(GFD-2024-22471) [SALAH ] Obati Diabetes Dengan Rebusan Bawang Bombai dan Soda
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 06/09/2024
Berita
Jika Anda seorang penderita diabetes, tonton saja video ini…
Hasil Cek Fakta
Artikel disadur dari Kompas
Beredar unggahan di Facebook yang menyatakan bahwa rebusan bawang bombai yang dicampur dengan soda dapat mengatasi kelebihan gula hanya dalam satu hari. Video ini diunggah oleh akun @Medical Blog pada 27 Agustus 2024 dan sudah disukai lebih dari 15 ribu pengguna.
Setelah dilakukan penelusuran ternyata unggahan ini tidak benar. Video yang diunggah tidak menunjukkan bawang bombai sebagai obatnya melainkan bawang merah. Selain itu, dilansir dari http://Kompas.com, Dokter spesialis penyakit dalam sekaligus Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Profesor Dr dr Ari Fahrial Syam memastikan kepada http://Kompas.com, narasi dalam video merupakan hoaks.
Sementara itu, masih dilansir dari http://Kompas.com Dokter penyakit dalam dari Junior Doctors Network (JDN) Indonesia, Andi Khomeini Takdir mengatakan, rebusan bawang bawang bombai dan minuman bersoda tidak dapat menyembuhkan diabetes. Dari penelitian yang telah dilakukan, bawang bombai memang dapat menurunkan glukosa dalam darah, berdasarkan uji coba pada mencit dan tikus. Namun penderita diabetes tipe 2 umumnya dianjurkan mengurangi konsumsi minuman yang mengandung gula tinggi salah satunya minuman bersoda.
Dengan demikian, informasi yang menyatakan bahwa rebusan bawang bombai dan soda dapat mengatasi diabetes atau kelebihan gula tidaklah benar.
Beredar unggahan di Facebook yang menyatakan bahwa rebusan bawang bombai yang dicampur dengan soda dapat mengatasi kelebihan gula hanya dalam satu hari. Video ini diunggah oleh akun @Medical Blog pada 27 Agustus 2024 dan sudah disukai lebih dari 15 ribu pengguna.
Setelah dilakukan penelusuran ternyata unggahan ini tidak benar. Video yang diunggah tidak menunjukkan bawang bombai sebagai obatnya melainkan bawang merah. Selain itu, dilansir dari http://Kompas.com, Dokter spesialis penyakit dalam sekaligus Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Profesor Dr dr Ari Fahrial Syam memastikan kepada http://Kompas.com, narasi dalam video merupakan hoaks.
Sementara itu, masih dilansir dari http://Kompas.com Dokter penyakit dalam dari Junior Doctors Network (JDN) Indonesia, Andi Khomeini Takdir mengatakan, rebusan bawang bawang bombai dan minuman bersoda tidak dapat menyembuhkan diabetes. Dari penelitian yang telah dilakukan, bawang bombai memang dapat menurunkan glukosa dalam darah, berdasarkan uji coba pada mencit dan tikus. Namun penderita diabetes tipe 2 umumnya dianjurkan mengurangi konsumsi minuman yang mengandung gula tinggi salah satunya minuman bersoda.
Dengan demikian, informasi yang menyatakan bahwa rebusan bawang bombai dan soda dapat mengatasi diabetes atau kelebihan gula tidaklah benar.
Kesimpulan
Tidak benar mengatasi diabetes dengan rebusan bawang bombai dan minuman soda. Dari penelitian yang sudah dilakukan bawang bombai memang dapat menurunkan glukosa dalam darah namun minuman bersoda justru mengandung gula tinggi sehingga tidak dianjurkan dikonsumsi untuk penderita diabetes khususnya tipe 2.
Rujukan
(GFD-2024-22477) [SALAH] JOKOWI DAN PRABOWO SALING BONGKAR KASUS BESAR DI RI
Sumber: youtube.comTanggal publish: 06/09/2024
Berita
GEMP4RR!! KOALISII SUDAH PEC4H, PRABOWO DAN J0KOWI SALING SER4NG! ~ BREAKING NEWS
BREAKING NEWS
JOKOWI DAN PRABOWO RETAK
KINI SALING BONGKAR KASUS BESAR RI
BREAKING NEWS
JOKOWI DAN PRABOWO RETAK
KINI SALING BONGKAR KASUS BESAR RI
Hasil Cek Fakta
Beredar sebuah video dari channel youtube bernama Infotama News bernarasikan Jokowi dan Prabowo saling bongkar kasus besar di Republik Indonesia (RI). Video tersebut beredar pada 1 September 2024.
Setelah dilakukan penelusuran, gambar thumbnail yang ditampilkan dalam video tersebut merupakan hasil manipulasi dari gabungan beberapa gambar berbeda. Beberapa cuplikan video yang ditampilkan juga tidak mendukung klaim narasi.
