini, ini, dan ini.
Sebagian video menampilkan Prabowo berbaju putih berpidato di podium menggunakan bahasa Arab. Video lainnya memperlihatkan dia berbaju biru muda berpidato menggunakan bahasa Mandarin, didampingi cawapres pasangannya Gibran Rakabuming Raka.
Namun, benarkah klaim yang disertakan dalam video itu?
Hasil Cek Fakta
Hasil verifikasi Tempo menunjukkan bahwa dua video saat Prabowo berpidato dalam Bahasa Arab dan Mandarin adalah hasil suntingan dengan bantuangenerativeAI berbasis audio.
Video 1
Video yang beredar memperlihatkan Prabowo berkemeja putih yang berpidato menggunakan bahasa Arab di podium bertuliskan Kementerian Pertahanan. Video yang sama ditemukan dalam konten Warta Kota tertanggal 2 November 2023.
Video itu sesungguhnya memperlihatkan Prabowo menyampaikan pidato pembukaan acara Simposium Geopolitik dan Geostrategis Global serta Pengaruhnya terhadap Indonesia di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Kamis, 2 November 2023.
Saat itu, Prabowo berpidato menggunakan Bahasa Indonesia, tanpa kalimat bahasa Arab. Alat deteksi AI, juganmenyatakan bahwa 96 persen video tersebut hasildeep fakeAI.
Video 2
Video lainnya memperlihatkan Prabowo berpidato menggunakan bahasa Mandarin. Video yang sama ditemukan di saluran YouTube milik Tribunnews yang menerangkan peristiwa itu terjadi di Stadion Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, 25 Oktober 2023.
Sesungguhnya Prabowo dalam video itu sedang berpidato menggunakan Bahasa Indonesia, sebelum berangkat mendaftar sebagai capres dan cawapres bersama Gibran, ke Kantor KPU di Jakarta.
Saat disimak dengan cermat, video memberikan pemberitahuan kecil yang menerangkan bahwa merupakan hasil rekayasa menggunakan teknologi AI, sehingga seakan-akan Prabowo berpidato menggunakan bahasa Mandarin.
Kesimpulan
Verifikasi Tempo menyimpulkan bahwa narasi yang menyatakan video yang beredar memperlihatkan Prabowo berpidato menggunakan bahasa Arab dan Mandarin adalah klaimkeliru.
Sesungguhnya kedua video itu memperlihatkan Prabowo berbicara dalam Bahasa Indonesia, namun direkayasa menggunakandeepfake AI sehingga seakan-akan dia berbicara menggunakan bahasa asing.
Rujukan
- https://www.tiktok.com/@benatuahlinggas.b/video/7310719934919625989?_r=1&_t=8jlXbYnHRln
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0655wBkN7FcR3UiNb2rWfbQbQye4KoYmDpYCtSLangWEfqKS2UNqARCP8W4PDZrErl&id=100008630795098
- https://www.facebook.com/desy.asrianti.5/posts/pfbid024Y5WjMMdCT26ECKgG7hoyHWUSPYkxnyLUp9JfshnDe1mmHnsVnxbsnrtZakRV3MTl
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0EMcMXVCU5Mae8VYgVXV4B5j1scUY6WbRbFrv3KKweHXPV8BotHySBixoT8gFJnRNl&id=100084164273832
- https://www.youtube.com/watch?v=Gc53pBYoMfU
- https://www.youtube.com/watch?v=6i4hVAoazEY mailto:cekfakta@tempo.co.id
(GFD-2024-16181) [SALAH] Gempa Bumi 9,8 Magnitude Guncang Wilayah Lampung Selatan
Sumber: youtube.comTanggal publish: 23/02/2024
Berita
BARU SAJA GEMPA BUMI MAGNITUDE 9,8 SR GUNCANG WILAYAH LAMPUNG SELATAN
SEKETIKA 6 KOTA KAGET
SEKETIKA 6 KOTA KAGET
Hasil Cek Fakta
Pada 21 Februari 2024 lalu muncul sebuah unggahan video di Youtube memberikan sebuah klaim pada judul gempa bumi 9,8 magnitude guncang wilayah lampung selatan.
Namun, setelah disimak ternyata narator hanya membacakan sebuah artikel yang diunggah oleh CNNIndonesia yang berjudul “Gempa M 4,1 Guncang Lampung Selatan”. Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa gempa yang mengguncang Lampung Selatan hanya berkekuatan 4,1.
Sementara itu, ternyata fenomena tersebut terjadi pada 19 Februari 2024. Gempa 4,1 magnitude tersebut terjadi pada pukul 00.23 WIB. Pusat gempa berada di 31 km tenggara Lampung Selatan, dengan kedalaman 183 km. Belum diketahui ada atau tidaknya korban jiwa dan dampak kerusakan dari peristiwa ini.
Dari temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa klaim yang mengatakan terjadinya gempa sebesar 9,8 magnitude yang mengguncang Lampung Selatan adalah tidak benar. Faktanya gempa yang terjadi di Lampung Selatan hanya sebesar 4,1 magnitude.
Namun, setelah disimak ternyata narator hanya membacakan sebuah artikel yang diunggah oleh CNNIndonesia yang berjudul “Gempa M 4,1 Guncang Lampung Selatan”. Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa gempa yang mengguncang Lampung Selatan hanya berkekuatan 4,1.
Sementara itu, ternyata fenomena tersebut terjadi pada 19 Februari 2024. Gempa 4,1 magnitude tersebut terjadi pada pukul 00.23 WIB. Pusat gempa berada di 31 km tenggara Lampung Selatan, dengan kedalaman 183 km. Belum diketahui ada atau tidaknya korban jiwa dan dampak kerusakan dari peristiwa ini.
Dari temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa klaim yang mengatakan terjadinya gempa sebesar 9,8 magnitude yang mengguncang Lampung Selatan adalah tidak benar. Faktanya gempa yang terjadi di Lampung Selatan hanya sebesar 4,1 magnitude.
Kesimpulan
Isi video tidak memberikan penjelasan yang sesuai pada klaim jika benar telah terjadi gempa 9,8 magnitude yang mengguncang wilayah Lampung Selatan. Gempa yang terjadi di Lampung Selatan hanya sebesar 4,1 magnitude.
Rujukan
(GFD-2024-16180) [SALAH] Penumpang Kereta Cepat Whoosh Mengalami Penodongan
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 23/02/2024
Berita
Saya lgs deg²an lemas dan bingung..chat diambil alih sama papa raka. Sampai akhirnya terpaksa papa raka transfer 20juta yg diminta. Kondisi jalan tempat raka ditodong itu sangat sepi, dekat sawah, ga ada orang 😓 ga kebayang gimana anak saya bingung dan takut dlm kondisi tersebut. Ditambah lagi, datang 2 teman driver itu naik motor yg jagain sekitar mobil memastikan tidak ada orang
Hasil Cek Fakta
Pada 20 Februari 2024 lalu muncul sebuah unggahan narasi di media sosial Facebook yang memberikan sebuah klaim mengenai terjadinya insiden penodongan penumpang kereta cepat Whoosh di Tegalluar, Bandung, Jawa Barat.
Namun setelah dilakukan pencarian fakta, melansir dari artikel kompas.com yang berjudul “Mahasiswa Mengaku Dirampok Taksi Online di Stasiun Tegalluar, Ternyata Karangan Belaka” dalam artikel tersebut Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Bandung Kompol Oliestha Ageng Wicaksono menjelaskan jika berita yang beredar tersebut tidak benar.
Ia menjelaskan jika berdasarkan pemeriksaan saksi-saksi dan pengumpulan alat bukti CCTV diketahui bahwa kejadian tersebut merupakan kejadian fiktif. Mahasiswa tersebut diketahui mengarang cerita soal penodongan uang tebusan sebesar 20 juta agar mendapat uang dari orangtuanya.
Dari temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa klaim mengenai terjadinya insiden penodongan penumpang kereta cepat Whoosh di Stasiun Tegalluar adalah tidak benar. Faktanya mahasiswa tersebut mengarang cerita agar mendapat uang dari orangtuanya. bangunan.
Namun setelah dilakukan pencarian fakta, melansir dari artikel kompas.com yang berjudul “Mahasiswa Mengaku Dirampok Taksi Online di Stasiun Tegalluar, Ternyata Karangan Belaka” dalam artikel tersebut Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Bandung Kompol Oliestha Ageng Wicaksono menjelaskan jika berita yang beredar tersebut tidak benar.
Ia menjelaskan jika berdasarkan pemeriksaan saksi-saksi dan pengumpulan alat bukti CCTV diketahui bahwa kejadian tersebut merupakan kejadian fiktif. Mahasiswa tersebut diketahui mengarang cerita soal penodongan uang tebusan sebesar 20 juta agar mendapat uang dari orangtuanya.
Dari temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa klaim mengenai terjadinya insiden penodongan penumpang kereta cepat Whoosh di Stasiun Tegalluar adalah tidak benar. Faktanya mahasiswa tersebut mengarang cerita agar mendapat uang dari orangtuanya. bangunan.
Kesimpulan
Beredar informasi mengenai insiden penodongan penumpang kereta cepat Whoosh di Tegalluar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat yang meminta uang tebusan sebesar 20 juta. Namun setelah dilakukan pencarian fakta diketahui bahwa mahasiswa tersebut hanya mengarang cerita untuk meminta uang kepada orangtuanya.
Rujukan
Halaman: 3804/7231







