(GFD-2026-33577) Hoaks, Perundingan AS-Iran Gagal Warga Israel Mengungsi
Sumber:Tanggal publish: 18/04/2026
Berita
Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Akar Rumput” (arsip) pada Rabu (15/04/2026). Unggahan video berdurasi 26 detik tersebut menampilkan kerumunan massa yang berkumpul di jalan dan beberapa mobil berjajar di tengah jalan tersebut.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“UPDATE💥ribuan warga Israel mengungsi ke luar wilayah lain setelah perundingan dgn Iran gagal mereka ketakutan akan serangan rudal iran dan kemungkinan di tambah rudal turki setelah turki menyatakan perang dng Israel,” begitu keterangan dalam unggahan video.
#inline3 {margin:1.5em auto}
#inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Sampai artikel ini ditulis pada Jumat (17/04/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 7 likes, 31 komentar, 32 dibagikan, dan 1,6 ribu kali ditayangkan.
#inline4 {margin:1.5em 0}
#inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Facebook bernama “Moslem Cyber Army 8 Reborn Again.” Video tersebut menampilkan cuplikan yang sama terkait warga Iran yang mengungsi. Namun, pada video tersebut dituliskan alasan warga Iran mengungsi karena gagalnya negosiasi antara Amerika dan Iran, tidak dikatakan karena rudal.
Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?
Baca juga:Update Perang Iran Terkini: Trump Klaim Iran Setuju Beri Nuklir
Periksa Fakta Ribuan Warga Israel Mengungsi. foto/hotline periksa fakta tirto
Hasil Cek Fakta
Hasil penelusuran mengarah pada laman “Agence France-Presse (AFP)” yang menyatakan bahwa video serupa pernah diklaim sebagai aksi protes akibat penangkapan Wali Kota Istanbul Ekrem Imamoglu, yang juga merupakan rival politik Presiden Recep Tayyip Erdogan. Aksi tersebut diklaim memicu gelombang demonstrasi di Turki pada bulan Maret 2025. Namun, video asli menunjukkan massa memadati sebuah jalan, yaitu penyambutan Paus Fransiskus di Timor-Leste pada September 2024.
Kemudian, Tirto mengetikkan kata kunci “warga Israel mengungsi karena perundingan AS-Iran gagal.” Hasilnya, BBC Indonesia menuliskan bahwa perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran gagal menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri perang. Hal itu diungkapkan oleh Wakil Presiden AS, JD Vance saat menemui Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif selama pertemuan mereka pada 11 April 2026 di Islamabad, Pakistan.
“Kami telah melakukan sejumlah diskusi substantif dengan Iran, itu kabar baiknya. Kabar buruknya adalah kami belum mencapai kesepakatan. Dan menurut saya ini adalah kabar buruk bagi Iran, jauh lebih buruk daripada bagi AS,” begitu keterangan Vance dalam konferensi pers, Minggu (12/04).
Dalam rilis Kompas, perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di Islamabad, Pakistan dilakukan pada Sabtu (11/4/2026). Pertemuan tersebut memang gagal mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang setelah berlangsungnya perundingan selama lebih dari 21 jam. Kemudian, di media sosial muncul sebuah video yang diklaim menampilkan ribuan warga Israel mengungsi usai gagalnya negosiasi AS dengan Iran untuk mengakhiri perang.
Namun, sampai artikel ini ditulis, tidak ditemukan media kredibel yang membenarkan klaim tersebut. Dengan demikian, video yang beredar yang mengklaim warga Israel mengungsi karena gagalnya perundingan AS-Iran dan takut akan serangan rudal adalah tidak benar dan tidak didukung fakta ilmiah.
Dalam rangkuman Tirto “Rangkuman Perundingan Iran dan Amerika di Pakistan yang Gagal”, setelah sepakat untuk melakukan gencatan senjata atau ceasefire selama dua minggu, AS dan Iran melanjutkan ke tahapan selanjutnya, yakni perundingan perdamaian.
Kedua pihak bertemu di Islamabad pada akhir pekan lalu. Wakil Presiden JD Vance memimpin delegasi AS, sedangkan delegasi Iran dipimpin oleh Mohammad Bagher Qalibaf yang merupakan Ketua Parlemen Iran.