Narator dalam video hanya membacakan ulang artikel dari rmol.id berjudul “Kemesraan Jokowi dan Prabowo Kini Sudah Retak”. Artikel ini membahas tentang indikasi keretakan hubungan Jokowi dan Prabowo yang terlihat dalam narasi politik yang dibangun Jokowi maupun Prabowo di kesempatan terpisah.
Selain itu narator juga membacakan artikel lain dari rmol.id dengan judul “KPK Perlu Dalami Sumber Dana Jet Pribadi Kaesang Pangarep”. Narasi tersebut membahas tentang Pakar Kebijakan Publik Achmad Nur Hidayat yang mengatakan Kaesang Pangarep harus menjelaskan asal usul jet pribadi yang dia pakai ke Amerika Serikat bersama istrinya itu harus menjadi terang di publik.
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim narasi yang menyatakan Jokowi dan Prabowo saling bongkar kasus besar di RI tidak terbukti dan termasuk ke dalam konten yang dimanipulasi.
Setelah dilakukan penelusuran, gambar thumbnail yang ditampilkan dalam video tersebut merupakan hasil manipulasi dari gabungan beberapa gambar berbeda. Beberapa cuplikan video yang ditampilkan juga tidak mendukung klaim narasi.
Narator dalam video hanya membacakan ulang artikel dari rmol.id berjudul “Kemesraan Jokowi dan Prabowo Kini Sudah Retak”. Artikel ini membahas tentang indikasi keretakan hubungan Jokowi dan Prabowo yang terlihat dalam narasi politik yang dibangun Jokowi maupun Prabowo di kesempatan terpisah.
Selain itu narator juga membacakan artikel lain dari rmol.id dengan judul “KPK Perlu Dalami Sumber Dana Jet Pribadi Kaesang Pangarep”. Narasi tersebut membahas tentang Pakar Kebijakan Publik Achmad Nur Hidayat yang mengatakan Kaesang Pangarep harus menjelaskan asal usul jet pribadi yang dia pakai ke Amerika Serikat bersama istrinya itu harus menjadi terang di publik.
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim narasi yang menyatakan Jokowi dan Prabowo saling bongkar kasus besar di RI tidak terbukti dan termasuk ke dalam konten yang dimanipulasi.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Pekik Jalu Utomo.
Informasi menyesatkan. Selain thumbnail merupakan hasil manipulasi, dalam video juga tidak ditemukan informasi terkait Jokowi dan Prabowo saling bongkar kasus besar di RI.
Informasi menyesatkan. Selain thumbnail merupakan hasil manipulasi, dalam video juga tidak ditemukan informasi terkait Jokowi dan Prabowo saling bongkar kasus besar di RI.
Rujukan
(GFD-2024-22478) [SALAH] DPR DIBAKAR DAN POLISI DISIRAM AIR KERAS
Sumber: youtube.comTanggal publish: 06/09/2024
Berita
DETIK² DPR DI BAKAR, HINGGA POLISI DI SIRAM AIR KERAS . @garispolitik1320
MENGEJUTKAN..!
DETIK2 DPR DIBAKAR..!
HINGGA POLISI DI SIRAM AIR KERAS
MENGEJUTKAN..!
DETIK2 DPR DIBAKAR..!
HINGGA POLISI DI SIRAM AIR KERAS
Hasil Cek Fakta
Sebuah video bernarasikan DPR dibakar hingga polisi disiram air keras beredar dari channel youtube bernama Garis Politik pada 1 September 2024.
Setelah ditelusuri, dari awal hingga akhir video tidak terdapat informasi terkait klaim narasi yang beredar. Thumbnail yang ditampilkan juga merupakan hasil manipulasi dari gabungan beberapa gambar berbeda.
Narasi yang dibacakan dalam video tersebut bersumber dari artikel kumparan.com berjudul “Hiasan Merah Putih di Pagar DPR Dibakar Massa Demo”. Artikel ini membahas tentang massa demo Kawal Putusan MK yang membakar hiasan merah putih yang terpasang di pagar DPR, Kamis 22 Agustus 2024.
Selain itu terdapat juga narasi yang membahas tentang Polda Metro Jaya yang mengimbau penyiram air keras kepada anggotanya yang membubarkan aksi tawuran di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara, Kamis, 29 Agustus 2024 untuk segera menyerahkan diri. Narasi tersebut bersumber dari salah satu artikel tempo.co yang berjudul “Polisi Disiram Air Keras saat Bubarkan Tawuran di Jatinegara, Polda Metro Jaya: Pelaku sedang Diburu”.
Berdasarkan penjelasan di atas, kaim narasi yang disebarluaskan oleh channel youtube Garis Politik adalah keliru dan termasuk ke dalam konten yang dimanipulasi.
Setelah ditelusuri, dari awal hingga akhir video tidak terdapat informasi terkait klaim narasi yang beredar. Thumbnail yang ditampilkan juga merupakan hasil manipulasi dari gabungan beberapa gambar berbeda.
Narasi yang dibacakan dalam video tersebut bersumber dari artikel kumparan.com berjudul “Hiasan Merah Putih di Pagar DPR Dibakar Massa Demo”. Artikel ini membahas tentang massa demo Kawal Putusan MK yang membakar hiasan merah putih yang terpasang di pagar DPR, Kamis 22 Agustus 2024.
Selain itu terdapat juga narasi yang membahas tentang Polda Metro Jaya yang mengimbau penyiram air keras kepada anggotanya yang membubarkan aksi tawuran di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara, Kamis, 29 Agustus 2024 untuk segera menyerahkan diri. Narasi tersebut bersumber dari salah satu artikel tempo.co yang berjudul “Polisi Disiram Air Keras saat Bubarkan Tawuran di Jatinegara, Polda Metro Jaya: Pelaku sedang Diburu”.
Berdasarkan penjelasan di atas, kaim narasi yang disebarluaskan oleh channel youtube Garis Politik adalah keliru dan termasuk ke dalam konten yang dimanipulasi.
Kesimpulan
Faktanya tidak ditemukan informasi kredibel terkait DPR dibakar hingga polisi disiram air keras. Selain thumbnail merupakan hasil manipulasi, video tersebut hanya berisi cuplikan dari beberapa peristiwa berbeda yang tidak berkaitan.
Rujukan
(GFD-2024-22480) Gibran Rakabuming gagal dilantik karena akun Fufufafa, benakah?
Sumber:Tanggal publish: 06/09/2024
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di YouTube berdurasi 8 menit menarasikan Wakil Presiden Terpilih Gibran Rakabuming Raka gagal dilantik karena dianggap menghina anak Prabowo dengan menggunakan akun media sosialnya.
Sebelumnya, ramai di media sosial yang menarasikan sebuah akun bernama Fufufafa yang diduga milik Gibran, dan disebut-sebut menghina Presiden Terpilih Prabowo Subianto dan anaknya beberapa tahun yang lalu.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“GEMP4RR!! GIBRAN G4G4L DIL4NTIK SETELAH KETHU4N HINA PR4BOWO DAN ANAKNYA ~ BREAKING NEWS”
Namun, benarkah jejak digital Gibran yang menghina Prabowo menjadi alasan Gibran gagal dilantik?
Sebelumnya, ramai di media sosial yang menarasikan sebuah akun bernama Fufufafa yang diduga milik Gibran, dan disebut-sebut menghina Presiden Terpilih Prabowo Subianto dan anaknya beberapa tahun yang lalu.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“GEMP4RR!! GIBRAN G4G4L DIL4NTIK SETELAH KETHU4N HINA PR4BOWO DAN ANAKNYA ~ BREAKING NEWS”
Namun, benarkah jejak digital Gibran yang menghina Prabowo menjadi alasan Gibran gagal dilantik?
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran, unggahan video tersebut hanya menggabungkan beberapa potongan video Gibran. Salah satunya video respon Gibran soal isu hubungan Jokowi dan Prabowo yang diisukan merenggang. Seperti yang diunggah Kompas TV.
Kemudian narator hanya membacakan artikel Jawapos yang berjudul “Kronologi Trending Topik Fufufafa yang Diduga Ditulis oleh Gibran Rakabuming Raka: Sebut Prabowo Subianto Punya Anak H*mo dan Pecatan TNI”. Dalam artikel tersebut, tidak ada narasi yang menyebutkan Gibran gagal dilantik karena kontroversi jejak digitalnya. Hingga saat ini, belum ada klarifikasi terkait siapa sebenarnya dibalik akun tersebut.
Klaim: Gibran Rakabuming gagal dilantik karena akun Fufufafa
Rating: Hoaks
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Kemudian narator hanya membacakan artikel Jawapos yang berjudul “Kronologi Trending Topik Fufufafa yang Diduga Ditulis oleh Gibran Rakabuming Raka: Sebut Prabowo Subianto Punya Anak H*mo dan Pecatan TNI”. Dalam artikel tersebut, tidak ada narasi yang menyebutkan Gibran gagal dilantik karena kontroversi jejak digitalnya. Hingga saat ini, belum ada klarifikasi terkait siapa sebenarnya dibalik akun tersebut.
Klaim: Gibran Rakabuming gagal dilantik karena akun Fufufafa
Rating: Hoaks
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Rujukan
Halaman: 2895/7923



