• (GFD-2024-22357) [SALAH] Video “Tsunami Jepang 9 Agustus 2024”

    Sumber: SnackVideo.com
    Tanggal publish: 31/08/2024

    Berita

    “tsunami jepang 9 agustus 2024”

    Hasil Cek Fakta

    Sebuah video yang menunjukkan kejadian tsunami beredar di Snack video yang mengklaim merupakan tsunami yang terjadi di Jepang pada 9 Agustus 2024. Kabar ini diikuti setelah terjadinya gempa bumi berkekuatan 7,1 magnitudo skala Richter yang melanda laut Hyuganada di lepas pantai Prefektur Miyazaki, Jepang pada 8 Agustus 2024.

    Namun setelah ditelusuri oleh Pemeriksa Fakta Mafindo yang telah membantah video yang serupa, fakanya video tersebut merupakan tsunami yang terjadi di pesisir Kota Miyako, Prefektur Iwate, Jepang pada Maret 2011.

    Video asli tersebut telah terpublikasi di YouTube pada saluran TBS NEWS DIG Powered by JNN, dalam deskripsi dari video tersebut tertulis bahwa insiden tersebut terjadi pada pukul 14:46 tanggal 11 Maret 2011 yang disusul setelah gempa berkekuatan 9,0 magnitudo skala Richter.

    Beberapa laporan dari Pemeriksa Fakta Mafindo yang dipublikasikan di turnbackhoax.id telah beberapa kali membantah video insiden tsunami di Jepang pada Maret 2011. Namun, video tersebut sering kali disertai dengan narasi palsu yang mengklaim bahwa insiden itu terjadi beberapa tahun setelah kejadian aslinya.

    Dengan demikian, video tsunami Jepang pada 9 Agustus 2024 adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Menyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Moch. Marcellodiansyah

    Faktanya video tersebut merupakan video dari tsunami Jepang yang terjadi pada 11 Maret 2011.

    Rujukan

  • (GFD-2024-22358) [SALAH] Video “Gelombang Panas di Tiongkok Membuat Sebagian Cat Beberapa Mobil Membengkak”

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 31/08/2024

    Berita

    “Gelombang panas di Tiongkok membuat sebagian cat beberapa mobil membengkak. Ketika suhu meningkat di Tiongkok, film perlindungan cat mobil meledak, sehingga orang-orang menjulukinya sebagai ‘mobil hamil.’”

    Hasil Cek Fakta

    Beredar sebuah video yang menunjukkan cat dari beberapa mobil yang terlihat membengkak atau melembung seperti terdapat udara di dalamnya diklaim terjadi akibat dari gelombang panas yang terjadi di China. Diberitakan oleh Tempo.co pada Juni 2024, China khususnya bagian utara sedang diterpa gelombang panas yang ekstrem.

    Namun laporan Pemeriksa Fakta Mafindo yang terpublikasi di turnbackhoax.id menyebut bahwa cat yang melembung tersebut sedang diisi oleh udara dari kompresor sebagai salah satu cara untuk melepas PPF atau lapisan pelindung dari cat mobil, tidak ada kaitannya dengan gelombang panas yang terjadi di China akhir-akhir ini.

    Dengan demikian, cat mobil di China melembung akibat dari gelombang panas yang ekstem adalah tidak benar dengan kategori Konteks yang Salah.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Moch. Marcellodiansyah

    Faktanya cat dari mobil yang terlihat membengkak atau melembung tersebut sedang diisi oleh udara dari kompresor sebagai salah satu cara untuk melepas PPF atau lapisan pelindung dari cat mobil, bukan diakibatkan dari gelombang panas.

    Rujukan

  • (GFD-2024-26498) CEK FAKTA: Kejari Grobogan Minta Uang Kegiatan Bimbingan

    Sumber:
    Tanggal publish: 31/08/2024

    Berita



    Murianews, Grobogan – Beredar foto-foto di grup-grup WhatsApp yang menampilkan kuitansi terkait penerimaan sejumlah uang guna membayar iuran bimbingan kejaksaan negeri atau Kejari Grobogan tertanggal 9 November 2021. Di bagian tanda terima, tertulis atas nama Sukirman dengan tanda tangan.



    Foto lain menunjukkan kwitansi tertanggal 10 April 2023 berupa penerimaan sejumlah uang guna membayar “TPDDDD” yang diterima dan ditandatangani atas nama panitia. Adapun nama desa dalam kuitansi ditutupi dengan bungkus rokok. Keterangan dalam kwitansi tersebut menunjukkan kejaksaan di wilayah Kabupaten Grobogan.

    Hasil Cek Fakta



    Kepala Seksi Intelijen Kejari Grobogan Frengki Wibowo menyatakan pihaknya tidak pernah menyelenggarakan kegiatan bimbingan dan meminta iuran uang. Termasuk tidak pernah ada mengenal kegiatan bimbingan maupun kegiatan TPDDD seperti dalam foto yang beredar dimaksud.



    ”Serta dapat dipastikan tidak ada orang ataupun pegawai yang bernama Sukarmin di jajaran Kejaksaan Negeri Grobogan,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Jumat (30/8/2024) malam.



    Frengki mengatakan, sekalipun terdapat kegiatan-kegiatan yang bersentuhan dengan masyarakat di wilayah hukum Kejari Grobogan, dipastikan jajarannya tidak memungut biaya-biaya apa pun dari pihak-pihak manapun.



    Dia pun berharap kepada masyarakat agar lebih bijak jika mendapatkan berita, atau pun foto-foto yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diminta untuk tidak dengan mudah menyebarluaskan berita dan foto-foto yang beredar yang tidak dapat dipastikan kebenarannya.



    Frengki mengatakan, telah ditemukan berbagai modus kejahatan dengan mengatasnamakan kejaksaan ataupun salah satu nama pejabat Kejari Grobogan.



    Dia mengaku memperoleh informasi dan data sehubungan dengan momen dalam rangka menyambut Hari Lahir Kejaksaan ke-79 pada 2 September 2024, terdapat organisasi keolahragaan yang mengajukan proposal sponsor kegiatan tanpa izin.



    ”Mengatasnamakan Kejaksaan Negeri Grobogan untuk kegiatan kompetisi perlombaan olahraga di wilayah Kabupaten Grobogan. Atas kejadian tersebut, Kejari Grobogan telah menindaklanjutinya dengan memanggil dan meminta keterangan panitia atau narahubung guna memastikan kegiatan dengan mengatasnamakan Kejaksaan Negeri Grobogan tidak dilakukan,” bebernya.



    Lebih lanjut, dia mengimbau agar masyarakat waspada adanya nomor-nomor asing atau tidak dikenal yang mengatasnamakan pejabat maupun jajaran Kejari Grobogan.



    Mereka biasanya menghubungi jajaran pejabat di pemerintahan hingga kades dengan tujuan-tujuan yang beragam. Dia menegaskan perbuatan-perbuatan tersebut adalah penipuan. Pihaknya pun meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak langsung percaya apabila dihubungi nomor yang mengaku sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Grobogan maupun Pejabat dan jajaran staf Kejari Grobogan.



    Hal lain yang mesti diwaspadai yakni modus-modus percobaan penipuan ataupun pemerasan dengan menjual nama para pejabat di Kejari Grobogan. Caranya, pelaku menunjukan foto bersama pejabat di kantor Kejari Grobogan kepada calon-calon korban-korbannya.



    ”Dengan tujuan menakut-nakuti warga di desa-desa, dengan bermodal foto tersebut. Pelaku menggunakannya sebagai sarana pendukung dalam melakukan kejahatannya,” katanya.

    Kesimpulan



    Kesimpulannya foto-foto di grup-grup WhatsApp yang menampilkan kwitansi terkait penerimaan sejumlah uang guna membayar iuran bimbingan kejaksaan tertanggal 9 November 2021 dan 10 April 2023 berupa penerimaan sejumlah uang guna membayar “TPDDDD” terkonfirmasi sebagai disinformasi dengan kategori fabricated content atau konten palsu.



    Konten jenis ini terbilang paling berbahaya. Sebab, konten ini dibentuk dengan kandungan 100 persen tidak bisa dipertanggungjawabkan secara fakta.



    Editor: Supriyadi
  • (GFD-2024-22682) [SALAH] “AHOK RANO MAJU DI PILGUB JAKARTA”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 31/08/2024

    Berita

    Melalui grup Facebook INDONESIA BERSUARA, akun Syarman Lawyer mengunggah foto yang menampilkan sosok Basuki Tjahaya Poernama atau Ahok dan Rano Karno, disertai narasi yang menyebut jika keduanya akan maju pada pilihan Gubernur DKI Jakarta. Foto tersebut diunggah pada Minggu, 25 Agustus 2024.

    Hasil Cek Fakta

    Setelah ditelusuri lebih lanjut, sampai dengan artikel ini dibuat tidak ditemukan adanya informasi resmi yang menyebut jika Ahok-Rano akan maju sebagai pasangan pada Pilgub DKI Jakarta. Melansir dari detik.com, faktanya Rano Karno telah diusung oleh PDI-P menjadi calon wakil Gubernur berpasangan dengan Pramono Anung. Keduanya secara resmi telah mendaftar ke KPU pada Rabu, 28 Agustus 2024. Ahok diketahui juga turut menemani proses pendaftaran Pramono-Rano tersebut.

    Berdasar seluruh referensi, unggahan terkait Ahok Rano akan maju pada Pilgub DKI adalah tidak benar dan masuk ke dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.

    Kesimpulan

    Faktanya, Rano Karno telah diusung oleh PDI-P menjadi calon wakil Gubernur dipasangkan dengan Pramono Anung. Sementara itu belum terdapat informasi resmi perihal Ahok maju di Pilkada DKI.

    Rujukan