• (GFD-2026-32667) Hoaks Tautan Pendaftaran Mudik Gratis PLN 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 05/03/2026

    Berita

    tirto.id - Beredar di media sosial unggahan mengklaim PLN membuka pendaftaran mudik gratis 2026 sebanyak 12.500 kuota. Pengunggah menyebutkan mode transportasi yang tersedia yaitu bus, kereta api, pesawat, dan kapal laut dari berbagai kota.

    ADVERTISEMENT

    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama ”MUDIK Gratis PLN 2026” (arsip) pada Sabtu (28/02/2026). Pengunggah juga menyertakan tautan https://daftarkansgra-okno10.netlify.app/ yang diklaim untuk mendaftar program mudik gratis tersebut.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Mudik Bersama PLN balik lagi nih! Melalui Program Mudik Gratis 2026 “Mudik Aman, Berbagi Harapan”, PLN menyiapkan 12.500 kuota untuk kamu yang ingin pulang kampung dengan aman dan nyaman. Tersedia mode transportasi Bus, Kereta Api, Pesawat, dan kapal laut dari berbagai kota keberangkatan. Yuk tentukan rute dan preferensi mudikmu dari sekarang. Pendaftaran dibuka hanya melalui link pendaftaran ini.” Begitu keterangan tertulis pada unggahan.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Sampai artikel ini ditulis pada Rabu (04/03/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 150 likes, 19 komentar, dan 5 kali dibagikan. Kolom komentar terbagi dua, beberapa pengunjung mempertanyakan kebenaran informasi tersebut dan yang lainnya menyatakan kesediaan untuk mendaftar.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Tirto juga menemukan unggahan serupa diunggah oleh akun Facebook “kiaya hj samsudin” (arsip) pada Jumat (27/02/2026). Unggahan tersebut juga mengklaim adanya program mudik gratis 2026 yang diselenggarakan PLN dengan mendaftarkan diri melalui tautan https://daftarkansegerasekarangvbac.netlify.app/.

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?

    ADVERTISEMENT

    Baca juga:Korlantas Polri Tiadakan Tilang Manual Selama Mudik Lebaran

    periksa fakta Tautan Daftar Mudik Gratis PLN 2026.

    Hasil Cek Fakta

    Untuk menelusuri kebenaran klaim, pertama-tama Tirto menelusuri akun pengunggah klaim “MUDIK Gratis PLN 2026”. Di situ ditemukan informasi bahwa akun tersebut baru mengganti foto profil menggunakan gambar mudik gratis bersama PLN pada 28 Februari 2026. Akun tersebut hanya memiliki 4 pengikut dan menuliskan keterangan “Situs Web Pemerintah” pada keterangan profil.

    Dari situ dapat diketahui bahwa informasi yang disebarkan adalah tidak resmi dan bukan berasal dari sumber kredibel. Adapun akun Facebook resmi milik PLN memiliki 218 ribu pengikut dan bercentang biru.

    Ini sama seperti yang disebarkan oleh akun “kiaya hj samsudin”. Akun tersebut juga menggunakan tautan tidak resmi yang diklaim untuk pendaftaran program mudik gratis 2026.

    Kemudian, Tirto mencoba membuka kedua tautan tersebut. Dalam kedua situs tersebut pengunjung sama-sama diarahkan untuk mengisi nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram aktif pada situs yang bertuliskan ‘Daftar Segera’. Namun, tidak ada keterangan jelas pada situs tersebut.

    Pada bagian akhir laman dicantumkan juga nama-nama yang berhasil mendaftar guna meyakinkan pengunjung. Setelah mengisi data tersebut, pengunjung diarahkan untuk mengisi kode verifikasi yang dikirim melalui Telegram.

    Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna biasanya dieksploitasi untuk modus phishing.

    Tirto lantas mengecek kredibilitas tautan yang diklaim untuk mendaftar mudik gratis bersama PLN 2026 pada akun Facebook tersebut. Hasil analisis situs UrlScan menunjukan bahwa tautan yang dibagikan tidak terafiliasi dan bukan situs resmi milik pemerintah maupun PLN. Tautan tersebut milik AMAZON-02, berlokasi di Frankfurt am Main Germany, dengan domain daftarkansgra-okno10.netlify.app, dibuat pada 16 Februari 2026 dan berlaku selama 1 tahun.

    Tirto dalam artikel "Cara Daftar Mudik Gratis PLN 2026, Syarat, & Rute" menulis bahwa PT PLN (Persero) resmi membuka pendaftaran mudik gratis 2026 mulai Rabu, 25 Februari 2026 dan dapat diikuti oleh masyarakat luas dengan kuota mencapai 12.500 orang.

    Pendaftaran mudik gratis PLN 2026 dilakukan secara online hanya melalui aplikasi PLN Mobile. Dalam hal ini, satu akun PLN Mobile hanya bisa digunakan untuk 1 kali pendaftaran dengan ketentuan dapat mendaftarkan anggota keluarganya maksimal 3 orang atau total jumlah orang maksimal dalam satu formulir adalah 4 orang.

    Pemudik harus menyampaikan uang jaminan kepastian keberangkatan sebesar Rp 100.000/orang, yang kemudian uang jaminan tersebut akan dikembalikan dalam bentuk e-voucher listrik di PLN Mobile dengan nilai nominal yang sama jika berangkat. Adapun tata cara daftar mudik gratis PLN 2026 yaitu sebagai berikut:

    Unduh aplikasi PLN Mobile melalui Play Store atau App Store.Buat akun menggunakan nomor ponsel aktif.Pilih menu “Mudik Gratis PLN 2026” di halaman utama.Isi data sesuai identitas dan unggah dokumen yang diminta oleh sistem.Tentukan rute dan jadwal keberangkatan.Tunggu konfirmasi dari panitia melalui email atau WhatsApp untuk mendapatkan tiket elektronik.

    @pln_id

    Dengan demikian tautan yang diklaim untuk pendaftaran mudik gratis bersama PLN 2026 yang beredar di Facebook tersebut tidak resmi dan berpotensi pada penipuan. Tautan pendaftaran mudik gratis yang beredar menggunakan domain tidak resmi seperti netlify.app. Adapun tautan resmi untuk program PLN umumnya menggunakan domain pln.co.id atau melalui aplikasi resmi PLN Mobile.

    Baca juga:Bahlil Klaim Stok BBM hingga LPG Aman Jelang Lebaran 2026

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim adanya tautan untuk mendaftar mudik gratis bersama PLN 2026 bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Tautan yang disertakan bukan berasal dari kanal resmi pemerintah ataupun PT PLN (Persero) dan berujung pada permintaan data pribadi dengan menggunakan nomor Telegram. Modus ini biasanya digunakan sebagai modus penipuan dan phishing (pencurian data melalui tautan berbahaya).

    Pendaftaran mudik gratis PLN 2026 dilakukan secara online hanya melalui aplikasi PLN Mobile dengan memberikan uang jaminan kepastian keberangkatan sebesar Rp100.000/orang. Uang jaminan tersebut akan dikembalikan dalam bentuk e-voucher listrik di PLN Mobile dengan nilai nominal yang sama jika berangkat.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2026-32668) [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Rekrutmen Pemadam Kebakaran 2026

    Sumber: tiktok.com
    Tanggal publish: 05/03/2026

    Berita

    Beredar video [arsip] pada Minggu (1/3/2026) dari akun TikTok “DAMKAR_INFO_AKURAT” disertai takarir:

    PENDAFTARAN DAMKAR 2026 RESMI DIBUKA!

    Kesempatan emas untuk kamu yang ingin bergabung menjadi bagian dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan tahun 2026!

    17 Periode Pendaftaran: 28 Februari - 30 Maret 2026 Persyaratan Pendidikan: Lulusan SMA/SMK/STM Sederajat

    Biaya Pendaftaran: GRATIS (Tanpa dipungut biaya)

    Penempatan: Sesuai domisili terdaftar

    Sistem Pendaftaran: Secara Online

    Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi petugas yang SIGAP, TANGGUH, dan SIAP MENYELAMATKAN!

    Persiapkan berkas terbaikmu dan daftarkan diri sebelum batas waktu berakhir.

    #damkar2026#pendaftarandamkar#infoasn2026#lowongankerja2026#fypindonesia

    Dari pengamatan Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax), terdapat tautan yang disematkan di bio akuntersebut.

    Per Kamis (5/3/2026), unggahan tersebut telah mendapat 4.200-an tanda suka, belasan komentar, dan dibagikan ulang lebih dari 696 kali.


    Hasil Cek Fakta

    TurnBackHoax memasukkan kata kunci “Tautan pendaftaran Damkar 2026” ke mesin pencari Google. Hasilnya, tidak ditemukan informasi terkait pendaftaran damkar 2026. Penelusuran mengarah ke pemberitaan metrotvnews.com “Rekrutmen PPSU dan Damkar Jakarta Berpeluang Ditiadakan pada 2026” yang tayang Kamis (9/10/2025).

    Diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta berpeluang tidak membuka perekrutan petugas pemadam kebakaran (damkar) hingga petugas penyedia prasarana dan sarana umum (PPSU) pada 2026. Hal ini lantaran adanya pemangkasan nominal dana transfer dari pemerintah pusat ke Jakarta sebesar Rp15 triliun.

    Lebih lanjut, tidak ditemukan informasi pendaftaran petugas damkar yang dibuka secara nasional.

    TurnBackHoax kemudian mengakses tautan di bio akun TikTok “DAMKAR_INFO_AKURAT”. Diketahui, tautan tersebut mengarah ke laman yang meminta pengisian data pribadi berupa nama, asal provinsi, serta nomor Telegram.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan informasi resmi pendaftaran rekrutmen petugas pemadam kebakaran (damkar) 2026. Jadi, unggahan berisi tautan “rekrutmen pemadam kebakaran 2026” yang mengarah ke laman tak resmi itu merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-32669) [SALAH] Dua Siswa SD di Aceh Meninggal Keracunan MBG

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 05/03/2026

    Berita

    Akun Facebook “Rahmat Al Muhajir” pada Senin (2/3/2026) mengunggah video [arsip] yang menampilkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bireuen Aceh, disegel karena adanya klaim bahwa dua siswa meninggal dunia setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG).

    Unggahan tersebut disertai narasi : 

    “Viral ! Dapur SPPG di Bireuen, Aceh disegel. Buntut 2 orang siswa SD meninggal karena keracunan MBG.”

    Per Kamis (5/3/2026) video tersebut telah dilihat 1,8 ribu kali, disukai 18 kali, menuai 2 komentar dan dibagikan ulang sebanyak 10 kali oleh pengguna Facebook lainnya. 

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan potongan video ke Google lens. Hasilnya mengarah ke akun TikTok “info bireuen” yang mengunggah video serupa pada Minggu (1/3/2026),terkait penyegelan SPPG di Bireuen akibat insiden keracunan ratusan siswa. Namun, tidak ada informasi mengenai dua siswa meninggal dunia. 

    TurnBackHoax kemudian memasukkan kata kunci “siswa keracunan MBG di Bireuen Aceh” ke mesin pencarian Google. Ditemukan artikel Antaranews.com “BGN: Siswa Keracunan MBG di Bireuen Aceh Sudah Sembuh” Selasa (3/3/2026). Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang menyatakan siswa yang keracunan telah sembuh. Ia juga menegaskan kabar dua siswa meninggal adalah hoaks. 

    “Itu hoaks. Hati-hati jangan langsung percaya,” ujarnya. 

    Kesimpulan

    Badan Gizi Nasional (BGN) menyebut informasi siswa yang meninggal karena keracunan MBG adalah hoaks atau tidak benar. Unggahan dengan narasi “Dua siswa di Aceh meninggal keracunan MBG” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-32670) Cek Fakta: Hoaks Link Pendaftaran BSU Ramadan Sebesar Rp 600.000

    Sumber:
    Tanggal publish: 05/03/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran Bantuan Subsidi Upah (BSU) Ramadan sebesar Rp 600.000. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 26 Februari 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "Dapatkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) Ramadhan Sebesar Rp.600.000,-.
    Melalui Kementerian Ketenagakerjaan, Pemerintah kembali menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada para Pekerja / Buruh yang memenuhi syarat."
    Unggahan disertai menu daftar. Jika menu daftar diklik akan muncul link yang mengarah pada halaman situs menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi seperti nama lengkap dan nomor Telegram.
    Lalu benarkah klaim link pendaftaran BSU Ramadan sebesar Rp 600.000? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran BSU Ramadan sebesar Rp 600.000. Penelusuran mengarah pada artikel berita dari Liputan6.com berjudul "Ramai Info BSU 2026, Kemnaker Tegaskan Belum Ada Kebijakan Resmi" yang tayang pada 7 Februari 2026.
    Dalam artikel ini, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau masyarakat mewaspadai maraknya informasi palsu atau hoaks yang mengatasnamakan Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026. Informasi menyesatkan tersebut umumnya disertai tautan pendaftaran tidak resmi yang berpotensi mengarah pada penipuan.
    Kepala Biro Humas Kemnaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, mengatakan klarifikasi ini perlu disampaikan menyusul beredarnya unggahan di media sosial, pesan berantai, hingga sejumlah pemberitaan yang mencatut Program BSU 2026. Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
    "Kami mengimbau masyarakat tidak mudah percaya pada hoaks dan disinformasi tentang BSU, khususnya yang mengarahkan pendaftaran melalui tautan tidak resmi, karena BSU tidak memerlukan pendaftaran mandiri," kata Faried dikutip dari Antara, Rabu 7 Januari 2026.
    Faried menekankan bahwa informasi resmi terkait BSU hanya disampaikan melalui kanal resmi Kementerian Ketenagakerjaan yakni laman bsu.kemnaker.go.id dan media sosial resmi Kementerian Ketenagakerjaan.

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran BSU Ramadan sebesar Rp 600.000 merupakan hoaks.