• (GFD-2026-32920) Keliru, Pernyataan China Akan Lindungi Iran Jika AS Menyerang

    Sumber:
    Tanggal publish: 06/03/2026

    Berita

    tirto.id - Beredar di media sosial unggahan yang mengklaim China akan melindungi Iran dari amukan Amerika. Unggahan tersebut mengklaim bahwa Beijing melayangkan peringatan keras kepada Washington dan menyatakan siap melindungi Iran jika Amerika Serikat berani melakukan serangan.

    ADVERTISEMENT

    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Cerita Kita” (arsip) pada Minggu (01/03/2026). Dalam unggahan menampilkan gambar 4 tokoh pemimpin dunia, bagian bawah gambar menunjukkan Vladimir Putin, Xi Jinping, Ali Khamenei, dan Kim Jong Un berdiri bersama.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “China memperingatkan Amerika Serikat soal Iran, China mengatakan akan melindungi Iran jika AS menyerangnya,” begitu narasi tertulis dalam gambar pada unggahan tersebut.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Dalam keterangan unggahan dituliskan, menurut BRICS News, ini adalah langkah berani yang menantang "SANG NAGA", Serta upaya menggalang solidaritas BRICS di tengah bayang-bayang badai konflik global yang kian mendekat, sekaligus mempertahankan Poros dunia multipolar dari dominasi unipolar.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Sampai artikel ini ditulis pada Kamis (05/03/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 13 ribu likes, 900 komentar, dan 196 kali dibagikan. Kolom komentar terbagi dua, sebagian masyarakat mempercayai informasi tersebut, dan yang lainnya menyebutkan bahwa China hanya membantu Iran.

    Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Threads “bogoyunior” (arsip) pada Selasa (03/03/2026). Unggahan tersebut memiliki klaim serupa yaitu China memberikan peringatan keras kepada AS, menyatakan kesiapannya untuk melindungi Iran jika Amerika Serikat melakukan serangan. Pengunggah juga menambahkan gambar kobaran api akibat ledakan dengan keterangan “Iran menghancurkan pangkalan udara AS di Riyadh, Arab Saudi”.

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim yang menyebutkan China akan lindungi Iran jika AS menyerang?

    ADVERTISEMENT

    Baca juga:Video Viral Eks Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Masih Hidup

    Periksa Fakta China Akan Bantu Iran. foto/hotline periksa fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan gambar asli. Hasil penelusuran mengarahkan kami pada laporan YouTube Kompas.Dalam laporan tersebut di menit 4:06, Nicole Grajewski, Peneliti di Carnegie Endowment for International Peace, menyatakan bahwa China mendukung Iran secara diplomatik dan terfokus pada bidang ekonomi. Adapun gambar tersebut terlihat seperti rekayasa digital atau hasil edit karena mereka tidak pernah melakukan sesi foto bersama dalam formasi seperti itu.

    “Hubungan Iran dengan China terutama lebih berfokus pada ekonomi. China merupakan salah satu investor terbesar dalam investasi asing langsung di Iran. Mereka memiliki cukup banyak investasi di pelabuhan-pelabuhan Iran,” begitu menurut Nicole Grajewski dalam laporan Kompas.

    Lebih lanjut, laporan tersebut juga menyatakan bahwa China melalui Fu Cong, perwakilannya untuk PBB mengutuk keras serangan AS terhadap Iran dan pengeboman fasilitas nuklir di bawah perlindungan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA).

    “Masyarakat internasional harus menegakkan keadilan dan melakukan upaya konkret untuk mendinginkan situasi dan memulihkan perdamaian dan stabilitas,” begitu keterangan Fu Cong.

    Namun, terkait dukungan militer China terhadap Iran masih belum ada keterangan jelas. Adapun laporan terkait adanya pesawat angkut China terbang ke Teheran masih belum terkonfirmasi.

    Lebih lanjut, Tirto menelusuri kebenaran klaim dengan mengetikkan kata kunci “China akan lindungi Iran jika AS menyerang” di mesin pencarian Google. Hasilnya, mengarah pada laman CNBC Indonesia “China Bela Iran, Sebut Punya Hak Lawan Perang AS-Israel”. Di situ, Menteri Luar Negeri China Wang Yi, menyatakan sikap China secara terbuka dengan menyatakan dukungannya kepada Iran untuk membela kedaulatan dan hak bela diri di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

    Dalam pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada Senin (02/03/2026), Wang menegaskan bahwa Beijing mendukung Teheran dalam membela diri dari serangan Amerika dan Israel. Wang juga menegaskan bahwa China telah mendesak AS dan Israel untuk segera menghentikan operasi militer guna mencegah konflik meluas di kawasan.

