(GFD-2024-19697) [SALAH]: “MK putuskan Anies dan Ganjar tidak boleh calonkan diri jadi Presiden”
Sumber: TIKTOK.COMTanggal publish: 10/05/2024
Berita
MK putuskan Anies dan Ganjar tidak boleh calonkan diri jadi Presiden
Hasil Cek Fakta
Artikel disaburdari Antara News.
Sebuah akun Tiktok dengan nama pengguna “igustirhanawijaya” mengunggah video dengan narasi MK putuskan Anies dan Ganjar tidak boleh calonkan diri jadi presiden.
Setelah melakukan penelusuran, faktanya video tersebut merupakan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2024 tersebut dibacakan oleh Ketua MK Suhartoyo dalam sidang di Gedung MK, Jakarta.
Jadi tidak ada keputusan hakim yang melarang Anies dan Ganjar untuk mencalonkan diri kembali sebagai presiden di kemudian hari.
Berdasarkan penjelasan di atas klaim tentang MK putuskan Anies dan Ganjar tidak boleh calonkan diri jadi presiden adalah keliru dan masuk kategori konten yang menyesatkan.
Sebuah akun Tiktok dengan nama pengguna “igustirhanawijaya” mengunggah video dengan narasi MK putuskan Anies dan Ganjar tidak boleh calonkan diri jadi presiden.
Setelah melakukan penelusuran, faktanya video tersebut merupakan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2024 tersebut dibacakan oleh Ketua MK Suhartoyo dalam sidang di Gedung MK, Jakarta.
Jadi tidak ada keputusan hakim yang melarang Anies dan Ganjar untuk mencalonkan diri kembali sebagai presiden di kemudian hari.
Berdasarkan penjelasan di atas klaim tentang MK putuskan Anies dan Ganjar tidak boleh calonkan diri jadi presiden adalah keliru dan masuk kategori konten yang menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Yudho Ardi
Informasi yang menyesatkan, faktanya video tersebut merupakan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2024 tersebut dibacakan oleh Ketua MK Suhartoyo dalam sidang di Gedung MK, Jakarta, tidak ada keputusan hakim yang melarang Anies dan Ganjar untuk mencalonkan diri kembali sebagai presiden dikemudian hari.
Informasi yang menyesatkan, faktanya video tersebut merupakan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2024 tersebut dibacakan oleh Ketua MK Suhartoyo dalam sidang di Gedung MK, Jakarta, tidak ada keputusan hakim yang melarang Anies dan Ganjar untuk mencalonkan diri kembali sebagai presiden dikemudian hari.
Rujukan
(GFD-2024-19698) Indonesia dicoret dari AFC U23 terkait indikasi suap wasit, benarkah?
Sumber:Tanggal publish: 10/05/2024
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di TikTok menarasikan bahwa Indonesia memiliki kemungkinan dicoret dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) karena mantan wasit Liga 1, John Evans terindikasi disuap oleh PSSI.
Dalam video tersebut menampilkan salah satu stasiun televisi Vietnam yang memperlihatkan pertandingan Piala Asia U23 Indonesia melawan Korea Selatan.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Mantan Wasit liga 1 John Evans terindikasi disuap PSSI
Indonesia kemungkinan akan dibaned di AFC U23 edisi selanjutnya”
Namun, benarkah Indonesia diblacklist AFC U23 atas indikasi suap wasit?
Dalam video tersebut menampilkan salah satu stasiun televisi Vietnam yang memperlihatkan pertandingan Piala Asia U23 Indonesia melawan Korea Selatan.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Mantan Wasit liga 1 John Evans terindikasi disuap PSSI
Indonesia kemungkinan akan dibaned di AFC U23 edisi selanjutnya”
Namun, benarkah Indonesia diblacklist AFC U23 atas indikasi suap wasit?
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran, video tersebut serupa dengan unggahan VTV Th Thao yang berjudul “Bagaimana Indonesia U23 terselamatkan dalam adu penalti melawan Korea U23?” yang diunggah pada 26 April lalu.
