Beredar sebuah video di aplikasi percakapan Whatsapp dengan narasi sebagai berikut:
“Monkeypox sudah terdeteksi di Jakarta, salah satunya pada pilot Garuda, Capt. Vincent, yang baru pulang dari Singapura. Untuk melindungi diri, pastikan selalu menggunakan masker saat berada di tempat keramaian, menjaga kebersihan, dan rutin mencuci tangan. Penyakit ini memiliki tingkat penularan yang sangat cepat, jadi tetap waspada.”
(GFD-2024-22295) [SALAH] “Monkeypox sudah terdeteksi di Jakarta, salah satunya pada pilot Garuda, Capt. Vincent, yang baru pulang dari Singapura”
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 30/08/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, adanya video dengan klaim bahwa pilot Vincent Raditya mengidap penyakit Monkeypox atau cacar monyet merupakan klaim yang menyesatkan.
Faktanya, bukan mengidap Monkeypox dan bukan pilot Garuda. Vincent Raditya di video tersebut terkena flu Singapura pada Maret 2024.
Penelusuran terhadap klaim di video ini dilakukan dengan menggunakan fitur Google Reverse Image, dan ditemukan video yang diunggah oleh Kapten Vincent Raditya di akun Instagram resminya pada 22 Maret 2024 dengan narasi sebagai berikut:
“Baru kali ini ngalamin sakit yang lebih sengsara dari covid. Saya kena covid 2x delta dan omnicron.. tp ini sih sengsara luar biasa.. Tp sy di kasi treatment yg sangat spesial dari @grhakedoya dan @rs.emc sy di kasi kamar presidential suite jadi betah. Ga berasa sakit sy mulai berkurang. Ini review jujur ya, dokter waktu visit ga cuma 5 menit aja, niat bs 30 menit kasi extra care ga keburu2 dgn waktu.
Susternya jg, GA pernah di omelin sm susnya.. Jadi apresiasi tertinggi unk rumah sakit ini ajibb.. sy aja yg kuper ga pernah kesini, ternyata kualitas kamarnya ga kalah dr rs2 beken laennya. Jd nagih.. next kesini lg.
Untuk yg penasaran dengan gejalanya, awal kena demam tinggi selama 3 hari, badan semua lemas seperti terimpa benda besar dan leher sakit. Setelah demam itu langsung di seluruh kepala muncul banyak sekali bentol2 (walaupun ini termasuk gejala yang jarang di dapatkan dari semua yang mendapat flu singapur saya merupakan salah satu penderita yang mendapatkan reaksi lebih banyak dari yang normalnya) Tapi kebanyakan mereka bruntusan di depan kaki dan tangan dan mulut. Nantinya lemas, ga nafsu makan, tangan dan kaki seperti ada paku payungnya jd nginjak juga sakit, megang jg sakit. Di mulut nelen jg sakit, lidah pada sariawan, makan pun sulit.
Jd guys stay safe buat smuanya.. #sakit #flu #singapura #flusingapore“
Dilansir dari Detik.com, Spesialis anak konsultan infeksi dan penyakit tropis Prof Dr dr Hindra Irawan Satari, SpA, M Trop Paed menuturkan bahwa Flu Singapura atau Hand Mouth Foot Disease (HMFD) sebenarnya lebih banyak dialami oleh anak-anak. Namun, karena Flu Singapura sangat menular dan menginfeksi, penyakit ini juga bisa menjangkiti orang dewasa. Ia juga menuturkan bahwa sebenarnya penyakit ini juga belum memiliki obat.
“Kalau data di Indonesia yang menyebabkan Hand Mouth Foot Disease (HMFD) di Indonesia itu virus Coxsackie,” ucap Prof Hindra ketika ditemui awak media.
Walaupun begitu, dokter yang juga Ketua Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) itu menuturkan bahwa lama perjalanan penyakit Flu Singapura hanya berjalan selama seminggu. Gejala yang dapat muncul meliputi demam, sulit makan, hingga muncul ruam seperti cacar air tergantung bagaimana tingkat keparahan yang dialami oleh pasien.
“Penularannya lewat ludah, lewat saluran pernapasan, jadi harus pakai masker, cuci tangan, jangan pakai tempat makan sama bareng-bareng untuk mengurangi risiko penularan,” tandasnya.
Selain itu, mengenai klaim bahwa Vincent Raditya adalah pilot Garuda, klaim ini juga adalah klaim yang salah, karena Vincent Raditya bukanlah pilot pesawat Garuda. Sebagai seorang pilot Airbus A320, ia berkarier pada maskapai penerbangan berikut: Batavia Air 2010-2012 (2 tahun), Citilink 2012-2014 (2 tahun), Batik Air 2014-2020 (6 tahun).
Faktanya, bukan mengidap Monkeypox dan bukan pilot Garuda. Vincent Raditya di video tersebut terkena flu Singapura pada Maret 2024.
Penelusuran terhadap klaim di video ini dilakukan dengan menggunakan fitur Google Reverse Image, dan ditemukan video yang diunggah oleh Kapten Vincent Raditya di akun Instagram resminya pada 22 Maret 2024 dengan narasi sebagai berikut:
“Baru kali ini ngalamin sakit yang lebih sengsara dari covid. Saya kena covid 2x delta dan omnicron.. tp ini sih sengsara luar biasa.. Tp sy di kasi treatment yg sangat spesial dari @grhakedoya dan @rs.emc sy di kasi kamar presidential suite jadi betah. Ga berasa sakit sy mulai berkurang. Ini review jujur ya, dokter waktu visit ga cuma 5 menit aja, niat bs 30 menit kasi extra care ga keburu2 dgn waktu.
Susternya jg, GA pernah di omelin sm susnya.. Jadi apresiasi tertinggi unk rumah sakit ini ajibb.. sy aja yg kuper ga pernah kesini, ternyata kualitas kamarnya ga kalah dr rs2 beken laennya. Jd nagih.. next kesini lg.
Untuk yg penasaran dengan gejalanya, awal kena demam tinggi selama 3 hari, badan semua lemas seperti terimpa benda besar dan leher sakit. Setelah demam itu langsung di seluruh kepala muncul banyak sekali bentol2 (walaupun ini termasuk gejala yang jarang di dapatkan dari semua yang mendapat flu singapur saya merupakan salah satu penderita yang mendapatkan reaksi lebih banyak dari yang normalnya) Tapi kebanyakan mereka bruntusan di depan kaki dan tangan dan mulut. Nantinya lemas, ga nafsu makan, tangan dan kaki seperti ada paku payungnya jd nginjak juga sakit, megang jg sakit. Di mulut nelen jg sakit, lidah pada sariawan, makan pun sulit.
Jd guys stay safe buat smuanya.. #sakit #flu #singapura #flusingapore“
Dilansir dari Detik.com, Spesialis anak konsultan infeksi dan penyakit tropis Prof Dr dr Hindra Irawan Satari, SpA, M Trop Paed menuturkan bahwa Flu Singapura atau Hand Mouth Foot Disease (HMFD) sebenarnya lebih banyak dialami oleh anak-anak. Namun, karena Flu Singapura sangat menular dan menginfeksi, penyakit ini juga bisa menjangkiti orang dewasa. Ia juga menuturkan bahwa sebenarnya penyakit ini juga belum memiliki obat.
“Kalau data di Indonesia yang menyebabkan Hand Mouth Foot Disease (HMFD) di Indonesia itu virus Coxsackie,” ucap Prof Hindra ketika ditemui awak media.
Walaupun begitu, dokter yang juga Ketua Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) itu menuturkan bahwa lama perjalanan penyakit Flu Singapura hanya berjalan selama seminggu. Gejala yang dapat muncul meliputi demam, sulit makan, hingga muncul ruam seperti cacar air tergantung bagaimana tingkat keparahan yang dialami oleh pasien.
“Penularannya lewat ludah, lewat saluran pernapasan, jadi harus pakai masker, cuci tangan, jangan pakai tempat makan sama bareng-bareng untuk mengurangi risiko penularan,” tandasnya.
Selain itu, mengenai klaim bahwa Vincent Raditya adalah pilot Garuda, klaim ini juga adalah klaim yang salah, karena Vincent Raditya bukanlah pilot pesawat Garuda. Sebagai seorang pilot Airbus A320, ia berkarier pada maskapai penerbangan berikut: Batavia Air 2010-2012 (2 tahun), Citilink 2012-2014 (2 tahun), Batik Air 2014-2020 (6 tahun).
Kesimpulan
BUKAN mengidap Monkeypox dan bukan pilot Garuda. Vincent Raditya di video tersebut terkena flu Singapura pada Maret 2024.
Rujukan
- https://turnbackhoax.id/2024/08/30/salah-monkeypox-sudah-terdeteksi-di-jakarta-salah-satunya-pada-pilot-garuda-capt-vincent-yang-baru-pulang-dari-singapura/
- https://www.instagram.com/p/C40QuvWRQer/
- https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-7257285/menyoal-flu-singapura-dialami-youtuber-vincent-raditya-hingga-dirawat-di-rs
- https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20220526154101-255-801493/sama-sama-bikin-ruam-kenali-beda-flu-singapura-dan-cacar-monyet
- https://id.wikipedia.org/wiki/Vincent_Raditya
(GFD-2024-22296) Belum Ada Bukti, Video yang Klaim Virus Cacar Monyet Bisa Diatasi dengan Antioksidan
Sumber:Tanggal publish: 30/08/2024
Berita
Sebuah video pendek tentang penyakit cacar monyet tersebar di akun Facebook [ arsip ]. Laki-laki dalam narasi mengatakan monyet dapat dihancurkan dengan antioksidan. Ia mengklaim bahwa antioksidan dapat memperkuat sel kekebalan untuk mengatasi masalah cacar. Selain itu, efek cacar monyet dapat dihilangkan dengan menggunakan antioksidan.
Hingga artikel ini ditulis, unggahan tersebut sudah disukai 4,5 ribu dan dibagikan hingga 2 ribu kali. Benarkah antioksidan bisa mengatasi virus cacar monyet dari dalam? Dan apakah campuran handbody dan citron bisa menghambat penyebaran virus cacar monyet dari luar?
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Tempo memverifikasi klaim di atas dengan mewawancarai peneliti virologi dari Universitas Airlangga, Arif Nur Muhammad Ansori. Menurut dia, klaim tersebut kurang tepat dan membuat salah persepsi.
Menurut dia, mekanisme kerja antioksidan pada tubuh manusia dapat meningkatkan respon imun tubuh, menurunkan radikal bebas dan lain sebagainya. Dalam kajian virologi, secara umum, antioksidan memiliki potensi dalam menurunkan laju replikasi atau perbanyakan virus. Namun studi bagaimana antioksidan melawan virus cacar air atau monkeypox (MPXV) belum ada
“Studi spesifik terkait antioksidan lebih jauh untuk melawan MPXV ini masih belum ada dan bukti klinis juga belum ada, sehingga tidak dapat disimpulkan bahwa antioksidan dapat menyembuhkan infeksi virus MPXV,” kata Arif kepada Tempo, Kamis, 29 Agustus 2024.
Arif menjabarkan taksonomi ilmiah dari MPXV sebagai berikut:
“Berdasarkan data di atas, memang benar jika MPXV ini memiliki kekerabatan yang dekat dengan virus cacar yang umum muncul dalam kehidupan sehari-hari. Sama-sama masuk dalam Famili Poxviridae,” jelasnya. Saat ini, pemerintah Indonesia masih berusaha mendatangkan vaksin untuk Monkeypox.
Terkait campuran handbody dan citron untuk menghambat penyebaran virus cacar dari luar, Arif mengatakan bahwa tidak ada uji klinis terkait hal tersebut. Sehingga informasi campuran itu tidak dapat dipercaya sepenuhnya.
“Jangan asal dipercaya, karena dapat memunculkan polemik lanjutan. Sebagai peneliti yang menggunakan kaidah ilmiah yang baik dan benar, segala sesuatu yang terkait dengan terapi klinis harus ada bukti ilmiahnya. Jika tidak, maka, tidak dapat dipercaya dan harus diteliti kembali,” tegas Alumni doktoral bidang Sains Veteriner, Universitas Airlangga.
Dikutip dari laman website Siloam Hospital, hingga saat ini belum terdapat obat cacar monyet secara spesifik. Pasalnya, kondisi ini dapat pulih dengan sendirinya dalam 2-4 minggu. Namun, beberapa negara menggunakan tecovirimat sebagai cara menyembuhkan cacar monyet. Obat ini bekerja dengan menghambat virus monkeypox berkembang biak dan menyebar ke orang lain.
Selama mengalami gejala cacar monyet, penderitanya disarankan untuk memaksimalkan waktu istirahat, mencukupi kebutuhan cairan dan nutrisi, serta menjaga pola makan sehat. Pengidap cacar monyet juga disarankan melakukan karantina mandiri dan tidak keluar rumah untuk meminimalisir penyebaran.
Centers for Disease Control and Prevention melansir, saat ini belum ada pengobatan yang disetujui secara khusus untuk infeksi virus cacar monyet (MPXV). Bagi sebagian besar pasien mpox yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang utuh dan tidak memiliki penyakit kulit, perawatan suportif dan pengendalian rasa sakit akan membantu mereka pulih tanpa perawatan medis.
Namun, beberapa pasien pernah mengalami manifestasi mpox yang parah, antara lain infeksi mata, komplikasi neurologis, mioperikarditis, komplikasi yang berhubungan dengan lesi mukosa (mulut, rektal, genital dan uretra). Komplikasi dari penyebaran virus yang tidak terkendali akibat gangguan kekebalan sedang atau berat, khususnya infeksi HIV stadium lanjut.
Pasien dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah atau memiliki kondisi kulit tertentu, seperti eksim, mempunyai risiko tertentu terhadap penyebaran virus yang tidak terkendali, suatu manifestasi mpox parah yang dapat mengancam jiwa.
Kesimpulan
Hasil verifikasi Tempo tentang antioksidan bisa mengatasi virus cacar monyet adalah belum ada bukti. Karena belum ada penelitian antioksidan mampu melawan virus cacar air atau monkeypox (MPXV).
Rujukan
- https://www.facebook.com/reel/3784110461906807
- https://web.archive.org/web/20240829092145/
- https://www.facebook.com/reel/3784110461906807
- https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/cacar-monyet
- https://www.cdc.gov/poxvirus/mpox/clinicians/treatment.html#:~:text=Currently%20there%20is%20no%20treatment,them%20recover%20without%20medical%20treatment
- https://wa.me/6281315777057 mailto:cekfakta@tempo.co.id
(GFD-2024-22299) Berita Fakta Atau Hoax? Cek Disini - Liputan6.com
Sumber:Tanggal publish: 30/08/2024
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Sempat beredar poster Anies Baswedan akan maju untuk menjadi bakal calon Gubernur Jakarta diusung PKB. Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 28 Agustus 2024.
Dalam postingannya terdapat poster dengan narasi:
"Undangan terbuka, Anies Baswedan menata Jakarta." Kemudian, tertulis juga 29 Agustus 2024 bakal menyambangi Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta pada pukul 10.00 WIB.
Akun itu menambahkan narasi
"Banyak sekali warga Jakarta yang menginginkan PKB bersama partai umat dan buruh mengusung dan mendukung Dr Anis Baswedan menjadi calon Gubernur.
Apakah netijen setuju ? untuk mewujudkan demokrasi yang sehat tanpa tekanan mempertahankan kedaulatan partai.."
Lalu benarkah postingan poster Anies Baswedan akan maju untuk menjadi bakal calon Gubernur Jakarta diusung PKB?
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel berjudul "Viral Poster Dukung Anies di Pilkada Jakarta 2024, PKB: Itu Tidak Benar, Hoaks" yang tayang di Liputan6.com pada 29 Agustus 2024.
Berikut isi artikelnya:
"Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial adanya poster undangan terbuka untuk memberikan dukungan kepada Anies Rasyid Baswedan dari empat partai politik (parpol) untuk maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024.
Empat parpol itu yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai UMMAT, Partai Hanura dan Partai Buruh.
Dalam undangan tersebut tertera tulisan 'Anies Baswedan Menata Jakarta'. Kemudian, tertulis juga 29 Agustus 2024 bakal menyambangi Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta pada pukul 10.00 WIB.
Terkait adanya kabar tersebut, Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid memastikan informasi tersebut tidak benar alias hoaks.
"Itu tidak benar alias hoaks," kata Jazilul saat dihubungi Merdeka.com, Rabu (28/8/2024).
Sebelumnya, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jakarta resmi memberikan dukungan kepada pasangan bacagub-bacawagub, Ridwan Kamil-Suswono. Padahal, sebelumnya dukungan ini diberikan DPW PKB Jakarta kepada Anies Baswedan.
Dukungan resmi diberikan PKB kepada pasangan RIDO (Ridwan-Suswono) dengan ikut mengantarkannya untuk mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta.
"Oh iya, PKB kan kita sudah lihat, sudah daftar. Di KPU hari ini. Jadi itu. Kita lihat faktanya saja. Faktanya hari ini PKB sudah mendaftar Pak RK ke KPUD," kata Ketua DPW PKB DKI Hasbiallah Ilyas kepada wartawan di Jakarta, Rabu (28/8/2024).
Meski batal mengusung Anies di Pilkada Jakarta 2024, namun komunikasi pihaknya dengan mantan gubernur DKI Jakarta tersebut tetap terjalin dengan bagus.
"(Komunikasi) dengan timnya Pak Anies hingga pagi tadi, kita masih komunikasi. Ya komunikasi namanya perkawanan, biasa," ujar Hasbiallah."
Kesimpulan
Postingan poster Anies Baswedan akan maju untuk menjadi bakal calon Gubernur Jakarta diusung PKB tidak benar. Pihak PKB telah mengklarifikasi poster tersebut.
Rujukan
(GFD-2024-22302) Hoaks Undian Berhadiah Mengatasnamakan Bank Woori Saudara
Sumber:Tanggal publish: 30/08/2024
Berita
tirto.id - Informasi mengenai undian berhadiah mengatasnamakan lembaga perbankan kian marak dan beragam bentuknya. Terbaru, Tirto menemukan konten di Facebook soal undian berhadiah bagi nasabah Bank Woori Saudara (BWS) yang memakai layanan BWS Mobile.
Ada banyak hadiah yang dijanjikan, termasuk berbagai merk mobil seperti Alphard, Xpander, Fortuner, hingga motor seperti NMAX dan Scoopy.
"*Program Bank Woori Saudara 𝟸𝟶𝟸𝟺* ᴋʜᴜsᴜs ɴᴀsᴀʙᴀʜ ʙᴀɴᴋ BWS ʏᴀɴɢ sᴜᴅᴀʜ ᴍᴇɴɢɢᴜɴᴀᴋᴀɴ BWS Mobile,
ɢᴇʙʏᴀʀ ʜᴀᴅɪᴀʜ Bank Woori Saudara ʜᴀᴅɪʀ ᴋᴇᴍʙᴀʟɪ,
ʙᴜʀᴜᴀɴ ᴅᴀғᴛᴀʀ & ᴍᴇɴᴀɴɢᴋᴀɴ ɢʀᴀɴᴅ ᴘʀɪᴢᴇ sᴇᴘᴇʀᴛɪ:
= 𝟷𝟶 ᴜɴɪᴛ ᴍᴏʙɪʟ ᴀʟᴘʜᴀʀᴅ
= 𝟷𝟶 ᴜɴɪᴛ ᴍᴏʙɪʟ ᴄʀ-ᴠ-ᴛᴜʀʙᴏ
= 𝟷𝟶 ᴜɴɪᴛ ᴍᴏʙɪʟ ʜʀ-ᴠ ᴄᴠᴛ
= 𝟷𝟶 ᴜɴɪᴛ ᴍᴏʙɪʟ xᴘᴀɴᴅᴇʀ
= 𝟷𝟶 ᴜɴɪᴛ ᴍᴏʙɪʟ ғᴏʀᴛᴜɴᴇʀ
= 𝟷𝟻 ᴜɴɪᴛ ᴍᴏᴛᴏʀ ɴᴍᴀx
= 𝟸𝟶 ᴜɴɪᴛ ᴍᴏᴛᴏʀ sᴄᴏᴏᴘʏ
= 𝟹𝟶 ᴜɴɪᴛ ᴛᴠ ʟᴇᴅ 𝟻𝟶 ɪɴ
= 𝟸𝟶 ᴜɴɪᴛ sᴍᴀʀᴛᴘʜᴏɴᴇ ᴘʀᴏᴍᴀx𝟷𝟻
= 𝟺𝟶 ᴇᴍᴀs ʙᴀᴛᴀɴɢᴀɴ & ʟᴏɢᴀᴍ ᴍᴜʟɪᴀ
= 𝟸𝟻 ᴘᴀᴋᴇᴛ ᴡɪsᴀᴛᴀ sɪᴀɴɢᴀᴘᴜʀᴇ
= 𝟻𝟶 ᴘᴀᴋᴇᴛ ᴜᴍʀᴏʜ ɢʀᴀᴛɪs
ᴍᴀsɪʜ ʙᴀɴʏᴀᴋ ʜᴀᴅɪᴀʜ ᴍᴇɴᴀʀɪᴋ ʟᴀɪɴɴʏᴀ ᴅᴀʀɪ *Bank Woori Saudara* ɪɴғᴏ ʟᴇʙɪʜ ʟᴀɴᴊᴜᴛ
ʙᴜʀᴜᴀɴ ᴅᴀғᴛᴀʀ sᴇᴋᴀʀᴀɴɢ (ɢʀᴀᴛɪs).." begitu narasi yang beredar dari akun "Program BWS Berhadiah 2024" pada 27 Agustus 2024 lalu (arsip).
Bersama pesan tersebut, terdapat tautan dengan keterangan mendaftar di bagian bawah unggahan.
Unggahan ini telah mengumpulkan 52 tanda suka, delapan komentar, dan setidaknya telah dibagikan ulang satu kali, hingga Kamis (29/8/2024).
Kami menemukan unggahan serupa dari unggahan akun "Program Undian BWS Mobile Berhadiah 2024" (arsip) dan "Program Undian BWS Mobile Berhadiah 2024" (arsip). Ketiga unggahan tersebut, selain menggunakan nama akun BWS, juga menggunakan foto profil dari bank tersebut.
Lalu bagaimana faktanya? Apakah benar BWS mengadakan undian yang diklaim di unggahan?
Ada banyak hadiah yang dijanjikan, termasuk berbagai merk mobil seperti Alphard, Xpander, Fortuner, hingga motor seperti NMAX dan Scoopy.
"*Program Bank Woori Saudara 𝟸𝟶𝟸𝟺* ᴋʜᴜsᴜs ɴᴀsᴀʙᴀʜ ʙᴀɴᴋ BWS ʏᴀɴɢ sᴜᴅᴀʜ ᴍᴇɴɢɢᴜɴᴀᴋᴀɴ BWS Mobile,
ɢᴇʙʏᴀʀ ʜᴀᴅɪᴀʜ Bank Woori Saudara ʜᴀᴅɪʀ ᴋᴇᴍʙᴀʟɪ,
ʙᴜʀᴜᴀɴ ᴅᴀғᴛᴀʀ & ᴍᴇɴᴀɴɢᴋᴀɴ ɢʀᴀɴᴅ ᴘʀɪᴢᴇ sᴇᴘᴇʀᴛɪ:
= 𝟷𝟶 ᴜɴɪᴛ ᴍᴏʙɪʟ ᴀʟᴘʜᴀʀᴅ
= 𝟷𝟶 ᴜɴɪᴛ ᴍᴏʙɪʟ ᴄʀ-ᴠ-ᴛᴜʀʙᴏ
= 𝟷𝟶 ᴜɴɪᴛ ᴍᴏʙɪʟ ʜʀ-ᴠ ᴄᴠᴛ
= 𝟷𝟶 ᴜɴɪᴛ ᴍᴏʙɪʟ xᴘᴀɴᴅᴇʀ
= 𝟷𝟶 ᴜɴɪᴛ ᴍᴏʙɪʟ ғᴏʀᴛᴜɴᴇʀ
= 𝟷𝟻 ᴜɴɪᴛ ᴍᴏᴛᴏʀ ɴᴍᴀx
= 𝟸𝟶 ᴜɴɪᴛ ᴍᴏᴛᴏʀ sᴄᴏᴏᴘʏ
= 𝟹𝟶 ᴜɴɪᴛ ᴛᴠ ʟᴇᴅ 𝟻𝟶 ɪɴ
= 𝟸𝟶 ᴜɴɪᴛ sᴍᴀʀᴛᴘʜᴏɴᴇ ᴘʀᴏᴍᴀx𝟷𝟻
= 𝟺𝟶 ᴇᴍᴀs ʙᴀᴛᴀɴɢᴀɴ & ʟᴏɢᴀᴍ ᴍᴜʟɪᴀ
= 𝟸𝟻 ᴘᴀᴋᴇᴛ ᴡɪsᴀᴛᴀ sɪᴀɴɢᴀᴘᴜʀᴇ
= 𝟻𝟶 ᴘᴀᴋᴇᴛ ᴜᴍʀᴏʜ ɢʀᴀᴛɪs
ᴍᴀsɪʜ ʙᴀɴʏᴀᴋ ʜᴀᴅɪᴀʜ ᴍᴇɴᴀʀɪᴋ ʟᴀɪɴɴʏᴀ ᴅᴀʀɪ *Bank Woori Saudara* ɪɴғᴏ ʟᴇʙɪʜ ʟᴀɴᴊᴜᴛ
ʙᴜʀᴜᴀɴ ᴅᴀғᴛᴀʀ sᴇᴋᴀʀᴀɴɢ (ɢʀᴀᴛɪs).." begitu narasi yang beredar dari akun "Program BWS Berhadiah 2024" pada 27 Agustus 2024 lalu (arsip).
Bersama pesan tersebut, terdapat tautan dengan keterangan mendaftar di bagian bawah unggahan.
Unggahan ini telah mengumpulkan 52 tanda suka, delapan komentar, dan setidaknya telah dibagikan ulang satu kali, hingga Kamis (29/8/2024).
Kami menemukan unggahan serupa dari unggahan akun "Program Undian BWS Mobile Berhadiah 2024" (arsip) dan "Program Undian BWS Mobile Berhadiah 2024" (arsip). Ketiga unggahan tersebut, selain menggunakan nama akun BWS, juga menggunakan foto profil dari bank tersebut.
Lalu bagaimana faktanya? Apakah benar BWS mengadakan undian yang diklaim di unggahan?
Hasil Cek Fakta
Tirto mencoba mengakses tautan yang tertera di bagian akhir unggahan. Dengan mengeklik tautan tersebut, kami diarahkan ke sebuah halaman situs yang berisi formulir. Kami mengakses situs tersebut lewat desktop.
Terlihat ada sejumlah hal mencurigakan dari tampilan situs tersebut. Mulai dari beberapa gambar yang seperti "ditarik", sampai dengan kolom-kolom permohonan data diri yang posisinya tidak pas. Tampilan ini menimbulkan kecurigaan.
Halaman formulir tersebut juga berisi permintaan data pribadi, mulai dari nama lengkap, nomor handphone, nomor rekening, nomor induk kependudukan (NIK), tanggal lahir, sampai nama ibu kandung. Perlu diketahui, informasi-informasi tersebut biasanya digunakan untuk membuka data perbankan.
Lebih lanjut, Tirto melakukan pemindaian terhadap halaman tersebut dengan menggunakan perangkat URL Scan. Berdasarkan hasil pemindaian, alamat utama situs tersebut adalah id-get.dry-err.biz.id. Alamat situs ini tidak mengandung nama BWS sama sekali. Besar kemungkinan situs tersebut tidak terafiliasi dengan situs resmi BWS, yakni https://www.bankwoorisaudara.com/.
BWS, dalam informasi terbaru di situs resminya, menghimbau masyarakat untuk berhati-hati dengan modus penipuan undian yang mengatasnamakan perusahaan mereka.
"Mohon selalu waspada terhadap segala bentuk penipuan, dan selalu jaga kerahasiaan nomor pin ATM, pin BWS Mobile, kode OTP dan data pribadi lainnya. Pihak Bank Woori Saudara tidak pernah meminta data-data nasabah," begitu bunyi petikan informasi dari laman yang dipublikasikan pada 28 Agustus 2024 tersebut.
BWS juga memberikan kontak untuk memperdalam informasi seperti ini lewat BWS Call di nomor 1500-012 atau dengan mengunjungi kantor BWS terdekat.
Sementara dalam situs resmi mereka juga terdapat tautan ke media sosial resmi perusahaan. Dalam daftar tersebut ada akun Instagram, @BankBWS; akun Facebook, @Bank Woori Saudara; akun YouTube, Bank Woori Saudara Official; dan akun TikTok, @BankBWS.
Akun-akun lain di luar kanal-kanal resmi tersebut, yang menyebarkan informasi soal undian berhadiah dari BWS, bisa dipastikan tak menyebarkan informasi yang benar.
Terlihat ada sejumlah hal mencurigakan dari tampilan situs tersebut. Mulai dari beberapa gambar yang seperti "ditarik", sampai dengan kolom-kolom permohonan data diri yang posisinya tidak pas. Tampilan ini menimbulkan kecurigaan.
Halaman formulir tersebut juga berisi permintaan data pribadi, mulai dari nama lengkap, nomor handphone, nomor rekening, nomor induk kependudukan (NIK), tanggal lahir, sampai nama ibu kandung. Perlu diketahui, informasi-informasi tersebut biasanya digunakan untuk membuka data perbankan.
Lebih lanjut, Tirto melakukan pemindaian terhadap halaman tersebut dengan menggunakan perangkat URL Scan. Berdasarkan hasil pemindaian, alamat utama situs tersebut adalah id-get.dry-err.biz.id. Alamat situs ini tidak mengandung nama BWS sama sekali. Besar kemungkinan situs tersebut tidak terafiliasi dengan situs resmi BWS, yakni https://www.bankwoorisaudara.com/.
BWS, dalam informasi terbaru di situs resminya, menghimbau masyarakat untuk berhati-hati dengan modus penipuan undian yang mengatasnamakan perusahaan mereka.
"Mohon selalu waspada terhadap segala bentuk penipuan, dan selalu jaga kerahasiaan nomor pin ATM, pin BWS Mobile, kode OTP dan data pribadi lainnya. Pihak Bank Woori Saudara tidak pernah meminta data-data nasabah," begitu bunyi petikan informasi dari laman yang dipublikasikan pada 28 Agustus 2024 tersebut.
BWS juga memberikan kontak untuk memperdalam informasi seperti ini lewat BWS Call di nomor 1500-012 atau dengan mengunjungi kantor BWS terdekat.
Sementara dalam situs resmi mereka juga terdapat tautan ke media sosial resmi perusahaan. Dalam daftar tersebut ada akun Instagram, @BankBWS; akun Facebook, @Bank Woori Saudara; akun YouTube, Bank Woori Saudara Official; dan akun TikTok, @BankBWS.
Akun-akun lain di luar kanal-kanal resmi tersebut, yang menyebarkan informasi soal undian berhadiah dari BWS, bisa dipastikan tak menyebarkan informasi yang benar.
Kesimpulan
Hasil pemeriksaan fakta menunjukkan unggahan soal undian berhadiah bagi nasabah pengguna BWS mobile bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).
Tautan yang terdapat dalam unggahan mengarahkan ke formulir situs mencurigakan yang meminta data pribadi. Situs tersebut juga tidak terafiliasi dengan situs resmi BWS.
Pihak BWS juga mengeluarkan pernyataan pada 28 Agustus 2024 yang menghimbau masyarakat untuk berhati-hati dengan modus penipuan yang meminta nomor PIN ATM, akses ke BWS Mobile, kode OTP, atau data pribadi lainnya.
Tautan yang terdapat dalam unggahan mengarahkan ke formulir situs mencurigakan yang meminta data pribadi. Situs tersebut juga tidak terafiliasi dengan situs resmi BWS.
Pihak BWS juga mengeluarkan pernyataan pada 28 Agustus 2024 yang menghimbau masyarakat untuk berhati-hati dengan modus penipuan yang meminta nomor PIN ATM, akses ke BWS Mobile, kode OTP, atau data pribadi lainnya.
Rujukan
- https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02UcSDo78xpLXAavfZUJrxDtxKyrLFAn6fPaN6AErx5qmDkJ9co25t5bsZaLKrgNVdl&id=61564945586973&_rdc=1&_rdr
- https://web.archive.org/web/20240829162035/
- https://web.facebook.com/login/?next=
- https%3A%2F%2Fweb.facebook.com%2Fpermalink.php%3Fstory_fbid%3Dpfbid02UcSDo78xpLXAavfZUJrxDtxKyrLFAn6fPaN6AErx5qmDkJ9co25t5bsZaLKrgNVdl%26id%3D61564945586973
- https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0nZyR5Awk7RUNe7nN9McAwiMg2gNdYbcsnrPX4XRPNUbKBeBVcMVKDQFHfWuvTUp7l&id=61564266495736&_rdc=1&_rdr
- https://web.archive.org/web/20240829162056/
- https://web.facebook.com/login/?next=
- https%3A%2F%2Fweb.facebook.com%2Fpermalink.php%3Fstory_fbid%3Dpfbid0nZyR5Awk7RUNe7nN9McAwiMg2gNdYbcsnrPX4XRPNUbKBeBVcMVKDQFHfWuvTUp7l%26id%3D61564266495736
- https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02fptcLxhYM7R17RQggGoVBxEsJtxvn126P3aaLSHiiuECLMHSr7TQUpx7RtCCKvisl&id=61564266495736&_rdc=1&_rdr
- https://web.archive.org/web/20240829162047/
- https://web.facebook.com/login/?next=
- https%3A%2F%2Fweb.facebook.com%2Fpermalink.php%3Fstory_fbid%3Dpfbid02fptcLxhYM7R17RQggGoVBxEsJtxvn126P3aaLSHiiuECLMHSr7TQUpx7RtCCKvisl%26id%3D61564266495736
- https://urlscan.io/result/44ef7eed-f4cb-4d09-96e9-56804c7d8a33/
- https://www.bankwoorisaudara.com/ruang-media/waspada-modus-penipuan-mengatasnamakan-bank-woori-saudara/54
- https://www.instagram.com/bankbws/
- https://web.facebook.com/bankbws1906/?_rdc=1&_rdr
- https://www.youtube.com/@bankbws
- https://www.tiktok.com/@bankbws
Halaman: 2939/7925


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4931991/original/029386600_1724977837-cek_fakta_anies_pkb.jpg)

