• (GFD-2024-20252) Hoaks! NIK KTP DKI Jakarta akan dinonatifkan permanen pada 1 Juni

    Sumber:
    Tanggal publish: 30/05/2024

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di Facebook mengimbau kepada warga pemegang KTP DKI Jakarta untuk mengecek NIK nya sebelum dinonaktifkan permanen pada 1 Juni 2024.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Bapak Ibu warga Jakarta, mohon luangkan waktu sejenak untuk mengecek NIK KTP, sebelum di-nonaktifkan permanen per 1 Juni 2024 jika terdaftar dalam penataan dan penertiban.

    Sekilas info penertiban NIK DKI Jakarta.

    1. Masuk website dukcapil https://datawarga-dukcapil.jakarta.go.id/

    2. Masukkan NIK dan captha sesuai gambar

    3. Lihat hasil yang muncul

    4. Apabila muncul *tidak terdaftar dalam penataan dan penertiban* maka NIK tidak ada masalah, tidak perlu lakukan apapun

    5. Jika muncul hasil *terdaftar dalam penataan dan penertiban* maka perlu diurus ke kelurahan karena akan dinonaktifkan permanen per 1 Juni 2024.”

    Namun, benarkah NIK KTP DKI Jakarta akan dinonaktifkan permanen pada 1 Juni?

    Hasil Cek Fakta

    Dilansir dari Instagram resmi duckapil Jakarta, klaim NIK akan dinonaktifkan permanen per tanggal 1 Juni 2024 jika terdaftar dalam penataan dan peneriban dokumen kependudukan sesuai domisili adalah hoaks.

    Dinas Dukcapil Provinsi DKI Jakarta menginformasikan bahwa :

    1. NIK yang masuk pada Data Warga masih aktif (baru usulan untuk dinonaktifkan)

    2. Sampai dengan saat ini Disdukcapil DKI baru mengusulkan penonaktifan NIK ke Kemendagri untuk kategori 'Yang sdh meninggal' dan 'RT/RW sudah tidak ada'

    3. Bahwa penonaktifan NIK akan dilakukan secara bertahap dan bukan dilakukan serentak.

    4. Bagi warga yg masuk ke usulan penonaktifan namun sudah mengurus perpindahan atau sudah melapor ke Kelurahan dengan hasil verifikasi lapangan yang menguatkan, tidak perlu khawatir karena meskipun NIK nya masih terdaftar di Data Warga, tidak akan diajukan penonaktifan.

    5. Penonaktifan tidak dilakukan permanen karena terdapat mekanisme pengaktifan kembali.

    Dilansir dari ANTARA, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa sebanyak 238.410 warga telah melakukan pemindahan administrasi kependudukan sesuai domisilinya saat ini.

    Pemindahan administrasi kependudukan sesuai domisili ini menyusul adanya program penataan dan penertiban administrasi penduduk (adminduk) yang dapat berujung penonaktifan

    Nomor Induk Kependudukan (NIK) warga yang tidak sesuai domisili seperti tertera di KTP.

    Budi menuturkan program penataan administrasi kependudukan masih menjadi prioritas Dinas Dukcapil demi ketertiban administrasi penduduk, mengurangi potensi kerugian daerah serta potensi penyalahgunaan dokumen kependudukan.

    Klaim: NIK KTP DKI Jakarta akan dinonatifkan permanen pada 1 Juni

    Rating: Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: Indriani

    Copyright © ANTARA 2024

    Rujukan

  • (GFD-2024-20254) [HOAKS] Dennis Lim Promosikan Situs Judi

    Sumber:
    Tanggal publish: 30/05/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar video yang mengeklaim, Ustaz Dennis Lim mempromosikan situs judi. Namun, setelah ditelusuri, video tersebut merupakan hasil manipulasi.

    Video Ustaz Dennis Lim mempromosikan situs judi dibagikan oleh akun Facebook ini.

    Dalam video, Dennis mengatakan, ia membuat situs judi untuk berbagi uang kepada seluruh pemainnya.

    Kemudian terdapat tangkapan layar laman Detikhot berjudul "Memasuki Bulan Ramadhan, Ustadz Dennis Lim Berbagai Uang Melalui Situs E200M".

    Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut Dennis Lim mempromosikan situs judi

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com memeriksa suara Dennis Lim dalam video menggunakan AI Voice Detector.

    Namun, suara tersebut tidak terdeteksi dihasilkan oleh kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

    Hasilnya, sebesar 98,73 persen suara itu terdeteksi asli atau natural voice. 

    Akun Facebook Tangkapan layar AI Voice Detector suara Dennis Lim

    Kemudian, Tim Cek Fakta Kompas.com menggunakan teknik reverse image search untuk menemukan video aslinya.

     

    Setelah ditelusuri, video tersebut identik dengan unggahan di kanal YouTube Kasisolusi ini.

    Dalam video aslinya, Dennis Lim tidak mempromosikan situs judi, namun ia menceritakan masa lalunya yang pernah bekerja sebagai bandar judi.

    Dennis juga menjelaskan tentang bagaimana cara kerja situs judi. Ia mengatakan, siapa yang akan menang dan kalah dalam judi online sudah diatur oleh bandar. 

    Sementara itu, tangkapan layar artikel di laman Detikhot juga merupakan hasil rekayasa. Artikel aslinya berjudul "Respons Ustaz Dennis Lim Diajak Berpoligami Oleh Fans".

    Dalam artikel tersebut, Dennis memberikan respons terkait salah satu fansnya yang mengajak untuk berpoligami.

    Kesimpulan

    Video Ustaz Dennis Lim mempromosikan situs judi merupakan hasil manipulasi.

    Dalam video asli, Dennis menceritakan masa lalu dirinya yang pernah bekerja sebagai bandar judi.

    Rujukan

  • (GFD-2024-20269) [KLARIFIKASI] Tidak Benar Video Prabowo Promosikan Produk Seprai

    Sumber:
    Tanggal publish: 30/05/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Sebuah video yang beredar di media sosial mengeklaim Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto memperomosikan produk seprai.

    Dalam video, Prabowo mengatakan akan membagikan ribuan seprai karena berhasil menang satu putaran dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. 

    Namun, setelah ditelusuri konten tersebut tidak benar dan merupakan hasil manipulasi. Video dibuat sebagai bentuk promosi dengan membuat lelucon sehingga bisa dikategorikan satire.

    Video yang mengeklaim Prabowo Subianto memperomosikan produk seprai muncul di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Facebook ini.

    Akun tersebut membagikan video yang menampilkan Prabowo sedang memberikan keterangan pers. Dalam video Prabowo mengatakan:

    Atas kemenangan atu putaran ini saya akan sedekah ribuan seprai Kasur.Bahannya premium tebal halus dan sudah gratis sarung bantal. Yang mau komen "aku mau seprai"

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarakan penelusuran yang dilakukan Tim Cek Fakta Kompas.com, video yang menampilkan Prabowo sedang memberikan keterangan pers identik dengan yang ada di kanal YouTube Kompas TV ini. 

    Video adalah momen ketika Prabowo memberikan keterangan pers pada 4 Februari 2024 usai debat kelima Pemilihan presiden (Pilpres) 2024 berakhir.

    Dalam video itu, tidak ada klip yang menunjukkan Prabowo mempromosikan seprai. 

    Dalam video aslinya Prabowo mengucapkan terima kasih ke berbagai pihak yang turut menyukseskan berlangsungnya debat Pilpres 2024.

    Menurut Prabowo, adanya debat pilpres merupakan upaya mencari pemikiran dan gagasan yang terbaik untuk Indonesia, meski kadang kala para pasangan calon yang berkompetisi berbeda pendapat. 

    Kesimpulan

    Video yang mengeklaim Prabowo Subianto memperomosikan produk seprai tidak benar dan merupakan hasil manipulasi.

    Faktanya, video yang asli memperlihatkan momen ketika Prabowo memberikan keterangan pers usia debat kelima Pilpres 2024 pada 4 Februari 2024.

    Adapun video ini dibuat sebagai materi promosi sebuah produk seprai dengan cara menghadirkan lelucon, sehingga dapat dikategorikan satire.

    Rujukan

  • (GFD-2024-20270) [KLARIFIKASI] ICC Belum Terbitkan Surat Perintah Penangkapan Netanyahu

    Sumber:
    Tanggal publish: 30/05/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar klaim bahwa Mahkamah Pidana Internasional atau International Criminal Court (ICC) telah menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, klaim tersebut keliru dan perlu diluruskan.

    Narasi soal ICC telah menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu dan Gallant dibagikan oleh akun Facebook ini dan ini pada 20 Mei 2024.

    Berikut narasi yang dibagikan:

    Mahkamah Internasional terbitkan surat penangkapan terhadap PM Israel Netanyahu dan Menteri Pertahanan Zionis Yoav Gallant.

    Israel juga telah menerima surat perintah penangkapan oleh ICC atas kejahatan terhadap kemanusiaan di Palestina.

    ICC mengumumkan penerapan perintah penangkapan (Arrest Warrant) terhadap Netanyahu dan Yoav Gallant (Menteri Pertahanan Israel) atas kejahatan perang dan kejahatan kemanusiaan. Segera tangkap dan proses dan hukum mati.

    Hasil Cek Fakta

    Dilansir Reuters, pada 20 Mei 2024, jaksa ICC Karim Khan mengajukan permohonan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu dan Gallant.

    Tidak hanya pemimpin Israel, Khan juga mengajukan surat perintah penangkapan untuk pemimpin Hamas Yahya Sinwar, panglima tertinggi sayap militer Hamas Mohammed Al-Masri, dan kepala biro politik Hamas Ismail Haniyeh.

    Khan meyakini, kelima orang tersebut bertanggung jawab atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan kemanusiaan selama konflik Israel-Palestina sejak Oktober 2023.

    Panel hakim praperadilan akan digelar untuk menentukan apakah bukti-bukti yang ada mendukung penerbitan surat perintah penangkapan.

    Namun, pengadilan tidak memiliki sarana untuk menegakkan surat perintah tersebut.

    Sampai saat ini, hakim ICC belum mengabulkan permohonan surat perintah penangkapan, baik untuk pemimpin Israel maupun Hamas.

    Kesimpulan

    Jaksa ICC, Karim Khan, memang mengajukan permohonan penangkapan lima orang yang diduga melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

    Ia memohon ICC menerbitkan perintah penangkapan terhadap Benjamin Netanyahu dan Yoav Gallant dari Israel, serta Yahya Sinwar, Mohammed Al-Masri, dan Ismail Haniyeh dari Hamas.

    Kendati demikian, sampai saat ini hakim ICC belum mengabulkan permohonan tersebut.

    Rujukan