(GFD-2024-22449) Keliru, Cover Majalah Tempo Bergambar Gibran tentang Jejak Fufufafa di Kaskus
Sumber:Tanggal publish: 04/09/2024
Berita
Sebuah tangkapan layar sampul Majalah Tempo yang memperlihatkan gambar Gibran Rakabuming Raka dengan judul “Pusing Ngapusin Jejak Fufufafa di Kaskus”, beredar di media sosial .
Sampul tersebut beredar setelah ramai perbincangan di sosial media X terkait akun Kaskus Fufufafa yang diduga milik Wakil Presiden Indonesia terpilih, Gibran Rakabuming Raka. Akun tersebut diklaim dulunya aktif menyerang Prabowo Subianto.
Lantas, benarkahcover edisi Majalah Tempo menulis usaha Gibran menghapus jejak akun Fufufafa Kaskus?
Hasil Cek Fakta
Untuk membuktikan klaim tersebut, Tempo mula-mula menelusuri gambarcover yang memperlihatkan Gibran Rakabuming Raka dengan Judul “Pusing Ngapusin Jejak Fufufafa di Kaskus” dari laman resmi Majalah Tempo.
Hasilnyacover tersebut identik dengan cover Majalah Tempo yang terbit pada edisi 15 Oktober 2023 dengan judul "Gerilya untuk Putra Mahkota". Dalam edisi itu, Tempo menulis laporan panjang bagaimana upaya Presiden Jokowi yang menduetkan Gibran Rakabuming Raka dengan Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden 2024.
Namun, judulnya telah diubah menjadi "Pusing Ngapusin Jejak Fufufafa di Kaskus". Pada cover yang asli, majalah Tempo tidak menulis laporan terkait upaya Gibran yang menghapus jejak digital akun Fufufafa di Kaskus seperti yang beredar baru-baru ini.
Pimpinan Redaksi Majalah Tempo, Setri Yasra, mengatakan bahwacover majalah Tempo yang memperlihatkan gambar Gibran Rakabuming Raka dengan judul "Pusing Ngapusin Jejak Fufufafa di Kaskus” merupakancover yang tidak pernah diproduksi oleh Tempo.Cover tersebut terlihat merupakan hasil rekayasa digital dengan mencomot cover Tempo yang asli dan menempelkan judul yang tidak jelas dan tidak pernah dipublikasikan oleh tempo. Dalam bekerja Tempo sangat menjunjung tinggi nilai kejujuran, integritas, dan konsistensi.
“Tempo tidak pernah membuatcover seperti ini. Tindakan ini jelas tidak bertanggungjawab itu merugikan Tempo. Kami berharap publik tidak mempercayainya,” kata Setri saat dihubungi Selasa, 3 Agustus 2024.
Sampul majalah Tempo yang telah diubah tersebut beredar setelah ramai perbincangan di sosial media X terkait akun Kaskus yang diduga milik Wakil Presiden Indonesia terpilih, Gibran Rakabuming Raka. Dikutip dari Kumparan, akun Kaskus bernama Fufufafa itu menjadi perbincangan karena menyerang Prabowo dan keluarganya.
Sementara dilansir dari arsip berita Tempo, akun Kaskus tersebut kerap mengomentari berbagaithread politik dan membela berita-berita seputar Jokowi. Tak hanya itu, ia juga menghina Prabowo Subianto.
Pihak Istana Negara sendiri bahkan sudah merespons heboh pengguna situs forum komunitas maya Kaskus dengan nama Fufufafa. Menurut Staf Khusus Presiden, Grace Natalie, akun Fufufafa yang dikait-kaitkan dengan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka belum tentu miliknya.
“Kan belum pasti ya.Enggak tahu punya beliau atau enggak,” kata Grace di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa, 3 September 2024, usai rapat soal Govtech dengan Jokowi dan jajaran.
Kesimpulan
Hasil pemeriksaan Tempo, tangkapan layarcover majalah Tempo yang memperlihatkan gambar Gibran Rakabuming Raka dengan judul “Pusing Ngapusin Jejak Fufufafa di Kaskus” adalahkeliru.
Gambar tersebut identik dengancover Majalah Tempo yang terbit pada edisi 15 Oktober 2023 dengan judul "Gerilya untuk Putra Mahkota". Dalam edisi itu, Tempo menulis laporan panjang bagaimana upaya Presiden Jokowi yang menduetkan Gibran Rakabuming Raka dengan Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden 2024, ukan soal menghapus jejak Fufufafa di Kaskus.