Video tersebut menarasikan Indonesia U23 'diselamatkan' dalam adu penalti ketika wasit untuk Justin Hubner mengulangi tendangan penalti yang sebelumnya gagal. Ia juga menuliskan Indonesia U23 menunjukkan semangat bermain yang mengesankan dan pantas mendapatkan tiket masuk semifinal.
Klaim: Indonesia dicoret dari AFC U23 atas indikasi suap wasit
Rating: Disinformasi
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Video tersebut menarasikan Indonesia U23 'diselamatkan' dalam adu penalti ketika wasit untuk Justin Hubner mengulangi tendangan penalti yang sebelumnya gagal. Ia juga menuliskan Indonesia U23 menunjukkan semangat bermain yang mengesankan dan pantas mendapatkan tiket masuk semifinal.
Klaim: Indonesia dicoret dari AFC U23 atas indikasi suap wasit
Rating: Disinformasi
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Rujukan
(GFD-2024-19703) BBM subsidi pertalite dihapus, benarkah?
Sumber:Tanggal publish: 10/05/2024
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di Facebook menarasikan bahwa mulai 6 Mei 2024, BBM subsidi pertalite dihapus dan digantikan oleh pertamax green.
Unggahan tersebut disertai dengan foto SPBU Pertamina yang hanya menjual Pertamax Turbo 98, Pertamax Green 95, Pertamax 92, dan Pertamina Dex.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Selamat tinggal Pertalite, Selamat datang Pertamax Green... Selamat menikmati ! Mulai dari Aceh , sumatera ,Jawa, Bali, kalimantan, NTB, NTT, Sulawesi, Maluku hingga ke Papua.
Selamat Menikmati BBM Harga Baru dipaksakan tgl 4.5.24 Petralite dihapus, PLN naik tgl 2.5.24, Selamat Menikmati Pajak2 yang Naik, Selamat Menikmati Sembako Naik, Barang dn Jasa Naik, Transportasi Naik. Mari kita terus BERSYUKUR atas NIKMAT yg diberikan oleh pemerintah #fyp #hargabaru #BBM #Pertamaxgreen #pertamina #bbmnaik #semua #pengikut #pemerintah”
Namun, benarkah BBM subsidi pertalite dihapus?
Unggahan tersebut disertai dengan foto SPBU Pertamina yang hanya menjual Pertamax Turbo 98, Pertamax Green 95, Pertamax 92, dan Pertamina Dex.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Selamat tinggal Pertalite, Selamat datang Pertamax Green... Selamat menikmati ! Mulai dari Aceh , sumatera ,Jawa, Bali, kalimantan, NTB, NTT, Sulawesi, Maluku hingga ke Papua.
Selamat Menikmati BBM Harga Baru dipaksakan tgl 4.5.24 Petralite dihapus, PLN naik tgl 2.5.24, Selamat Menikmati Pajak2 yang Naik, Selamat Menikmati Sembako Naik, Barang dn Jasa Naik, Transportasi Naik. Mari kita terus BERSYUKUR atas NIKMAT yg diberikan oleh pemerintah #fyp #hargabaru #BBM #Pertamaxgreen #pertamina #bbmnaik #semua #pengikut #pemerintah”
Namun, benarkah BBM subsidi pertalite dihapus?
Hasil Cek Fakta
PT Pertamina Patra Niaga selaku anak usaha PT Pertamina (Persero) menegaskan, masih menyalurkan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite (RON 90) kepada masyarakat sesuai kuota yang ditetapkan pemerintah pada 2024. Pertamina juga menyatakan masyarakat tidak perlu khawatir terkait kelangsungan BBM subsidi jenis Pertalite yang tetap disalurkan sesuai ketentuan.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengatakan sesuai dengan Kepmen ESDM No 37.K/HK.02/MEM.M/2022, Pertalite merupakan Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP), sehingga perubahan dalam penyaluran Pertalite harus melalui kebijakan pemerintah.
"Hingga saat ini kami masih menyalurkan Pertalite di semua wilayah sesuai dengan penugasan yang diberikan Pemerintah, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir," kata dia dilansir dari ANTARA.
Klaim: BBM subsidi pertalite dihapus
Rating: Disinformasi
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengatakan sesuai dengan Kepmen ESDM No 37.K/HK.02/MEM.M/2022, Pertalite merupakan Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP), sehingga perubahan dalam penyaluran Pertalite harus melalui kebijakan pemerintah.
