• (GFD-2026-32524) [SALAH] Pemerintah Sediakan Puluhan Ribu Mobil Murah untuk Guru

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 26/02/2026

    Berita

    Akun Facebook “Rijal” pada Minggu (22/2/2026) mengunggah video [arsip] disertai narasi:

    “ KABAR GEMBIRA

    1. Pemerintah mulai memperhatikan nasib guru

    2. Menyediakan 50 rb mobil murah buat guru

    3. Menyediakan 20 rb rumah bersubsidi buat guru

    4. Tahun 2026 di usahakan semua guru bersertifikasi

    5. Guru swasta disetarakan dengan PNS

    6. Guru ASN bisa mengajar di swasta”

    Hingga Kamis (26/2/2026) unggahan tersebut telah dilihat lebih dari 300 ribu kali, disukai 1,9 ribu, dan menuai 508 komentar.  

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “pemerintah sediakan puluhan ribu mobil murah untuk guru” di mesin pencarian Google. Namun tidak ditemukan informasi yang membenarkan klaim. 

    TurnbackHoax kemudian memasukkan kata kunci “program pemerintah untuk guru” ke mesin pencari Google. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa pemerintah memiliki tiga program strategis untuk meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme guru. 

    Dilansir dari laman kemendikdasmen.go.id, ketiga program tersebut meliputi penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG), bantuan bagi guru non-ASN, serta percepatan sertifikasi guru.

    Selain 3 program strategis tersebut, pada Maret 2025, Pemerintah juga luncurkan 20 ribu rumah subsidi guru, tersebar di berbagai wilayah sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan dan memberikan akses hunian layak dengan skema pembiayaan terjangkau.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan informasi resmi yang membenarkan klaim. Unggahan dengan narasi “Pemerintah sediakan puluhan ribu mobil murah untuk guru” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-32525) [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Sembako Ramadan 1447 H dari Pertamina

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 26/02/2026

    Berita

    Akun Facebook “Tina situmorang1” pada Selasa (17/2/2026) membagikan tautan [arsip] yang diklaim sebagai tautan pendaftaran program pembagian sembako Ramadan 1447 H dari PT Pertamina. Berikut narasi lengkapnya:

    “PEMBAGIAN SEMBAKO RAMADHAN 1447 H

    PT PERTAMINA (PERSERO)

    Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, PT Pertamina (Persero) menyelenggarakan program kepedulian sosial melalui pembagian paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan di seluruh wilayah Indonesia".

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memeriksa situs resmi dan laman media sosial resmi milik PT Pertamina (Persero). Tidak ditemukan adanya pembagian sembako dalam rangka memperingati Ramadan 1447 H.

    TurnBackHoax kemudian membuka tautan yang dibagikan “Tina situmorang1” di profilnya. Tautan tersebut meminta beberapa informasi seperti nama lengkap sesuai E-KTP, alamat lengkap, dan nomor Telegram. Setelah itu, TurnBackHoax memindai tautan tersebut ke urlscan.io dan hasilnya tidak menunjukkan adanya afiliasi dengan PT Pertamina (Persero).

    Kesimpulan

    PT Pertamina (Persero) tidak pernah menyelenggarakan program pembagian sembako dalam rangka Ramadan 1447 H dan tautan yang dibagikan merupakan percobaan phishing. Jadi, unggahan berisi tautan “pembagian sembako Ramadhan 1447 H PT Pertamina (Persero)” merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-32526) [SALAH] WNI Islam Dideportasi dari Jepang karena Takbir Keliling

    Sumber: X
    Tanggal publish: 26/02/2026

    Berita

    Akun X “PaijoKentirr” pada Minggu (15/2/2026) mengunggah video [arsip] berisi berita mengenai WNI di Jepang yang dideportasi serta cuplikan beberapa orang sedang melakukan takbiran. Terdapat narasi di video sebagai berikut:

    “TAKBIR KELILING WNI ISLAM AKAN DIDEPORTASI DARI JEPANG”.

    Hingga Kamis (26/2/2026), unggahan tersebut telah disukai 844 akun dan dilihat 62.900 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “WNI dideportasi dari Jepang” ke mesin pencari Google. Hasilnya, tidak ada media kredibel yang memberitakan WNI dideportasi dari Jepang karena kegiatan takbiran. Beberapa artikel yang membahas deportasi WNI dari Jepang antara lain:

    • komdigi.go.id “[HOAKS] DELAPAN WNI Dideportasi dari Jepang Akibat Menerobos Masuk Shinkansen Tanpa Bayar” yang tayang Sabtu (3/6/2023), dan

    • bbc.com “Kasus-kasus WNI di Jepang jadi sorotan – Ditangkap karena merampok hingga pasang spanduk perguruan silat” yang tayang Senin (7/7/2025).