Rujukan
- https://majalah.tempo.co/read/laporan-utama/169931/duet-prabowo-gibran
- https://kumparan.com/kumparannews/kata-istana-soal-akun-kaskus-fufufafa-yang-ramai-dikaitkan-dengan-gibran-23S7h5DiO2A/3
- https://bisnis.tempo.co/read/1911753/sejarah-kaskus-yang-jadi-sorotan-karena-akun-yang-diduga-milik-gibran
- https://majalah.tempo.co/read/laporan-utama/169931/duet-prabowo-gibran mailto:cekfakta@tempo.co.id
(GFD-2024-22450) Cek Fakta: Tidak Benar BRI Bagikan Saldo Rp 500 Ribu
Sumber:Tanggal publish: 04/09/2024
Berita
Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim BRI bagikan saldo Rp 500 ribu, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 4 September 2024.
Unggahan klaim BRI bagikan saldo Rp 500 ribu berupa tulisan sebagai berikut.
"*Khusus nasabah Bank BRI yang sudah aktif aplikasi BRImo*
Ayo Buruan daftar BRImo Festival dapatkan saldo BRImo Rp.500.000 bagi 1000 pendaftar yang beruntung dan Menangkan berbagai hadiah mewah dan menarik berikut ini :
*GRAND PRIZE*:
°50 unit mobil inova Zenix
°25 Fortuner GR Sport
*Hadiah Lainnya*:
°10 unit Honda HRV
°20 unit Honda Brio
°200 unit motor beat
°100 unit sepeda listrik
°70 unit kulkas LG
°200 unit mesin cuci LG
°100 unit handphone iphone 13 pro max
*Saksikan pengundiannya pada tanggal 25 September 2024*"
Tulisan tersebut juga disertai dengan tautan yang diklaim sebagai formulir pendaftaran untuk mendapatkan saldo dan hadiah yang ditawarkan.
Berikut tautannya.
"https://d4fta4rsekarang6.god-ads.biz.id/lk/5ads/?fbclid=IwY2xjawFE-hFleHRuA2FlbQIxMQABHVhIAe5WIYJhAQ6t5vc_xFodC004hxfU1RnwSJpLtR1MTbZM6oBq8vZjyw_aem_yBZ9b9_1bY1cwas8U3si2g"
Benarkah klaim BRI bagikan saldo Rp 500 ribu? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim BRI bagikan saldo Rp 500 ribu, penelusuran mengarah pada artikel berjudul "Waspada Penipuan Online Mencatut BRI di Media Sosial, Simak Cara Lindungi Diri Anda" yang dimuat situs Liputan6.com, pada 1 September 2024.
Dalam artikel Liputan6.com, Direktur BRI, Andrijanto, mengingatkan agar nasabah tetap waspada dan tidak memberikan informasi pribadi atau data perbankan kepada pihak yang tidak jelas atau tidak resmi.
"Hindari memberikan data pribadi seperti nomor rekening, nomor kartu, PIN, username dan password internet banking, OTP, dan informasi sensitif lainnya melalui tautan atau situs yang tidak terverifikasi," tegasnya.
Belakangan ada pihak yang memanfaatkan nama besar perusahaan, salah satunya PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BRI) untuk menjerat korban, dengan berbagai modus yang sulit dibedakan dari komunikasi resmi.
Modus yang sering digunakan adalah melalui pesan-pesan yang mengklaim berasal dari BRI, baik melalui email, SMS, maupun media sosial seperti Facebook, X, dan Instagram. Salah satu taktik favorit mereka adalah menawarkan undian berhadiah menggiurkan, mulai dari uang tunai hingga mobil mewah.
Contohnya, bulan lalu, muncul penipuan online yang mengatasnamakan BRImo FSTVL di media sosial. Mereka mengiming-iming hadiah fantastis, namun ternyata itu semua hanyalah jebakan. Link yang mereka bagikan, bukanlah situs resmi BRI.
Ingat, situs resmi BRI hanya dapat diakses melalui https://bri.co.id/. Jika kamu mengecek akun media sosial resmi BRI, khususnya di Instagram @bankbri_id, kamu tidak akan menemukan informasi mengenai BRImo FSTVL.
Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya dan selalu memverifikasi keabsahan informasi dari sumber yang terpercaya atau saluran komunikasi resmi BRI.
Saluran resmi BRI meliputi Instagram: @bankbri_id, Facebook: Bank BRI, X: @BankBRI_id, @promo_BRI, dan @kontakBRI, serta TikTok: bankbri_id. Nasabah juga dapat menghubungi Sabrina di nomor 0812 1214 017, melalui email di call@bri.co.id, atau kontak BRI di 1500017, serta mengunjungi www.bri.co.id. #BRI #Sabrina #TanyaSabrinaAja
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim BRI bagikan saldo Rp 500 ribu tidak benar.
Ada pihak yang memanfaatkan nama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BRI) untuk menjerat korban, dengan berbagai modus yang sulit dibedakan dari komunikasi resmi.
Modus yang sering digunakan adalah melalui pesan-pesan yang mengklaim berasal dari BRI, baik melalui email, SMS, maupun media sosial seperti Facebook, X, dan Instagram. Salah satu taktik favorit mereka adalah menawarkan undian berhadiah menggiurkan, mulai dari uang tunai hingga mobil mewah.
Situs resmi BRI hanya dapat diakses melalui https://bri.co.id/, Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya dan selalu memverifikasi keabsahan informasi dari sumber yang terpercaya atau saluran komunikasi resmi BRI.
(GFD-2024-22452) [Cek Fakta] HMI Tolak Kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia? Ini Faktanya
Sumber:Tanggal publish: 04/09/2024
Berita
Jakarta: Beredar sebuah poster di media sosial X (Twitter) yang berisi seruan aksi demo menolak kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia. Dalam poster tersebut terdapat logo Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).
Poster tersebut diunggah akun X @Tita83079013 pada Rabu, 4 September 2024. Dalam unggahannya itu, ia menuliskan bahwa Islam selalu gaduh dan menolak kedatangan Paus Fransiskus.
Berikut narasi lengkapnya.
"Islam selalu gaduh. Kunjungan terhormat ditolak giliran orang yaman di jilati. Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Jakarta Raya menolak kedatangan Paus Fransiskus di Indonesia."
Lantas, apakah informasi tersebut benar? Ini cek faktanya .
Poster tersebut diunggah akun X @Tita83079013 pada Rabu, 4 September 2024. Dalam unggahannya itu, ia menuliskan bahwa Islam selalu gaduh dan menolak kedatangan Paus Fransiskus.
Berikut narasi lengkapnya.
"Islam selalu gaduh. Kunjungan terhormat ditolak giliran orang yaman di jilati. Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Jakarta Raya menolak kedatangan Paus Fransiskus di Indonesia."
Lantas, apakah informasi tersebut benar? Ini cek faktanya .
Hasil Cek Fakta
Dari hasil penelusuran tim cek fakta Medcom.id , unggahan poster yang dinarasikan HMI akan menggelar aksi demo menolak kedatangan Paus Fransiskus di Indonesia itu tidaklah benar.
Sebagaimana diketahui, Paus Fransiskus telah tiba di Indonesia pada Selasa 3 September 2024 siang WIB. Kedatangan pemimpin tertinggi gereja Katolik tersebut justru disambut hangat oleh masyarakat dan umat Katolik di Indonesia.
Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam Bagas Kurniawan juga menyambut baik kedatangan Paus. Ia mengemukakan kunjungan Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik se-Dunia Paus Fransiskus merupakan kesempatan untuk menunjukkan semangat toleransi yang dijunjung tinggi masyarakat Indonesia.
"Ini adalah kesempatan bagi kita untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan keragaman, dan kita mampu hidup berdampingan dalam harmoni," kata Bagas, mengutip dari Antara , Rabu, 4 September 2024.
Bagas mengatakan, toleransi beragama merupakan salah satu fondasi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Indonesia.
Sebagaimana diketahui, Paus Fransiskus telah tiba di Indonesia pada Selasa 3 September 2024 siang WIB. Kedatangan pemimpin tertinggi gereja Katolik tersebut justru disambut hangat oleh masyarakat dan umat Katolik di Indonesia.
Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam Bagas Kurniawan juga menyambut baik kedatangan Paus. Ia mengemukakan kunjungan Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik se-Dunia Paus Fransiskus merupakan kesempatan untuk menunjukkan semangat toleransi yang dijunjung tinggi masyarakat Indonesia.
"Ini adalah kesempatan bagi kita untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan keragaman, dan kita mampu hidup berdampingan dalam harmoni," kata Bagas, mengutip dari Antara , Rabu, 4 September 2024.
Bagas mengatakan, toleransi beragama merupakan salah satu fondasi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Indonesia.
Kesimpulan
Poster yang dinarasikan HMI menolak kedatangan Paus Fransiskus di Indonesia adalah hoaks, karena tidak memuat informasi yang benar. Konten ini masuk dalam kategori misleading content (konten menyesatkan).
Misleading dibuat secara sengaja dengan maksud menggiring opini sesuai kehendak pembuat informasi. Misleading content dibentuk dengan menampilkan informasi untuk mengarahkan opini pembaca agar sesuai dengan keinginan pembuatnya.
Misleading dibuat secara sengaja dengan maksud menggiring opini sesuai kehendak pembuat informasi. Misleading content dibentuk dengan menampilkan informasi untuk mengarahkan opini pembaca agar sesuai dengan keinginan pembuatnya.
Rujukan
(GFD-2024-22457) [HOAKS] Ida Dayak Lakukan Pengobatan di Sabang pada 10-14 Oktober 2024
Sumber:Tanggal publish: 04/09/2024
Berita
KOMPAS.com - Beredar poster di media sosial yang mengeklaim Ida Dayak akan melakukan pengobatan alternatif di Gedung Graha Dharma Wanita Kota Sabang, Aceh pada 10 sampai 14 Oktober 2024.
Namun, setelah ditelusuri unggahan tersebut tidak benar atau hoaks.
Poster yang mengeklaim Ida Dayak akan melakukan pengobatan di Gedung Graha Dharma Wanita Kota Sabang muncul di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Facebook ini, ini ,ini, dan ini.
Dalam poster juga terdapat nomor WhatsApp untuk mendaftar menjadi peserta pengobatan.
Namun, setelah ditelusuri unggahan tersebut tidak benar atau hoaks.
Poster yang mengeklaim Ida Dayak akan melakukan pengobatan di Gedung Graha Dharma Wanita Kota Sabang muncul di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Facebook ini, ini ,ini, dan ini.
Dalam poster juga terdapat nomor WhatsApp untuk mendaftar menjadi peserta pengobatan.
Hasil Cek Fakta
Dikutip dari Tribunnews, Pelaksana Harian Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Sabang, Risna Dewi mengatakan, informasi tersebut tidak benar.
Menurut Risna, Dharma Wanita Persatuan Kota Sabang tidak pernah menerima informasi terkait penyewaan atau penggunaan gedung untuk acara pengobatan Ida Dayak.
"Jangan percaya, kami pastikan itu hoaks, tidak ada permintaan pengunaan Gedung Dharma Wanita Persatuan atas nama Ida Dayak," kata Dewi, Rabu (28/08/2024).
Menurut Risna, masyarakat juga diminta menyerahkan sejumlah uang sebelum mengikuti pengobatan tersebut. Sehingga, ada dugaan bahwa poster itu mengarah pada penipuan.
"Kami percaya itu poster penipuan karena masyarakat diminta membayar sejumlah uang untuk mendapatkan layanan pengobatan tersebut," ujar dia.
Ia pun mengimbau masyarakat Kota Sabang untuk berhati-hati dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial.
Menurut Risna, Dharma Wanita Persatuan Kota Sabang tidak pernah menerima informasi terkait penyewaan atau penggunaan gedung untuk acara pengobatan Ida Dayak.
"Jangan percaya, kami pastikan itu hoaks, tidak ada permintaan pengunaan Gedung Dharma Wanita Persatuan atas nama Ida Dayak," kata Dewi, Rabu (28/08/2024).
Menurut Risna, masyarakat juga diminta menyerahkan sejumlah uang sebelum mengikuti pengobatan tersebut. Sehingga, ada dugaan bahwa poster itu mengarah pada penipuan.
"Kami percaya itu poster penipuan karena masyarakat diminta membayar sejumlah uang untuk mendapatkan layanan pengobatan tersebut," ujar dia.
Ia pun mengimbau masyarakat Kota Sabang untuk berhati-hati dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial.
Kesimpulan
Poster yang mengeklaim Ida Dayak akan melakukan pengobatan di Gedung Graha Dharma Wanita Kota Sabang tidak benar atau hoaks.
Plh ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Sabang, Risna Dewi menjelaskan tidak ada peminjaman gedung untuk pengobatan Ida Dayak.
Menurut dia, poster tersebut mengarah pada penipuan karena masyarakat diminta menyerahkan sejumlah uang sebelum mengikuti pengobatan.
Plh ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Sabang, Risna Dewi menjelaskan tidak ada peminjaman gedung untuk pengobatan Ida Dayak.
Menurut dia, poster tersebut mengarah pada penipuan karena masyarakat diminta menyerahkan sejumlah uang sebelum mengikuti pengobatan.
Rujukan
- https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=122119238126387938&id=61561638165563&mibextid=oFDknk&rdid=gKELuZQrM9WO8rsO
- https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=1692133774886567&id=100022698831863&mibextid=oFDknk&rdid=yJbfyNTGsoVyMQfk
- https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=2395096374017104&id=100005502947024&mibextid=oFDknk&rdid=zrPbkEV1gBniVOjB
- https://www.facebook.com/groups/469254089756812/permalink/9002557699759699/?mibextid=oFDknk&rdid=6Qeqc2Z2FF7CCRFO&share_url=
- https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fshare%2Fp%2FoBKHqZKpT7x2R2TM%2F%3Fmibextid%3DoFDknk
- https://aceh.tribunnews.com/2024/08/28/informasi-pengobatan-ida-dayak-di-gedung-dharma-wanita-sabang-hoax-dipastikan-modus-penipuan#google_vignette
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
Halaman: 2910/7923


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4936445/original/044281800_1725441137-BRI_500_ribu.jpg)