Adapun Perundingan AS-Iran di Pakistan yang gagal tersebut membahas terkait hal-hal berikut:
Negosiasi program nuklir Iran namun ditolak Iran.Redlines dari Iran yaitu tuntutan yang mencakup kompensasi atas kerusakan akibat serangan AS dan Israel, pencairan aset Iran yang dibekukan, serta penghentian serangan Israel di wilayah seperti Lebanon.Negosiasi gencatan senjata yang masih belum jelas akan dihentikan sementara, atau konflik ini akan diperpanjang dan memicu kembali eskalasi konflik.Kapal Amerika Serikat tetap melakukan operasi di Selat Hormuz.Perbedaan poin utama dalam proposal AS-Iran: AS membawa proposal 15 poin dengan fokus utama pada pengendalian nuklir Iran dan juga pembukaan kembali Selat Hormuz. Di sisi lain, Iran membawa 10 poin proposal yang berfokus pada penghentian perang secara permanen dan penguasaan Selat Hormuz.
Tirto
Tentang Katolik
Video tersebut diambil ketika Paus Fransiskus mengadakan misa di ibu kota Timor-Leste, Dili, pada 10 September 2024. Menurut informasi dari Vatikan, lebih dari 600.000 orang atau hampir setengah dari total penduduk negara dengan mayoritas penganut Katolik tersebut menghadiri misa. Dengan demikian, video yang beredar bukan terkait warga Israel yang mengungsi, melainkan kerumunan massa yang mengadakan misa bersama Paus Fransiskus di ibu kota Timor-Leste, Dili.
Baca juga:Inggris Kukuh Tolak Gabung AS di Perang Iran Meski Ditekan Trump
Kesimpulan
Video asli diambil ketika Paus Fransiskus mengadakan misa bersama di ibu kota Timor-Leste, Dili, pada 10 September 2024.
Perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di Islamabad, Pakistan, yang dilakukan pada Sabtu (11/4/2026) memang mengalami kegagalan. Namun warga Israel tidak sampai mengungsi dan meninggalkan wilayahnya.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://www.facebook.com/reel/1343941870948350
- https://archive.today/x6czE
- https://aurum.tirto.id/gold/ck.php?oaparams=2__bnnid=2286__znnid=318__cb=276104728e__oadest=
- https%3A%2F%2Fdaihatsu.co.id%2Fproduct%2Frocky-hybrid%2F%3Futm_source%3Dprogrammatic%26utm_medium%3Dtirto%26utm_campaign%3Ddaihatsu_april%26utm_id%3Ddaihatsu_april
- https://aurum.tirto.id/gold/ck.php?oaparams=2__bnnid=2286__znnid=319__cb=adf840dbd6__oadest=
- https%3A%2F%2Fdaihatsu.co.id%2Fproduct%2Frocky-hybrid%2F%3Futm_source%3Dprogrammatic%26utm_medium%3Dtirto%26utm_campaign%3Ddaihatsu_april%26utm_id%3Ddaihatsu_april
- https://www.facebook.com/reel/1235866688324767
- https://tirto.id/update-perang-iran-terkini-trump-klaim-iran-setuju-beri-nuklir-huuo
- https://periksafakta.afp.com/doc.afp.com.37VX49D
- https://www.bbc.com/indonesia/articles/c747vmz0w4wo
- https://www.kompas.com/cekfakta/read/2026/04/16/122100882/-hoaks-ribuan-warga-israel-mengungsi-usai-negoisasi-as-iran-gagal
- https://tirto.id/rangkuman-perundingan-iran-dan-amerika-di-pakistan-yang-gagal-hubW
- https://www.facebook.com/reel/494921640028110
- https://tirto.id/inggris-kukuh-tolak-gabung-as-di-perang-iran-meski-ditekan-trump-huqH
(GFD-2026-33578) Hoaks, Perundingan AS-Iran Gagal Warga Israel Mengungsi
Sumber:Tanggal publish: 18/04/2026
Berita
Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Akar Rumput” (arsip) pada Rabu (15/04/2026). Unggahan video berdurasi 26 detik tersebut menampilkan kerumunan massa yang berkumpul di jalan dan beberapa mobil berjajar di tengah jalan tersebut.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“UPDATE💥ribuan warga Israel mengungsi ke luar wilayah lain setelah perundingan dgn Iran gagal mereka ketakutan akan serangan rudal iran dan kemungkinan di tambah rudal turki setelah turki menyatakan perang dng Israel,” begitu keterangan dalam unggahan video.
