tirto.id - Unggahan dengan tajuk undian berhadiah mengatasnamakan lembaga perbankan masih terus bertebaran di jagat media sosial. Kebanyakan menyertakan gambar program undian atau foto jajaran direksi bank yang bersangkutan, disertai sebuah tautan menuju laman tertentu.
Paling baru, Tirto menjumpai konten di Facebook dengan narasi undian berhadiah bagi nasabah PT Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri Syariah (Perseroda) atau Bank BRK Syariah. Akun Facebook dengan nama “Undian BRK Syari’ah Bedelau Periode II” (arsip) mengunggah narasi ini dengan tawaran beragam hadiah, disertai sebuah tautan.
“Sobat BRK Syari'ah, selamat kamu telah beruntung. Jangan lewatkan kesempatan memenangkan 𝗛𝗮𝗱𝗶𝗮𝗵 𝗨𝘁𝗮𝗺𝗮 & Berbagai 𝗵𝗮𝗱𝗶𝗮𝗵 𝗺𝗲𝗻𝗮𝗿𝗶𝗸 𝗹𝗮𝗶𝗻𝗻𝘆𝗮 berikut ini:
Undian berlaku untuk nasabah yang memiliki rekening tabungan aktif di BRK Syari'ah,” begitu bunyi narasi yang diunggah Senin (26/8/2024).
Sampai Selasa (3/9/2024), unggahan ini sudah dibagikan sebanyak 3 kali, serta meraup 69 tanda suka dan 5 komentar. Seorang pengguna Facebook di kolom komentar menyatakan, dirinya tak memiliki ATM dan tak bisa mengisikan nomor rekening, sementara ia tak mendapat kode OTP atau One Time Password.
Komentar tersebut memperlihatkan unggahan semacam ini rentan menjadi momen bagi nasabah untuk membagikan data pribadi, sehingga penting untuk diperiksa.
Lantas, benarkah informasi tersebut?
(GFD-2024-22408) Modus Penipuan Berkedok Program Undian Bank Riau Kepri Syariah
Sumber:Tanggal publish: 04/09/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Tim Riset Tirto mula-mula mengunjungi akun Instagram resmi @bank_brksyariah. Setelah menyisir unggahannya, kami tak menemukan informasi yang mengonfirmasi klaim yang beredar. Akun Facebook yang menyebarkan narasi program undian ini juga diketahui merupakan akun palsu.
Adapun akun Facebook resmi Bank BRK Syariah yakni “BRK Syariah” dengan jumlah pengikut 2.700 orang, per Selasa (3/9/2024).
Bank BRK Syariah lewat unggahan pada akun Facebook resminya telah memberi peringatan pada nasabah untuk waspada terhadap modus penipuan, mulai dari petugas bank palsu yang mengirimkan tautan melalui chat WhatsApp dan e-mail, undian berhadiah fiktif, hingga pusat bantuan palsu.
Bank BRK menyatakan, program undian berhadiah yang diselelenggarakan BRK Syariah selalu diumumkan di kanal resmi BRK Syariah.
“Selalu pastikan akun yang menghubungi Cik dan Puan merupakan akun resmi BRK Syariah, dan pastikan selalu menghubungi call center 1500470,” tulis takarir akun BRK Syariah dalam unggahan Facebooknya, Kamis (12/10/2023).
Tirto juga mencoba menelusuri tautan yang disertakan akun pengunggah palsu lewat WhereGoes. Hasilnya, kami menemukan tautan yang disertakan tak mengarah pada laman resmi Bank BRK Syariah.
Ketika mengecek foto yang beredar melalui Google Image, kami juga menjumpai gambar aslinya telah diunggah akun resmi BRK Syariah pada 1 Juli 2022. Disebutkan, Bank Riau Kepri Bedelau merupakan program undian tabungan dengan periode selama 12 bulan (berakhir September 2022).
Alih-alih mendaftar lewat tautan, program ini diselenggarakan lewat pengumpulan poin berdasarkan saldo tabungan rata-rata harian perbulan. Untuk mendapatkan mobil Pajero Sport, minimal saldo rata-rata harian perbulan Rp250 juta untuk 1 poin.
Sementara untuk mendapatkan mobil Honda Brio minimal saldo rerata harian perbulan Rp100 juta untuk 1 poin, dan untuk mendapatkan emas logam mulia Antam, minimal saldo rata rata harian perbulan Rp10 juta untuk 1 poin.
Jadi, bisa disimpulkan kalau unggahan yang mengatasnamakan undian Bank BRK Syariah ini berpotensi phising (mendapatkan data seseorang dengan teknik pengelabuhan) dan berujung pada penipuan.
Adapun akun Facebook resmi Bank BRK Syariah yakni “BRK Syariah” dengan jumlah pengikut 2.700 orang, per Selasa (3/9/2024).
Bank BRK Syariah lewat unggahan pada akun Facebook resminya telah memberi peringatan pada nasabah untuk waspada terhadap modus penipuan, mulai dari petugas bank palsu yang mengirimkan tautan melalui chat WhatsApp dan e-mail, undian berhadiah fiktif, hingga pusat bantuan palsu.
Bank BRK menyatakan, program undian berhadiah yang diselelenggarakan BRK Syariah selalu diumumkan di kanal resmi BRK Syariah.
“Selalu pastikan akun yang menghubungi Cik dan Puan merupakan akun resmi BRK Syariah, dan pastikan selalu menghubungi call center 1500470,” tulis takarir akun BRK Syariah dalam unggahan Facebooknya, Kamis (12/10/2023).
Tirto juga mencoba menelusuri tautan yang disertakan akun pengunggah palsu lewat WhereGoes. Hasilnya, kami menemukan tautan yang disertakan tak mengarah pada laman resmi Bank BRK Syariah.
Ketika mengecek foto yang beredar melalui Google Image, kami juga menjumpai gambar aslinya telah diunggah akun resmi BRK Syariah pada 1 Juli 2022. Disebutkan, Bank Riau Kepri Bedelau merupakan program undian tabungan dengan periode selama 12 bulan (berakhir September 2022).
Alih-alih mendaftar lewat tautan, program ini diselenggarakan lewat pengumpulan poin berdasarkan saldo tabungan rata-rata harian perbulan. Untuk mendapatkan mobil Pajero Sport, minimal saldo rata-rata harian perbulan Rp250 juta untuk 1 poin.
Sementara untuk mendapatkan mobil Honda Brio minimal saldo rerata harian perbulan Rp100 juta untuk 1 poin, dan untuk mendapatkan emas logam mulia Antam, minimal saldo rata rata harian perbulan Rp10 juta untuk 1 poin.
Jadi, bisa disimpulkan kalau unggahan yang mengatasnamakan undian Bank BRK Syariah ini berpotensi phising (mendapatkan data seseorang dengan teknik pengelabuhan) dan berujung pada penipuan.
Kesimpulan
Hasil penelusuran fakta menunjukkan, akun Facebook yang menyebarkan narasi program undian ini diduga merupakan akun palsu. Adapun akun Facebook resmi Bank BRK Syariah yakni “BRK Syariah” dengan jumlah pengikut 2.700 orang, per Selasa (3/9/2024).
Bank BRK Syariah lewat unggahan Facebooknya sempet memberi peringatan pada nasabah untuk waspada terhadap modus penipuan, mulai dari petugas bank palsu yang mengirimkan tautan melalui chat WhatsApp dan e-mail, undian berhadiah fiktif, dan call center palsu.
Tirto juga mencoba menelusuri tautan yang disertakan akun pengunggah palsu lewat WhereGoes. Hasilnya, kami menemukan tautan yang disertakan tak mengarah pada laman resmi Bank BRK Syariah.
Dengan begitu, narasi program undian berhadiah Bank BRK dengan tautan tertentu bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).
Bank BRK Syariah lewat unggahan Facebooknya sempet memberi peringatan pada nasabah untuk waspada terhadap modus penipuan, mulai dari petugas bank palsu yang mengirimkan tautan melalui chat WhatsApp dan e-mail, undian berhadiah fiktif, dan call center palsu.
Tirto juga mencoba menelusuri tautan yang disertakan akun pengunggah palsu lewat WhereGoes. Hasilnya, kami menemukan tautan yang disertakan tak mengarah pada laman resmi Bank BRK Syariah.
Dengan begitu, narasi program undian berhadiah Bank BRK dengan tautan tertentu bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).
Rujukan
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02h4Y1WZHQEcmAo97VRSNK7ztoP4Sab7zv4t4xafUhxsUqeZgDSrCGXhqkkpMQVzjdl&id=61565134493944
- https://ghostarchive.org/archive/RUxH2
- https://www.instagram.com/bank_brksyariah/?hl=en
- https://www.facebook.com/reel/658165446100090
- https://wheregoes.com/trace/20244769687/
- https://www.facebook.com/photo.php?fbid=588940495975795&id=109206540615862&set=a.170756117794237&locale=fi_FI
(GFD-2024-26267) CEK FAKTA: Hoaks Video Polisi Geledah Rumah Bobby Nasution Menantu Jokowi
Sumber:Tanggal publish: 04/09/2024
Berita
CEK FAKTA: Hoaks Video Polisi Geledah Rumah Bobby Nasution Menantu Jokowi
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya
Beredar video yang mengeklaim aparat kepolisian melakuan penggeledahan atas rumah menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution.
Video yang diunggah di Facebook pada 17 Agustus 2024 itu menampilkan sekelompok petugas berada di depan gerbang sebuah rumah. Mereka tampak tengah membacakan surat perintah penggeledahan.
"Rumah menantu jokowi (bobby nasution) Calon Gubernur Sumut yg diusung PKS di geledah tim gabungan," tulis keterangan di unggahan tersebut.
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya
Beredar video yang mengeklaim aparat kepolisian melakuan penggeledahan atas rumah menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution.
Video yang diunggah di Facebook pada 17 Agustus 2024 itu menampilkan sekelompok petugas berada di depan gerbang sebuah rumah. Mereka tampak tengah membacakan surat perintah penggeledahan.
"Rumah menantu jokowi (bobby nasution) Calon Gubernur Sumut yg diusung PKS di geledah tim gabungan," tulis keterangan di unggahan tersebut.
Hasil Cek Fakta
Pencarian gambar terbalik di Google menemukan versi video yang lebih panjang di sebuah akun TikTok media lokal Sumatra, Sumsel 24detik pada 15 Agustus.
Video lengkapnya menunjukkan petugas sedang menggeledah dua rumah. Video itu dipublikasikan dengan keterangan yang menyebut bahwa kedua rumah itu dimiliki oleh "Bobby" seorang pemimpin perusahaan yang bernama PT Bobby Jaya Perkasa.
Dilaporkan bahwa satuan tugas gabungan yang terdiri dari anggota Polres Muara Enim dan Polda Sumatra Selatan menggeledah rumah itu untuk mencari barang bukti.
Tidak ada laporan dan berita yang menyebut bahwa pemilik rumah itu adalah Bobby Nasution, sang menantu Presiden Jokowi.
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Video lengkapnya menunjukkan petugas sedang menggeledah dua rumah. Video itu dipublikasikan dengan keterangan yang menyebut bahwa kedua rumah itu dimiliki oleh "Bobby" seorang pemimpin perusahaan yang bernama PT Bobby Jaya Perkasa.
Dilaporkan bahwa satuan tugas gabungan yang terdiri dari anggota Polres Muara Enim dan Polda Sumatra Selatan menggeledah rumah itu untuk mencari barang bukti.
Tidak ada laporan dan berita yang menyebut bahwa pemilik rumah itu adalah Bobby Nasution, sang menantu Presiden Jokowi.
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Rujukan
(GFD-2024-22428) CEK FAKTA: Hoaks Video Polisi Geledah Rumah Bobby Nasution Menantu Jokowi
Sumber:Tanggal publish: 04/09/2024
Berita
CEK FAKTA: Hoaks Video Polisi Geledah Rumah Bobby Nasution Menantu Jokowi
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya
Beredar video yang mengeklaim aparat kepolisian melakuan penggeledahan atas rumah menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution.
Video yang diunggah di Facebook pada 17 Agustus 2024 itu menampilkan sekelompok petugas berada di depan gerbang sebuah rumah. Mereka tampak tengah membacakan surat perintah penggeledahan.
"Rumah menantu jokowi (bobby nasution) Calon Gubernur Sumut yg diusung PKS di geledah tim gabungan," tulis keterangan di unggahan tersebut.
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya
Beredar video yang mengeklaim aparat kepolisian melakuan penggeledahan atas rumah menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution.
Video yang diunggah di Facebook pada 17 Agustus 2024 itu menampilkan sekelompok petugas berada di depan gerbang sebuah rumah. Mereka tampak tengah membacakan surat perintah penggeledahan.
"Rumah menantu jokowi (bobby nasution) Calon Gubernur Sumut yg diusung PKS di geledah tim gabungan," tulis keterangan di unggahan tersebut.
Hasil Cek Fakta
Pencarian gambar terbalik di Google menemukan versi video yang lebih panjang di sebuah akun TikTok media lokal Sumatra, Sumsel 24detik pada 15 Agustus.
Video lengkapnya menunjukkan petugas sedang menggeledah dua rumah. Video itu dipublikasikan dengan keterangan yang menyebut bahwa kedua rumah itu dimiliki oleh "Bobby" seorang pemimpin perusahaan yang bernama PT Bobby Jaya Perkasa.
Dilaporkan bahwa satuan tugas gabungan yang terdiri dari anggota Polres Muara Enim dan Polda Sumatra Selatan menggeledah rumah itu untuk mencari barang bukti.
Tidak ada laporan dan berita yang menyebut bahwa pemilik rumah itu adalah Bobby Nasution, sang menantu Presiden Jokowi.
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Video lengkapnya menunjukkan petugas sedang menggeledah dua rumah. Video itu dipublikasikan dengan keterangan yang menyebut bahwa kedua rumah itu dimiliki oleh "Bobby" seorang pemimpin perusahaan yang bernama PT Bobby Jaya Perkasa.
Dilaporkan bahwa satuan tugas gabungan yang terdiri dari anggota Polres Muara Enim dan Polda Sumatra Selatan menggeledah rumah itu untuk mencari barang bukti.
Tidak ada laporan dan berita yang menyebut bahwa pemilik rumah itu adalah Bobby Nasution, sang menantu Presiden Jokowi.
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Rujukan
(GFD-2024-22431) Partai Perubahan besutan Anies Baswedan buka pendaftaran, benarkah?
Sumber:Tanggal publish: 04/09/2024
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) - Politikus Anies Baswedan dalam sebuah video pernyataan pada akun YouTube mengatakan akan membentuk ormas atau partai baru setelah dirinya tidak lagi terlibat dalam kontestasi Pilkada 2024.
Namun dalam video tersebut tidak disebutkan apa nama partai ataupun ormas baru besutan Anies Baswedan tersebut.
Sebuah unggahan video di Facebook menampilkan video Anies dan narasi yang mengimbau masyarakat untuk ikut bergabung bersama partai barunya, yang dinamakan Partai Perubahan.
Berikut narasi imbauan dalam video Facebook tersebut:
“MARI BERGABUNG BERSAMA PARTAI PERUBAHAN”
Namun dalam video tersebut tidak disebutkan apa nama partai ataupun ormas baru besutan Anies Baswedan tersebut.
Sebuah unggahan video di Facebook menampilkan video Anies dan narasi yang mengimbau masyarakat untuk ikut bergabung bersama partai barunya, yang dinamakan Partai Perubahan.
Berikut narasi imbauan dalam video Facebook tersebut:
“MARI BERGABUNG BERSAMA PARTAI PERUBAHAN”
Hasil Cek Fakta
Dalam laman Instagram dan X resminya, Anies Baswedan menyatakan formulir, QR code, nomor rekening untuk menyumbang atau uang pendaftaran untuk masuk partai baru Anies merupakan hoaks.
“Saya tegaskan itu semua bukan dari saya dan kami tidak pernah mengedarkan apapun juga,” ujar Anies dalam videonya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap kritis dan hati-hati karena sampai saat video yang diunggah (31/08/2024) belum ada formulir ataupun edaran apapun terkait ormas atau partainya.
Klaim: Partai Perubahan besutan Anies Baswedan buka pendaftaran
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
“Saya tegaskan itu semua bukan dari saya dan kami tidak pernah mengedarkan apapun juga,” ujar Anies dalam videonya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap kritis dan hati-hati karena sampai saat video yang diunggah (31/08/2024) belum ada formulir ataupun edaran apapun terkait ormas atau partainya.
Klaim: Partai Perubahan besutan Anies Baswedan buka pendaftaran
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Rujukan
Halaman: 2905/7923




