• (GFD-2024-20736) [PENIPUAN] Akun Facebook Bupati Dharmasraya

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 26/06/2024

    Berita

    -

    Hasil Cek Fakta

    Beredar banyak akun yang mengatasnamakan Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan. Akun-akun tersebut memasang nama dan foto Bupati Dharmasraya.

    Setelah ditelusuri akun Facebook tersebut tiruan. Akun asli milik Sutan Riska hanya satu yaitu www.facebook.com/profile.php?id=100009126059707. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Dharmasraya, Rovanly Abdams meminta masyarakat waspada terhadap pesan-pesan dengna iming-iming pemberian donasi mengatasnamakan pejabat.

    Dapat disimpulkan akun Facebook Sutan Riska yang beredar adalah palsu dan tergolong kategori konten tiruan

    Kesimpulan

    Akun Facebook asli milk Bupati Damasraya adalah www.facebook.com/profile.php?id=100009126059707.

    Rujukan

  • (GFD-2024-20737) [PENIPUAN] Panggilan Telepon WhatsApp Mengatasnamakan Pj Wali Kota Bogor

    Sumber: WhatsApp.com
    Tanggal publish: 26/06/2024

    Berita

    /panggilan suara/

    Hasil Cek Fakta

    Baru-baru ini muncul nomor WhatsApp yang mengaku sebagai PJ Wali Kota Bogor Hery Antasari. Akun memasang foto Hery sebagai profil WhatsApp.

    Faktanya Takis Kota Bogor memberikan klarifikasi terhadap informasi yang beredar. Dalam unggahan pada akun Instagramnya, Takis Kota Bogor melabeli tangkapan layar “HOAX”. Pihaknya juga meminta masyarakat waspada dan segera melapor ke WhatsApp SiBadra 081196000060.

    “Mohon untuk berhati-hati terhadap nomor yang mengatasnamakan PJ Walikota Bogor Bapak Hery Antasari. Harap waspada jika terdapat nomor Whatsapp lainnya yang mengatasnamakan PJ Walikota Bogor. Jika menerima pesan dari nomor mencurigakan segera laporkan ke WhatsApp SiBadra di nomor : 081196000060:bangbang:

    #DiskominfoKotaBogor
    #TakisBogor
    #BogorSmartCity
    #Penipuan” tulis Takis Kota Bogor pada akun Instagram @.takiskotabogor (15/06/24).

    Berdasarka penjelasan di atas akun WhatsApp Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari merupakan konten tiruan.

    Kesimpulan

    Takis Kota Bogor menyatakan nomor yang beredar bukan milik Hery Antasari.

    Rujukan

  • (GFD-2024-20741) [Cek Fakta] Kylian Mbappe Rekomendasikan Situs Judi Online, Ini Faktanya

    Sumber:
    Tanggal publish: 26/06/2024

    Berita

    Jakarta: Beredar di media sosial Facebook sebuah video yang menarasikan Kylian Mbappe merekomendasikan situs judi online atau slot bernama Arjuna96.  

    Video berdurasi 18 detik itu diunggah pada 9 Juni 2024 lalu. Dalam unggahannya tampak pemain yang baru bergabung dengan Real Madrid tersebut sedang berbicara dengan Bahasa Prancis.  

    “Arjuna96 direkomendasiin ama Mbappe bray,” demikian keterangan dalam unggahan tersebut.

    Narasi video tersebut berisi ajakan supaya penggemar Mbappe di Indonesia menggunakan website yang telah direkomendasikan. Adapun narasi lengkapnya sebagai berikut:

    “Hallo, saya Kylian Mbappe. Untuk fans saya yang ada di Indonesia, saya memiliki rekomendasi website slot ARJUNA96 web terkuat di muka bumi dan ARJUNA96 sudah menjadi partner resmi dengan saya. Cari di Google ARJUNA9. Sekian dari saya, Kylian Mbappe.”  

    Foto: Tangkapan layar vide Mbappe rekomendasikan situs judi online.  

    Video yang tersebut telah disukai lebih dari 2.300 orang, dibagikan ulang sebanyak 20 kali, serta berisi 618 komentar. Lantas, apakah informasi tersebut benar? Ini cek faktanya .

    Hasil Cek Fakta

    Dari hasil penelusuran tim cek fakta Medcom.id , unggahan video yang dinarasikan Kylian Mbappe merekomendasikan situs judi online itu tidak benar.  

    Faktanya, isi video dengan subtitle yang diberikan tidak sesuai. Video yang beredar di Facebook itu sebenarnya postingan dari Twitter @KMbappe sebagai pengumuman resmi bahwa Mbappe tidak lagi membela klub PSG. Video aslinya diunggah pada 11 Mei 2024.  

    Foto: Tangkapan layar video asli Mbappe.  

    Kylian Mbappe tidak pernah membuat video untuk merekomendasikan situs judi online. Terlebih dikhususkan untuk penggemarnya di Indonesia.

    Kesimpulan

    Video yang dinarasikan Kylian Mbappe merekomendasikan situs judi online adalah hoaks, karena tidak memuat informasi yang sebenarnya. Konten ini masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi ( manipulated content).  

    Manipulated content biasanya berisi hasil editan dari informasi yang pernah diterbitkan media-media besar dan kredibel. Konten jenis ini dibentuk dengan cara mengedit konten yang sudah ada dengan tujuan untuk mengecoh publik.  

    Rujukan

  • (GFD-2024-20742) Tidak Benar Sandra Dewi Akan Membagikan Hartanya

    Sumber:
    Tanggal publish: 26/06/2024

    Berita

    tirto.id - Kasus dugaan tindak pidana korupsi Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk masih diproses oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Kejagung menjerat Harvey Moeis sebagai tersangka kasus dugaan korupsi PT Timah Tbk pada Mei 2024. Saat ini, total ada 22 orang tersangka pada kasus ini, menukil dari Kompas.

    Kejagung kemudian melakukan pemeriksaan terhadap aktris Sandra Dewi, yang merupakan istri dari Harvey Moeis, sebagai saksi untuk mendalami kepemilikan harta suaminya. Tercatat sudah dua kali Sandra menjalani pemeriksaan, pada April dan Mei 2024.

    Menariknya, perbincangan terkait Harvey dan kasus ini di media sosial masih banyak beredar dan menarik perhatian. Sebuah unggahan dari akun "Bunda hesti" di Facebook salah satunya. Unggahan ini berisi sebuah video dengan narasi aktris Sandra Dewi akan membagikan sisa hartanya, sebagai bentuk permohonan maaf atas dugaan korupsi yang menyasar suaminya (arsip).

    Selain video berdurasi setengah menit lebih enam detik tersebut, unggahan juga memuat sebuah tautan pendaftaran ke situs judi online. Di dalam video, juga disebut nama situs judi online yang diklaim sebagai tempat bagi-bagi uang dilakukan.

    Sejak pertama kali diunggah ke media media sosial pada 26 Mei 2024, video tersebut telah ditonton lebih dari 47 juta kali. Unggahan mengumpulkan lebih dari 254 ribu tanda suka (likes) dan lebih dari 51 ribu komentar. Konten tersebut masih menarik perhatian, hal ini terlihat dari kolom komentarnya yang masih terus bertambah sampai Rabu (26/6/2024).

    Terkait pro dan kontra (juga spam iklan judi online lainnya) yang disuarakan di kolom komentar, terdapat beberapa komentar yang mempercayai narasi Sandra Dewi akan bagi-bagi uang.

    Lalu, apakah benar Sandra Dewi membagi-bagikan hartanya sebagai bentuk permintaan maaf atas dugaan korupsi suaminya?

    Hasil Cek Fakta

    Tirto menyaksikan keseluruhan video singkat tersebut dan mengidentifikasi potongan gambar yang ada dalam video tersebut. Setidaknya ada tiga bagian dalam video tersebut. Bagian pertama menunjukkan Harvey memakai rompi tahanan Kejaksaan Agung, bagian kedua menampilkan Sandra menghadiri pemeriksaan, dan bagian ketiga adalah potongan foto pernikahan Sandra dan Harvey.

    Semua potongan gambar yang ada di video diduga kuat berasal dari video milik Kompas.com. Pasalnya, ada watermarkKompas yang masih menempel dan logo "Jernih Memilih" di kanan atas, yang merupakan program media tersebut.

    Kami menelusuri asal video-video tersebut lewat kombinasi kata kunci "kompas", "sandra dewi", "harvey moeis", dan "periksa" di YouTube. Hasil pencarian mengarahkan ke tiga video di kanal YouTube Kompas (video 1, video 2, video 3), yang memuat footage yang digunakan dalam video di Facebook.

    Video pertama menjabarkan Kejagung yang menyita dua mobil milik Harvey. Video kedua berisikan cerita Sandra tentang Harvey yang tidak perhitungan saat beramal. Sementara video ketiga menunjukkan Sandra sesudah dan sebelum menjalani pemeriksaan oleh Kejagung, April 2024 lalu.

    Ketiga video berita dari Kompas.com tersebut tidak ada yang menyebut Sandra akan membagi-bagikan sisa hartanya, seperti klaim di video di Facebook.

    Narasi Sandra akan membagikan hartanya untuk meminta maaf atas dugaan korupsi yang dilakukan suaminya berasal dari potongan audio yang menyertai video.

    Ada dua bagian klip audio dalam video. Bagian pertama adalah suara narator pria dan bagian kedua adalah suara Sandra. Pada bagian narator pria, suaranya terdengar tidak natural dan mengindikasikan adanya penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI).

    Tirto memasukkan transkrip isi ucapan narator ke situs pengolah teks ke audio, TTSmaker.com. Dengan memilih opsi suara Ardi-Indonesian Male, didapat hasil yang serupa dengan suara narator dan isinya.

    Tirto juga menduga adanya penggunaan AI untuk mengolah suara Sandra dalam video. Sebab, hasil penelusuran di situs pencarian tidak mengarahkan ke artikel apapun yang mendukung narasi ini.

    Proses manipulasi konten audio menggunakan AI sudah banyak berkembang. Temuan kami, perangkat seperti app.rask.ai mampu mereplikasi suara seseorang dengan bermodal video sample.

    Kami juga memeriksakan situs judi online yang dicantumkan di bagian bawah video. Ketika diklik, tautan tersebut mengarahkan ke pendaftaran situs judi online. Di dalamnya tidak ada informasi apapun soal Sandra Dewi membagikan hartanya.

    Tirto kemudian melakukan pemindaian terhadap situs tersebut. Pemindaian Urlscan menyebut kalau situs tersebut berpusat di Hong Kong dan tidak punya kaitan sama sekali dengan situs di Indonesia.

    Kesimpulan

    Hasil pemeriksaan fakta menunjukkan, narasi Sandra Dewi membagi-bagikan hartanya sebagai bentuk permintaan maaf atas dugaan korupsi yang menyasar suaminya bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).

    Unggahan di Facebook adalah iklan situs judi online yang menggunakan footage dari Kompas.com. Penelusuran ke berita aslinya menunjukkan tidak ada satupun informasi yang mendukung narasi Sandra membagi-bagikan hartanya terkait dugaan korupsi yang melibatkan suaminya.

    Narasi yang disampaikan via audio, setidaknya dari bagian narator pria, sama persis dengan hasil yang dibuat dengan perangkat AI, TTSmaker.com.

    Rujukan