#inline3 {margin:1.5em auto}
#inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Sampai artikel ini ditulis pada Jumat (17/04/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 7 likes, 31 komentar, 32 dibagikan, dan 1,6 ribu kali ditayangkan.
#inline4 {margin:1.5em 0}
#inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Facebook bernama “Moslem Cyber Army 8 Reborn Again.” Video tersebut menampilkan cuplikan yang sama terkait warga Iran yang mengungsi. Namun, pada video tersebut dituliskan alasan warga Iran mengungsi karena gagalnya negosiasi antara Amerika dan Iran, tidak dikatakan karena rudal.
Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?
Baca juga:Update Perang Iran Terkini: Trump Klaim Iran Setuju Beri Nuklir
Periksa Fakta Ribuan Warga Israel Mengungsi. foto/hotline periksa fakta tirto
Hasil Cek Fakta
Hasil penelusuran mengarah pada laman “Agence France-Presse (AFP)” yang menyatakan bahwa video serupa pernah diklaim sebagai aksi protes akibat penangkapan Wali Kota Istanbul Ekrem Imamoglu, yang juga merupakan rival politik Presiden Recep Tayyip Erdogan. Aksi tersebut diklaim memicu gelombang demonstrasi di Turki pada bulan Maret 2025. Namun, video asli menunjukkan massa memadati sebuah jalan, yaitu penyambutan Paus Fransiskus di Timor-Leste pada September 2024.
Kemudian, Tirto mengetikkan kata kunci “warga Israel mengungsi karena perundingan AS-Iran gagal.” Hasilnya, BBC Indonesia menuliskan bahwa perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran gagal menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri perang. Hal itu diungkapkan oleh Wakil Presiden AS, JD Vance saat menemui Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif selama pertemuan mereka pada 11 April 2026 di Islamabad, Pakistan.
“Kami telah melakukan sejumlah diskusi substantif dengan Iran, itu kabar baiknya. Kabar buruknya adalah kami belum mencapai kesepakatan. Dan menurut saya ini adalah kabar buruk bagi Iran, jauh lebih buruk daripada bagi AS,” begitu keterangan Vance dalam konferensi pers, Minggu (12/04).
Dalam rilis Kompas, perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di Islamabad, Pakistan dilakukan pada Sabtu (11/4/2026). Pertemuan tersebut memang gagal mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang setelah berlangsungnya perundingan selama lebih dari 21 jam. Kemudian, di media sosial muncul sebuah video yang diklaim menampilkan ribuan warga Israel mengungsi usai gagalnya negosiasi AS dengan Iran untuk mengakhiri perang.
Namun, sampai artikel ini ditulis, tidak ditemukan media kredibel yang membenarkan klaim tersebut. Dengan demikian, video yang beredar yang mengklaim warga Israel mengungsi karena gagalnya perundingan AS-Iran dan takut akan serangan rudal adalah tidak benar dan tidak didukung fakta ilmiah.
Dalam rangkuman Tirto “Rangkuman Perundingan Iran dan Amerika di Pakistan yang Gagal”, setelah sepakat untuk melakukan gencatan senjata atau ceasefire selama dua minggu, AS dan Iran melanjutkan ke tahapan selanjutnya, yakni perundingan perdamaian.
Kedua pihak bertemu di Islamabad pada akhir pekan lalu. Wakil Presiden JD Vance memimpin delegasi AS, sedangkan delegasi Iran dipimpin oleh Mohammad Bagher Qalibaf yang merupakan Ketua Parlemen Iran.
Adapun Perundingan AS-Iran di Pakistan yang gagal tersebut membahas terkait hal-hal berikut:
Negosiasi program nuklir Iran namun ditolak Iran.Redlines dari Iran yaitu tuntutan yang mencakup kompensasi atas kerusakan akibat serangan AS dan Israel, pencairan aset Iran yang dibekukan, serta penghentian serangan Israel di wilayah seperti Lebanon.Negosiasi gencatan senjata yang masih belum jelas akan dihentikan sementara, atau konflik ini akan diperpanjang dan memicu kembali eskalasi konflik.Kapal Amerika Serikat tetap melakukan operasi di Selat Hormuz.Perbedaan poin utama dalam proposal AS-Iran: AS membawa proposal 15 poin dengan fokus utama pada pengendalian nuklir Iran dan juga pembukaan kembali Selat Hormuz. Di sisi lain, Iran membawa 10 poin proposal yang berfokus pada penghentian perang secara permanen dan penguasaan Selat Hormuz.
Tirto
Tentang Katolik
Video tersebut diambil ketika Paus Fransiskus mengadakan misa di ibu kota Timor-Leste, Dili, pada 10 September 2024. Menurut informasi dari Vatikan, lebih dari 600.000 orang atau hampir setengah dari total penduduk negara dengan mayoritas penganut Katolik tersebut menghadiri misa. Dengan demikian, video yang beredar bukan terkait warga Israel yang mengungsi, melainkan kerumunan massa yang mengadakan misa bersama Paus Fransiskus di ibu kota Timor-Leste, Dili.
Baca juga:Inggris Kukuh Tolak Gabung AS di Perang Iran Meski Ditekan Trump
Kesimpulan
Video asli diambil ketika Paus Fransiskus mengadakan misa bersama di ibu kota Timor-Leste, Dili, pada 10 September 2024.
Perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di Islamabad, Pakistan, yang dilakukan pada Sabtu (11/4/2026) memang mengalami kegagalan. Namun warga Israel tidak sampai mengungsi dan meninggalkan wilayahnya.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://www.facebook.com/reel/1343941870948350
- https://archive.today/x6czE
- https://aurum.tirto.id/gold/ck.php?oaparams=2__bnnid=2286__znnid=318__cb=44da4ff094__oadest=
- https%3A%2F%2Fdaihatsu.co.id%2Fproduct%2Frocky-hybrid%2F%3Futm_source%3Dprogrammatic%26utm_medium%3Dtirto%26utm_campaign%3Ddaihatsu_april%26utm_id%3Ddaihatsu_april
- https://aurum.tirto.id/gold/ck.php?oaparams=2__bnnid=2286__znnid=319__cb=e63e450083__oadest=
- https%3A%2F%2Fdaihatsu.co.id%2Fproduct%2Frocky-hybrid%2F%3Futm_source%3Dprogrammatic%26utm_medium%3Dtirto%26utm_campaign%3Ddaihatsu_april%26utm_id%3Ddaihatsu_april
- https://www.facebook.com/reel/1235866688324767
- https://tirto.id/update-perang-iran-terkini-trump-klaim-iran-setuju-beri-nuklir-huuo
- https://periksafakta.afp.com/doc.afp.com.37VX49D
- https://www.bbc.com/indonesia/articles/c747vmz0w4wo
- https://www.kompas.com/cekfakta/read/2026/04/16/122100882/-hoaks-ribuan-warga-israel-mengungsi-usai-negoisasi-as-iran-gagal
- https://tirto.id/rangkuman-perundingan-iran-dan-amerika-di-pakistan-yang-gagal-hubW
- https://www.facebook.com/reel/494921640028110
- https://tirto.id/inggris-kukuh-tolak-gabung-as-di-perang-iran-meski-ditekan-trump-huqH
(GFD-2026-33593) Hoaks, Perundingan AS-Iran Gagal Warga Israel Mengungsi
Sumber:Tanggal publish: 18/04/2026
Berita
Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Akar Rumput” (arsip) pada Rabu (15/04/2026). Unggahan video berdurasi 26 detik tersebut menampilkan kerumunan massa yang berkumpul di jalan dan beberapa mobil berjajar di tengah jalan tersebut.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“UPDATE💥ribuan warga Israel mengungsi ke luar wilayah lain setelah perundingan dgn Iran gagal mereka ketakutan akan serangan rudal iran dan kemungkinan di tambah rudal turki setelah turki menyatakan perang dng Israel,” begitu keterangan dalam unggahan video.
#inline3 {margin:1.5em auto}
#inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Sampai artikel ini ditulis pada Jumat (17/04/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 7 likes, 31 komentar, 32 dibagikan, dan 1,6 ribu kali ditayangkan.
#inline4 {margin:1.5em 0}
#inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Facebook bernama “Moslem Cyber Army 8 Reborn Again.” Video tersebut menampilkan cuplikan yang sama terkait warga Iran yang mengungsi. Namun, pada video tersebut dituliskan alasan warga Iran mengungsi karena gagalnya negosiasi antara Amerika dan Iran, tidak dikatakan karena rudal.
Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?
