• (GFD-2024-20323) Berita unggulan Ahad, Prabowo soal pasukan ke Gaza hingga Real Madrid juara Liga Champions

    Sumber:
    Tanggal publish: 02/06/2024

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) - Sejumlah berita unggulan akhir pekan yang menarik untuk disimak, kesiapan Indonesia kirim pasukan perdamaian ke Gaza hingga Real Madrid juara Liga Champions 2023/24. Berikut ini rangkuman beritanya.

    1. Prabowo: Indonesia siap mengirimkan pasukan perdamaian ke Gaza

    Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengatakan bahwa Indonesia siap mengirimkan pasukan penjaga perdamaian ke Gaza untuk menjaga dan memantau gencatan senjata antara Palestina dengan Israel. Selengkapnya di sini.

    2. Real Madrid juara Liga Champions 2023/24 usai kalahkan Dortmund 2-0

    Real Madrid dipastikan menjadi juara Liga Champions 2023/24 setelah mengalahkan wakil Jerman Borussia Dortmund dengan skor 2-0 dalam partai final di Stadion Wembley, London pada Minggu dini hari WIB. Berita lengkapnya di sini.

    3. Bawaslu hormati putusan MA soal batas usia calon kepala daerah

    Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Lolly Suhenty menghormati putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan gugatan batas minimal usia calon kepala daerah. Simak berita lengkapnya.

    4. Presiden: Blok Rokan masih jadi ladang minyak yang cukup besar

    Presiden Jokowi menyebutkan produksi Blok Rokan tersebut lebih tinggi dibanding saat dikelola Caltex maupun Chevron dan merupakan 25 persen dari seluruh produksi minyak nasional di Indonesia. Berikut informasi lengkapnya.

    5. Sandiaga: Gen Z kelompok penting promosi wisata gaet wisatawan

    Sandiaga mengatakan bahwa gen Z merupakan generasi yang memiliki peran penting dalam mempromosikan pariwisata karena sebagian besar mereka suka melakukan perjalanan tempat-tempat menarik atau healing bahkan bisa dua bulan sekali. Simak penjelasannya di sini.Pewarta: Tim JACX

    Editor: Indriani

    Copyright © ANTARA 2024

    Hasil Cek Fakta

  • (GFD-2024-20324) Cek fakta, video Ronaldo berikan dukungan untuk anak-anak Palestina

    Sumber:
    Tanggal publish: 02/06/2024

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Beredar sebuah video pemain bola asal Portugal, Christiano Ronaldo, dengan terjemahan bahasa Indonesia di dalam videonya yang menyebutkan ikut menyuarakan dan memberikan dukungan terhadap anak-anak di Palestina.

    Berikut transkrip dari terjemahan video tersebut:

    “Halo. Ini untuk anak-anak di Gaza. Kami tahu kalian telah amat menderita. Saya adalah pemain yang sangat terkenal, tetapi kalianlah pahlawan yang sesungguhnya. Janganlah putus harapan. Sedunia membelamu. Kami semua memperhatikanmu. Saya beserta mu.”

    Berikut narasi dalam video tersebut:

    “Christiano Ronaldo Berdiri Bersama Palestina”

    Namun, benarkah video Ronaldo memberikan dukungan untuk anak-anak di Palestina tersebut?

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran, video tersebut serupa dengan unggahan Ronaldo di Facebook pada 2016 yang diberi keterangan “A message of hope to the children affected by the conflict in Syria. @SavetheChildren”.

    Berikut transkrip terjemahan bahasa Indonesia yang benar dari video tersebut:

    “Ini untuk anak-anak Suriah. Kami tahu bahwa anda telah banyak menderita. Saya adalah pemain yang sangat terkenal – tetapi anda adalah pahlawan sejati. Jangan kehilangan harapanmu. Dunia bersamamu. Kami peduli padamu. Saya bersama anda,”

    Dilansir dari laman Save The Children, Ronaldo telah menjadi Duta Global Save the Children sejak 2013. Ronaldo mengatakan kepada anak-anak di Suriah bahwa perang memasuki tahun keenam dan mereka adalah "pahlawan sejati". Ronaldo telah memberikan sumbangan dengan memberikan bantuan pada anak-anak dan keluarga di Suriah.

    Bintang sepak bola itu mendorong penggemarnya dan lebih dari 250 juta pengikut media sosial untuk bergabung dengannya dengan membagikan pesan harapan pada anak-anak Suriah di media sosial dengan menggunakan tagar #Syria.

