• (GFD-2024-19934) [HOAKS] Presiden FIFA Minta Laga Indonesia Vs Guinea Diulang

    Sumber:
    Tanggal publish: 17/05/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Presiden Federasi Asosiasi Sepak Bola Dunia (FIFA) Gianni Infantino diklaim meminta laga play-off Olimpiade Paris 2024 antara Indonesia melawan Guinea diulang.

    Dalam sebuah unggahan disebutkan, Gianni menilai ada keputusan wasit yang aneh.

    Namun, setelah ditelusuri, narasi tersebut tidak benar atau hoaks.

    Adapun timnas Indonesia tumbang dari Guinea dengan skor 1-0, pada Kamis (9/5/2024). Gol tunggal Guinea diciptakan Ilaix Moriba lewat tendangan penalti. 

    Narasi soal Gianni Infantino meminta laga Indonesia melawan Guinea diulang dibagikan akun Instagram ini.

    Akun tersebut membagikan video pada 10 Mei 2024 dengan keterangan demikian:

    Merasa ada yang aneh dengan keputusan wasit,Presiden FIFA meminta pertandingan Indonesia u23 vs guine u23 diulang.

    PRESIDEN FIFA GIANNI INFANTINO LANGSUNG MEMBERI TANGGAPAN SETELAH GUINEA MENJEBOL GAWANG INDONESIA LEWAT ADU PENALTI YANG UCAPNYA TIDAK SAH.

    Akun Instagram Tangkapan layar Instagram, narasi yang mengeklaim Infantino meminta laga Indonesia melawan Guinea diulang

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com tidak menemukan informasi valid soal permintaan Infantino agar laga Indonesia melawan Guinea diulang.

    Seusai laga, Infantino memberikan apresiasi kepada anak asuh Shin Tae-yong.

    Ia menonton langsung pertandingan itu bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan Ketua Umum Federasi Guinea Aboubacar Sampil.

    Melalui unggahan di akun Instagramnya, pada 10 Mei 2024, Infantino berpesan kepada pendukung Indonesia untuk tetap bangga atas pencapaian timnas.

    "Pesan saya untuk semua pencinta sepak bola di Indonesia adalah berbanggalah kepada tim kalian, Tetap dukung mereka dengan hasrat sama karena kalian bergerak ke arah yang benar," ujar Infantino. 

    Ia juga mengucapkan terimakasih kepada PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir atas pekerjaan yang dianggap luar biasa selama ini.

    Sementara, Guinea telah dipastikan tampil di Olimpiade Paris 2024.

    Dikutip dari laman Olympics.com, Guinea menjadi tim terakhir yang lolos ke Olimpiade. Mereka akan bergabung di Grup A bersama Perancis, Selandia Baru, dan Amerika Serikat.

    Bagi Guinea, pencapaian itu membuat mereka tampil untuk kedua kalinya di Olimpiade setelah penampilan perdana pada 1968 di Meksiko.

    Kesimpulan

    Narasi bahwa Gianni Infantino meminta laga Indonesia melawan Guinea diulang adalah hoaks.

    Seusai pertandingan, Infantino justru memberikan apresiasi kepada timnas Indonesia meski gagal lolos ke Olimpiade Paris 2024.

    Adapun Guinea menjadi tim terakhir yang lolos ke Olimpiade. Mereka akan bergabung di Grup A bersama Perancis, Selandia Baru, dan Amerika Serikat.

    Rujukan

  • (GFD-2024-19935) [HOAKS] Warga Rafah Bikin Video Rekayasa Serangan Israel

    Sumber:
    Tanggal publish: 17/05/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Sebuah konten mengeklaim warga Rafah, Jalur Gaza, Palestina, membuat video rekayasa yang seolah-olah menunjukkan serangan Israel di wilayah tersebut.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, konten tersebut hoaks. Rafah benar-benar digempur militer Israel dan menyebabkan ratusan ribu warganya mengungsi.

    Sementara, video yang dimuat konten itu adalah behind the scene dari serial drama yang ditayangkan pada Maret 2024.

    Sebagai konteks, konflik Israel-Palestina yang berlangsung selama puluhan tahun kembali memanas setelah Israel menggempur wilayah Gaza pada Oktober 2023.

    Serangan tersebut merupakan balasan terhadap tindakan kelompok Hamas yang menginfiltrasi dan menyandera warga Israel pada 7 Oktober 2023.

    Israel memperluas serangan di Jalur Gaza dengan menggempur Rafah yang dihuni oleh ratusan ribu pengungsi.

    Konten yang mengeklaim warga Rafah membuat video rekayasa serangan Israel dibagikan oleh akun Facebook ini dan ini pada 7 Mei 2024.

    Berikut narasi yang dibagikan:

    Rafah actors are preparing, and we may soon witness disturbing footage from Rafah.… (Para aktor Rafah sedang bersiap-siap, dan kita mungkin akan segera menyaksikan rekaman yang mengganggu dari Rafah....).

    Dalam video itu tampak seorang pria berbaring di atas tandu dan seorang perempuan merias bagian dada serta lehernya.

    Kemudian, ada seorang pria lainnya duduk di semacam kantong mayat sambil merokok.

    Hasil Cek Fakta

    Dilansir Full Fact, video yang diklaim sebagai rekayasa warga Rafah adalah cuplikan behind the scene dari serial drama Palestina, berjudul Bleeding Dirt.

    Serial yang ditayangkan di YouTube pada 12 Maret 2024 tersebut tidak terkait dengan serangan militer Israel di Rafah.

    Menurut pemeriksa fakta Palestina, Kashif, serial tersebut difilmkan di sebuah kota dekat Nablus, Tepi Barat, bukan di Rafah, Gaza.

    Sementara, media pemeriksa fakta Check Your Fact menemukan klip proses rias aktor Bleeding Dirt di kanal YouTube Bashar Al-Najjar, sutradara serial tersebut.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, konten yang mengeklaim warga Rafah membuat video rekayasa serangan Israel adalah hoaks.

    Video yang diklaim sebagai rekayasa warga Rafah adalah cuplikan behind the scene serial drama Palestina, berjudul Bleeding Dirt. Serial itu tayang di YouTube pada 12 Maret 2024.

    Rujukan

  • (GFD-2024-19961) [HOAKS] Foto Ular Raksasa di Carolina Selatan

    Sumber:
    Tanggal publish: 17/05/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar foto ular raksasa yang diklaim ditemukan di Carolina Selatan, Amerika Serikat (AS).

    Foto itu menampilkan ular anaconda berada di tengah kerumunan orang.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, foto tersebut merupakan manipulasi dan dikategorikan hoaks.

    Foto ular anaconda raksasa di Carolina Selatan disebarkan oleh akun Threads ini dan ini.

    Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Jumat (10/5/2024):

    ‘Sungguh binatang buas!’ Seekor ular besar ditemukan oleh seorang pejalan kaki di dekat sungai Carolina Selatan - Periksa komentarnya!

    Pada bagian kolom komentar pengunggah menyertakan tautan dari Allchronology.com.

    Foto serupa ditemukan di akun Facebook ini dan ini. Pada kolom komentar, pengunggah memberikan tautan dari Lifepress.info.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com menggunakan metode reverse image search untuk menelusuri rekam jejak foto.

    Hasil pencarian di Yandex mengarahkan ke situs berbagi gambar Wallpapercosmos.com yang menampilkan anaconda hijau atau Eunectes murinus.

    Foto serupa juga ditemukan di National Geographic. Foto anaconda hijau dipotret oleh Ed George.

    Anaconda hijau merupakan jenis ular terberat di dunia.

    Hewan melata dalam foto memiliki berat 550 pon atau sekitar 249 kilogram dengan panjang sekitar 20-30 kaki atau 6-9 meter.

    Apabila dibandingkan, gambar yang beredar merupakan hasil rekayasa dari foto anaconda hijau.

    Terlihat bagian depan ular sama persis, tetapi ekornya diedit seolah-olah ular tersebut tampak lebih panjang.

    Sementara, tautan yang disebarkan melalui kolom komentar tidak memiliki tanggal, lokasi, dan detail peristiwa yang jelas.

    Berdasarkan hasil pencarian di Google, tidak ada peristiwa penemuan ular raksasa di Carolina Selatan dalam sebulan terakhir.

    Kesimpulan

    Foto ular anaconda raksasa di Carolina Selatan merupakan hoaks.

    Foto anaconda hijau yang dipotret oleh Ed George dimanipulasi, kemudian dinarasikan sebagai penemuan ular di Carolina Selatan.

    Rujukan

  • (GFD-2024-20847) Cek Fakta: Prabowo Tawarkan Bantuan Lewat Aplikasi WhatsApp, Ini Faktanya

    Sumber:
    Tanggal publish: 16/05/2024

    Berita

    Jakarta: Beredar sebuah video di Facebook yang menarasikan Menteri Pertahanan sekaligus Presiden terpilih Prabowo Subianto menawarkan bantuan kepada masyarakat dengan syarat calon penerima harus menghubungi nomor WhatsApp.  

    Dari video tersebut, bantuan yang ditawarkan Prabowo merupakan bantuan untuk biaya sekolah, pembangunan rumah, pembayaran utang, dan modal usaha.  

    Berikut narasi lengkapnya:

    “Yang lagi kesulitan sinih babak bantu harus jujur mau buwat apa. Pilih satu sesuai kebutuhan kalian ya,” tulis narasi video tersebut.

    Video yang diunggah diunggah akun Facebook Surya Genz tersebut juga menuliskan keterangan penyerta berupa nomor kontak untuk dihubungi jika ingin mendapat informasi lebih lanjut.

    Lantas, apakah informasi tersebut benar? Ini cek faktanya .

    Hasil Cek Fakta

    Dari hasil penelusuran tim cek fakta Medcom.id , unggahan video yang dinarasikan Prabowo tawarkan bantuan itu tidaklah benar. Juru Bicara Prabowo, Dahnil Azhar Simanjuntak mengkofirmasi bahwa unggahan yang tersebar di media sosial tersebut adalah hoax karena nomor yang tertera pada unggahan tersebut bukan milik Prabowo.  

    Dahnil mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan cek dan ricek ketika menerima informasi di media sosial. Ia juga meminta masyarakat mewaspadai penipuan.

    Kesimpulan

    Video yang dinarasikan Prabowo menawarkan bantuan kepada masyarakat adalah hoaks, karena tidak memuat informasi yang benar. Konten ini masuk dalam kategori misleading content (konten menyesatkan).  

    Misleading dibuat secara sengaja dengan maksud menggiring opini sesuai kehendak pembuat informasi. Misleading content dibentuk dengan menampilkan informasi untuk mengarahkan opini pembaca agar sesuai dengan keinginan pembuatnya.  

    Rujukan