Baca juga:Update Perang Iran Terkini: Trump Klaim Iran Setuju Beri Nuklir
Periksa Fakta Ribuan Warga Israel Mengungsi. foto/hotline periksa fakta tirto
Hasil Cek Fakta
Hasil penelusuran mengarah pada laman “Agence France-Presse (AFP)” yang menyatakan bahwa video serupa pernah diklaim sebagai aksi protes akibat penangkapan Wali Kota Istanbul Ekrem Imamoglu, yang juga merupakan rival politik Presiden Recep Tayyip Erdogan. Aksi tersebut diklaim memicu gelombang demonstrasi di Turki pada bulan Maret 2025. Namun, video asli menunjukkan massa memadati sebuah jalan, yaitu penyambutan Paus Fransiskus di Timor-Leste pada September 2024.
Kemudian, Tirto mengetikkan kata kunci “warga Israel mengungsi karena perundingan AS-Iran gagal.” Hasilnya, BBC Indonesia menuliskan bahwa perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran gagal menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri perang. Hal itu diungkapkan oleh Wakil Presiden AS, JD Vance saat menemui Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif selama pertemuan mereka pada 11 April 2026 di Islamabad, Pakistan.
“Kami telah melakukan sejumlah diskusi substantif dengan Iran, itu kabar baiknya. Kabar buruknya adalah kami belum mencapai kesepakatan. Dan menurut saya ini adalah kabar buruk bagi Iran, jauh lebih buruk daripada bagi AS,” begitu keterangan Vance dalam konferensi pers, Minggu (12/04).
Dalam rilis Kompas, perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di Islamabad, Pakistan dilakukan pada Sabtu (11/4/2026). Pertemuan tersebut memang gagal mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang setelah berlangsungnya perundingan selama lebih dari 21 jam. Kemudian, di media sosial muncul sebuah video yang diklaim menampilkan ribuan warga Israel mengungsi usai gagalnya negosiasi AS dengan Iran untuk mengakhiri perang.
Namun, sampai artikel ini ditulis, tidak ditemukan media kredibel yang membenarkan klaim tersebut. Dengan demikian, video yang beredar yang mengklaim warga Israel mengungsi karena gagalnya perundingan AS-Iran dan takut akan serangan rudal adalah tidak benar dan tidak didukung fakta ilmiah.
Dalam rangkuman Tirto “Rangkuman Perundingan Iran dan Amerika di Pakistan yang Gagal”, setelah sepakat untuk melakukan gencatan senjata atau ceasefire selama dua minggu, AS dan Iran melanjutkan ke tahapan selanjutnya, yakni perundingan perdamaian.
Kedua pihak bertemu di Islamabad pada akhir pekan lalu. Wakil Presiden JD Vance memimpin delegasi AS, sedangkan delegasi Iran dipimpin oleh Mohammad Bagher Qalibaf yang merupakan Ketua Parlemen Iran.
Adapun Perundingan AS-Iran di Pakistan yang gagal tersebut membahas terkait hal-hal berikut:
Negosiasi program nuklir Iran namun ditolak Iran.Redlines dari Iran yaitu tuntutan yang mencakup kompensasi atas kerusakan akibat serangan AS dan Israel, pencairan aset Iran yang dibekukan, serta penghentian serangan Israel di wilayah seperti Lebanon.Negosiasi gencatan senjata yang masih belum jelas akan dihentikan sementara, atau konflik ini akan diperpanjang dan memicu kembali eskalasi konflik.Kapal Amerika Serikat tetap melakukan operasi di Selat Hormuz.Perbedaan poin utama dalam proposal AS-Iran: AS membawa proposal 15 poin dengan fokus utama pada pengendalian nuklir Iran dan juga pembukaan kembali Selat Hormuz. Di sisi lain, Iran membawa 10 poin proposal yang berfokus pada penghentian perang secara permanen dan penguasaan Selat Hormuz.
Tirto
Tentang Katolik
Video tersebut diambil ketika Paus Fransiskus mengadakan misa di ibu kota Timor-Leste, Dili, pada 10 September 2024. Menurut informasi dari Vatikan, lebih dari 600.000 orang atau hampir setengah dari total penduduk negara dengan mayoritas penganut Katolik tersebut menghadiri misa. Dengan demikian, video yang beredar bukan terkait warga Israel yang mengungsi, melainkan kerumunan massa yang mengadakan misa bersama Paus Fransiskus di ibu kota Timor-Leste, Dili.