    Sehingga, video yang diklaim sebagai Ronaldo memberikan dukungan untuk anak-anak di Palestina merupakan keliru, suara tersebut merupakan hasil AI.

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: Indriani

    Copyright © ANTARA 2024

    Rujukan

  • (GFD-2024-20325) Cek Fakta: Tidak Benar Wali Kota Medan Bobby Nasution Kehilangan Uang Miliaran Rupiah di Rumah Dinasnya

    Sumber:
    Tanggal publish: 02/06/2024

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Kabar tentang Wali Kota Medan Bobby Nasution kehilangan uang miliaran rupiah di rumah dinasnya beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan salah satu akun TikTok pada 24 Mei 2024.
    Akun TikTok tersebut mengunggah gambar Bobby Nasution dan rumah dinas Wali Kota Medan. Dalam gambar tersebut terdapat narasi sebagai berikut.
    "VIRAL UANG MILIARAN MILIK WALIKOTA MEDAN HILANG DI RUMAH DINAS"
    Akun TikTok tersebut juga menuliskan narasi bahwa uang miliaran tersebut hilang saat Bobby Nasution melaksanakan umroh.
    "Uang Milyaran Rupiah dari beberapa mata uang milik walikota medan Diduga telah hilang dirumah dinas. Hilangnya uang tersebut saat walikota Medan Sedang melaksanakan ibadah Umroh ,Bahkan para pekerja yg Bekerja dirumah Dinas tersebut Dipecat," tulis salah satu akun TikTok.
    Konten yang disebarkan akun TikTok tersebut telah 173 kali disukai dan mendapat 101 komentar dari warganet.
    Benarkah kabar Wali Kota Medan Bobby Nasution kehilangan uang miliaran rupiah di rumah dinasnya? Berikut penelusurannya.
     
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri kabar tentang Wali Kota Medan Bobby Nasution kehilangan uang miliaran rupiah di rumah dinasnya. Penelusuran dilakukan dengan memasukkan kata kunci "bobby nasution kehilangan uang miliaran rupiah" di kolom pencarian Google Search.
    Hasilnya terdapat beberapa artikel yang memuat klarifikasi Bobby Nasution terkait kabar kehilangan uang miliaran rupiah di rumah dinasnya. Satu di antaranya artikel berjudul "Wali Kota Medan bantah kehilangan uang miliaran di rumah dinasnya" yang dimuat antaranews.com pada 27 Mei 2024.
    Medan (ANTARA) - Wali Kota Medan, Sumatera Utara Bobby Nasution membantah telah kehilangan uang hingga miliaran rupiah dengan berbagai mata uang di rumah dinasnya.
    "Apalagi ada yang bilang miliaran ya. Kalau miliaran, saya langsung sendiri yang laporkan kalau kehilangan miliaran," ujar Bobby di Medan, Senin.
    Pihaknya memastikan tidak ada barang yang hilang, baik atas nama pribadi atau keluarga yang tinggal di rumah dinas Wali Kota Medan, Jalan Jenderal Sudirman Medan.
    Kabar kehilangan di rumah dinas ini diketahui setelah pihaknya mengemas barang-barang, terutama memilah barang kepunyaan sendiri maupun Pemkot Medan.
    "Rupanya ada barang pemkot tidak terlihat atau hilang. Untuk itu, saya serahkan ke pemerintah kota. Kalau dibilang ada barang pribadi Bobby Nasution atau barang pribadi wali kota yang hilang, saya nyatakan tidak ada," tegas dia.
    Wali kota menyebutkan sudah sering barang milik Pemkot Medan hilang di rumah dinas Wali Kota Medan, dan barang tersebut merupakan aset pemerintah kota.
    "Karena kalau barang punya pemerintah hilang harus ada dasarnya. Tidak bisa kita serta merta menghilang aset milik pemerintah," katanya.
    Dia juga mengaku telah mengecek apa saja barang yang hilang, termasuk jumlah bahan pokok bertujuan untuk masyarakat Kota Medan.
    "Contoh, kita sudah tetapkan 100 orang akan menerima bantuan. Tiba-tiba hilang 10 atau 20, kan jumlah penerimanya berkurang. Nah, ini diperlukan administrasi dan tidak bisa asal-asalan," ungkap Bobby.
    Wali kota juga menyebutkan pelaku pencurian bahan pokok dan alat kebutuhan rumah tangga rumah dinas Wali Kota Medan kini sudah tidak ditahan lagi.
    "Hari ini sudah tidak ditahan lagi karena kebutuhannya bukan untuk memenjarakan. Tapi laporan administrasi Pemkot Medan. Kalau tak ada laporan itu, bagaimana kami mencatatkan barang itu tidak ada," papar Bobby lagi.
    Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan menangguhkan penahanan tiga tersangka diduga melakukan pencurian bahan pokok dan alat kebutuhan rumah tangga di rumah dinas Wali Kota Medan.
    "Atas permohonan keluarga dan pelapor, tiga orang itu ditangguhkan penahannya," ujar Kepala Satuan Reskrim Polrestabes Medan Kompol Jama Kita Purba di Medan, Minggu (26/5).
    Jama melanjutkan tiga tersangka itu yakni berinisial ES (42), ADD (44) dan AS yang masing-masing merupakan warga Kabupaten Deli Serdang.
    "Penangkapan itu berdasarkan LP/1362/V/2024/SPKT Restabes Medan / Polda Sumatera Utara, tanggal 12 Mei 2024 atas nama pelapor Muhammad Sori Muda Pane, " ucap Kasat Reskrim Polrestabes Medan.
     

    Kesimpulan


    Kabar tentang Wali Kota Medan Bobby Nasution kehilangan uang miliaran rupiah di rumah dinasnya ternyata tidak benar. Faktanya, rumah dinas Bobby Nasution memang kemalingan pada April 2024 lalu. Namun ia memastikan, tidak ada barang yang hilang, baik atas nama pribadi atau keluarga.

    Rujukan

  • (GFD-2024-20317) Keliru, Virus SARS-CoV-2 Telah Dipatenkan Sejak 2015

    Sumber:
    Tanggal publish: 01/06/2024

    Berita



    Tangkapan layar sebuah jurnal penelitian berjudul “MSH3 Homology and Potential Recombination Link to SARS-CoV-2 Furin Cleavage Site” yang dihubungkan dengan paten virus corona sudah terjadi sejak 2015, beredar di Threads

    Dalam postingan tersebut, si pengunggah mengklaim bahwa sejumlah peneliti yang mengecek genetics sequence virus penyebab Covid-19, SARS-CoV-2, cocok 100 persen dengan sequence virus yang sudah dipatenkan oleh salah satu perusahaan vaksin, Moderna pada 2015.



    Postingan yang diunggah pada 21 Mei 2024 itu telah mendapatkan respon 34 komentar dan 134 kali disukai. Lantas, benarkah virus SARS-CoV-2 dipatenkan pertama kali pada 2015?

    Hasil Cek Fakta



    Tempo mula-mula menelusuri tangkapan layar jurnal penelitian yang diklaim merupakan upaya paten tes virus corona baru. Hasilnya,  jurnal yang ditulis Balamurali K. Ambati dkk yang terbit 21 Februari 2022 tersebut dapat diakses melalui tautan berikut “MSH3 Homology and Potential Recombination Link to SARS-CoV-2 Furin Cleavage Site”.  

    Tempo meminta ahli epidemiologi dan peneliti Indonesia dari Universitas Griffith, Australia, Dicky Budiman untuk memahami hasil riset tersebut dalam bahasa yang lebih populer. Menurut dia, para peneliti dalam riset itu mengeksplorasi fitur spesifik dalam kode genetik virus penyebab COVID-19, yang dikenal sebagai SARS-CoV-2. Mereka membandingkannya dengan virus serupa yang ditemukan pada kelelawar, yaitu RaTG13.  

    Temuan utama pada riset itu adalah SARS-CoV-2 dan virus kelelawar RaTG13 memiliki banyak perbedaan kecil dalam kode genetik mereka, tetapi ada satu perbedaan besar yang menonjol. Perbedaan ini adalah adanya 12-nukleotida tambahan dalam SARS-CoV-2, yang menghasilkan penambahan empat asam amino (PRRA) pada bagian virus yang disebut protein spike.

    Tambahan 12-nukleotida ini menciptakan sesuatu yang disebut furin cleavage site (FCS). FCS penting karena membantu virus menginfeksi sel manusia lebih efektif. Fitur ini tidak ada pada virus kelelawar RaTG13 atau virus serupa lainnya, membuat SARS-CoV-2 unik.

