tirto.id - Informasi mengenai undian berhadiah mengatasnamakan lembaga perbankan kian marak dan beragam bentuknya. Terbaru, Tirto menemukan konten di Facebook soal undian berhadiah bagi nasabah Bank Woori Saudara (BWS) yang memakai layanan BWS Mobile.
Ada banyak hadiah yang dijanjikan, termasuk berbagai merk mobil seperti Alphard, Xpander, Fortuner, hingga motor seperti NMAX dan Scoopy.
"*Program Bank Woori Saudara 𝟸𝟶𝟸𝟺* ᴋʜᴜsᴜs ɴᴀsᴀʙᴀʜ ʙᴀɴᴋ BWS ʏᴀɴɢ sᴜᴅᴀʜ ᴍᴇɴɢɢᴜɴᴀᴋᴀɴ BWS Mobile,
ɢᴇʙʏᴀʀ ʜᴀᴅɪᴀʜ Bank Woori Saudara ʜᴀᴅɪʀ ᴋᴇᴍʙᴀʟɪ,
ʙᴜʀᴜᴀɴ ᴅᴀғᴛᴀʀ & ᴍᴇɴᴀɴɢᴋᴀɴ ɢʀᴀɴᴅ ᴘʀɪᴢᴇ sᴇᴘᴇʀᴛɪ:
= 𝟷𝟶 ᴜɴɪᴛ ᴍᴏʙɪʟ ᴀʟᴘʜᴀʀᴅ
= 𝟷𝟶 ᴜɴɪᴛ ᴍᴏʙɪʟ ᴄʀ-ᴠ-ᴛᴜʀʙᴏ
= 𝟷𝟶 ᴜɴɪᴛ ᴍᴏʙɪʟ ʜʀ-ᴠ ᴄᴠᴛ
= 𝟷𝟶 ᴜɴɪᴛ ᴍᴏʙɪʟ xᴘᴀɴᴅᴇʀ
= 𝟷𝟶 ᴜɴɪᴛ ᴍᴏʙɪʟ ғᴏʀᴛᴜɴᴇʀ
= 𝟷𝟻 ᴜɴɪᴛ ᴍᴏᴛᴏʀ ɴᴍᴀx
= 𝟸𝟶 ᴜɴɪᴛ ᴍᴏᴛᴏʀ sᴄᴏᴏᴘʏ
= 𝟹𝟶 ᴜɴɪᴛ ᴛᴠ ʟᴇᴅ 𝟻𝟶 ɪɴ
= 𝟸𝟶 ᴜɴɪᴛ sᴍᴀʀᴛᴘʜᴏɴᴇ ᴘʀᴏᴍᴀx𝟷𝟻
= 𝟺𝟶 ᴇᴍᴀs ʙᴀᴛᴀɴɢᴀɴ & ʟᴏɢᴀᴍ ᴍᴜʟɪᴀ
= 𝟸𝟻 ᴘᴀᴋᴇᴛ ᴡɪsᴀᴛᴀ sɪᴀɴɢᴀᴘᴜʀᴇ
= 𝟻𝟶 ᴘᴀᴋᴇᴛ ᴜᴍʀᴏʜ ɢʀᴀᴛɪs
ᴍᴀsɪʜ ʙᴀɴʏᴀᴋ ʜᴀᴅɪᴀʜ ᴍᴇɴᴀʀɪᴋ ʟᴀɪɴɴʏᴀ ᴅᴀʀɪ *Bank Woori Saudara* ɪɴғᴏ ʟᴇʙɪʜ ʟᴀɴᴊᴜᴛ
ʙᴜʀᴜᴀɴ ᴅᴀғᴛᴀʀ sᴇᴋᴀʀᴀɴɢ (ɢʀᴀᴛɪs).." begitu narasi yang beredar dari akun "Program BWS Berhadiah 2024" pada 27 Agustus 2024 lalu (arsip).
Bersama pesan tersebut, terdapat tautan dengan keterangan mendaftar di bagian bawah unggahan.
Unggahan ini telah mengumpulkan 52 tanda suka, delapan komentar, dan setidaknya telah dibagikan ulang satu kali, hingga Kamis (29/8/2024).
Kami menemukan unggahan serupa dari unggahan akun "Program Undian BWS Mobile Berhadiah 2024" (arsip) dan "Program Undian BWS Mobile Berhadiah 2024" (arsip). Ketiga unggahan tersebut, selain menggunakan nama akun BWS, juga menggunakan foto profil dari bank tersebut.
Lalu bagaimana faktanya? Apakah benar BWS mengadakan undian yang diklaim di unggahan?
(GFD-2024-22302) Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan Bank Woori Saudara
Sumber:Tanggal publish: 30/08/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Tirto mencoba mengakses tautan yang tertera di bagian akhir unggahan. Dengan mengeklik tautan tersebut, kami diarahkan ke sebuah halaman situs yang berisi formulir. Kami mengakses situs tersebut lewat desktop.
Terlihat ada sejumlah hal mencurigakan dari tampilan situs tersebut. Mulai dari beberapa gambar yang seperti "ditarik", sampai dengan kolom-kolom permohonan data diri yang posisinya tidak pas. Tampilan ini menimbulkan kecurigaan.
Halaman formulir tersebut juga berisi permintaan data pribadi, mulai dari nama lengkap, nomor handphone, nomor rekening, nomor induk kependudukan (NIK), tanggal lahir, sampai nama ibu kandung. Perlu diketahui, informasi-informasi tersebut biasanya digunakan untuk membuka data perbankan.
Lebih lanjut, Tirto melakukan pemindaian terhadap halaman tersebut dengan menggunakan perangkat URL Scan. Berdasarkan hasil pemindaian, alamat utama situs tersebut adalah id-get.dry-err.biz.id. Alamat situs ini tidak mengandung nama BWS sama sekali. Besar kemungkinan situs tersebut tidak terafiliasi dengan situs resmi BWS, yakni https://www.bankwoorisaudara.com/.
BWS, dalam informasi terbaru di situs resminya, menghimbau masyarakat untuk berhati-hati dengan modus penipuan undian yang mengatasnamakan perusahaan mereka.
"Mohon selalu waspada terhadap segala bentuk penipuan, dan selalu jaga kerahasiaan nomor pin ATM, pin BWS Mobile, kode OTP dan data pribadi lainnya. Pihak Bank Woori Saudara tidak pernah meminta data-data nasabah," begitu bunyi petikan informasi dari laman yang dipublikasikan pada 28 Agustus 2024 tersebut.
BWS juga memberikan kontak untuk memperdalam informasi seperti ini lewat BWS Call di nomor 1500-012 atau dengan mengunjungi kantor BWS terdekat.
Sementara dalam situs resmi mereka juga terdapat tautan ke media sosial resmi perusahaan. Dalam daftar tersebut ada akun Instagram, @BankBWS; akun Facebook, @Bank Woori Saudara; akun YouTube, Bank Woori Saudara Official; dan akun TikTok, @BankBWS.
Akun-akun lain di luar kanal-kanal resmi tersebut, yang menyebarkan informasi soal undian berhadiah dari BWS, bisa dipastikan tak menyebarkan informasi yang benar.
Terlihat ada sejumlah hal mencurigakan dari tampilan situs tersebut. Mulai dari beberapa gambar yang seperti "ditarik", sampai dengan kolom-kolom permohonan data diri yang posisinya tidak pas. Tampilan ini menimbulkan kecurigaan.
Halaman formulir tersebut juga berisi permintaan data pribadi, mulai dari nama lengkap, nomor handphone, nomor rekening, nomor induk kependudukan (NIK), tanggal lahir, sampai nama ibu kandung. Perlu diketahui, informasi-informasi tersebut biasanya digunakan untuk membuka data perbankan.
