• (GFD-2024-20711) Keliru, Video Liputan Aiman Witjaksono yang Diklaim Mempromosikan Situs Judi Online F200M

    Sumber:
    Tanggal publish: 25/06/2024

    Berita



    Sebuah video yang mengaitkan seorang host televisi nasional Aiman Witjaksono dengan salah satu situs judi online F200M, dibagikan di Facebook [ arsip ] pada 30 Mei 2024. 

    Video berdurasi 1:27 itu berisi saat Aiman mewawancarai seorang admin judi online. Admin tersebut mengatakan banyak orang yang pernah menang besar di situs F200M. “Kadang ada yang menang 5 juta, bahkan modal 50 ribu bisa menang 10 juta,” kata admin anonim itu, sembari menyatakan bahwa tidak perlu takut kalah saat bermain di F200M.



    Sepintas konten itu seolah-olah Aiman mempromosikan situs judi online F200M. Namun benarkah demikian?

    Hasil Cek Fakta



    Hasil verifikasi Tempo menunjukkan bahwa video tersebut dipotong dari versi panjang Aiman Witjaksono tentang cerita di belakang layar bagaimana judi online beroperasi. Video aslinya tidak mempromosikan situs judi online F200M, sebaliknya justru mengungkap ada settingan khusus di balik judi online. Sehingga meski pemain judi memasang berapapun uang maka belum tentu mendapat kemenangan. Atau kemenangan yang didapat tetap membuat pemain judi online merugi.

    Video aslinya dipublikasikan di kanal YouTube iNews pada 21 September 2023 dalam program The Time Show With Aiman berjudul “Semua Pemain Judi Online Pasti Akan Dibuat Rugi!”



    Narasumber yang diwawancarai Aiman adalah admin sebuah situs judi online. Identitasnya dan di mana admin itu bekerja, dirahasiakan. 

    Pernyataan admin yang menjadi narasumber Aiman dalam video yang telah disunting juga telah direkayasa. Faktanya, admin tersebut tidak pernah menyebut soal situs judi online F200M. Juga tidak mengatakan bahwa banyak yang menang besar di situs judi F200M. 

    Pernyataan admin dalam video aslinya, justru menjelaskan berapapun deposit yang dimasukkan belum tentu dijamin kemenangannya. Sebaliknya, jika pemain memberikan deposit awal yang besar lalu jumlahnya terus menyusut, maka akan diberi kemenangan agar terpicu memberikan deposit besar kembali. “Katakan dia sudah deposit Rp2 juta, mungkin dikembalikan sekitar Rp1,8 juta, atau Rp1,5 juta,” kata dia.

    Dalam wawancara tersebut juga terungkap pola perilaku pemain judi yang pernah menang, maka mustahil akan berhenti. Selama ini pemain judi terbanyak adalah mereka yang memberikan deposit kecil, rata-rata Rp50 ribu. Berapa kalipun pemain akan deposit dengan jumlah kecil ini, tidak ada diberi kemenangan, kecuali jumlah depositnya kemudian menyusut. Tapi kemenangan yang diberikan adalah kemenangan semu agar pemain memberikan deposit lebih besar.

    Kesimpulan



    Dari pemeriksaan fakta di atas, video yang klaim bahwa liputan Aiman Witjaksono mempromosikan situs judi online F200M adalah keliru.

    Video yang beredar telah dipotong dari versi aslinya yang ditayangkan oleh Inews pada 21 September 2023. Video aslinya justru mengungkap bahwa pemain judi online lebih banyak merugi karena ada settingan dari pengelola situs judi online. Suara narasumber dalam video rekayasa tersebut juga telah diubah dari aslinya seolah-olah mempromosikan situs judi F200M.

    Rujukan

  • (GFD-2024-20712) Menyesatkan, Klaim bahwa Tanaman Tapak Dara Menyembuhkan Kanker Tanpa Operasi

    Sumber:
    Tanggal publish: 25/06/2024

    Berita



    Sebuah akun facebook  mengunggah video pendek atau reels [ arsip ] dengan keterangan yang menyebutkan tanaman tapak dara berkhasiat menyembuhkan kanker tanpa operasi dan kemoterapi.



    Keterangan video juga menuliskan “FDA Amerika Serikat menggunakan kandungan kimia daun ini dalam kemoterapi.” Benarkah tanaman tapak dara menyembuhkan kanker tanpa operasi dan kemoterapi?

    Hasil Cek Fakta



    Tim Cek Fakta Tempo memverifikasi klaim dengan menggunakan sumber terbuka yang kredibel dan wawancara pakar.

    Dalam jurnal berjudul “Catharanthus Roseus: A Source of Anticancer Phytomedicines” hasil penelitian Neha Sharma,Ph.D (Biotechnology) dkk,  disebutkan bahwa ekstrak Catharanthus rosesus atau tapak dara Madagaskar dan tapak dara Cape diyakini memiliki khasiat obat dan penyembuhan yang ampuh.  Tanaman ini sudah dimanfaatkan sejak lama dalam pengobatan tradisional.

    Sathya Prabhu and V. Devi Rajeswari, peneliti dari Universitas Sains Malaysia dalam jurnal berjudul Catharanthus roseus: The Cancer-Fighting Medicine menyebutkan vinblastine dan vincristine adalah dua alkaloid bioaktif  yang dihasilkan tanaman tapak dara merupakan senyawa kunci dalam pengobatan berbagai jenis kanker.

    Ekstrak catharanthus roseus atau tapak dara sudah diperkenalkan sejak 1960. Ekstraknya dijual sebagai vincaleukoblastine atau garam vinblastin sulfat. Obat yang digunakan untuk mengobati kanker hodgkin, kanker testis, sarkoma kaposi dan memiliki efek yang besar pada penghambatan sel atau pembelahan sel.



    Dalam jurnal berjudul “A Comprehensive Review on Catharanthus roseus L. (G.) Don: Clinical Pharmacology, Ethnopharmacology and Phytochemistry “ peneliti menemukan sekitar 400 alkaloid dalam tanaman tapak dara. Ada 130 di antaranya adalah alkaloid indol monoterpenoid (MIA), termasuk dua alkaloid dimer sitotoksik yang paling signifikan yaitu vincristine dan vinblastine. Beberapa alkaloid lain yang telah ditemukan adalah deoxyvinblastine, leurocristine, leurosine, leurosidine, pleurosin, roseadine, rosicine, vinacardine, vincolinine, dan vindolicine.



    Penelitian ini juga menyebutkan alkaloid vincristine dan vinblastine berfungsi memperlambat pertumbuhan tumor, leukemia, dan limfoma, yang memberikan sifat antikanker. 

    Berdasarkan beberapa penelitian in vivo (peneliti di dalam organisme hidup) dan in vitro (peneliti di luar organisme hidup), Vinblastine dan vincristine serta turunannya seperti cathachunine, vinflunine, catharanthine dan vinorelbine ditargetkan untuk melawan leukemia, karsinoma kolorektal, karsinoma urotelial, kanker payudara, kanker paru-paru, dan tumor padat.

    Jurnal ini juga menuliskan, alkaloid bisindol seperti vincristine, vinblastin, vinorelbine, dan vindesine telah mendapatkan persetujuan klinis dari Badan Pengawas Obat dan Makanan AS sebagai tujuan kemoterapi, penggunaan farmakologis dan farmasi lainnya.

    Dilansir Science Direct, dalam penelitian yang dibuat oleh Kareem A. Mosa, Wagner Vendrame, dkk, turunan alkaloid vinca yang diisolasi dari Tapak Dara termasuk vincristine, vinblastine, vinorelbine, vindesine dan vinflunine digunakan dalam kemoterapi untuk menghambat dinamika mikrotubulus dengan mengikat β-tubulin. 

    Laman National Library of Medicine menuliskan sejarah vincristine dapat ditelusuri kembali ke awal 1950-an saat para peneliti mulai menyelidiki sifat terapeutik potensial alkaloid vinca. Para peneliti menemukan bahwa vincristine menunjukkan aktivitas anti leukemia untuk leukemia limfoblastik akut (ALL) pada tikus dan anak-anak. Pada bulan Juli 1963, vincristine mendapat persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) dengan nama dagang Oncovin.

    Dilansir laman FDA (Food and Drugs Administration), badan pengawas obat dan makanan Amerika serikat  telah mengeluarkan daftar persetujuan Obat Onkologi Pediatrik yang mengandung vincristine dan vinblastine. 



    Ada 6 merek obat yang mengandung vincristine dan dua merek obat yang mengandung vinblastine. Obat-obat ini digunakan untuk mengobati leukemia akut, limfoma ganas, penyakit Hodgkin, erythraemia akut, dan panmyelosis akut. Obat-obat hanya diberikan dan diawasi dokter karena bisa berakibat fatal.



    Di Indonesia, berdasarkan daftar obat  dengan komposisi vincristine dan vinblastine yang disetujui peredarannya oleh BPOM, ada 1 merek obat yang mengandung vinblastine dan 8 merek obat yang mengandung vincristine

    Pengobatan dan Terapi Kanker 

    Kepada Tempo, DR. Dr. Heru wiyono SpPD FINASIM, Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Surabaya (Ubaya), menjelaskan bahwa ada beberapa pendekatan medis dalam terapi kanker.

    “Terapi kanker dapat dilakukan dengan  kemoterapi, operasi, radiasi dan yang terbaru dengan imunoterapi, yaitu dengan menggunakan mekanisme imunitas terhadap sel kanker yang dianggap benda asing,” ujar Heru.

    Heru menjelaskan bahwa kemoterapi merupakan terapi kanker dengan memberikan berbagai obat-obatan untuk membunuh sel kanker. “Salah satu obat kemoterapi adalah vincristine dan vinblastine. Senyawa ini bekerja di proses mitosis dan menyebabkan pertumbuhan kanker terhambat,” lanjutnya.

    Namun karena kanker itu beragam dan memiliki kepekaan yang berbeda, tidak semua penderita melakukan kemoterapi, namun kadang harus dibantu dengan radiasi dan operasi.  

    “Jika kanker itu sudah besar sekali dan menekan jaringan sekitarnya, sehingga pembuluh darah tersumbat, penderita sakit kepala berat karena otak terdesak, usus terbuntu, tindakan operasi dapat dilakukan pada penderita,” kata Heru.

    Terkait vinkristin dan vinblastin dari yang berasal dari senyawa vindolin tumbuhan tapak dara, kadarnya tidak banyak sehingga harus dilakukan proses ekstraksi. Vindolin di alam memiliki variasi besar, sehingga kemungkinan efek samping dan dosis yang dibutuhkan tidak dapat diketahui dengan pasti.

    Apabila masyarakat berkeinginan menggunakan tanaman tapak dara untuk mengobati penyakit kanker yang dideritanya, amat sangat dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter keluarga atau dokter pelayanan primer. “Ini untuk menghindari resiko kemungkinan terjadinya kelebihan dosis dan timbulnya efek samping yang tidak diinginkan,” tegasnya.

    Kesimpulan



    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Tempo, klaim tanaman Tapak Dara dapat menyembuhkan kanker tanpa operasi dan kemoterapi adalah menyesatkan.

    FDA tidak menyetujui catharanthus roseus atau Tanaman Tapak Dara sebagai obat anti kanker. Namun alkaloid bioaktif yaitu vincristine dan vinblastine yang terkandung dalam tanaman tersebut digunakan sebagai senyawa kunci dalam obat-obat kanker. 

    Penelitian tentang vincristine dan vinblastine dimulai sejak 1950-an, dan pada bulan Juli 1963, vincristine mendapat persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) dengan nama dagang Oncovin. Namun penggunaan obat dalam terapi kanker, sangat dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk menghindari resiko kemungkinan terjadinya kelebihan dosis dan timbulnya efek samping yang tidak diinginkan.

    Rujukan

  • (GFD-2024-20713) Cek Fakta: Tidak Benar Video Rumah Baru Ketua MK Suhartoyo Ambruk

    Sumber:
    Tanggal publish: 25/06/2024

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan video yang menyebut rumah baru Ketua MK Suhartoyo ambruk. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 14 Juni 2024.
    Dalam postingannya terdapat video dua rumah yang ambruk karena tanah di bawahnya mengalami longsor. Video itu disertai foto Suhartoyo dengan narasi "Ini Master Kemunafikan, kirain Malaikat"
    Akun itu juga menambahkan narasi:
    "Rumah baru ketua MK Suhartoyo ambrukkk..."
    Lalu benarkah postingan video yang menyebut rumah baru Ketua MK Suhartoyo ambruk?

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan video yang identik dengan postingan. Video itu diunggah akun Kompas TV di Youtube dengan judul "Detik-Detik 2 Unit Rumah Mewah di Perumahan Citraland Lampung Ambruk Tergerus Longsor" pada 27 Januari 2021.
    Video itu disertai narasi:
    "LAMPUNG, KOMPAS.TV - Dua unit rumah di Perumahan Citraland Lampung roboh akibat tergerus longsor.
    Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Pengembang akan mencari jalan agar kejadian tidak terulang.
    Video di media sosial merekam detik detik, robohnya dua unit Rumah Klaster Da Vinci kawasan Perumahan Citraland, di Sumur Putri, Tanjungkarang Barat Kota Bandar Lampung.
    Peristiwa bermula dari jalan perumahan yang longsor hingga menggerus dua unit rumah mewah ini.
    Tingginya intensitas hujan yang terjadi beberapa waktu terakhir di Kota Bandar Lampung diduga menjadi penyebab longsor.
    Tidak ada korban jiwa dalam kejadian lantaran dua unit rumah tersebut belum dihuni oleh pemiliknya. Namun sejumlah penghuni rumah lainnya memutuskan untuk mengungsi."
    Selain itu ada juga artikel dari Detik.com berjudul "2 Rumah di Lampung Roboh Akibat Longsor, Timbun Kolam Ikan-Kebun Warga" yang diunggah pada 26 Januari 2021.
    Berikut isi artikelnya:
    "Jakarta - Video rumah mewah luruh akibat longsor banyak beredar. Peristiwa itu disebut terjadi di Bandar Lampung, Lampung.Kabar tersebut dibenarkan Kabagops Polresta Bandar Lampung Kompol Hakim Rambe.
    Kompol Hakim mengatakan longsor terjadi dalam dua tahap.
    "Longsor tahap I pada pagar bronjong dan badan jalan Perum Citraland," kata Kompol Hakim dalam keterangannya, Selasa (26/1/2021).
    Longsor tahap I terjadi pada hari ini pukul 08.00 WIB. Selang tiga jam kemudian atau pukul 11.00 WIB, terjadi longsor tahap II. Longsor diduga disebabkan hujan yang terjadi di wilayah tersebut sejak Senin (25/1) malam.
    "Longsor tahap II mengakibatkan robohnya bangunan rumah Perum Citraland sebanyak dua unit rumah yang disebabkan akibat curah hujan yang deras dan lama yang mengguyur di daerah tersebut," kata dia.
    Peristiwa longsor terjadi pada hari ini di Jalan Raden Imba Kusuma, Sumur Putri, Kecamatan Telukbetung Selatan, Bandar Lampung. Selain dua unit rumah, pagar bronjong dan beton sekitar 70 meter juga ikut kena longsor.
    Longsor ini juga mengakibatkan empat petak kolam ikan, kebun, dan bagian bangunan milik warga tertimbun longsor. Warga bernama Marsidi (40) ditaksir mengalami kerugian Rp 100 juta.
    Momen detik-detik longsor ini banyak beredar di media sosial (medsos) maupun aplikasi perpesanan. Dalam video terlihat rumah tersebut berada di ujung dataran tanah. Tampak selain dua rumah yang luruh terbawa longsor, rumah lainnya masih terlihat belum rampung dan dicat temboknya.
    Rumah dengan cat warna putih itu kemudian dalam waktu cepat luruh akibat longsor yang terjadi. Tak lama kemudian, bangunan rumah tersebut rata dengan tanah. Tampak ada sejumlah orang dalam video tersebut yang menyaksikan peristiwa longsor ini. (jbr/idh)"

    Kesimpulan


    Postingan video yang menyebut rumah baru Ketua MK Suhartoyo ambruk adalah tidak benar.

    Rujukan

  • (GFD-2024-20717) Hoaks Foto Pekerja yang Membangun Piramida di Mesir

    Sumber:
    Tanggal publish: 25/06/2024

    Berita

    tirto.id - Sebuah foto yang menunjukkan proses pembangunan piramida, ramai menjadi bahan perbincangan di media sosial. Dalam foto tersebut, terlihat sekelompok orang sedang mengangkat bongkahan batu besar. Mereka dinarasikan sebagai para pekerja pembangun piramida.

    "Foto para pekerja piramida di Mesir, foto diambil selama konstruksi pada 2549 SM. Ini bukti bahwa piramida itu bukan dibangun oleh alien," begitu bunyi unggahan akun "BeritaViral.com" di Facebook pada Jumat (21/6/2024) (arsip).

    Unggahan dari akun tersebut menjadi yang paling banyak menarik perhatian. Sampai Selasa (25/6/2024), sudah ada lebih dari 3 ribu impresi (likes dan emoticons), lebih dari 1.300 komentar dan lebih dari 50 kali dibagikan ulang. Namun, unggahan lain di Facebook juga menyebar narasi yang sama, termasuk dari akun "Tips Luna" (arsip), "Tuman" (arsip), "August Ope Benedict" (arsip), dan "irmania"(arsip).

    Di Instagram, unggahan serupa ditemukan pada akun @august_bene (arsip), @berbagi_cria (arsip), dan @yandhi_lim (arsip).

    Sementara itu, di X (dulu Twtitter), akun @CW_Insider dan @1800factsmatter juga menyebar klaim ini, seminggu sebelum ramai di Facebook dan Instagram.

    Namun, menurut temuan Tirto, narasi tersebut bahkan sudah beredar di Threads jauh sebelumnya, dari akun berbahasa Inggris, "coopmike48" pada 1 Mei 2024 lalu (arsip). Gambar dan narasi yang digunakan sama dengan yang tersebar di media sosial lain, namun terdapat perbedaan klaim tahun pengambilan gambar, yaitu pada tahun 1750.

    Lalu, bagaimana kebenarannya? Apakah benar foto tersebut menunjukkan pekerja konstruksi piramida Mesir di masa lalu?

    Hasil Cek Fakta

    Tirto mencurigai adanya penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI) dalam pembuatan foto tersebut. Tidak adanya satupun wajah yang terlihat, serta postur dari para pekerja yang tidak lazim menjadi alasannya. Beberapa komentar di media sosial juga menyoroti hal ini.

    Kami kemudian mencoba melakukan pemindaian gambar dengan beberapa perangkat pendeteksi AI. Hasilnya, perangkat Hive Moderation memberi skor 99,1 persen kemungkinan foto adalah hasil buatan AI. Perangkat ini juga mencantumkan 50 persen kemungkinan gambar dibuat dengan menggunakan Kandinsky dan 41 persen kemungkinan dibuat dengan Midjourney.

    Pemindaian gambar di perangkat lain, Fake Image Detector, juga memberi kesimpulan kalau gambar tersebut kemungkinan dibuat lewat olahan AI. AI or Not juga memberi hasil identik, kemungkinan dibuat dengan AI.

    Melihat garis waktunya, klaim tersebut juga tidak masuk akal. Teknologi kamera belum ditemukan pada tahun 1750, apalagi 2549 Sebelum Masehi (SM).

    Merujuk laman resmi American Physical Society, salah satu foto tertua yang terekam berasal dari tahun 1825, ketika seorang berkebangsaan Prancis bernama Nicéphore Niépce menangkap gambar hitam putih dari ukiran seorang anak laki-laki yang sedang menarik seekor kuda. Ia melakukan riset “menangkap cahaya” melalui kamera obscura.

    Proses fotografi baru menjadi teknologi yang bisa diakses masyarakat banyak pada tahun 1839 ketika Louis Daguerre mempopulerkan daguerreotype.

    Sementara terkait sejarah piramida, menurut laman National Geographic, Imhotep, arsitek Raja Djoser, pada sekitar 2650–2575 SM, disebut sebagai pembuat piramida berundak enam lapis di Saqqara. Piramida ini dianggap sebagai langkah awal yang penting dalam perkembangan piramida.

    Menurut laman yang sama, bangunan tersebut diperuntukan untuk mayat penguasa sebelumnya. Para firaun di masa kemudian mulai memperbaiki pondasi serta bentuk piramida yang digagas oleh Raja Djoser.

    Kembali ke gambar pekerja piramida, Tirto juga melakukan reverse search image, untuk mencari sumber asli gambar tersebut. Meski tidak mengarah ke sumber, Tirto menemukan artikel dari pemeriksa fakta Taiwan Fact Checking Center berikut.

    Narasi yang sama juga beredar di negara tersebut pada Mei 2024 lalu. Mereka juga melakukan pemindaian yang hasilnya juga meyakinkan kalau ini adalah hasil buatan AI.

    Foto ini juga sempat ramai sebelumnya pada November 2023. Bersama dua foto lainnya sempat muncul unggahan yang mencoba menggambarkan proses pembangunan piramida yang dibantah keasliannya oleh Factly, pemeriksa fakta asal India.

    Kesimpulan

    Hasil pemeriksaan fakta menunjukkan foto pembangunan piramida yang tersebar di media sosial bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).

    Gambar tersebut dibuat dengan teknologi AI. Pun, melihat lini waktunya, piramida dibuat jauh sebelum teknologi kamera ditemukan. Piramida pertama dibangun pada tahun 2580-2565 Sebelum Masehi, sementara teknologi kamera pertama baru ditemukan sekitar tahun 1800-an.

    Rujukan