CEK FAKTA: Hoaks Cover Majalah Tempo Bergambar Gibran tentang Jejak Fufufafa di Kaskus
Benarkah cover Majalah Tempo bergambar Gibran tentang jejak Fufufafa di Kaskus?
Beredar di media sosial, sampul majalah Tempo dengan ilustrasi Wakil Presiden Terpilih Gibran Rakabuming Raka yang diisukan sebagai pemilik akun Fufufafa di Kaskus. Akun Fufufafa ini diisukan milik Gibran dan diklaim dulunya aktif menyerang Prabowo Subianto.
Cover Majalah Tempo tersebut berjudul "PUSING NGAPUSIN JEJAK FUFUFAFA DI KASKUS."
Lantas, benarkah cover Majalah Tempo bergambar Gibran tentang jejak Fufufafa di Kaskus? Simak penelusurannya;
(GFD-2024-26393) CEK FAKTA: Hoaks Cover Majalah Tempo Bergambar Gibran tentang Jejak Fufufafa di Kaskus
Sumber:Tanggal publish: 06/09/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Penelusuran dilakukan dengan memasukkan judul “Pusing Ngapusin Jejak Fufufafa di Kaskus” ke laman resmi Majalah Tempo. Hasilnya tidak temukan judul seperti yang beredar tersebut.
Namun cover tersebut identik dengan Majalah Tempo yang terbit pada edisi 15 Oktober 2023 dengan judul "Gerilya untuk Putra Mahkota". Dalam edisi itu, Tempo menulis laporan panjang bagaimana upaya Presiden Jokowi yang menduetkan Gibran Rakabuming Raka dengan Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden 2024.
Sementara itu dilansir dari Tempo, Pimpinan Redaksi Majalah Tempo, Setri Yasra, mengatakan bahwa cover majalah Tempo yang memperlihatkan gambar Gibran Rakabuming Raka dengan judul "Pusing Ngapusin Jejak Fufufafa di Kaskus” merupakan cover yang tidak pernah diproduksi oleh Tempo.
Cover tersebut terlihat merupakan hasil rekayasa digital dengan mencomot cover Tempo yang asli dan menempelkan judul yang tidak jelas dan tidak pernah dipublikasikan oleh tempo. Dalam bekerja Tempo sangat menjunjung tinggi nilai kejujuran, integritas, dan konsistensi.
"Tempo tidak pernah membuat cover seperti ini. Tindakan ini jelas tidak bertanggungjawab itu merugikan Tempo. Kami berharap publik tidak mempercayainya," kata Setri saat dihubungi Selasa (3/9).
Namun cover tersebut identik dengan Majalah Tempo yang terbit pada edisi 15 Oktober 2023 dengan judul "Gerilya untuk Putra Mahkota". Dalam edisi itu, Tempo menulis laporan panjang bagaimana upaya Presiden Jokowi yang menduetkan Gibran Rakabuming Raka dengan Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden 2024.
Sementara itu dilansir dari Tempo, Pimpinan Redaksi Majalah Tempo, Setri Yasra, mengatakan bahwa cover majalah Tempo yang memperlihatkan gambar Gibran Rakabuming Raka dengan judul "Pusing Ngapusin Jejak Fufufafa di Kaskus” merupakan cover yang tidak pernah diproduksi oleh Tempo.
Cover tersebut terlihat merupakan hasil rekayasa digital dengan mencomot cover Tempo yang asli dan menempelkan judul yang tidak jelas dan tidak pernah dipublikasikan oleh tempo. Dalam bekerja Tempo sangat menjunjung tinggi nilai kejujuran, integritas, dan konsistensi.
"Tempo tidak pernah membuat cover seperti ini. Tindakan ini jelas tidak bertanggungjawab itu merugikan Tempo. Kami berharap publik tidak mempercayainya," kata Setri saat dihubungi Selasa (3/9).
Kesimpulan
Cover Majalah Tempo dengan ilustrasi Gibran Rakabuming Raka berjudul "PUSING NGAPUSIN JEJAK FUFUFAFA DI KASKUS," merupakan hasil editan.
Faktanya cover tersebut identik dengan cover Majalah Tempo yang terbit pada edisi 15 Oktober 2023 dengan judul "Gerilya untuk Putra Mahkota"
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Faktanya cover tersebut identik dengan cover Majalah Tempo yang terbit pada edisi 15 Oktober 2023 dengan judul "Gerilya untuk Putra Mahkota"
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Rujukan
(GFD-2024-22468) [SALAH] Suporter Timnas Indonesia Sambut Kedatangan Lamine Yamal
Sumber: Youtube.comTanggal publish: 06/09/2024
Berita
JAKARTA MACET TOTAL‼️ JUTAAN SUPORTER TIMNAS INDONESIA MENYAMBUT KEDATANGAN LAMINEY YAMAL
Hasil Cek Fakta
Beredar video di Youtube yang mengatakan bahwa pemain Timnas Spanyol datang ke Jakarta dan disambut oleh suporter Timnas Indonesia. Video ini diunggah oleh kanal Youtube GL Sport news pada 28 Agustus 2024.
Setelah dilihat video secara keseluruhan, ternyata isi video berbeda dengan judul yang diangkat. Narator dalam video hanya berbicara mengenai Spanyol yang berhasil menjuarai Piala Eropa 2024 berkat kontribusi 2 pemain imigran Nico Williams dan Lamine Yamal. Pemeriksa fakta mencoba mencari pernyataan terkait dan menemukan di laman http://melintas.id.
Selain itu, dikutip dari http://bola.net pada 28 Agustus 2024 Lamine Yamal diketahui sedang bertanding untuk klubnya Barcelona. Yamal membantu tim mengamankan tiga poin di laga melawan Rayo Vallecano dengan skor akhir 2-1 kemenangan untuk Barcelona.
Dengan demikian, tidak benar informasi bahwa di atas.
Setelah dilihat video secara keseluruhan, ternyata isi video berbeda dengan judul yang diangkat. Narator dalam video hanya berbicara mengenai Spanyol yang berhasil menjuarai Piala Eropa 2024 berkat kontribusi 2 pemain imigran Nico Williams dan Lamine Yamal. Pemeriksa fakta mencoba mencari pernyataan terkait dan menemukan di laman http://melintas.id.
Selain itu, dikutip dari http://bola.net pada 28 Agustus 2024 Lamine Yamal diketahui sedang bertanding untuk klubnya Barcelona. Yamal membantu tim mengamankan tiga poin di laga melawan Rayo Vallecano dengan skor akhir 2-1 kemenangan untuk Barcelona.
Dengan demikian, tidak benar informasi bahwa di atas.
Kesimpulan
Tidak benar klaim tersebut. Isi video berbeda dengan judul yang diangkat. Narator dalam video hanya membacakan berita yang ditemukan di laman http://melintas.id tentang kontribusi Lamine Yamal dan Nico Williams. Selain itu, saat ini Lamine Yamal sedang membantu klubnya Barcelona bertanding.
Rujukan
(GFD-2024-22469) [PENIPUAN] Inul Bagikan Motor Dengan Susun Kata
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 06/09/2024
Berita
kota apakah ini…?
M-E-D-N-A
bisa SUSUN kota di atas Bunda Kasih Motor Baru !!!
M-E-D-N-A
bisa SUSUN kota di atas Bunda Kasih Motor Baru !!!
Hasil Cek Fakta
Sebuah unggahan di Facebook memperlihatkan penyanyi dangdut Indonesia Inul Daratista yang membagikan motor kepada masyarakat dengan syarat menyusun nama kota yang disertakan. Video tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama @bisnisbundatoto yang diunggah pada 29 Agustus 2024.
Setelah dilakukan penelusuran, ternyata informasi tersebut tidaklah benar. Akun yang mengunggah video tersebut bukanlah akun asli Inul Daratista. Pemeriksa fakta menemukan akun Facebook asli Inul bernama Inul Daratista yang memiliki lebih dari 600 ribu pengikut.
Selain itu, unggahan ini juga menyertakan nomor Whatsapp di komentar untuk mengklaim hadiah. Dilansir dari pemeriksa fakta Mafindo sebelumnya, klaim seperti itu sering ditemukan dan mengarah ke bentuk penipuan sehingga masyarakat dihimbau untuk hati-hati dan tidak mudah percaya.
Setelah dilakukan penelusuran, ternyata informasi tersebut tidaklah benar. Akun yang mengunggah video tersebut bukanlah akun asli Inul Daratista. Pemeriksa fakta menemukan akun Facebook asli Inul bernama Inul Daratista yang memiliki lebih dari 600 ribu pengikut.
Selain itu, unggahan ini juga menyertakan nomor Whatsapp di komentar untuk mengklaim hadiah. Dilansir dari pemeriksa fakta Mafindo sebelumnya, klaim seperti itu sering ditemukan dan mengarah ke bentuk penipuan sehingga masyarakat dihimbau untuk hati-hati dan tidak mudah percaya.
Kesimpulan
Informasi di atas tidaklah benar karena akun yang mengunggah video bukanlah akun asli milik Inul Daratista. Masyarakat dihimbau untuk tidak mudah percaya dan hati-hati karena konten di atas dapat diindikasikan sebagai penipuan.
Rujukan
(GFD-2024-22470) [SALAH] Ikan Berkepala Harimau
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 06/09/2024
Berita
Jenis ikan apa ya ?
Kira kira kalau digoreng aman tidak ya ?
Kira kira kalau digoreng aman tidak ya ?
Hasil Cek Fakta
Sebuah unggahan di Facebook memperlihatkan video seekor ikan yang memiliki kepala dan corak seperti harimau. Video ini diunggah oleh akun bernama @Arisman pada 1 Agustus 2024.
Setelah dilakukan penelusuran, ternyata video tersebut hasil buatan AI. Pemeriksa fakta mencoba melakukan penelusuran dengan alat pendeteksi AI yaitu Hive Moderation dan Brandwell Image Detector. Pemeriksa fakta memeriksa dengan mengunggah tangkapan layar video ikan berkepala harimau di dua alat tersebut. Hasilnya, di Hive Moderation ditemukan 96 persen buatan AI dan di Image Detector Brandwell ditemukan 99 persen bahwa ikan berkepala harimau tersebut juga buatan AI.
Dengan demikian tidaklah benar video yang memperlihatkan ikan berkepala harimau.
Setelah dilakukan penelusuran, ternyata video tersebut hasil buatan AI. Pemeriksa fakta mencoba melakukan penelusuran dengan alat pendeteksi AI yaitu Hive Moderation dan Brandwell Image Detector. Pemeriksa fakta memeriksa dengan mengunggah tangkapan layar video ikan berkepala harimau di dua alat tersebut. Hasilnya, di Hive Moderation ditemukan 96 persen buatan AI dan di Image Detector Brandwell ditemukan 99 persen bahwa ikan berkepala harimau tersebut juga buatan AI.
Dengan demikian tidaklah benar video yang memperlihatkan ikan berkepala harimau.
Kesimpulan
Video yang memperlihatkan ikan kepala harimau merupakan buatan AI. Pemeriksa fakta sudah memeriksa kebenarannya melalui alat pendeteksi AI dan ditemukan 96 hingga 99 persen unggahan tersebut hasil AI.
Rujukan
Halaman: 2894/7923




