• (GFD-2024-20852) [Cek Fakta] IKN Batal Jadi Ibu Kota Negara Indonesia? Ini Faktanya

    Sumber:
    Tanggal publish: 24/05/2024

    Berita

    Jakarta: Beredar di TikTok video yang menarasikan bahwa Ibu Kota Nusantara (IKN) batal menjadi ibu kota baru. Video tersebut diunggah akun TikTok @coycoy_heru.  

    Dalam video yang berdurasi enam detik itu memperlihatkan tangkapan layar sebuah artikel dari situs berita online www.ayobandung.com berjudul “Presiden Jokowi Sahkan UU DKJ: Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota, Nasib IKN Justru Jadi Begini”.  

    Oleh akun @coycoy_heru artikel yang tayang pada 16 Mei 2024 dinarasikan bahwa IKN batal menjadi ibu kota negara Indonesia dan pembangunannya akan mangkrak. “IKN batal jadi ibu kota. Lalu bagaimana nasib IKN pembangunan mangkrak,” tulis teks di video yang diunggah  @coycoy_heru seperti dilihat Medcom.id , Jumat, 24 Mei 2024.

    Lantas,  apakah informasi tersebut benar? Ini cek faktanya.

    Hasil Cek Fakta

    Dari hasil penelusuran tim cek fakta Medcom.id , unggahan video yang dinarasikan IKN batal jadi ibu kota baru tidaklah benar. Akun @coycoy_heru hanya mengunggah tangkapan layar dan membuat narasi sendiri yang tidak sesuai dengan isi artikel.  

    Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa IKN akan tetap pindah ke Nusantara. Namun, perpindahan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke IKN Nusantara masih menunggu terbitnya Keputusan Presiden.  

    "Sesuai dengan UU, maka mengikuti Keppres. Saat ini masih menunggu Keppres yang dimaksud," kata Juru Bicara Otorita IKN Nusantara (OIKN) Troy Pantouw.

    [Cek Fakta] Foto Helikopter Presiden Iran Ditembak Laser Luar Angkasa? Ini Faktanya

    Kesimpulan

    Video yang dinarasikan IKN batal jadi ibu kota negara Indonesia dan pembangunannya akan mangkrak adalah hoaks, karena tidak memuat informasi yang benar. Konten ini masuk dalam kategori misleading content (konten menyesatkan).

    Misleading Dibuat secara sengaja dengan maksud menggiring opini sesuai kehendak pembuat informasi.Misleading content dibentuk dengan menampilkan informasi untuk mengarahkan opini pembaca agar sesuai dengan keinginan pembuatnya.

    Rujukan

  • (GFD-2024-20092) [HOAKS] Bansos Tunai Rp 175 Juta Mengatasnamakan Kemensos

    Sumber:
    Tanggal publish: 24/05/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar informasi mengenai bantuan sosial (bansos) senilai Rp 175 juta mengatasnamakan Kementerian Sosial (Kemensos).

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, informasi tersebut hoaks.

    Informasi soal bansos Rp 175 juta mengatasnamakan Kemensos dibagikan oleh akun Facebook ini dan ini pada Mei 2024. Berikut narasi yang dibagikan:

    INFO RESMIDANA BANTUAN SOSIAL MASYARAKAT.

    Bagi masyarakat yg belum menerima dana (BANSOS) di priode tahun 2024-2025 ini, SENILAI Rp.175,000,000 juta di harapkan untuk segera menghubungi pihak penyelenggara secepatnya

    Silahkan chat lewat messenger

    -Guna untuk melaporkan identitas bpk/ibuDana Bantuan ini RESMI di keluarkan oleh PEMERINTAH.-Semoga dana bantuan ini berkah & bermanfaat

    INI 100% REAL & AMANAH

    Hasil Cek Fakta

    Setelah dicermati, informasi soal bansos tunai Rp 175 juta dibagikan oleh akun tidak resmi. Akun Facebook resmi Kemensos tidak pernah membagikan informasi itu.

    Tim Cek Fakta Kompas.com juga tidak menemukan informasi kredibel yang menyebut Kemensos menyalurkan bansos tunai Rp 175 juta kepada masyarakat.

    Adapun bansos yang dicairkan Kemensos pada 2024 adalah Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

    1. Program Keluarga Harapan

    Dilansir Kompas.com, PKH adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Miskin (KM) yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat.

    Berikut rincian nominal bantuan yang disalurkan:

    2. Bantuan Pangan Non Tunai

    Dikutip dari Indonesia.go.id, program BPNT ditujukan kepada keluarga dengan kondisi sosial ekonomi 25 persen terendah di daerah pelaksanaan.

    Bentuk bantuannya adalah pemberian uang sebesar Rp 200.000 per bulan, yang diberikan setiap dua bulan sekali.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, informasi mengenai bansos Rp 175 juta mengatasnamakan Kemensos adalah hoaks.

    Informasi tersebut dibagikan oleh akun tidak resmi. Akun Facebook resmi Kemensos tidak pernah membagikan informasi itu.

    Rujukan

  • (GFD-2024-20093) [HOAKS] Suporter Indonesia Kumandangkan Takbir Jelang Laga Lawan Irak

    Sumber:
    Tanggal publish: 24/05/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Sebuah video mengeklaim, suporter tim nasional (timnas) Indonesia mengumandangkan takbir di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar.

    Peristiwa itu disebut terjadi jelang laga Tim Garuda melawan Irak di Piala Asia U-23, pada Kamis (2/5/2024).

    Namun, setelah ditelusuri, video tersebut merupakan hasil manipulasi.

    Video yang mengeklaim suporter Indonesia mengumandangkan takbir di Stadion Abdullah bin Khalifa dibagikan oleh akun Facebook ini.

    Akun tersebut membagikan video sejumlah suporter dengan atribut timnas Indonesia menyerukan takbir. Video tersebut diberi keterangan demikian:

    SEPERTI MAU JIHAD! DETIK² SUPORTER INDONESIA TAKBIR DI STADION KHALIFA JELANG INDONESIA VS IRAK

    Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang mengeklaim suporter timnas Indonesia menyerukan takbir di Stadion Stadion Abdullah bin Khalifa.

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut identik dengan unggahan di Instagram ini, pada 25 April 2024.

    Dalam video aslinya, suporter Indonesia tidak menyerukan tabkir. Namun mereka meneriakkan yel-yel "Yo ayo, ayo Indonesia, kuingin kita harus menang".

    Sementara suara suporter mengumandangkan takbir identik dengan unggahan di kanal YouTube ini berjudul "Gema takbir di tribun Snex". 

    Video itu menampilkan sejumlah suporter PSIS Semarang, yakni Semarang Extreme (Snex), menyerukan takbir di stadion. 

    Adapun dalam video pertandingan Indonesia melawan Irak di Piala Asia U-23 2024, tidak terdapat suara suporter mengumandangkan takbir.

    Video lengkapnya dapat dilihat di sini.

    Kesimpulan

    Klaim bahwa suporter Indonesia mengumandangkan takbir jelang laga melawan Irak di Stadion Abdullah bin Khalifa adalah hoaks.

    Setelah ditelusuri, video tersebut merupakan hasil manipulasi.

    Dalam video aslinya, suporter Indonesia tidak menyerukan tabkir, melainkan meneriakkan yel-yel dukungan untuk Tim Garuda.

    Sementara, suara takbir berasal dari video kelompok suporter PSIS Semarang, Snex.

    Rujukan

  • (GFD-2024-20095) [PENIPUAN] SURAT EDARAN PENEMPATAN TENAGA KESEHATAN DAN PERESMIAN RSUD RUPAT UTARA

    Sumber: Tangkapan Layar Surat
    Tanggal publish: 24/05/2024

    Berita

    Beredar sebuah surat imbauan yang mencatut nama Pemerintah Kabupaten Bengkalis perihal penempatan tenaga kesehatan dan peresmian RSUD Rupat Utara. Dalam narasi yang beredar, disebutkan bahwa sebagian PNS Kesehatan dan seluruh PPPK Kesehatan akan segera dipindahkan ke RSUD Rupat Utara.

    Hasil Cek Fakta

    Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, surat tersebut diketahui merupakan surat palsu. Melansir dari bengkaliskab.go.id, Kepala Dinas Kominfotik, Suwarto mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang mencatut pihaknya. Suwarto juga menegaskan jika surat tersebut palsu dan dibuat oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

    “Kami imbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu mengecek kebenaran informasi nya, dari surat saja kita sudah bisa lihat dari sisi tulisan nya yang di edit oleh pihak yang tak bertanggungjawab,” tegas Suwarto.

    Berdasar seluruh referensi, surat edaran penempatan tenaga kesehatan dan peresmian RSUD Rupat Utara adalah tidak benar dan masuk ke dalam kategori imposter content atau konten tiruan.

    Artikel ini disadur dari bengkaliskab.go.id.

    Kesimpulan

    Surat tersebut PALSU. Pemerintah Kabupaten Bengkalis telah melakukan klarifikasi melalui bengkaliskab.go.id dan menyatakan jika surat tersebut tidak diterbitkan oleh pemkab Bengkalis.

    Rujukan