    TurnBackHoax kemudian mendengarkan narasi berita berdurasi 43 detik itu dari awal hingga akhir. Terdapat ucapan “...mencerminkan gambaran Islam sebagai agama radikal sesat yang memanggil Allah-nya disaat orang lagi beristirahat.” Kalimat tersebut melanggar dua KEJ (Kode Etik Jurnalistik) Indonesia, yakni:

    • Pasal 8 KEJ: “Wartawan Indonesia tidak menulis atau menyiarkan berita berdasarkan prasangka atau diskriminasi terhadap seseorang atas dasar perbedaan suku, ras, warna kulit, agama, jenis kelamin, dan bahasa serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa atau cacat jasmani”, dan

    • Pasal 3 KEJ: “Wartawan Indonesia selalu menguji informasi, memberitakan secara berimbang, tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi, serta menerapkan asas praduga tak bersalah”.

    Audio dari video tersebut kemudian dianalisis dengan Deepfake Voice Detection. Hasilnya menunjukkan probabilitas kepalsuan 65% dengan deskripsi: “konsistensi vokal mengandung jeda yang tidak wajar dan beberapa fluktuasi nada halus yang tidak sesuai dengan pola bicara manusia pada umumnya”.

    Kesimpulan

    Video narasi berita tersebut merupakan konten buatan AI dan tidak ada media resmi serta kredibel yang memberitakan hal itu. Jadi, unggahan berisi narasi “WNI Islam Dideportasi dari Jepang karena Takbir Keliling” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-32527) [PENIPUAN] Prabowo Umumkan Promo Mobil Listrik

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 26/02/2026

    Berita

    Akun Facebook “rans entertainment” pada Minggu (25/1/2026) membagikan video [arsip], isinya memperlihatkan Presiden Prabowo menuturkan narasi sebagai berikut:


    “Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, salam semua untuk masyarakatku. Saya Prabowo Subianto membenarkan bahwa untuk promo mobil listrik seharga 600.000 yang diselenggarakan langsung oleh Pak Haji Raffi Ahmad dan Bu Hajah Nagita Slavina di toko Mama Gigi ini memang benar adanya. Jadi yang mau order promonya jangan ragu dan risau. Langsung saja hubungi WhatsApp yang ada di bio profil. Wassalam.”


    Sampai Sabtu (21/2/2026), unggahan tersebut disukai oleh hampir 200 pengguna, menuai hampir 30 komentar, dan ditayangkan lebih dari 18.000 kali.


    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan potongan gambar Prabowo dari video tersebut ke Yandex Image. Hasil penelusuran pengarah ke pemberitaan suarasurabaya.net “Paus Fransiskus Wafat, Prabowo Presiden: Dunia Kembali Kehilangan Sosok Panutan” tayang pada Senin (21/4/2026). Terdapat keterangan bahwa dokumentasi tersebut merupakan momen Presiden Prabowo menyampaikan ucapan duka cita atas berpulangnya Paus Fransiskus.


    Penelusuran kemudian dilanjutkan dengan memasukkan kata kunci “Prabowo menyampaikan ucapan duka cita atas berpulangnya Paus Fransiskus” ke kolom pencarian Google. Hasilnya mengarah ke video serupa yang diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Senin (21/4/2026). 


    Dalam video tersebut, Prabowo tidak mengumumkan promo mobil listrik sebagaimana unggahan akun Facebook “rans entertainment”. Prabowo hanya menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Paus Fransiskus, yang menurutnya merupakan sosok pemimpin Gereja Katolik dunia dengan komitmen besar terhadap perdamaian, kemanusiaan, dan persaudaraan.


    TurnBackHoax kemudian mengunduh video akun Facebook “rans entertainment” dan mengunggahnya ke alat pendeteksi AI dari Hive Moderation. Hasil analisa menunjukkan video itu merupakan hasil rekayasa AI, kemungkinan atau probabilitasnya mencapai 99,8 persen.


    Kesimpulan

    Konteks asli video adalah momen Prabowo menyampaikan duka cita atas berpulangnya Paus Fransiskus. Jadi, unggahan video berisi klaim “Prabowo umumkan promo mobil listrik” itu merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan