• (GFD-2024-22400) Cek Fakta: Tidak Benar Undian BRImo FSTVL Periode 1 Agustus -31 Desember 2024

    Sumber:
    Tanggal publish: 03/09/2024

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim undian BRImo FSTVL periode 1 Agustus-31 Desember 2024, informasi tersebut diunggah salah satu sakun Facebook, pada 30 Agustus 2024.
    Klaim undian BRImo FSTVL periode 1 Agustus-31 Desember 2024 berupa infografis bertuliskan
    "IKUTI KESERUAN BRIOMO FSTVL
    Periode Program 1 Agustus-31 Desember 2024
    Semua Bisa Menang
    TEKAN DAFTAR UNTUK AMBIL KUPON UNDIAN
    Undian Berlaku Unduk Semua Pengguna Aplikasi BRImo,"
    Informasi tersebut diberi keterangan sebagai berikut.
    "Khusus Nasabah Bank BRI. Menangkan Grand Prize & Hadiah Menarik Lainnya.
    Pendaftaran Tidak Dikenakan Biaya (Gratis)
    Caranya Klik 𝗗𝗮𝗳𝘁𝗮𝗿 Dibawah Ini.
    𝗚𝗿𝗮𝗻𝗱 𝗣𝗿𝗶𝘇𝗲 :
    • 1 Unit Toyota Alphard
    𝗛𝗮𝗱𝗶𝗮𝗵 𝗟𝗮𝗶𝗻𝗻𝘆𝗮 :
    • 5 Unit Toyota Fortuner
    • 15 Unit Honda HR-V
    • 25 Unit Honda Brio
    • 50 iPhone 15Pro Max
    • 1000 gram emas
    • 25 Paket Umroh Gratis
    • 10 Tiket wisata Ke Jepang
    • DLL"
    Dalam unggahan tersebut juga disertai dengan tautan yang diklaim sebagai formulir pendaftaran undian.
    Berikut tautannya.
    "https://qz67819183.web7689.com/?fbclid=IwY2xjawFDbHNleHRuA2FlbQIxMQABHdGVSKC-bnSDynFPDinXoG6sSMybDszc8C2kOKLW7877kr9S4FAjn5-UeQ_aem_cGdB7LFvZxIUYp-t3xYXlw"
    Benarkah klaim undian BRImo FSTVL periode 1 Agustus-31 Desember 2024? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim undian BRImo FSTVL periode 1 Agustus-31 Desember 2024, penelusuran mengarah pada artikel berjudul "Waspada Penipuan Online Mencatut BRI di Media Sosial, Simak Cara Lindungi Diri Anda" yang dimuat situs Liputan6.com, pada 1 September 2024.
    Dalam artikel Liputan6.com, Direktur BRI, Andrijanto, mengingatkan agar nasabah tetap waspada dan tidak memberikan informasi pribadi atau data perbankan kepada pihak yang tidak jelas atau tidak resmi.
    "Hindari memberikan data pribadi seperti nomor rekening, nomor kartu, PIN, username dan password internet banking, OTP, dan informasi sensitif lainnya melalui tautan atau situs yang tidak terverifikasi," tegasnya.
    Belakangan ada pihak yang memanfaatkan nama besar perusahaan, salah satunya PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BRI) untuk menjerat korban, dengan berbagai modus yang sulit dibedakan dari komunikasi resmi.
    Modus yang sering digunakan adalah melalui pesan-pesan yang mengklaim berasal dari BRI, baik melalui email, SMS, maupun media sosial seperti Facebook, X, dan Instagram. Salah satu taktik favorit mereka adalah menawarkan undian berhadiah menggiurkan, mulai dari uang tunai hingga mobil mewah.
    Contohnya, bulan lalu, muncul penipuan online yang mengatasnamakan BRImo FSTVL di media sosial. Mereka mengiming-iming hadiah fantastis, namun ternyata itu semua hanyalah jebakan. Link yang mereka bagikan, bukanlah situs resmi BRI.
    Ingat, situs resmi BRI hanya dapat diakses melalui https://bri.co.id/. Jika kamu mengecek akun media sosial resmi BRI, khususnya di Instagram @bankbri_id, kamu tidak akan menemukan informasi mengenai BRImo FSTVL.
    Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya dan selalu memverifikasi keabsahan informasi dari sumber yang terpercaya atau saluran komunikasi resmi BRI.
    Saluran resmi BRI meliputi Instagram: @bankbri_id, Facebook: Bank BRI, X: @BankBRI_id, @promo_BRI, dan @kontakBRI, serta TikTok: bankbri_id. Nasabah juga dapat menghubungi Sabrina di nomor 0812 1214 017, melalui email di call@bri.co.id, atau kontak BRI di 1500017, serta mengunjungi www.bri.co.id. #BRI #Sabrina #TanyaSabrinaAja

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim undian BRImo FSTVL periode 1 Agustus-31 Desember 2024 tidak benar.
    Belakangan ada pihak yang memanfaatkan nama  PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. atau BRI untuk menjerat korban, dengan berbagai modus yang sulit dibedakan dari komunikasi resmi.
    Modus yang sering digunakan adalah melalui pesan-pesan yang mengklaim berasal dari BRI, baik melalui email, SMS, maupun media sosial seperti Facebook, X, dan Instagram. Salah satu taktik favorit mereka adalah menawarkan undian berhadiah menggiurkan, mulai dari uang tunai hingga mobil mewah.
    Ingat, situs resmi BRI hanya dapat diakses melalui https://bri.co.id/. Jika kamu mengecek akun media sosial resmi BRI, khususnya di Instagram @bankbri_id, kamu tidak akan menemukan informasi mengenai BRImo FSTVL.
  • (GFD-2024-22401) Cek Fakta: Tidak Benar Raja Salman Sebut Warga Palestina Sengaja Jadi Tameng Agar Dunia Menyalahkan Israel

    Sumber:
    Tanggal publish: 03/09/2024

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan Raja Salman menyebut warga Palestina sengaja jadi tameng agar dunia menyalahkan Israel. Postingan itu beredar sejak beberapa waktu lalu.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 2 Agustus 2024.
    Dalam postingannya terdapat cuplikan layar dari artikel Detik.com berjudul:
    "Raja Salman: warga Palestina sengaja jadi tameng dengan harapan kalau di serang israel dunia akan menyalahkan israel"
    Akun itu menambahkan narasi: "Harusnya Pak Presiden Jokowi dan Menlu Retno... bisa bertanya langsung pada Raja Salman"
    Lalu benarkah postingan Raja Salman menyebut warga Palestina sengaja jadi tameng agar dunia menyalahkan Israel?

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel yang identik dengan postingan. Artikel itu diunggah Detik.com pada 19 Juni 2024 pukul 11.00 WIB.
    Kesamaan terdapat pada foto yang dipakai dan juga nama penulis artikel yakni Anisa Rizki Febiani. Namun pada postingan terjadi perubahan tanggal tayang artikel yakni dari 19 Juni 2024 menjadi 19 Juli 2024.
    Selain itu artikel asli berjudul "Raja Salman Banjir Ucapan Selamat usai Haji 2024 Sukses" bukan "Raja Salman: warga Palestina sengaja jadi tameng dengan harapan kalau di serang israel dunia akan menyalahkan israel" seperti dalam postingan.
    Berikut isi artikelnya:
    "Jakarta - Penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M telah selesai. Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud mendapat banyak ucapan selamat dari para pemimpin negara, khususnya negara Islam atas lancarnya ibadah haji tahun ini.Dilansir kantor berita Saudi SPA, Rabu (19/6/2024), Kepala Negara Kesultanan Oman Sultan Haitham bin Tarik mengucapkan selamat kepada Raja Salman atas suksesnya ibadah haji 2024. Ia memuji upaya besar Saudi dalam melayani jemaah haji.
    Begitu pula dengan Emir Negara Qatar, Syekh Tamim bin Hamad Al Thani. Selain ucapan selamat, Syekh Tamim mengungkap harapannya untuk kemakmuran dan keberlanjutan Saudi. Senada dengan itu, Wakil Emir Negara Qatar Syekh Abdullah bin Hamad Al Thani serta Perdana Menteri dan Luar Negeri Qatar Syekh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani juga menyampaikan ucapan selamat mereka kepada Penjaga Dua Masjid Suci itu.
    Imam Besar Al-Azhar, Dr Ahmed Al-Tayem turut mengucap selamat kepada Raja Salman dan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Pangeran Mohammed bin Salman (MBS). Ia menyatakan penghargaan atas upaya Kerajaan melayani para jemaah dengan berbagai fasilitasi haji dan menyediakan segala kemungkinan agar haji dapat dilaksanakn dalam suasana persatuan, solidaritas, dan kepastian.
    "Beliau berdoa kepada Allah SWT untuk melestarikan Kerajaan dan seluruh negara muslim serta melanggengkan berkah keamanan, keselamatan, perdamaian, kemakmuran dan stabilitas," tulis kantor berita SPA yang dikutip pada Rabu (19/6/2024).
    Dalam ucapan selamat yang dikirimkan kepada Raja Salman, Raja Bahrain Hamad bin Isa Al-Khalifa mengaitkan kesuksesan besar musim haji tahun ini dengan upaya luar biasa dan perhatian yang murah hati dari raja dan pemerintah Saudi, dengan semua kementerian, sektor, dan pihak terkait. pihak berwenang yang telah mengerahkan seluruh upaya dan kemampuannya untuk menyukseskan penyelenggaraan haji dan melayani jamaah dalam suasana aman, nyaman dan tenteram.
    Putra Mahkota dan Perdana Menteri Kerajaan Bahrain Pangeran Salman bin Hamad Khalifa juga menyampaikan hal serupa. Ia mengucapkan selamat atas suksesnya penyelenggaraan haji 2024.
    Ucapan selamat lainnya disampaikan oleh Emir Kuwait Sheikh Mishal Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah. Emir juga mengapresiasi perluasan yang diterapkan di Masjidil Haram serta pengembangan layanan dan teknologi pintar modern di seluruh situs suci demi memenuhi kebutuhan jemaah dan memfasilitasi pelaksanaan ibadah. Ia turut memuji peran penting Penasihat Penjaga Dua Masjid Suci, Gubernur Wilayah Makkah dan Ketua Komite Haji Pusat Pangeran Khalid Al-Faisal serta Menteri Dalam Negeri dan Komite Haji Tertinggi Pangeran Abdulaziz bin Saud bin Naif bin Abdulaziz atas upaya mereka yang tak kenal lelah.
    "Putra Mahkota Negara Kuwait Sheikh Sabah Khaled Al-Hamad Al-Sabah dan Perdana Menteri Negara Kuwait Sheikh Ahmad Abdullah Al-Ahmad Al-Sabah juga telah mengirimkan ucapan selamat kepada Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud mengucapkan selamat atas suksesnya musim haji 1445 H," bunyi keterangan berita SPA.
    Pemimpin negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk atau Leaders of the Gulf Cooperation Council (GCC) juga memberi selamat. Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Syekh Mohamed bin Zayed Al-Nahyan menyampaikan selamat kepada raja atas keberhasilannya di musim haji 2024.
    "Musim haji tahun ini tercapai atas karunia Allah SWT, dan kemurahan hati Raja Salman serta pemerintahannya yang bijaksana dan lembaga-lembaganya, untuk memastikan bahwa jamaah dapat melakukan ibadah mereka dengan tenang dan aman," katanya dalam keterangan yang dikutip dari Saudi Gazette.
    Pesan serupa disampaikan oleh Wakil Presiden UEA, Perdana Menteri dan Penguasa Dubai Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum serta Wakil Perdana Menteri dan Ketua Pengadilan Kepresidenan Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan.
    SPA turut melaporkan, Otoritas Umum Urusan Dua Masjid Suci hari ini mengumumkan keberhasilan pelaksanaan rencana operasionalnya untuk musim haji 1445 H. Dikatakan, pencapaian ini mencerminkan dedikasi dan upaya tak kenal lelah dari personel otoritas yang memastikan kelancaran dan kepuasan ibadah haji bagi semua orang."

    Kesimpulan


    Postingan Raja Salman menyebut warga Palestina sengaja jadi tameng agar dunia menyalahkan Israel adalah hoaks. Faktanya judul dalam artikel tersebut telah diedit.

    Rujukan

  • (GFD-2024-22404) [HOAKS] Paus Fransiskus Memerintahkan Umat untuk Mengikuti Pendiri WEF

    Sumber:
    Tanggal publish: 03/09/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Pemimpin Gereja Katolik Dunia Paus Fransiskus diklaim memerintahkan umat manusia untuk mengikuti pendiri Forum Ekonomi Dunia, Klaus Schwab.

    Narasi yang beredar mengeklaim, Paus mengatakan bahwa Schwab sosok yang lebih relevan dibandingkan Yesus.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar atau hoaks.

    Informasi mengenai Paus Fransiskus memerintahkan umat manusia untuk mengikuti Klaus Schwab, disebarkan oleh akun Facebook ini, pada 18 Agustus 2024.

    Pria dalam video merujuk situs web The People's Voice sebagai sumber rujukannya.

    Ia juga menyinggung soal penulisan kitab suci baru.

    Berikut narasi yang ditulis:

    Paus Fransiskus Memerintahkan Umat Manusia untuk Mengikuti 'Uskup Universal' Klaus Schwab Selama 'Akhir Zaman'

    Menurut Paus Fransiskus, dunia telah memasuki akhir zaman, yang berarti sangat penting bagi semua orang di dunia untuk tunduk kepada pendiri Forum Ekonomi Dunia, Klaus Schwab, dan menerima agendanya.

    Menurut Paus Fransiskus, Klaus Schwab telah ditunjuk sebagai "uskup universal" karena rencananya untuk mengembalikan alam ke posisi keutamaannya dalam tatanan dunia berarti ia adalah sosok yang lebih relevan daripada Yesus Kristus pada tahun 2024.

    Komentar Paus Fransiskus telah menimbulkan kemarahan di Vatikan dengan banyak uskup agung yang menyerukan agar ia dipenggal, tetapi mengingat fakta-fakta yang mengganggu yang muncul tentang paus Jesuit tersebut, haruskah kita benar-benar terkejut dengan dukungannya terhadap program eugenika dan depopulasi ala Nazi milik Schwab?

    Narasi serupa juga beredar dalam bahasa Inggris seperti yang diunggah oleh akun ini dan ini.

    Hasil Cek Fakta

    Narasi yang menuding Paus Fransiskus memerintahkan umat manusia mengikuti Klaus Schwab disebarkan oleh situs web The People's Voice.

    Situs web tersebut memiliki rekam jejak menyebarkan konspirasi dan misinformasi.

    Media Bias Fact Check mengidentifikasi situs tersebut sebagai bias ektrem sayap kanan, dengan kredibilitas rendah.

    Situs yang berbasis di Los Angeles berdiri sejak 2014 dan sering membuat artikel clickbait.

    Vatikan memang pernah menerbitkan beberapa surat yang ditujukan kepada Schwab tentang keikutsertaannya dalam pertemuan tahunan WEF di Davos. Seperti di sini, di sini, dan di sini.

    Namun tidak ada satupun yang menyebutkan penunjukannya pada posisi apa pun di dalam gereja.

    The People's Voice menggunakan istilah “universal bishop” kepada Schwab.

    Namun, istilah tersebut hanya muncul dalam satu dokumen di situs Special Assembly, buletin tentang Sidang Khusus Sinode Para Uskup untuk Timur Tengah pada 2010.

    Dokumen tersebut sama sekali tidak menyebutkan WEF atau Mr Schwab.

    Kesimpulan

    Narasi mengenai Paus Fransiskus memerintahkan umat manusia untuk mengikuti pendiri WEF, Klaus Schwab merupakan hoaks.

    Narasi disebarkan oleh situs yang memiliki rekam jejak menyebar teori konspirasi dan disinformasi.

    Vatikan tidak pernah memberi jabatan, gelar, atau mandat apa pun kepada Schwab.

    Rujukan

  • (GFD-2024-22405) [HOAKS] Bantuan Biaya Sekolah Rp 500.000 Mengatasnamakan BRI

    Sumber:
    Tanggal publish: 03/09/2024

    Berita

    KOMPAS - Beredar sebuah unggahan di media sosial dengan narasi yang menyebut adanya bantuan Rp 500.000 untuk biaya anak sekolah dari Bank Rakyat Indonesia (BRI).

    Namun, setelah ditelusuri unggahan tersebut memiliki informasi yang keliru atau hoaks.

    Narasi soal bantuan biaya sekolah mengatasnamakan BRI muncul di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.

    Dalam unggahan dijelaskan, untuk mendapat bantuan Rp 500.000, caranya dengan mengetik "hadir" dan mengubungi nomor WhatsApp yang tertera:

    ???????????? BerbagiRizki hari ini yg bilang (hadir) sya kasi???????? 500ribu gratisHkusus yang blum dapat saja ya kak

    KHUSUS YG PUNYA ANAK SEKOLAHBuat bapak ibu, khusus yang punya anaksekolah atau yang kurang mampu adabantuan 500ribu buat yangmembutuhkan

    Lanjut WA saja ya: 082337295160tidak ada jaminan maupun syarat apapun bunda ikhlas memberi

     

    Akun Facebook Tangkapan layar Facebook, bantuan biaya sekolah mengatasnamakan BRI

    Hasil Cek Fakta

    Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi memastikan informasi tersebut adalah hoaks.

    BRI tidak pernah menjanjikan bantuan biaya Rp 500.0000 bagi setiap orang tua untuk biaya sekolah anak, seperti dalam unggahan.

    "Informasi tersebut adalah hoaks dan penipuan," kata Hendy kepada Kompas.com, Senin (2/9/2024).

    Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak tidak menginformasikan kerahasiaan data pribadi serta data perbankan kepada pihak yang mengatasnamakan BRI.

    Hendy menambahkan, informasi terkait BRI bisa diakses melalui website dan akun media sosial resmi mereka.

    "BRI hanya menggunakan saluran resmi baik website maupun media sosial (verified) sebagai media komunikasi yang dapat diakses oleh masyarakat secara luas," ujarnya.

    Kesimpulan

    Narasi soal bantuan biaya sekolah Rp 500 ribu yang mengatasnamakan BRI tidak benar. 

    Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi memastikan informasi tersebut adalah hoaks.

    Menurut dia, BRI hanya menggunakan website dan media sosial resminya untuk memberikan informasi yang dapat diakses oleh masyarakat luas.

    Rujukan