(GFD-2024-20055) Cek Fakta: Hoaks Baim Wong Bagikan Rp 25 Juta Hanya Dengan Tebak Nama Kota di Facebook
Sumber:Tanggal publish: 24/05/2024
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar kembali di media sosial postingan Baim Wong membagikan uang Rp 25 juta hanya dengan tebak nama kota di Facebook. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 18 Mei 2024.
Dalam postingannya terdapat video dengan narasi sebagai berikut:
"Yang bisa nebak kota di bawah saya transfer Rp 25.000.000. B*ND*NG. Yang bisa nebak langsung VC aja bosqu"
Lalu benarkah postingan Baim Wong membagikan uang Rp 25 juta hanya dengan tebak nama kota di Facebook?
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan melihat akun Baim Wong di Instagran, @baimwong yang sudah bercentang biru atau terverifikasi. Dalam akun tersebut Baim Wong beberapa kali membuat postingan bantahan adanya pembagian giveaway apalagi harus membayar sejumlah uang terlebih dahulu kepada dirinya.
"Segala KTP saya dipalsuin. Dan sekarang selalu pakai nama polisi. Sebenarnya sudah sering diingetin, tapi masih banyak orang yang percaya. Jangan ya.
Please saya enggak pernah minta apapun kalau memang ada yang pernah saya kasih.Tolong jangan ada yang ketipu lagi," ujar Baim Wong dalam unggahan Instagram 2 Desember 2023.
"Selamat tahun baru.Rutinitas tiap tahun, selalu nasehatin jangan sampe ketipu ya. Kalau masih pengen nipu, nipunya jangan pake nama guee," ujar Baim Wong dalam postingan yang diunggah pada 2 Januari 2024.
"yang pernah kena tipu, ke kantor tiger wong bawa buktinya. bisa bantu sampe lapor polisi," ujarnya menambahkan.
Dalam postingan yang lain, Baim Wong juga mengunggah keprihatinannya akan maraknya penipuan yang mencatut nama dirinya.
"Bagaimana cara mereka ini ditangkep2in. Saya kasian sama org2 yg masih kena tipu. Sampai skrg masih banyak bgt oknumnya.
Tolong, kasian orang2 kecil yg ketipu.Berbagai laporan sudah saya lakukan Kagetnya skrg mereka berani mengatasnamakan @poldametrojaya .Semoga cepet ditindak sampai akar2nya"
Dalam kolom komentar juga terdapat permintaan agar masyarakat menghubungi nomor tertentu di Whatsapp sebagai syarat mendapatkan hadiah.
Ini merupakan modus pencurian data ataupun terhubung dengan pinjaman online ilegal.
Selain itu sangat berbahaya jika memberikan data pribadi seperti buku tabungan untuk diunggah di media sosial. Pasalnya data pribadi ini rawan digunakan untuk penipuan.
Kesimpulan
Postingan Baim Wong membagikan uang Rp 25 juta hanya dengan tebak nama kota di Facebook adalah hoaks.
Rujukan
(GFD-2024-20058) [SALAH] IKN Batal Jadi Ibukota Negara
Sumber: Tiktok.comTanggal publish: 24/05/2024
Berita
IKN BATAL JADI IBU KOTA
Lalu Bagaimana Nasib IKN Pembangunan Mangkrak
Lalu Bagaimana Nasib IKN Pembangunan Mangkrak
Hasil Cek Fakta
Sebuah video beredar di Tiktok menyatakan bahwa IKN batal menjadi ibukota Negara Indonesia. Video ini diunggah oleh akun HeruCoyrudin pada 18 Mei 2024.
Setelah dilakukan penelusuran, video ini memuat tangkapan layar yang diketahui terdapat dalam laman http://ayobandung.com. Dalam artikel ini dijelaskan bahwa Presiden Jokowi resmi mengesahkan UU DKJ dan Jakarta masih menjadi Ibu kota Negara Indonesia. Hal ini dikarenakan, proses pemindahan IKN masih menunggu Keputusan Presiden sesuai dengan keputusan perundangan-undangan. Melansir http://Kompas.com pemindahan ibukota ke IKN akan dilakukan secara bertahap. Selain itu, pada Pasal 2 Nomor 2 UU DKJ Tahun 2024 dijelaskan bahwa Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta diubah namanya menjadi Provinsi Daerah Khusus Jakarta.
Dari pernyataan di atas, dapat disimpulkan bahwa ibukota Indonesia akan tetap berpindah namun menunggu keluarnya Keppres. Oleh karena itu untuk saat ini Jakarta masih menjadi ibukota negara.
Setelah dilakukan penelusuran, video ini memuat tangkapan layar yang diketahui terdapat dalam laman http://ayobandung.com. Dalam artikel ini dijelaskan bahwa Presiden Jokowi resmi mengesahkan UU DKJ dan Jakarta masih menjadi Ibu kota Negara Indonesia. Hal ini dikarenakan, proses pemindahan IKN masih menunggu Keputusan Presiden sesuai dengan keputusan perundangan-undangan. Melansir http://Kompas.com pemindahan ibukota ke IKN akan dilakukan secara bertahap. Selain itu, pada Pasal 2 Nomor 2 UU DKJ Tahun 2024 dijelaskan bahwa Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta diubah namanya menjadi Provinsi Daerah Khusus Jakarta.
Dari pernyataan di atas, dapat disimpulkan bahwa ibukota Indonesia akan tetap berpindah namun menunggu keluarnya Keppres. Oleh karena itu untuk saat ini Jakarta masih menjadi ibukota negara.
Kesimpulan
Faktanya, postingan tersebut memuat sebuah artikel yang menjelaskan bahwa saat disahkannya UU DKJ pada 25 April 2024, IKN belum resmi menjadi ibukota karena masih menunggu proses secara bertahap dan keluarnya Keputusan Presiden. IKN akan tetap dipindahkan dan Jakarta berganti menjadi Daerah Khusus Jakarta.
Rujukan
- https://www.ayobandung.com/umum/7912671306/presiden-jokowi-sahkan-uu-dkj-jakarta-tetap-jadi-ibu-kota-nasib-ikn-justru-jadi-begini
- https://nasional.kompas.com/read/2024/04/29/06514401/uu-dkj-disahkan-jokowi-jakarta-masih-ibu-kota-ri-sampai-ada-keppres#:~:text=Editor&text=JAKARTA%2C%20KOMPAS.com%20%2D%20Jakarta,Widodo%20pada%2025%20April%202024
(GFD-2024-20059) [PENIPUAN] Jusuf Hamka Bagikan Uang 50 Juta Dengan Tebak Nama Kota
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 24/05/2024
Berita
L-E-N-G-K-A-A-J-A-M
Tebak Nama Kota Di atas Bapak Transfr 50 jt
Tebak Nama Kota Di atas Bapak Transfr 50 jt
Hasil Cek Fakta
Beredar video di Facebook memperlihatkan Jusuf Hamka yang sedang membagikan uang tunai sebesar 50 juta kepada masyarakat dengan syarat dapat menebak nama kota yang diacak. Postingan ini diunggah oleh akun bernama Yusuf Hamka dan sudah dilihat lebih dari 900 ribu pengguna.
Setelah dilakukan penelusuran, ternyata video tersebut tidaklah benar. Dilansir dari http://turnbackhoax.id, Jusuf Hamka melalui Instagram resminya yang sudah bercentang biru menyampaikan akun media sosial miliknya hanya ada dua yakni akun Instagram bernama jusufhamka dan akun tiktok mohjusufhamka_official. Sementara itu, melansir dari http://liputan6.com, postingan serupa juga pernah beredar di Facebook beberapa pekan yang lalu dan sudah dipastikan hoax. Postingan seperti ini mengarahkan masyarakat ke link tertentu dan dianggap berbahaya karena dapat menjadi modus pencurian data atau terhubung dengan pinjaman online ilegal.
Dengan demikian, postingan yang menyatakan bahwa Jusuf Hamka bagikan uang 50 juta dengan menebak kota tidaklah benar.
Setelah dilakukan penelusuran, ternyata video tersebut tidaklah benar. Dilansir dari http://turnbackhoax.id, Jusuf Hamka melalui Instagram resminya yang sudah bercentang biru menyampaikan akun media sosial miliknya hanya ada dua yakni akun Instagram bernama jusufhamka dan akun tiktok mohjusufhamka_official. Sementara itu, melansir dari http://liputan6.com, postingan serupa juga pernah beredar di Facebook beberapa pekan yang lalu dan sudah dipastikan hoax. Postingan seperti ini mengarahkan masyarakat ke link tertentu dan dianggap berbahaya karena dapat menjadi modus pencurian data atau terhubung dengan pinjaman online ilegal.
Dengan demikian, postingan yang menyatakan bahwa Jusuf Hamka bagikan uang 50 juta dengan menebak kota tidaklah benar.
Kesimpulan
Faktanya, postingan tersebut tidak benar. Jusuf Hamka tidak memiliki akun Facebook sehingga postingan tersebut dapat mengarah kepenipuan dan pencurian data pribadi.
Rujukan
(GFD-2024-20060) [SALAH] Pegawai Kristen Jadi Petugas Haji
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 24/05/2024
Berita
Kenapa Menteri Agama jadi Korslet begini ya…? Angkat pegawai Kristen jadi petugas urusan Haji, kayak kehabisan ornag Islam aja, orang kreaten dijadikan petugas haji. Biar aja kalo mukanya hangus masuk Makkah & Madinah. Seandainya mau dipaksakan, berilah tugas di daerah kerja (daker) di Jeddah, ~ bukan Mekkah & Madinah
Hasil Cek Fakta
Beredar di Facebook pernyataan bahwa Menteri Agama Indonesia melibatkan orang Kristen untuk menjadi petugas haji. Postingan ini memuat foto berita di Kompas TV. Postingan ini diunggah oleh akun bernama Hilman Syah pada 17 Mei 2024.
Setelah ditelusuri, ternyata foto tersebut diambil di salah satu berita Kompas TV. Pemeriksa fakta menemukan video tersebut di kanal Youtube KompasTV Pontianak yang diunggah pada 14 Mei 2024. Dalam video ini dijelaskan bahwa Kemenag Parepare memang melibatkan pegawai beragama Kristen dan Katolik menjadi petugas haji. Namun, tugas yang diberikan untuk kedua pegawai ini hanya melayani barang bawaan jemaah pada saat pelepasan haji Kota Parepare Sulawesi Selatan. Hal ini dilakukan untuk merawat moderasi hidup beragama.
Melansir dari http://detik.com, Kemenag Parepare memberikan penjelasan bahwa dua pegawai non-muslim yang menjadi panitia haji adalah pegawai Kemenag. Keterlibatan dua pegawai ini tidak terkait ritual ibadah di Makkah dan Madinah. Pegawai tersebutv hanya bertugas dalamb pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji di Kota Parepare, tidak sampai ke Arab Saudi. Kepala Kanwil Kemenag Parepare mengatakan bahwa komentar netizen menyangka bahwa panitia tersebut menjadi Panitia Penyelenggara Haji (PIH) yang berangkat ke Saudi Arabia hingga timbul penolakan.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa petugas haji yang beragama Kristen tersebut hanya bertugas untuk melayani pemberangkatan dan pemulangan jemaah di Kota Parepare tidak sampai ke Arab Saudi.
Setelah ditelusuri, ternyata foto tersebut diambil di salah satu berita Kompas TV. Pemeriksa fakta menemukan video tersebut di kanal Youtube KompasTV Pontianak yang diunggah pada 14 Mei 2024. Dalam video ini dijelaskan bahwa Kemenag Parepare memang melibatkan pegawai beragama Kristen dan Katolik menjadi petugas haji. Namun, tugas yang diberikan untuk kedua pegawai ini hanya melayani barang bawaan jemaah pada saat pelepasan haji Kota Parepare Sulawesi Selatan. Hal ini dilakukan untuk merawat moderasi hidup beragama.
Melansir dari http://detik.com, Kemenag Parepare memberikan penjelasan bahwa dua pegawai non-muslim yang menjadi panitia haji adalah pegawai Kemenag. Keterlibatan dua pegawai ini tidak terkait ritual ibadah di Makkah dan Madinah. Pegawai tersebutv hanya bertugas dalamb pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji di Kota Parepare, tidak sampai ke Arab Saudi. Kepala Kanwil Kemenag Parepare mengatakan bahwa komentar netizen menyangka bahwa panitia tersebut menjadi Panitia Penyelenggara Haji (PIH) yang berangkat ke Saudi Arabia hingga timbul penolakan.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa petugas haji yang beragama Kristen tersebut hanya bertugas untuk melayani pemberangkatan dan pemulangan jemaah di Kota Parepare tidak sampai ke Arab Saudi.
Kesimpulan
Faktanya, pegawai Kristen yang dimaksud hanya bertugas untuk melayani pemberangkatan dan pemulangan jemaah di Kota Parepare. Pegawai tersebut tidak ikut sampai ke Saudi Arabia.
Rujukan
Halaman: 3553/7981
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4841051/original/054495400_1716512649-cek_fakta_baim_kota.jpg)