    "China menghargai persahabatan tradisional antara China dan Iran, mendukung Iran dalam membela kedaulatan, keamanan, integritas teritorial, dan martabat nasionalnya, serta mendukung Iran dalam melindungi hak dan kepentingannya yang sah," begitu keterangan Wang, dikutip media pemerintah China, CCTV, Selasa (3/3/2026).

    Tirto, dalam artikel "Daftar Sekutu Iran & Sikap Mereka Terhadap Serangan AS-Israel" melaporkan bahwa Pemerintah China saat ini memilih untuk tidak ikut dalam peperangan di kawasan Teluk.

    Meski China dan Iran memiliki hubungan kemitraan strategis yang telah berkembang selama bertahun‑tahun, Beijing memilih untuk tidak memberikan dukungan militer kepada Iran setelah serangan besar yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel.

    Sikap ini mencerminkan batasan nyata dalam hubungan kedua negara, di mana dukungan China lebih bersifat diplomatik dan politis, bukan bermotif aliansi pertahanan atau keterlibatan militer langsung.

    Dalam konflik ini, China mengecam keras serangan tersebut, menyebutnya pelanggaran terhadap kedaulatan dan hukum internasional, serta menyerukan penghentian operasi militer dan solusi melalui dialog, namun tidak mengirimkan senjata, pasukan, atau bentuk dukungan militer yang bisa memperluas konflik secara langsung.

    “China menyerukan penghentian segera operasi militer untuk mencegah eskalasi lebih lanjut dan hilangnya kendali atas konflik,” ujar Menteri Luar Negeri China Wang Yi kepada Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar sebagaimana dikutip dari Al Jazeera.

    Analis menekankan bahwa memberikan bantuan militer langsung kepada Iran akan sangat berisiko dan berpotensi merusak hubungan China-AS, mengancam stabilitas global, serta bertentangan dengan kepentingan ekonomi China.

    Senada dengan hal tersebut, dalam rilis Sindonews International, China Membantah Memberikan Dukungan Militer kepada Iran dan hanya mengutuk AS dan Israel. China hanya memberikan dukungan politik dan ekonomi, serta berpendapat bahwa nuklir harus diselesaikan dengan jalur politik dan diplomatik.

    China tidak pernah menyatakan ataupun bersumpah akan melindungi Iran. China terus menyerukan gencatan senjata dan kembali ke meja perundingan. Kementerian Luar Negeri China juga membantah memasok senjata atau membantu Iran secara militer. Dikatakan, bahwa dukungannya hanya sebatas dukungan politik dan moral.

    Sampai artikel ini ditulis pada Kamis (05/03/2026), tidak ditemukan pernyataan resmi maupun pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim bahwa China menyatakan ataupun bersumpah akan melindungi Iran jika Amerika Serikat menyerangnya.

    Baca juga:Daftar Sekutu Iran & Sikap Mereka Terhadap Serangan AS-Israel

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim yang menyebutkan bahwa China akan lindungi Iran jika AS menyerangnya adalah bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, menegaskan bahwa Beijing mendukung Iran dalam membela kedaulatan, keamanan, dan martabat nasionalnya. China mendukung Iran secara ekonomi, utamanya sebagai salah satu investor terbesar di Iran dan mengecam serangan AS terhadap Iran secara diplomatik. China mendesak AS dan Israel untuk segera menghentikan operasi militer guna mencegah konflik meluas.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2026-32673) Cek Fakta: Link Pendaftaran Mudik Gratis PLN 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 06/03/2026

    Berita



    Murianews, Kudus – Hati-hati, momentum Lebaran ini banyak beredar konten hoaks, salah satunya Tautan yang diklaim sebagai link pendaftaran mudik gratis dari PLN. Cek faktanya sebelum mengeklik tautan tersebut.



    Tautan itu beredar di media sosial, salah satunya disebarkan akun FACEBOOK bernama ”MUDIK GRATIS PLN 2026”, Sabtu (28/2/2026) lalu.



    Dalam unggahannya, akun tersebut menyertakan tautan https://daftarkansgra-okno10.netlify.app/ yang diklaim sebagai link pendaftaran mudik gratis dari PLN.



    ”Mudik Bersama PLN balik lagi nih!



    Melalui Program Mudik Gratis 2026 “Mudik Aman, Berbagi Harapan”, PLN menyiapkan 12.500 kuota untuk kamu yang ingin pulang kampung dengan aman dan nyaman



    Tersedia mode transportasi Bus, Kereta Api, Pesawat, dan kapal laut dari berbagai kota keberangkatan. Yuk tentukan rute dan preferensi mudikmu dari sekarang



    Pendaftaran dibuka hanya melalui link pendaftaran ini,” demikian keterangan pada unggahan tersebut.



    Hingga artikel ini ditulis, Kamis (5/3/2026) unggahan tersebut telah mendapatkan 159 likes, 19 komentar, dan 6 kali dibagikan.



    Unggahan serupa juga muncul di akun Facebook ”kiaya hj samsudin” Jumat (27/02/2026). Unggahan tersebut juga mengklaim adanya program mudik gratis 2026 yang diselenggarakan PLN dengan mendaftarkan diri melalui tautan https://daftarkansegerasekarangvbac.netlify.app/.



    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Murianews.com, unggahan disertai tautan yang diklaim sebagai link pendaftaran mudik gratis dari PLN adalah hoaks.



    Penelusuran selengkapnya, simak di halaman berikut.



    Penelusuran…

    Hasil Cek Fakta



    Tim Cek Fakta Murianews.com mencoba menelusuri tautan yang diklaim sebagai link pendaftaran mudik gratis dari PLN pada unggahan tersebut.



    Saat diklik, pengungjung diarahkan untuk mengisi nama lengkap sesuai KTP dan nomor ponsel yang terhubung pada aplikasi Telegram. Namun situs tersebut bukanlah milik pemerintah.



    Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna biasanya dieksploitasi untuk modus phishing.



    Kemudian, Tim Cek Fakta Murianews.com mencoba menelusuri tautan tersebut menggunakan UrlScan. Hasilnya, tautan tersebut milik AMAZON-02, berlokasi di Frankfurt am Main Germany.



    Domain daftarkansgra-okno10.netlify.app, diketahui dibuat pada 16 Februari 2026 dan berlaku selama 1 tahun.



    Tim Cek Fakta Murianews.com kemudian mencari artilek terkait program Mudik Gratis yang diselenggarakan PLN.



    Hasilnya terdapat artikel dari Tirto berjudul ”Cara Daftar Mudik Gratis PLN 2026, Syarat, & Rute”. Dalam artikel itu, PT PLN (Persero) resmi membuka pendaftaran mudik gratis 2026 mulai Rabu, 25 Februari 2026 dengan kuota mencapai 12.500 orang.



    Artikel tersebut menyebutkan, pendaftaran mudik gratis PLN 2026 hanya dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile.



    Adapun syaratnya, setiap akun PLN Mobile hanya bisa digunakan untuk sekali pendaftaran dengan ketentuan dapat mendaftarkan anggota keluarganya maksimal 3 orang atau total jumlah orang maksimal dalam satu formulir adalah 4 orang.



    Dalam keterangannya, pemudik harus menyampaikan uang sebesar Rp 100.000 per orang sebagai jaminan kepastian keberangkatan. Uang jaminan itu kemudian dikembalikan dalam bentuk e-voucer listrik di PLN Mobile dengan nilai nominal yang sama jika berangkat.



    Adapun tata cara daftar mudik gratis PLN 2026 yaitu sebagai berikut:



    - Unduh aplikasi PLN Mobile melalui Play Store atau App Store.- Buat akun menggunakan nomor ponsel aktif.- Pilih menu “Mudik Gratis PLN 2026” di halaman utama.- Isi data sesuai identitas dan unggah dokumen yang diminta oleh sistem.- Tentukan rute dan jadwal keberangkatan.- Tunggu konfirmasi dari panitia melalui email atau WhatsApp untuk mendapatkan tiket elektronik.



    Kesimpulan…

    Kesimpulan



    Berdasarkan hasil penelusuran Tim Cek Fakta Murianews.com, tautan yang diklaim sebagai link pendaftaran mudimk gratis PLN 2026 merupakan disinformasi dengan kategori false content atau konten palsu.



    Tautan yang diklaim link pendaftaran mudik gratis bersama PLN 2026 yang beredar di Facebook tersebut tidak resmi dan berpotensi pada penipuan.



    Tautan pendaftaran mudik gratis yang beredar menggunakan domain tidak resmi seperti netlify.app.



    Adapun tautan resmi untuk program PLN umumnya menggunakan domain pln.co.id atau melalui aplikasi resmi PLN Mobile.



    Cek Fakta link pendaftaran mudik gratis PLN 2026. (Dok. Murianews)
  • (GFD-2026-32675) Cek fakta, foto Pimpinan Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei gugur tertimpa reruntuhan

    Sumber:
    Tanggal publish: 06/03/2026

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di Facebook menampilkan foto yang diklaim sebagai Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, tewas tertimpa reruntuhan akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel.

    Dalam gambar tersebut terlihat seorang pria lanjut usia berada di bawah puing bangunan, sementara sejumlah petugas berhelm dan berompi tampak melakukan evakuasi.

    Unggahan itu disertai narasi yang menyebut Khamenei telah “syahid”.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Betapa Shaheed Khamenei sampai ke mahkamah Allah!

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Pemimpin Agama Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei sedang menerima syahid. Inna-Lillahi wa Inna Ilahi Rajiun.”

    Namun, benarkah foto Pimpinan Agama Iran Ayatollah Ali Khamenei tertimpa reruntuhan tersebut?



    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran, tidak ada sumber resmi yang memuat foto kematian Ayatollah Ali Khamenei seperti yang beredar di media sosial.

    Pemeriksaan menggunakan AI Detector Hive Moderation juga menunjukkan bahwa gambar tersebut memiliki probabilitas tinggi sebagai hasil manipulasi kecerdasan buatan (deepfake), dengan tingkat indikasi mencapai 91,9 persen.



    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Sebelumnya, televisi pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei gugur dalam serangan Israel dan Amerika Serikat, Minggu (1/3).

    Dengan demikian, foto yang diklaim menampilkan Ayatollah Ali Khamenei tertimpa reruntuhan merupakan konten yang dimanipulasi.

    Klaim: Foto Pimpinan Agama Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas tertimpa reruntuhan

    Rating: Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan

  • (GFD-2026-32676) Hoaks! 30 persen dana haji dan zakat dialihkan untuk MBG

    Sumber:
    Tanggal publish: 06/03/2026

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di Facebook menarasikan bahwa 30 persen dana haji dan zakat akan dialihkan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

    Unggahan tersebut menampilkan Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana seolah-olah menjelaskan kebijakan pengalihan dana tersebut agar program MBG tetap berjalan.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Majelis ulama menjelaskan "30% Dana haji dan ZAKAT akan di alihkan ke MBG ,guna terus membangun program agara tetap berjalan ;”



    Hasil Cek Fakta

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi dari Ketua MUI maupun kementerian/lembaga terkait mengenai rencana pengalihan dana haji dan zakat untuk MBG.

    Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sebelumnya juga menegaskan bahwa zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari masyarakat tidak digunakan untuk mendanai program MBG.

    "Kami tegaskan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan masyarakat kepada Baznas tidak digunakan sepersen pun untuk Program MBG. Seluruhnya disalurkan untuk kemaslahatan umat sesuai dengan ketentuan delapan asnaf," kata Pimpinan Bidang Pengumpulan Baznas RI Rizaludin Kurniawan, dilansir dari ANTARA.

    Seluruh dana ZIS disalurkan sesuai ketentuan delapan golongan penerima (asnaf).

    Foto Ketua MUI dalam unggahan tersebut diketahui identik dengan dokumentasi kegiatan resmi MUI saat peresmian dan pengenalan pengurus MUI 2025–2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta, yang tidak memuat pernyataan terkait pengalihan dana.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Dengan demikian, narasi bahwa 30 persen dana haji dan zakat dialihkan untuk MBG merupakan hoaks.

    Klaim: 30 persen dana haji dan zakat dialihkan untuk MBG

    Rating: Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan