GEGER ANIES TURUN BERSAMA MAHASISWA DUDUKI DPR AKIBAT UKT NAIK
BERITA TERKINI!!
ANIES TURUN BERSAMA MAHASISWA
DUDUKI DPR AKIBAT UKT NAIK
(GFD-2024-20065) [SALAH] ANIES TURUN BERSAMA MAHASISWA DUDUKI DPR AKIBAT UKT NAIK
Sumber: youtube.comTanggal publish: 24/05/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Sebuah video bernarasikan Anies Baswedan turun bersama mahasiswa duduki DPR akibat Uang Kuliah Tunggal (UKT) naik beredar dari channel youtube ONE NATION. Klaim ini diperkuat dengan gambar thumbnail yang menampilkan Anies Baswedan berada di tengah kerumunan massa demo.
Setelah dilakukan penelusuran, thumbnail yang menampilkan Anies Baswedan berada di tengah kerumunan massa demo tersebut merupakan foto ketika Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menemui mahasiswa di depan Kompleks Parlemen DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin 11 April 2022. Unjuk rasa menolak penundaan pemilu 2024 atau masa jabatan presiden 3 periode berakhir ricuh.
Foto aslinya dimuat dalam artikel kompas.com dengan judul “[KLARIFIKASI] Video Demo Mahasiswa Ricuh di DPR RI 11 April 2022” yang tayang pada 12 April 2022.
Narasi yang dibacakan dalam video tersebut bersumber dari artikel tempo.co berjudul “Kado Hari Pendidikan Nasional: UKT Naik di Berbagai Kampus Negeri” yang dimuat pada 5 Mei 2024.
Dalam artikel ini membahas tentang kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) di berbagai perguruan tinggi menjadi sorotan utama setelah diterbitkannya Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) tahun 2024.
Dengan demikian, narasi mengenai Anies Baswedan turun bersama mahasiswa duduki DPR akibat UKT naik adalah keliru dan termasuk ke dalam konten yang dimanipulasi.
Setelah dilakukan penelusuran, thumbnail yang menampilkan Anies Baswedan berada di tengah kerumunan massa demo tersebut merupakan foto ketika Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menemui mahasiswa di depan Kompleks Parlemen DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin 11 April 2022. Unjuk rasa menolak penundaan pemilu 2024 atau masa jabatan presiden 3 periode berakhir ricuh.
Foto aslinya dimuat dalam artikel kompas.com dengan judul “[KLARIFIKASI] Video Demo Mahasiswa Ricuh di DPR RI 11 April 2022” yang tayang pada 12 April 2022.
Narasi yang dibacakan dalam video tersebut bersumber dari artikel tempo.co berjudul “Kado Hari Pendidikan Nasional: UKT Naik di Berbagai Kampus Negeri” yang dimuat pada 5 Mei 2024.
Dalam artikel ini membahas tentang kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) di berbagai perguruan tinggi menjadi sorotan utama setelah diterbitkannya Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) tahun 2024.
Dengan demikian, narasi mengenai Anies Baswedan turun bersama mahasiswa duduki DPR akibat UKT naik adalah keliru dan termasuk ke dalam konten yang dimanipulasi.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Pekik Jalu Utomo.
Faktanya tidak ditemukan pemberitaan terkait Anies Baswedan turun bersama mahasiswa duduki DPR akibat UKT naik. Video tersebut hanya berisi gabungan dari beberapa cuplikan video berbeda yang tidak mendukung klaim narasi.
Faktanya tidak ditemukan pemberitaan terkait Anies Baswedan turun bersama mahasiswa duduki DPR akibat UKT naik. Video tersebut hanya berisi gabungan dari beberapa cuplikan video berbeda yang tidak mendukung klaim narasi.
Rujukan
(GFD-2024-20066) [SALAH] DPR BERHASIL BONGKAR KORUPSI BESAR ISTANA
Sumber: youtube.comTanggal publish: 24/05/2024
Berita
MENGGEMPARKANDIDEPAN J0K0WI, DPR BONGKAR SMUA B0ROK ISTANA
KABAR MENGGEMPARKAN
SEISI ISTANA KETAR KETIR
DPR BERHASIL BONGKAR KORUPSI BESAR ISTANA
KABAR MENGGEMPARKAN
SEISI ISTANA KETAR KETIR
DPR BERHASIL BONGKAR KORUPSI BESAR ISTANA
Hasil Cek Fakta
Beredar sebuah video dari channel youtube bernama ONE NATION bernarasikan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berhasil bongkar korupsi besar istana. Video tersebut diunggah pada 21 Mei 2024.
Setelah ditelusuri, thumbnail yang ditampilkan dalam video tersebut merupakan gambar yang telah dimanipulasi. Gambar yang menampilkan Bambang Wuryanto tersebut merupakan momen saat konferensi pers usai Rapat Paripurna DPR RI Ke-11 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2022-2023 bersama Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa 6 Desember 2022.
Gambar aslinya dimuat di laman resmi drp.go.id dalam artikel yang berjudul “Bersejarah, Komisi III DPR RI dan Pemerintah Sahkan RUU KUHP Jadi UU” yang tayang pada 6 Desember 2022.