    Sebagian dari genom SARS-CoV-2, termasuk FCS, ditemukan cocok secara sempurna dengan urutan spesifik dari gen manusia MSH3, tetapi dalam bentuk terbalik. Kecocokan ini sepanjang 19 nukleotida dan 100% identik jika dibalik. Temuan ini sangat tidak biasa dan menunjukkan bahwa bagian dari genom virus ini mungkin berasal dari interaksi dengan materi genetik manusia.

    Namun, alasan pasti untuk kecocokan ini tidak jelas. Salah satu kemungkinannya adalah hal ini terjadi secara kebetulan. Kemungkinan lain adalah bahwa ini mungkin telah dimasukkan ke dalam genom virus selama proses replikasi di sel yang terinfeksi, fenomena yang dikenal sebagai "copy choice recombination".

    FCS membuat virus lebih mudah menginfeksi manusia dan mungkin hewan lain seperti musang. Memahami situs ini membantu dalam menciptakan versi virus yang dilemahkan untuk vaksin.

    Kehadiran FCS juga dikaitkan dengan penyakit yang lebih parah pada model hewan tertentu, menunjukkan perannya dalam kemampuan virus menyebabkan penyakit serius. Sehingga, kehadiran FCS unik dalam SARS-CoV-2 adalah faktor penting dalam kemampuannya menginfeksi manusia dan menyebabkan COVID-19. Asal usul dan implikasi dari kecocokan genetik dengan gen manusia MSH3 memerlukan penyelidikan lebih lanjut untuk memahami bagaimana hal ini mempengaruhi perilaku dan penyebaran virus.

    Dengan mempelajari detail genetik ini, para ilmuwan dapat lebih memahami virus ini dan mengembangkan perawatan dan vaksin yang lebih efektif untuk melawan pandemi.

    Lalu benarkah SARS-CoV-2 berasal dari virus yang dipatenkan sejak 2015? Dikutip dari Tim Cek Fakta AFP, seseorang bernama Richard A. Rothschild diklaim pernah mengajukan paten untuk tes virus corona baru pada dan permohonan paten yang tidak terkait corona virus pada tahun 2015. Namun klaim itu ternyata merupakan informasi yang salah. Kantor Paten Eropa menyatakan permohonan paten yang diajukan tidak mengacu pada SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 sebelum tahun 2020. 

    Pirbright Institute, sebuah pusat penelitian di Inggris seperti dikutip Reuters juga dikabarkan pernah mengajukan paten atas “virus corona” pada tahun 2015, namun informasi itu juga dinyatakan sebagai klaim yang palsu.  McGill University adalah universitas riset publik berbahasa Inggris yang berlokasi di Montreal, Quebec, Kanada bahkan mendapati klaim paten yang ajukan Pirbright Institute adalah salah karena virus yang diajukan sebenarnya merupakan virus yang menyebabkan bronkitis burung dan bukan SARS-CoV2. 

    Hasil riset tersebut tidak menyatakan bahwa SARS-CoV-2 buatan dari virus yang telah ada sebelumnya. Ahli virologi dari Tiongkok Shi Zhengli  mengumumkan pada akhir Januari 2020 bahwa virus kelelawar yang diberi nama RaTG13 di laboratoriumnya memiliki 96,2% genom yang sama dengan SARS-CoV-2, yang merupakan persentase tertinggi dari semua virus yang diketahui.

    Padahal, jika dituduh bahwa SARS-CoV-2 berasal dari virus yang telah ada sebelumnya, Robert F. Garry, ahli virologi di Fakultas Kedokteran Universitas Tulane, mengatakan kepada FactCheck, bahwa virus corona harus “setidaknya 99%” harus mirip dengan SARS-CoV-2 dan “mungkin” 99,9% serupa jika disebut berasal dari laboratorium. 

    Kesimpulan



    Hasil pemeriksaan fakta Tempo, klaim yang menyebutkan virus corona telah dipatenkan pada 2015 adalah keliru. 

    Jurnal yang dijadikan dasar klaim diketahui merupakan jurnal yang menulis hasil penelitian terkait perbedaan mutasi titik antara SARS-CoV-2 dan kelelawar RaTG13 coronavirus. Jurnal itu tidak menyebutkan upaya paten terhadap virus Covid-19. Informasi terkait upaya paten virus Covid-19 bahkan merupakan informasi lawas yang pernah ramai beredar pada Oktober 2020 dan telah dinyatakan sebagai informasi yang keliru. 

    Rujukan