Lebih lanjut, Tirto melakukan pemindaian terhadap halaman tersebut dengan menggunakan perangkat URL Scan. Berdasarkan hasil pemindaian, alamat utama situs tersebut adalah id-get.dry-err.biz.id. Alamat situs ini tidak mengandung nama BWS sama sekali. Besar kemungkinan situs tersebut tidak terafiliasi dengan situs resmi BWS, yakni https://www.bankwoorisaudara.com/.
BWS, dalam informasi terbaru di situs resminya, menghimbau masyarakat untuk berhati-hati dengan modus penipuan undian yang mengatasnamakan perusahaan mereka.
"Mohon selalu waspada terhadap segala bentuk penipuan, dan selalu jaga kerahasiaan nomor pin ATM, pin BWS Mobile, kode OTP dan data pribadi lainnya. Pihak Bank Woori Saudara tidak pernah meminta data-data nasabah," begitu bunyi petikan informasi dari laman yang dipublikasikan pada 28 Agustus 2024 tersebut.
BWS juga memberikan kontak untuk memperdalam informasi seperti ini lewat BWS Call di nomor 1500-012 atau dengan mengunjungi kantor BWS terdekat.
Sementara dalam situs resmi mereka juga terdapat tautan ke media sosial resmi perusahaan. Dalam daftar tersebut ada akun Instagram, @BankBWS; akun Facebook, @Bank Woori Saudara; akun YouTube, Bank Woori Saudara Official; dan akun TikTok, @BankBWS.
Akun-akun lain di luar kanal-kanal resmi tersebut, yang menyebarkan informasi soal undian berhadiah dari BWS, bisa dipastikan tak menyebarkan informasi yang benar.
Kesimpulan
Hasil pemeriksaan fakta menunjukkan unggahan soal undian berhadiah bagi nasabah pengguna BWS mobile bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).
Tautan yang terdapat dalam unggahan mengarahkan ke formulir situs mencurigakan yang meminta data pribadi. Situs tersebut juga tidak terafiliasi dengan situs resmi BWS.
Pihak BWS juga mengeluarkan pernyataan pada 28 Agustus 2024 yang menghimbau masyarakat untuk berhati-hati dengan modus penipuan yang meminta nomor PIN ATM, akses ke BWS Mobile, kode OTP, atau data pribadi lainnya.
Tautan yang terdapat dalam unggahan mengarahkan ke formulir situs mencurigakan yang meminta data pribadi. Situs tersebut juga tidak terafiliasi dengan situs resmi BWS.
Pihak BWS juga mengeluarkan pernyataan pada 28 Agustus 2024 yang menghimbau masyarakat untuk berhati-hati dengan modus penipuan yang meminta nomor PIN ATM, akses ke BWS Mobile, kode OTP, atau data pribadi lainnya.
Rujukan
- https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02UcSDo78xpLXAavfZUJrxDtxKyrLFAn6fPaN6AErx5qmDkJ9co25t5bsZaLKrgNVdl&id=61564945586973&_rdc=1&_rdr
- https://web.archive.org/web/20240829162035/
- https://web.facebook.com/login/?next=
- https%3A%2F%2Fweb.facebook.com%2Fpermalink.php%3Fstory_fbid%3Dpfbid02UcSDo78xpLXAavfZUJrxDtxKyrLFAn6fPaN6AErx5qmDkJ9co25t5bsZaLKrgNVdl%26id%3D61564945586973
- https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0nZyR5Awk7RUNe7nN9McAwiMg2gNdYbcsnrPX4XRPNUbKBeBVcMVKDQFHfWuvTUp7l&id=61564266495736&_rdc=1&_rdr
- https://web.archive.org/web/20240829162056/
- https://web.facebook.com/login/?next=
- https%3A%2F%2Fweb.facebook.com%2Fpermalink.php%3Fstory_fbid%3Dpfbid0nZyR5Awk7RUNe7nN9McAwiMg2gNdYbcsnrPX4XRPNUbKBeBVcMVKDQFHfWuvTUp7l%26id%3D61564266495736
- https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02fptcLxhYM7R17RQggGoVBxEsJtxvn126P3aaLSHiiuECLMHSr7TQUpx7RtCCKvisl&id=61564266495736&_rdc=1&_rdr
- https://web.archive.org/web/20240829162047/
- https://web.facebook.com/login/?next=
- https%3A%2F%2Fweb.facebook.com%2Fpermalink.php%3Fstory_fbid%3Dpfbid02fptcLxhYM7R17RQggGoVBxEsJtxvn126P3aaLSHiiuECLMHSr7TQUpx7RtCCKvisl%26id%3D61564266495736
- https://urlscan.io/result/44ef7eed-f4cb-4d09-96e9-56804c7d8a33/
- https://www.bankwoorisaudara.com/ruang-media/waspada-modus-penipuan-mengatasnamakan-bank-woori-saudara/54
- https://www.instagram.com/bankbws/
- https://web.facebook.com/bankbws1906/?_rdc=1&_rdr
- https://www.youtube.com/@bankbws
- https://www.tiktok.com/@bankbws
(GFD-2024-22304) [BELUM TERBUKTI] Demo Mahasiswa di Semarang Dihujani Gas Asap Beracun
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 30/08/2024
Berita
Mahasiswa dihujani Gass Asap Beracun, bukan Gass Airmata di Semarang Senin 26.8.2024 malam ini.
Sumber: WAG
Sumber: WAG
Hasil Cek Fakta
Beredar informasi di Whatsapp mengenai aksi demonstrasi mahasiswa di Semarang terkait RUU Pilkada, yang dikabarkan mendapat tembakan gas beracun. Informasi ini disebarkan dengan disertai sebuah cuplikan video yang menampakkan semprotan benda cair menyembur kerumunan massa dari atas.
Pemeriksaan fakta dilakukan dengan mencari sumber berita dari berbagai media kredibel yang relevan dengan aksi demonstrasi di Semarang pada 26 Agustus 2024.Dari penelusuran tersebut, ditemukan beberapa media yang memberitakan mengenai aksi demonstrasi di Semarang, salah satunya liputan6.com yang menulis berita berjudul “Tuntut Jokowi Mundur dan Diadili, Unjuk Rasa di Balai Kota Semarang Dibubarkan Malam Ini”. Dalam berita tersebut, tertulis bahwa para pendemo dihujani oleh gas air mata dan water canon.
Berita di situs detik.com dengan judul “Demo di Semarang Ricuh! Polisi Bubarkan Massa Pakai Gas Air Mata” juga tertulis informasi serupa, para pendemo dibubarkan dengan tembakan gas air mata.
Dari penelusuran ini, tidak ditemukan satupun media kredibel yang menuliskan berita mengenai adanya tembakan gas beracun di kerumunan massa demonstrasi menolak RUU Pilkada di Semarang.
Dikutip dari situs pid.kepri.polri.go.id, berdasarkan Peraturan Kapolri (Perkapolri) No. 1 Tahun 2009, terdapat Standard Operating Procedure (SOP) pengamanan aksi demonstrasi dari kerusuhan dengan menggunakan 4 tahapan kekuatan, di antaranya:
1. Kekuatan yang memiliki dampak deteren (berupa kehadiran aparat POLRI atau kendaran dengan atribut POLRI atau lencana)
2. Perintah lisan (ada komunikasi atau perintah, contoh: “POLISI, jangan bergerak!”)
3. Kendali tangan kosong lunak (dengan gerakan membimbing atau kuncian tangan yang kecil timbulkan cedera fisik)
4. Kendali tangan kosong keras (ada kemungkinan timbulkan cedera, contoh dengan bantingan atau tendangan yang melumpuhkan)
5. Kendali senjata tumpul (Sesuai dengan perlawanan tersangka, berpotensi luka ringan, contoh dengan menggunakan gas air mata dan tongkat polisi)
6. Kendali dengan menggunakan senjata api (tindakan terakhir dengan pertimbangan membahayakan korban, masyarakat dan petugas)
Sehingga, penggunaan gas beracun untuk membubarkan kerusuhan massa demonstrasi adalah tidakan yang melanggar SOP sebagaimana diatur dalam Perkapolri tersebut. Penggunaan gas beracun selain berbahaya juga bukan hal yang lazim digunakan dalam pengamanan aksi demonstrasi.
Dengan demikian, klaim pada narasi video yang beredar bahwa aksi demonstrasi menolak RUU Pilkada di Semarang diwarnai dengan tembakan gas beracun, belum terbukti.
Pemeriksaan fakta dilakukan dengan mencari sumber berita dari berbagai media kredibel yang relevan dengan aksi demonstrasi di Semarang pada 26 Agustus 2024.Dari penelusuran tersebut, ditemukan beberapa media yang memberitakan mengenai aksi demonstrasi di Semarang, salah satunya liputan6.com yang menulis berita berjudul “Tuntut Jokowi Mundur dan Diadili, Unjuk Rasa di Balai Kota Semarang Dibubarkan Malam Ini”. Dalam berita tersebut, tertulis bahwa para pendemo dihujani oleh gas air mata dan water canon.
Berita di situs detik.com dengan judul “Demo di Semarang Ricuh! Polisi Bubarkan Massa Pakai Gas Air Mata” juga tertulis informasi serupa, para pendemo dibubarkan dengan tembakan gas air mata.
Dari penelusuran ini, tidak ditemukan satupun media kredibel yang menuliskan berita mengenai adanya tembakan gas beracun di kerumunan massa demonstrasi menolak RUU Pilkada di Semarang.
Dikutip dari situs pid.kepri.polri.go.id, berdasarkan Peraturan Kapolri (Perkapolri) No. 1 Tahun 2009, terdapat Standard Operating Procedure (SOP) pengamanan aksi demonstrasi dari kerusuhan dengan menggunakan 4 tahapan kekuatan, di antaranya:
1. Kekuatan yang memiliki dampak deteren (berupa kehadiran aparat POLRI atau kendaran dengan atribut POLRI atau lencana)
2. Perintah lisan (ada komunikasi atau perintah, contoh: “POLISI, jangan bergerak!”)
3. Kendali tangan kosong lunak (dengan gerakan membimbing atau kuncian tangan yang kecil timbulkan cedera fisik)
4. Kendali tangan kosong keras (ada kemungkinan timbulkan cedera, contoh dengan bantingan atau tendangan yang melumpuhkan)
5. Kendali senjata tumpul (Sesuai dengan perlawanan tersangka, berpotensi luka ringan, contoh dengan menggunakan gas air mata dan tongkat polisi)
6. Kendali dengan menggunakan senjata api (tindakan terakhir dengan pertimbangan membahayakan korban, masyarakat dan petugas)
Sehingga, penggunaan gas beracun untuk membubarkan kerusuhan massa demonstrasi adalah tidakan yang melanggar SOP sebagaimana diatur dalam Perkapolri tersebut. Penggunaan gas beracun selain berbahaya juga bukan hal yang lazim digunakan dalam pengamanan aksi demonstrasi.
Dengan demikian, klaim pada narasi video yang beredar bahwa aksi demonstrasi menolak RUU Pilkada di Semarang diwarnai dengan tembakan gas beracun, belum terbukti.
Kesimpulan
Faktanya, tidak ditemukan informasi mengenai gas asap beracun yang ditembakkan kepada massa demonstrasi mahasiswa di Semarang pada 26 Agustus 2024. Berbagai media online memberitakan mengenai tembakan water canon dan gas air mata dari aparat kepolisian untuk membubarkan massa.
Rujukan
- https://www.detik.com/jateng/berita/d-7509872/demo-di-semarang-ricuh-polisi-bubarkan-massa-pakai-gas-air-mata
- https://www.liputan6.com/regional/read/5684440/tuntut-jokowi-mundur-dan-diadili-unjuk-rasa-di-balai-kota-semarang-dibubarkan-malam-ini
- https://pid.kepri.polri.go.id/peraturan-kapolri-nomor-1-tahun-2009-tentang-penggunaan-kekuatan-dalam-tindakan-kepolisian/
(GFD-2024-22305) Keliru, Video yang Diklaim Banjir di IKN pada 17 Agustus 2024
Sumber:Tanggal publish: 30/08/2024
Berita
Sebuah video yang diklaim memperlihatkan badai dan banjir sedalam 7 meter yang terjadi di Ibu Kota Nusantara (IKN), beredar di WhatsApp, YouTube ini dan ini, serta akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.
Video itu memperlihatkan tempat-tempat yang dilanda banjir dan angin kencang. Sebagian potongan video juga memperlihatkan rumah-rumah yang hanya terlihat atap karena terendam banjir. Banjir tersebut diklaim terjadi di IKN, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur pada 17 Agustus 2024.
Tempo menerima permintaan pembaca untuk memeriksa kebenaran narasi tersebut. Benarkah video yang beredar memperlihatkan badai dan banjir yang melanda IKN tanggal 17 Agustus 2024?
Hasil Cek Fakta
Tempo menelusuri informasi dari potongan-potongan video dalam konten yang beredar menggunakan layanan reverse image search dari Google. Sebagian lokasi video berhasil ditemukan menggunakan layanan Google Street View. Berikut hasil penelusurannya:
Video 1
Video yang beredar pada detik ke-13 memperlihatkan atap bangunan yang rusak tersapu angin, dan dikatakan terjadi di IKN. Namun sesungguhnya video itu adalah kejadian di Kota Taquara, negara bagian Rio Grande do Sul, Brasil, sebagaimana diunggah di akun TikTok Tetovanews.
Keterangan itu juga dinyatakan Spaco FM dan Koran Repercussao Paranhana yang mengatakan badai musim panas yang kekuatannya merusak itu berlangsung tanggal 26 Januari 2023. Setelah bencana berlalu, pemerintah setempat memprioritaskan pembersihan jalan dan pengiriman bantuan tenda.
Video 2
Video yang beredar pada menit ke-1:32 memperlihatkan banjir di salah satu SD Negeri 016 di Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Namun sesungguhnya jarak Kota Samarinda dengan IKN sekitar 143 kilometer.
Video 3
Video yang beredar pada menit ke-02:15 memperlihatkan orang-orang di luar rumah yang terendam banjir dan dikatakan berlangsung di IKN. Namun, sesungguhnya peristiwa itu terjadi di Kota Valenzuela, Metro Manila, Filipina, sebagaimana dilaporkan Strong Radio.
Video itu memperlihatkan kebakaran yang terjadi di tengah kondisi banjir di kota tersebut, di mana tampak asap mengepul. Video direkam oleh seorang netizen bernama Christian Renz Garcia dan diunggah 24 Juli 2024.
Video 4
Video yang beredar pada menit ke-03:49 juga memperlihatkan pertokoan yang dilanda banjir. Salah satu toko memiliki plang nama bertuliskan Y2A Pharmacy. Berdasarkan informasi yang tersedia di Google Street View, lokasi tersebut juga berada di Metro Manila, Filipina.
Peringatan HUT RI di IKN
Dilansir Tribun News, jelang upacara peringatan HUT RI ke-79 kawasan Istana Garuda di IKN diguyur hujan lebat hingga para tamu berteduh. Namun tidak dikatakan tempat itu dilanda badai dan banjir.
Berita Kumparan.com juga menjelaskan bahwa hujan di kawasan Istana Garuda, IKN terjadi menjelang upacara penurunan bendera. Hujan berlangsung sekitar lima menit. Setelah hujan reda, lapangan upacara dibersihkan dan upacara penurunan bendera dilaksanakan.
Selain itu, dilansir Kompas.com, banjir sempat melanda tiga desa di dekat kawasan Istana Garuda, IKN, sejak tanggal 24 Juni 2024, yakni Karang Jinawi, Suka Raja, dan Bukit Raya. Dikatakan banjir berasal dari luapan sungai dan drainase.
Berdasarkan data yang didapatkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 1.216 jiwa terdampak banjir tersebut dan 316 unit rumah terendam air dengan ketinggian hingga 150 sentimeter. Banjir mulai surut tanggal 26 Juni 2024.
Kampung Sepaku, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, juga dilanda banjir di waktu yang sama, sebagaimana diberitakan Tempo. Diduga banjir itu karena pembangunan sistem pengairan untuk kebutuhan IKN yang meninggikan dasar sungai.
Kesimpulan
Verifikasi Tempo menyimpulkan narasi yang mengatakan video yang beredar memperlihatkan badai dan banjir sedalam 7 meter yang melanda IKN saat peringatan HUT RI ke-79 pada tanggal 17 Agustus 2024 adalah klaim keliru.
Sebagian video diketahui merupakan rekaman kejadian bencana di luar negeri. Desa-desa di sekitar IKN memang dilanda banjir, namun terjadi sekitar dua bulan sebelum HUT RI dan tinggi maksimumnya 150 sentimeter.
Rujukan
- https://www.youtube.com/watch?v=Bgo1V7dfkGk
- https://www.youtube.com/watch?v=t8Gn4lLMaNc
- https://www.facebook.com/watch/?v=445228715146115
- https://www.facebook.com/reel/8157030117723586
- https://www.facebook.com/100075138887982/videos/477202785203936/
- https://www.facebook.com/groups/177940908926211/?multi_permalinks=8103076236412599&hoisted_section_header_type=recently_seen
- https://www.tiktok.com/@tetovanews/video/7193109634989804806
- https://spacofm.com.br/video-tempestade-severa-causa-destruicao-em-taquara/
- https://repercussaoparanhana.com/geral/veja-fotos-temporal-causa-alagamentos-destelhamentos-e-quedas-de-arvores-em-taquara-1234
- https://www.facebook.com/watch/?v=2037767873304568
- https://www.facebook.com/xtianrenzgarcia/videos/1665218194308846
- https://www.google.com/maps/place/E.J+%26+Mika+Meatshop/@14.6535749,121.1021252,3a,75y,74.95h,88.73t/data=!3m7!1e1!3m5!1sczUlfYwW9IuFPsMB7U2anA!2e0!6s
- https:%2F%2Fstreetviewpixels-pa.googleapis.com%2Fv1%2Fthumbnail%3Fcb_client%3Dmaps_sv.tactile%26w%3D900%26h%3D600%26pitch%3D1.2698684603000743%26panoid%3DczUlfYwW9IuFPsMB7U2anA%26yaw%3D74.94606436704245!7i16384!8i8192!4m9!1m2!2m1!1sy2a+pharmacy!3m5!1s0x3397b9c00b3906bb:0xeca4a78f1679cdd1!8m2!3d14.6537224!4d121.1020384!16s%2Fg%2F11ffgvsvt1?coh=205410&entry=ttu&g_ep=EgoyMDI0MDgyNi4wIKXMDSoASAFQAw%3D%3D
- https://www.youtube.com/watch?v=X74XtlAp8jE
- https://www.idntimes.com/news/indonesia/muhammad-ilman-nafian-2/sempat-hujan-penurunan-bendera-hut-ke-79-ri-di-ikn-sukses
- https://nasional.kompas.com/read/2024/06/26/14005431/banjir-rendam-3-desa-dekat-ikn-di-penajam-paser-utara
- https://bisnis.tempo.co/read/1883440/banjir-di-kawasan-sepaku-ikn-sekitar-80-rumah-terdampak
- https://wa.me/6281315777057 mailto:cekfakta@tempo.co.id
(GFD-2024-22308) Berita Fakta Atau Hoax? Cek Disini - Liputan6.com
Sumber:Tanggal publish: 30/08/2024
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Sempat beredar poster Anies Baswedan akan maju untuk menjadi bakal calon Gubernur Jakarta diusung PKB. Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 28 Agustus 2024.
Dalam postingannya terdapat poster dengan narasi:
"Undangan terbuka, Anies Baswedan menata Jakarta." Kemudian, tertulis juga 29 Agustus 2024 bakal menyambangi Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta pada pukul 10.00 WIB.
Akun itu menambahkan narasi
"Banyak sekali warga Jakarta yang menginginkan PKB bersama partai umat dan buruh mengusung dan mendukung Dr Anis Baswedan menjadi calon Gubernur.
Apakah netijen setuju ? untuk mewujudkan demokrasi yang sehat tanpa tekanan mempertahankan kedaulatan partai.."
Lalu benarkah postingan poster Anies Baswedan akan maju untuk menjadi bakal calon Gubernur Jakarta diusung PKB?
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel berjudul "Viral Poster Dukung Anies di Pilkada Jakarta 2024, PKB: Itu Tidak Benar, Hoaks" yang tayang di Liputan6.com pada 29 Agustus 2024.
Berikut isi artikelnya:
"Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial adanya poster undangan terbuka untuk memberikan dukungan kepada Anies Rasyid Baswedan dari empat partai politik (parpol) untuk maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024.
Empat parpol itu yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai UMMAT, Partai Hanura dan Partai Buruh.
Dalam undangan tersebut tertera tulisan 'Anies Baswedan Menata Jakarta'. Kemudian, tertulis juga 29 Agustus 2024 bakal menyambangi Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta pada pukul 10.00 WIB.
Terkait adanya kabar tersebut, Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid memastikan informasi tersebut tidak benar alias hoaks.
"Itu tidak benar alias hoaks," kata Jazilul saat dihubungi Merdeka.com, Rabu (28/8/2024).
Sebelumnya, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jakarta resmi memberikan dukungan kepada pasangan bacagub-bacawagub, Ridwan Kamil-Suswono. Padahal, sebelumnya dukungan ini diberikan DPW PKB Jakarta kepada Anies Baswedan.
Dukungan resmi diberikan PKB kepada pasangan RIDO (Ridwan-Suswono) dengan ikut mengantarkannya untuk mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta.
"Oh iya, PKB kan kita sudah lihat, sudah daftar. Di KPU hari ini. Jadi itu. Kita lihat faktanya saja. Faktanya hari ini PKB sudah mendaftar Pak RK ke KPUD," kata Ketua DPW PKB DKI Hasbiallah Ilyas kepada wartawan di Jakarta, Rabu (28/8/2024).
Meski batal mengusung Anies di Pilkada Jakarta 2024, namun komunikasi pihaknya dengan mantan gubernur DKI Jakarta tersebut tetap terjalin dengan bagus.
"(Komunikasi) dengan timnya Pak Anies hingga pagi tadi, kita masih komunikasi. Ya komunikasi namanya perkawanan, biasa," ujar Hasbiallah."
Kesimpulan
Postingan poster Anies Baswedan akan maju untuk menjadi bakal calon Gubernur Jakarta diusung PKB tidak benar. Pihak PKB telah mengklarifikasi poster tersebut.
Rujukan
Halaman: 2940/7925





:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4931991/original/029386600_1724977837-cek_fakta_anies_pkb.jpg)