Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di Facebook menampilkan lembaran yang diklaim uang baru dari Bank Indonesia dengan tulisan nominal 1.0 dengan warna gradasi putih, merah, hijau dan kuning.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Uang keluaran terbaru 2024 di Indonesia
Pecahan yang katanya 1 lembaranya setara 1 juta rupiah”
Namun, benarkah BI keluarkan uang terbaru 1.0 setara satu juta rupiah?
(GFD-2024-19182) Hoaks! Uang keluaran terbaru setara satu juta rupiah
Sumber:Tanggal publish: 19/04/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Dilansir dari media sosial Bank Indonesia, video lembaran uang dengan nominal 1.0 merupakan House Note dari Perum Peruri. House Note merupakan uang specimen (uang contoh) yang diterbitkan oleh banknote printer atau perusahaan pencetak uang, dalam hal ini adalah Perum Peruri.
Tujuan diterbitkannya untuk mempromosikan kemampuannya dalam mencetak uang menggunakan teknologi keamanan tertentu. Uang contoh tersebut tidak dapat digunakan sebagai alat pembayaran yang sah karena tidak memiliki ciri-ciri uang Rupiah, seperti yang tertuang didalam Undang-Undang Mata Uang Nomor 7 Tahun 2021.
Hingga saat ini, Bank Indonesia belum menerbitkan uang rupiah terbaru. Terakhir, Bank Indonesia menerbitkan tujuh pecahan uang Rupiah kertas tahun emisi 2022 pada 18 Agustus 2022.
Klaim: Uang keluaran terbaru setara satu juta rupiah
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Tujuan diterbitkannya untuk mempromosikan kemampuannya dalam mencetak uang menggunakan teknologi keamanan tertentu. Uang contoh tersebut tidak dapat digunakan sebagai alat pembayaran yang sah karena tidak memiliki ciri-ciri uang Rupiah, seperti yang tertuang didalam Undang-Undang Mata Uang Nomor 7 Tahun 2021.
Hingga saat ini, Bank Indonesia belum menerbitkan uang rupiah terbaru. Terakhir, Bank Indonesia menerbitkan tujuh pecahan uang Rupiah kertas tahun emisi 2022 pada 18 Agustus 2022.
Klaim: Uang keluaran terbaru setara satu juta rupiah
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Rujukan
(GFD-2024-19183) [SALAH] KETUA MK KETOK PALU, PEMILU DIULANG TANPA GIBRAN
Sumber: youtube.comTanggal publish: 19/04/2024
Berita
BERAKHIR MALAM INI !! DINASTI JKW RUNTUH || P3MILU DIULANG? GIBR4N DISINGKIRKAN
BERAKHIR MALAM INI!!
KETUA MK KETOK PALU
DINASTI JKW RUNTUH, PEMILU ULANG GUBR4N DISINGKIRKAN
BERAKHIR MALAM INI!!
KETUA MK KETOK PALU
DINASTI JKW RUNTUH, PEMILU ULANG GUBR4N DISINGKIRKAN
Hasil Cek Fakta
Beredar sebuah video dari channel youtube bernama CATATAN ISTANA yang menampikan thumbnail Ketua Mahkamah Konstitusi, Suhartoyo di ruang sidang bernarasikan Ketua MK telah ketok palu dan pemilu diulang tanpa Gibran.
Setelah ditelusuri, thumbnail yang ditampilkan dalam video tersebut merupakan hasil manipulasi dari gabungan beberapa gambar berbeda.
Narasi yang dibacakan dalam video tersebut bersumber dari artikel tempo.co berjudul “3 Prediksi Putusan MK soal Sengketa Pilpres 2024, Pakar: Akan Ada Kejutan” yang dimuat pada 9 April 2024.
Artikel tersebut membahas tentang MK yang telah menyelesaikan sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (PHPU Pilpres) atau sengketa Pilpres 2024 pada Jumat, 5 April 2024 dan rencananya akan dibacakan pada Senin, 22 April 2024 mendatang.