"Hingga saat ini kami masih menyalurkan Pertalite di semua wilayah sesuai dengan penugasan yang diberikan Pemerintah, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir," kata dia dilansir dari ANTARA.
Klaim: BBM subsidi pertalite dihapus
Rating: Disinformasi
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
(GFD-2024-19692) [SALAH] Beras Beracun Dari China
Sumber: twitter.comTanggal publish: 09/05/2024
Berita
Beredar sebuah video oleh akun Twitter @AbdHali59646742 pada 5 Mei 2024. Video tersebut menampilkan kompilasi potongan video dari proses pengiriman beras dari vietnam dan digabungkan dengan video lainnya. Selain itu pada video tersebut juga disertai dengan tampilan liputan terkait IRT asal Bukittinggi yang mengalami sakit perut usai mengkonsumsi beras yang diduga sintetis.
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, video IRT asal Bukittinggi yang mengalami sakit perut usai mengkonsumsi beras yang diduga sintetis adalah tidak benar.
Penemuan beras diduga palsu di Bukittinggi itu terjadi pada tahun 2023 di daerah Campago Ipuh oleh seorang warga bernama Dessi. Ia mengaku mengalami sakit komplikasi setelah mengonsumsi beras yang diduga sintetis itu, seperto radang tenggorokan, pusing, dan demam tinggi, setelah dua pekan memakan beras tersebut.
Beras yang dibeli dengan harga Rp5.000 per kilogram itu kemudian diperiksa langsung oleh pihak kepolisian untuk selanjutnya dicek laboratorium.
Dikutip dari detik.com, Kepala Dinas Pangan Sumbar, Syaiful Bahri mengungkap beras diduga sintetis tersebut ternyata beras biasa. Ia juga mengungkap jenis dan asal beras tersebut. Menurutnya beras merupakan beras lokal Sumbar yang berjenis Sokan asal Kabupaten Pasaman.
“Kami sudah memperoleh hasilnya pada Sabtu lalu. Hasilnya bukan sintetis. Beras itu murni beras lokal, yang berasal dari Kabupaten Pasaman,” katanya saat ditemui detikSumut, Senin (16/10/2023).
Dengan demikian, kompilasi video tersebut tidak ada kaitannya dengan beras sintetis yang dikonsumsi oleh IRT asal Bukittinggi. Sehingga masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.
Penemuan beras diduga palsu di Bukittinggi itu terjadi pada tahun 2023 di daerah Campago Ipuh oleh seorang warga bernama Dessi. Ia mengaku mengalami sakit komplikasi setelah mengonsumsi beras yang diduga sintetis itu, seperto radang tenggorokan, pusing, dan demam tinggi, setelah dua pekan memakan beras tersebut.
Beras yang dibeli dengan harga Rp5.000 per kilogram itu kemudian diperiksa langsung oleh pihak kepolisian untuk selanjutnya dicek laboratorium.
Dikutip dari detik.com, Kepala Dinas Pangan Sumbar, Syaiful Bahri mengungkap beras diduga sintetis tersebut ternyata beras biasa. Ia juga mengungkap jenis dan asal beras tersebut. Menurutnya beras merupakan beras lokal Sumbar yang berjenis Sokan asal Kabupaten Pasaman.
“Kami sudah memperoleh hasilnya pada Sabtu lalu. Hasilnya bukan sintetis. Beras itu murni beras lokal, yang berasal dari Kabupaten Pasaman,” katanya saat ditemui detikSumut, Senin (16/10/2023).
Dengan demikian, kompilasi video tersebut tidak ada kaitannya dengan beras sintetis yang dikonsumsi oleh IRT asal Bukittinggi. Sehingga masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Arief Putra Ramadhan.
Kompilasi video tersebut tidak ada kaitannya dengan beras sintetis yang dikonsumsi oleh IRT asal Bukittinggi pada tahun 2023.
Kompilasi video tersebut tidak ada kaitannya dengan beras sintetis yang dikonsumsi oleh IRT asal Bukittinggi pada tahun 2023.
Rujukan
Halaman: 3653/7990