Dalam video terdapat narasi yang membahas tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan tanggapannya mengenai usulan politik uang atau money politics agar dilegalkan. Narasi tersebut bersumber dari artikel tribunnews.com berjudul “Kader PDIP Usul Politik Uang Dilegalkan, KPK Sebut Dampaknya Bisa Korupsi Gila-gilaan” yang dimuat ppada 16 Mei 2024.
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim narasi yang menyatakan DPR berhasil bongkar korupsi besar istana tidak terbukti dan termasuk ke dalam konten yang dimanipulasi.
Setelah ditelusuri, thumbnail yang ditampilkan dalam video tersebut merupakan gambar yang telah dimanipulasi. Gambar yang menampilkan Bambang Wuryanto tersebut merupakan momen saat konferensi pers usai Rapat Paripurna DPR RI Ke-11 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2022-2023 bersama Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa 6 Desember 2022.
Gambar aslinya dimuat di laman resmi drp.go.id dalam artikel yang berjudul “Bersejarah, Komisi III DPR RI dan Pemerintah Sahkan RUU KUHP Jadi UU” yang tayang pada 6 Desember 2022.
Dalam video terdapat narasi yang membahas tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan tanggapannya mengenai usulan politik uang atau money politics agar dilegalkan. Narasi tersebut bersumber dari artikel tribunnews.com berjudul “Kader PDIP Usul Politik Uang Dilegalkan, KPK Sebut Dampaknya Bisa Korupsi Gila-gilaan” yang dimuat ppada 16 Mei 2024.
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim narasi yang menyatakan DPR berhasil bongkar korupsi besar istana tidak terbukti dan termasuk ke dalam konten yang dimanipulasi.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Pekik Jalu Utomo.
Faktanya judul dan isi video tidak berkaitan. Selain thumbnail merupakan hasil rekayasa, video tersebut hanya berisi cuplikan dari beberapa peristiwa berbeda yang ditambahi dengan narasi menyesatkan.
Faktanya judul dan isi video tidak berkaitan. Selain thumbnail merupakan hasil rekayasa, video tersebut hanya berisi cuplikan dari beberapa peristiwa berbeda yang ditambahi dengan narasi menyesatkan.
Rujukan
(GFD-2024-20070) [Cek Fakta] IKN Batal Jadi Ibu Kota Negara Indonesia? Ini Faktanya
Sumber:Tanggal publish: 24/05/2024
Berita
Jakarta: Beredar di TikTok video yang menarasikan bahwa Ibu Kota Nusantara (IKN) batal menjadi ibu kota baru. Video tersebut diunggah akun TikTok @coycoy_heru.
Dalam video yang berdurasi enam detik itu memperlihatkan tangkapan layar sebuah artikel dari situs berita online www.ayobandung.com berjudul “Presiden Jokowi Sahkan UU DKJ: Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota, Nasib IKN Justru Jadi Begini”.
Oleh akun @coycoy_heru artikel yang tayang pada 16 Mei 2024 dinarasikan bahwa IKN batal menjadi ibu kota negara Indonesia dan pembangunannya akan mangkrak. “IKN batal jadi ibu kota. Lalu bagaimana nasib IKN pembangunan mangkrak,” tulis teks di video yang diunggah @coycoy_heru seperti dilihat Medcom.id , Jumat, 24 Mei 2024.
Lantas, apakah informasi tersebut benar? Ini cek faktanya.
Dalam video yang berdurasi enam detik itu memperlihatkan tangkapan layar sebuah artikel dari situs berita online www.ayobandung.com berjudul “Presiden Jokowi Sahkan UU DKJ: Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota, Nasib IKN Justru Jadi Begini”.
Oleh akun @coycoy_heru artikel yang tayang pada 16 Mei 2024 dinarasikan bahwa IKN batal menjadi ibu kota negara Indonesia dan pembangunannya akan mangkrak. “IKN batal jadi ibu kota. Lalu bagaimana nasib IKN pembangunan mangkrak,” tulis teks di video yang diunggah @coycoy_heru seperti dilihat Medcom.id , Jumat, 24 Mei 2024.
Lantas, apakah informasi tersebut benar? Ini cek faktanya.
Hasil Cek Fakta
Dari hasil penelusuran tim cek fakta Medcom.id , unggahan video yang dinarasikan IKN batal jadi ibu kota baru tidaklah benar. Akun @coycoy_heru hanya mengunggah tangkapan layar dan membuat narasi sendiri yang tidak sesuai dengan isi artikel.
Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa IKN akan tetap pindah ke Nusantara. Namun, perpindahan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke IKN Nusantara masih menunggu terbitnya Keputusan Presiden.
"Sesuai dengan UU, maka mengikuti Keppres. Saat ini masih menunggu Keppres yang dimaksud," kata Juru Bicara Otorita IKN Nusantara (OIKN) Troy Pantouw.
[Cek Fakta] Foto Helikopter Presiden Iran Ditembak Laser Luar Angkasa? Ini Faktanya
Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa IKN akan tetap pindah ke Nusantara. Namun, perpindahan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke IKN Nusantara masih menunggu terbitnya Keputusan Presiden.
"Sesuai dengan UU, maka mengikuti Keppres. Saat ini masih menunggu Keppres yang dimaksud," kata Juru Bicara Otorita IKN Nusantara (OIKN) Troy Pantouw.
[Cek Fakta] Foto Helikopter Presiden Iran Ditembak Laser Luar Angkasa? Ini Faktanya
Kesimpulan
Video yang dinarasikan IKN batal jadi ibu kota negara Indonesia dan pembangunannya akan mangkrak adalah hoaks, karena tidak memuat informasi yang benar. Konten ini masuk dalam kategori misleading content (konten menyesatkan).
Misleading Dibuat secara sengaja dengan maksud menggiring opini sesuai kehendak pembuat informasi.Misleading content dibentuk dengan menampilkan informasi untuk mengarahkan opini pembaca agar sesuai dengan keinginan pembuatnya.
Misleading Dibuat secara sengaja dengan maksud menggiring opini sesuai kehendak pembuat informasi.Misleading content dibentuk dengan menampilkan informasi untuk mengarahkan opini pembaca agar sesuai dengan keinginan pembuatnya.
Rujukan
(GFD-2024-20075) Keliru, Prabowo Subianto Bagikan Uang Rp 50 Juta
Sumber:Tanggal publish: 24/05/2024
Berita
Sebuah akun Facebook mengunggah gambar Menteri Pertahanan Prabowo Subianto membagikan uang Rp 50 juta dengan menghubungi nomor WhatsApp tertentu.
Sejak diunggah, reels Facebook ini telah mendapatkan 4,5 ribu suka, 2,1 ribu komentar dan dibagikan 532 kali oleh pengguna Facebook. Unggahan ini juga menyertakan nomor WhatsApp 085232304544.
Benarkah unggahan tersebut berkaitan dengan Prabowo? Berikut pemeriksaan faktanya.
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Tempo menelusuri klaim ini dengan memeriksa akun media sosial resmi Prabowo dan memeriksa nomor seluler yang tercantum.
Penelusuran Tempo pada akun resmi Prabowo di IG Prabowo, X @prabowo, Facebook Prabowo Subianto dan laman website yang berkaitan dengan Prabowo Subianto tidak ditemukan unggahan yang menyebutkan bahwa ia akan membagikan uang sebesar Rp 50 juta.
Tempo juga menelusuri nomor WhatsApp yang tercantum dengan menggunakan GetContact. Hasilnya nomor tersebut terdaftar atas nama orang lain.
Kasus Penipuan Berhadiah di Media Sosial
Dalam riset kerjasama Center for Digital Society (CfDS) Fisipol UGM, Program Magister Ilmu Komunikasi Fisipol UGM, dan Pemantau Regulasi dan Regulator Media pada 2022 ditemukan bahwa masyarakat Indonesia rentan terhadap penipuan digital.
Data riset menunjukkan, sebanyak 98,3% responden (1.671 orang) pernah menerima pesan penipuan digital, baik satu maupun lebih. Modus pesan penipuan yang paling banyak mereka terima adalah penipuan berkedok hadiah (91,2%), pinjaman ilegal (74,8%), pengiriman tautan/link yang berisi malware/virus (65,2%), penipuan berkedok krisis keluarga (59,8%), dan investasi ilegal (56%).
Media sosial merupakan medium yang paling sering digunakan penipu untuk mengirim pesan penipuan. Untuk itu, para peneliti memberikan rekomendasi untuk mencegah warganet menjadi korban, antara lain dengan:
1. Peningkatan sistem keamanan dan perlindungan data pribadi
2. Kepastian hukum bagi penanganan penipuan online
3. Publikasi kasus terkini dan modus operandi penipuan online
4. Edukasi atau pelatihan tentang keamanan digital
5. Ketersediaan laman dan aplikasi dari pihak berwenang untuk bisa mengecek validitas penjual/pengguna
6. Kampanye publik agar warga berhati-hati dan tips cara menghindari penipuan
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Tempo, unggah berhadiah yang menggunakan foto Prabowo tersebut merupakan penipuan, sehingga disimpulkan sebagai keliru.
Maraknya penipuan di media sosial, warganet direkomendasikan berhati-hati dan tidak terpancing untuk klik, mengirimkan pesan atau membagikan identitas pribadi di media sosial.
Rujukan
- https://web.facebook.com/reel/402831636060933
- https://www.instagram.com/prabowo/
- https://x.com/prabowo
- https://www.facebook.com/PrabowoSubianto
- https://cfds.fisipol.ugm.ac.id/wp-content/uploads/sites/1423/2022/08/PDF-Monograf-Penipuan-Digital-di-Indonesia-Modus-Medium-dan-Rekomendasi.pdf
- https://wa.me/6281315777057 mailto:cekfakta@tempo.co.id
Halaman: 3555/7981