Berdasarkan penjelasan di atas, narasi dengan klaim Ketua MK telah ketok palu dan pemilu diulang tanpa Gibran tidak terbukti dan termasuk ke dalam konten yang dimanipulasi.
Setelah ditelusuri, thumbnail yang ditampilkan dalam video tersebut merupakan hasil manipulasi dari gabungan beberapa gambar berbeda.
Narasi yang dibacakan dalam video tersebut bersumber dari artikel tempo.co berjudul “3 Prediksi Putusan MK soal Sengketa Pilpres 2024, Pakar: Akan Ada Kejutan” yang dimuat pada 9 April 2024.
Artikel tersebut membahas tentang MK yang telah menyelesaikan sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (PHPU Pilpres) atau sengketa Pilpres 2024 pada Jumat, 5 April 2024 dan rencananya akan dibacakan pada Senin, 22 April 2024 mendatang.
Berdasarkan penjelasan di atas, narasi dengan klaim Ketua MK telah ketok palu dan pemilu diulang tanpa Gibran tidak terbukti dan termasuk ke dalam konten yang dimanipulasi.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Pekik Jalu Utomo.
Tidak ditemukan informasi terkait Ketua MK ketok palu dan pemilu diulang tanpa Gibran. Selain thumbnail merupakan hasil manipulasi video tersebut hanya menampilkan cuplikan dari beberapa peristiwa berbeda yang tidak berkaitan.
Tidak ditemukan informasi terkait Ketua MK ketok palu dan pemilu diulang tanpa Gibran. Selain thumbnail merupakan hasil manipulasi video tersebut hanya menampilkan cuplikan dari beberapa peristiwa berbeda yang tidak berkaitan.
Rujukan
(GFD-2024-19185) [SALAH] MK DIBANJIRI BUKTI KECURANGAN BARU YANG TAK PERNAH TERBONGKAR DALAM MK
Sumber: youtube.comTanggal publish: 19/04/2024
Berita
GEGER MALAM INI..!!! BUKTI KECURANGAN BARU BANJITI MK
BREAKING NEWS
MK DI BANJIRI BUKTI BARU
KECURANGAN YANG TAK PERNAH TERBONGKAR DALAM MK
BREAKING NEWS
MK DI BANJIRI BUKTI BARU
KECURANGAN YANG TAK PERNAH TERBONGKAR DALAM MK
Hasil Cek Fakta
Sebuah video bernarasikan Mahkamah Kostitusi (MK) dibanjiri bukti kecurangan baru yang sebelumnya tak pernah terbongkar beredar dari channel youtube bernama AKTUAL pada 18 April 2024.
Setelah ditelusuri, thumbnail yang ditampilkan dalam video tersebut merupakan hasil manipulasi dari beberapa gambar yang digabung menjadi satu. Video yang ditampilkan hanya menyajikan beberapa cuplikan video berbeda yang tidak mendukung klaim narasi.
Narator dalam video tersebut hanya membacakan ulang artikel dari tempo.co berjudul “Jelang Putusan Sengketa Pilpres MK: Banjir Amicus Curiae dan Rencana Demo Pendukung Prabowo” yang dimuat pada 18 April 2024.
Artikel tersebut membahas tentang puluhan Amicus Curiae atau Sahabat Pengadilan diajukan menjelang putusan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (PHPU Pilpres) atau sengketa Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK).
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim narasi yang disebar luaskan oleh channel youtube AKTUAL tidak terbukti dan termasuk ke dalam konten yang dimanipulasi.
Setelah ditelusuri, thumbnail yang ditampilkan dalam video tersebut merupakan hasil manipulasi dari beberapa gambar yang digabung menjadi satu. Video yang ditampilkan hanya menyajikan beberapa cuplikan video berbeda yang tidak mendukung klaim narasi.
Narator dalam video tersebut hanya membacakan ulang artikel dari tempo.co berjudul “Jelang Putusan Sengketa Pilpres MK: Banjir Amicus Curiae dan Rencana Demo Pendukung Prabowo” yang dimuat pada 18 April 2024.
Artikel tersebut membahas tentang puluhan Amicus Curiae atau Sahabat Pengadilan diajukan menjelang putusan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (PHPU Pilpres) atau sengketa Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK).
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim narasi yang disebar luaskan oleh channel youtube AKTUAL tidak terbukti dan termasuk ke dalam konten yang dimanipulasi.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Pekik Jalu Utomo.
Faktanya dalam video tersebut sama sekali tidak ditemukan pemberitaan terkait klaim narasi yang beredar. Video tersebut hanya berisi gabungan dari beberapa cuplikan video berbeda yang ditambahi dengan narasi menyesatkan.
Faktanya dalam video tersebut sama sekali tidak ditemukan pemberitaan terkait klaim narasi yang beredar. Video tersebut hanya berisi gabungan dari beberapa cuplikan video berbeda yang ditambahi dengan narasi menyesatkan.
Rujukan
(GFD-2024-19187) [SALAH] Suasana Saat Letusan Gunung Ruang di Sulawesi Utara
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 19/04/2024
Berita
Beredar sebuah pesan berantai WhatsApp dalam bentuk video dengan narasi yang menyebutkan suasana dari jalur kereta ketika letusan gunung Ruang yang berada di Sulawesi Utara.
NARASI:
Suasana mencekam dari letusan gunung ruang di sulawesi utara. Ya Allah semoga sodara kita disana baik-baik saja. Amien
NARASI:
Suasana mencekam dari letusan gunung ruang di sulawesi utara. Ya Allah semoga sodara kita disana baik-baik saja. Amien
Hasil Cek Fakta
Gunung Ruang yang berlokasi di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara meletus pada Selasa (16/4) malam. Lokasi terdampak Desa Pumpente dan Desa Patologi di Kecamatan Tagulandang. Hingga pada Rabu (17/4) kini status erupsi naik dari Level II (WASPADA) menjadi Level III (SIAGA).
Namun peristiwa tersebut justru memicu informasi yang menyesatkan yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggun jawab, dengan menyebarkan video melalui pesan WhatsApp yang diduga suasana ketika letusan gunung Ruang terjadi.
Kejanggalan pertama berawal dari jalur kereta api yang berada di tengah laut, sedangkan di Indonesia tidak terdapat jalur rel kereta seperti yang ditampilkan pada video. Setelah ditelusuri dengan menggunakan InVid, video serupa didapat pada akun YouTube “The Well-Tech Wanderer” yang merupakan jalur kereta api San Martin, Laguna La Picasa, Argentina, saat cuaca hujan di seberang yang disertai dengan kilauan petir.
Kereta Api Umum San Martín (FCGSM) (bahasa Spanyol: Ferrocarril General San Martín ), dinamai menurut nama mantan jenderal Argentina José de San Martín, adalah salah satu dari enam perusahaan kereta api milik negara Argentina yang dibentuk setelah nasionalisasi kereta api oleh Presiden Juan Perón jaringan pada tahun 1948.
Namun peristiwa tersebut justru memicu informasi yang menyesatkan yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggun jawab, dengan menyebarkan video melalui pesan WhatsApp yang diduga suasana ketika letusan gunung Ruang terjadi.
Kejanggalan pertama berawal dari jalur kereta api yang berada di tengah laut, sedangkan di Indonesia tidak terdapat jalur rel kereta seperti yang ditampilkan pada video. Setelah ditelusuri dengan menggunakan InVid, video serupa didapat pada akun YouTube “The Well-Tech Wanderer” yang merupakan jalur kereta api San Martin, Laguna La Picasa, Argentina, saat cuaca hujan di seberang yang disertai dengan kilauan petir.
Kereta Api Umum San Martín (FCGSM) (bahasa Spanyol: Ferrocarril General San Martín ), dinamai menurut nama mantan jenderal Argentina José de San Martín, adalah salah satu dari enam perusahaan kereta api milik negara Argentina yang dibentuk setelah nasionalisasi kereta api oleh Presiden Juan Perón jaringan pada tahun 1948.
Kesimpulan
Bukan kondisi dari letusan gunung Ruang, melainkan jalur kereta api San Martin yang berada di Argentina.
Rujukan
Halaman: 3783/8008



