• (GFD-2024-19400) [SALAH] Puskesmas Wara Selatan Buka Lowongan Kerja

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 27/04/2024

    Berita

    INFO LOWONGAN KERJA*

    Dibutuhkan Segera :

    1.STAFF KANTOR

    2.OB GIRLS

    Usia Maksimal 35 Diutamakan Perempuan Untuk Ditempatkan di *PUSKESMAS WARA SELATAN*

    ALAMAT :

    Jalan Islamic Centre 1, Takkalala, Wara Selatan, Surutanga, Kec. Wara Tim., Kota Palopo, Sulawesi Selatan 91911

    KUALIFIKASI:

    Diutamakan Perempuan Min. Ijazah SMA/SMK/D3/S1 Usia Maks. 35

    Bisa Komputer Min. Dasar

    INFO LENGKAP

    082229833431

    Hasil Cek Fakta

    Kembali mencuat di grup loker Facebook terkait postingan lowongan kerja di Puskesmas Wara Selatan. Dalam postingannya menyebutkan Puskesmas Wara Selatan membuka lowongan untuk Staff Kantor dan OB Girl (Office Boy Girl), dengan kualifikasi tertentu seperti usia maksimal 35 tahun, penididikan minimal SMA/SMK/D3/S1. Tertera alamat dan nomor telepon untuk informasi lebih lanjut.

    Berdasarkan hasil penelusuran, akun Facebook resmi Puskesmas Wara Selatan menegaskan pihaknya tidak membuka rekrutmen lowongan kerja dan mengimbau berhati-hati terhadap oknum yang menyebar informasi palsu.

    “Puskesmas Wara Selatan tidak membuka proses rekrutmen atau penerimaan lowongan kerja. Harap berhati-hati pihak yang menyebar info palsu,” tulis Puskesmas Wara Selatan pada akun Facebook resminya, Selasa (16/04/2024).

    Kesimpulan

    Puskesmas Wara Selatan tidak membuka proses rekrutmen atau penerimaan lowongan kerja.

    Rujukan

  • (GFD-2024-19443) [KLARIFIKASI] Azan Berkumandang di Lancaster House, Bukan Istana Buckingham

    Sumber:
    Tanggal publish: 27/04/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Sebuah video memperlihatkan seorang pria mengumandangkan azan di podium beredar di media sosial. Latar belakang podium menampilkan bendera Inggris serta aula yang megah.

    Narasi yang beredar mengeklaim video pria mengumandangkan azan itu berlokasi di Istana Buckingham, London, Inggris.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu perlu diluruskan agar informasinya tidak keliru.

    Video azan berkumandang di Istana Buckingham disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.

    Berikut narasi video berdurasi 1 menit 1 detik tersebut, yang diunggah salah satu akun pada 18 April 2024:

    Pihak kerajaan mengundang muadzin untuk mengumandangkan adzan di dalam istana Buckingham palace, London

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta mengambil tangkapan layar video untuk menelusuri rekam jejaknya. Hasil penelusuran di Google Lens mengarahkan ke situs 6sedici.com.

    Situs tersebut menyebutkan bahwa video pria mengumandangkan azan berlokasi di Lancaster House.

    Lancaster House terletak di dekat Istana Buckingham, tetapi tidak berada di kompleks atau pekarangan istana utama Raja Inggris.

    Video serupa ditemukan di akun Instagram @mikhaaelmala (centang biru) pada 30 Maret 2023.

    Melalui keterangan fotonya, penyanyi Mikhaael Mala menyebutkan bahwa Lancaster House merupakan rumah kerajaan yang berdekatan dengan Istana Buckingham.

    Azan magrib dikumandangkan saat acara Buka Puasa Bersama di Inggris saat bulan Ramadhan 2023, yang diadakan 10 Downing Street dan Lancaster House.

    Mala diberi kesempatan untuk melantunkan azan magrib atas undangan Pemerintah Inggris.

    Acara tersebut turut mengundang dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Inggris Kemi Badenoch dan Menteri Kepercayaan Lord Johnson.

    Dilansir situs resmi Kerajaan Inggris, Lancaster House merupakan bekas kediaman kerajaan tetapi kini dikelola oleh Kantor Luar Negeri, Persemakmuran dan Pembangunan.

    Lancaster House biasa digunakan untuk kegiatan diplomatik dan acara internasional lainnya.

    Kesimpulan

    Azan magrib saat buka puasa bersama di Lancaster House pada Maret 2023 disebarkan dengan konteks keliru.

    Lancaster House terletak di dekat Istana Buckingham, tetapi tidak berada di kompleks atau pekarangan kerajaan.

    Rujukan

  • (GFD-2024-19448) [HOAKS] Puan Promosikan Obat Nyeri Sendi

    Sumber:
    Tanggal publish: 27/04/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Di media sosial beredar video yang memperlihatkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Puan Maharani mempromosikan obat sendi.

    Berdasarkan hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi dalam video tidak benar atau hoaks.

    Video Puan mempromosikan obat sendi ditemukan di akun Facebook ini pada 2 April 2024. Arsipnya dapat dilihat di sini.

    Dalam video berdurasi 3 menit 10 detik tersebut, Puan menyampaikan kekecewaannya atas pengobatan dokter dan lebih mempercayakan penyembuhan pada satu obat nyeri sendi.

    Unggahan menyertakan tautan untuk mendapat informasi lebih lanjut tentang obat.

    Hingga Sabtu (27/4/2024) unggahan tersebut telah disukai oleh lebih dari 4.100 orang, mendapat 605 komentar, dan dibagikan ulang sebanyak 179 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Ada kejanggalan dari video Puan yang beredar, yakni pada suara dan gerak bibirnya. Gerak bibir Puan tidak sesuai dengan kata-kata yang diucapkan.

    Tim Cek Fakta Kompas.com mengambil potongan suara dari video yang beredar, lalu menelusurinya menggunakan AI Voice Detector.

    Tools tersebut dapat membantu mengetahui kemungkinan suatu suara dihasilkan oleh kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

    Hasilnya, suara Puan mempromosikan obat nyeri sendi memiliki probabilitas 63,01 persen merupakan suara AI.

    Sementara, video yang digunakan bersumber dari kanal YouTube Inter-Parliamentary Union (IPU), 10 Agustus 2020.

    Sebagai perwakilan DPR RI, Puan menyampaikan peran parlemen dalam memimpin dan mengambil keputusan saat menghadapi pandemi Covid-19.

    Ia menyampaikan pidato secara daring dalam rangka Konferensi Ketua Parlemen Dunia Kelima dan Konferensi Ketua Parlemen Perempuan ke-13.

    Kesimpulan

    Video Puan Maharani mempromosikan obat sendi merupakan manipulasi.

    Video yang dipakai bersumber dari pidato Puan saat Konferensi Ketua Parlemen Dunia Kelima dan Konferensi Ketua Parlemen Perempuan ke-13, pada Agustus 2020.

    Sementara audionya memiliki probabilitas 63,01 persen merupakan suara AI.

    Rujukan

  • (GFD-2024-19449) [HOAKS] KPU Tunda Penetapan Prabowo-Gibran sebagai Presiden-Wapres Terpilih

    Sumber:
    Tanggal publish: 27/04/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Sebuah unggahan mengeklaim Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunda  penetapan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai presiden dan wakil presiden terpilih di Pemilihan Presiden 2024.

    Namun, setelah ditelusuri video tersebut tidak benar atau hoaks.

    Narasi yang mengeklaim KPU menunda penetapan Prabowo-Gibran sebagai presiden-wakil presiden terpilih muncul di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun YouTube ini.

    Akun tersebut membagikan sebuah video berdurasi 13 menit 59 detik pada 24 April 2024 dengan judul:

    KPU TUNDA PENETAPAN PRABOWO GIBRAN

    Akun YouTube Tangkapan layar akun YouTube narasi yang menyebut KPU menunda penetapan Prabowo-Gibran sebagai presiden-wakil presiden

    Hasil Cek Fakta

    Setelah disimak sampai tuntas, dalam video tidak ditemukan informasi KPU menunda untuk menetapkan Prabowo-Gibran sebagai presiden-wakil presiden.

    Narator hanya membacakan artikel di laman Tribunnews ini yang berjudul "Gugatannya Diterima PTUN Untuk Disidangkan, Tim Hukum PDIP Minta KPU Tunda Penetapan Prabowo-Gibran". 

    Artikel tersebut membahas soal Tim Hukum PDI-P yang  meminta KPU menunda penetapan Prabowo -Gibran sebagai presiden-wakil presiden terpilih pada  Rabu (24/4/2024).

    Sebab, Tim Hukum PDI-P mengeklaim gugatannya terhadap KPU ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta terkait pencalonan Gibran ternyata diterima untuk disidangkan.

    Sementara itu, beberapa klip dalam video juga tidak terkait dengan narasi KPU  menunda penetapan Prabowo-Gibran sebagai presiden-wakil presiden terpilih.

    Salah satu klip yang menampilkan Ketua Tim Hukum PDI-P Gayus Lumbuun identik dengan unggahan di kanal YouTube Kompas.com ini. 

    Dalam video Gayus juga mengatakan, PTUN Jakarta telah memutuskan  gugatan PDI-P terhadap KPU terkait proses penyelenggaraan Pemilu 2024 layak diproses dalam sidang pokok perkara.

    Sehingga, ia meminta KPU  menunda penetapan Prabowo-Gibran sebagai presiden dan wakil presiden terpilih. 

    Sementara itu KPU tetap menetapkan Prabowo-Gibran sebagai presiden-wakil presiden. Diberitakan Kompas.com, penetapan dilakukan melalui sidang pleno terbuka pada Rabu (24/4/2024) di kantor KPU RI.

    Prabowo-Gibran dinyatakan menang atas dua pasangan calon lainnya dengan selisih cukup jauh.  Prabowo-Gibran memperoleh suara 96.214.691 atau sekitar 58,59 persen dari 164.227.475 suara sah nasional di Pilpres 2024.

    Kesimpulan

    Narasi yang mengeklaim KPU menunda dalam menetapkan Prabowo-Gibran sebagai presiden-wakil presiden terpilih tidak benar atau hoaks.

    Judul dengan isi video tidak sesuai. Narator hanya membahas soal  Tim Hukum PDI-P yang meminta KPU RI menunda penetapan Prabowo -Gibran sebagai presiden-wakil presiden terpilih pada Rabu (24/4/2024).

    Mereka mengeklaim gugatannya terhadap KPU ke PTUN Jakarta terkait pencalonan Gibran ternyata diterima untuk disidangkan.

    Sementara, KPU tetap menetapkan Prabowo-Gibran sebagai presiden-wakil presiden terpilih pada Rabu (24/4/2024). 

    Rujukan