Baca juga:Inggris Kukuh Tolak Gabung AS di Perang Iran Meski Ditekan Trump
Kesimpulan
Video asli diambil ketika Paus Fransiskus mengadakan misa bersama di ibu kota Timor-Leste, Dili, pada 10 September 2024.
Perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di Islamabad, Pakistan, yang dilakukan pada Sabtu (11/4/2026) memang mengalami kegagalan. Namun warga Israel tidak sampai mengungsi dan meninggalkan wilayahnya.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://www.facebook.com/reel/1343941870948350
- https://archive.today/x6czE
- https://aurum.tirto.id/gold/ck.php?oaparams=2__bnnid=2286__znnid=318__cb=16ab98daef__oadest=
- https%3A%2F%2Fdaihatsu.co.id%2Fproduct%2Frocky-hybrid%2F%3Futm_source%3Dprogrammatic%26utm_medium%3Dtirto%26utm_campaign%3Ddaihatsu_april%26utm_id%3Ddaihatsu_april
- https://aurum.tirto.id/gold/ck.php?oaparams=2__bnnid=2286__znnid=319__cb=df24cef4bb__oadest=
- https%3A%2F%2Fdaihatsu.co.id%2Fproduct%2Frocky-hybrid%2F%3Futm_source%3Dprogrammatic%26utm_medium%3Dtirto%26utm_campaign%3Ddaihatsu_april%26utm_id%3Ddaihatsu_april
- https://www.facebook.com/reel/1235866688324767
- https://tirto.id/update-perang-iran-terkini-trump-klaim-iran-setuju-beri-nuklir-huuo
- https://periksafakta.afp.com/doc.afp.com.37VX49D
- https://www.bbc.com/indonesia/articles/c747vmz0w4wo
- https://www.kompas.com/cekfakta/read/2026/04/16/122100882/-hoaks-ribuan-warga-israel-mengungsi-usai-negoisasi-as-iran-gagal
- https://tirto.id/rangkuman-perundingan-iran-dan-amerika-di-pakistan-yang-gagal-hubW
- https://www.facebook.com/reel/494921640028110
- https://tirto.id/inggris-kukuh-tolak-gabung-as-di-perang-iran-meski-ditekan-trump-huqH
(GFD-2026-33594) [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Bantuan Hewan Ternak
Sumber: facebook.comTanggal publish: 18/04/2026
Berita
Akun Facebook “Nalla Adinda Ar” pada Selasa (24/3/2026) mengunggah tautan [arsip] disertai narasi:
hewan (kementan RI) membagikan bantuan dan modal usaha untuk seluruh masyarakat Indonesia di mana pun berada.
Adapun bantuan dan modal usaha yang dibagikan yaitu:
PEMBAGIAN HEWAN TERNAK SAPI, KAMBING, AYAM, DLL,,
UNTUK WARGA YANG BERADA DI PEDESAAN DI WILAYAH INDONESIA PAKAN HEWAN DAN BEBERAPA ALAT PETERNAKAN
Catatan: GRATIS TIDAK DI PUNGUT BIAYA APAPUN (BERLAKU UNTUK SELURUH WILAYAH INDONESIA)
DAFTARKAN DIRI ANDA SEBAGAI PENERIMA KLIK LINK DI BAWAH INI👇👇👇
https://daftarsehkarangjuga.mijjii.com/
Jika Ingin daftar Silahkan Langsung klik DAFTAR
Hingga Sabtu (18/4/2026) unggahan tersebut telah mendapatkan 1.900-an tanda suka, 1.200-an komentar, serta dibagikan ulang lebih dari 20 kali.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengakses tautan dalam unggahan. Diketahui, tautan mengarah ke halaman berisi formulir digital yang meminta pengisian data pribadi seperti nama, alamat dan nomor telegram.
TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “penipuan pendaftaran bantuan ternak dari kementan” ke mesin pencarian Google.Hasil penelusuran mengarah ke unggahan akun Instagram resmi Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementan RI “ditjen_pkh”.
Akun Instagram “ditjen_pkh” pada Oktober 2025 mengunggah sejumlah foto berisi klaim pendaftaran serupa berisi info pendaftaran dan akses tautan. Ditjen PKH menegaskan seluruh informasi resmi hanya berasal dari akun resmi Kementerian Pertanian dan laman pertanian.go.id.


