KOMPAS.com - Tersiar kabar bahwa Cadas Pangeran di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat mengalami longsor pada Selasa (2/1/2024).
Melalui sebuah video yang beredar, tampak mobil tertimpa longsoran tanah.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi dalam video tidak benar atau hoaks.
Informasi Cadas Pangeran longsor pada awal Januari 2024, disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, ini, dan ini.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun:
Tanah LongsorTelah terjadi pada jam 13.50 tgl 2 Jan 2024, kecelakaan karena bukit yang longsor di daerah Cadas Pangeran... jalan ke arah Bandung.
Di jalur sepanjang tebing" Cadas Pangeran sering terjadi longsor yg tiba" apalagi kalau di musim Hujan disertai oleh angin badai, Harap Hati" Waspada & Ber Do'a.
Terjadi tiga rentetan gempa bumi di wilayah Sumedang, Jawa Barat dengan kekuatan 4,1 Magnitudo, 3,4 magnitudo, dan 4,8 magnitudo.
Setelah terjadi gempa, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sempat mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan perbukitan yang rawan longsor.
"Namun begitu, warga di Sumedang harus tetap waspada, terutama di wilayah perbukitan, karena gempa yang terjadi dapat memicu bencana longsor. Mengingat, Sumedang ini memang didominasi kawasan perbukitan yang rawan longsor," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono pada Minggu (31/12/2023) dilansir Kompas.com.
Meski benar terjadi gempa bumi, tetapi wilayah Cadas Pangeran, Sumedang terpantau aman.
Kepala Kepolisian Resor Sumedang AKBP Joko Dwi Harsono memastikan bahwa kabar Cadas Pangeran longsor tidak benar.
"Seperti di video itu, kejadiannya benar tapi terjadi tahun 2022, bukan terjadi pasca-gempa saat ini, jadi video tersebut termasuk hoaks. Sehingga, kami mengimbau warga untuk tidak termakan hoaks yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat," ujar Dwi Selasa (2/1/2024), dikutip dari Kompas.com.
Ia memastikan kondisi Cadas Pangeran dapat dilalui dengan aman.
(GFD-2024-14947) [HOAKS] Cadas Pangeran Longsor Awal Januari 2024
Sumber: kompas.comTanggal publish: 04/01/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Kesimpulan
Video Cadas Pangeran longsor pada awal Januari 2024 merupakan konten dengan konteks keliru.
Video yang beredar merupakan kejadian pada 2022. Setelah gempa Sumedang pada 31 Desember 2023, Cadas Pangeran terpantau aman di awal Januari 2024.
Kapolres Sumedang AKBP Joko Dwi Harsono memastikan Cadas Pangeran tidak longsor dan dapat dilalui dengan aman.
Video yang beredar merupakan kejadian pada 2022. Setelah gempa Sumedang pada 31 Desember 2023, Cadas Pangeran terpantau aman di awal Januari 2024.
Kapolres Sumedang AKBP Joko Dwi Harsono memastikan Cadas Pangeran tidak longsor dan dapat dilalui dengan aman.
Rujukan
- https://www.facebook.com/djokorachmadsholeh017/videos/1574328106305750
- https://www.facebook.com/61554137057080/videos/735758231461608
- https://www.facebook.com/khusnul.nurmillah/videos/918300233041131/
- https://www.facebook.com/putra.yakaifaha/videos/1417942718795673
- https://www.facebook.com/61551070955569/videos/920323956160590
- https://regional.kompas.com/read/2024/01/01/01140301/bmkg-sumber-gempa-sumedang-belum-teridentifikasi-warga-di-lereng-bukit
- https://bandung.kompas.com/read/2024/01/02/163702478/beredar-hoaks-cadas-pangeran-longsor-polisi-buru-penyebarnya
- https://t.me/kompascomupdate
(GFD-2024-14946) Cek Fakta: Hoaks Video Mantan Menkes Nila Moeloek Promosi Obat Prostat
Sumber: liputan6.comTanggal publish: 05/01/2024
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan video mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moeloek mempromosikan obat prostat. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 26 Desember 2023.
Dalam postingannya terdapat video berdurasi 49 detik dengan narasi sebagai berikut:
"Wawancara Eksklusif: Dr Nila Moeloek berbagi solusi paling efektif untuk prostatitis"
Akun itu menambahkan narasi:
"Pria Wajib Tahu! Cara Cepat Redakan Prostatitis! đĄď¸STOP! Jangan Biarkan Prostatitis Mengontrol Hidup Anda!"
Lalu benarkah postingan video mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moeloek mempromosikan obat prostat?
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel dari Liputan6.com berjudul "Mantan Menkes Nila Moeloek Muncul di Iklan Obat Prostat, Kemenkes: Hoaks" yang tayang 4 Januari 2024.
Berikut isi artikelnya:
"Liputan6.com, Jakarta - Sebuah video iklan obat prostat yang memunculkan mantan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nila Moeloek beredar di Facebook. Dalam video tersebut terlihat Nila meng-endorse produk obat prostat.
Video iklan obat prostat ini di unggah di akun "Keseimbangan Hidup: Energi dan Kebahagiaan" tanggal 26 Desember 2023. Keterangan video iklan obat prostat bertuliskan, STOP! Jangan Biarkan Prostatitis Mengontrol Hidup Anda!
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menanggapi beredarnya video iklan obat prostat atas nama mantan Menteri Kesehatan Nila Moeloek. Ditegaskan, bahwa video iklan itu adalah hoaks.
Eks Menkes Nila Moeloek tidak pernah endorse produk kesehatan apapun di media sosial. Jadi, dipastikan bahwa iklan tersebut tidak benar ya â
Kalau ada iklan serupa sebaiknya diabaikan saja ya #Healthies! ?ââď¸ Karena dipastikan tidak benar!
Yuk, lebih berhati-hati dan selalu waspada terhadap segala informasi kesehatan yang beredar! Selalu cek dan recheck tentang kebenaran informasi yang kamu terima, pastikan dari sumber terpercaya â¨
#Salam sehat!
#AntiHoaksKesehatan
Demikian penjelasan Kemenkes di atas terkait hoaks video iklan obat prostat yang mencatut nama mantan Menkes Nila Moeloek. Penjelasan Kemenkes ini diunggah pada situs Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit tanggal 3 Januari 2024."
Kesimpulan
Postingan video mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moeloek mempromosikan obat prostat adalah hoaks.
Rujukan
(GFD-2024-14945) [SALAH] Cover Majalah TIME 2023: Benjamin Netanyahu disebut sebagai âKiller of the Yearâ
Sumber: TwitterTanggal publish: 05/01/2024
Berita
âEveryone please post this on your social media.
Killer of the year. Responsible for War Crime, Crime of Apartheid, Crime of Genocideâ.
Killer of the year. Responsible for War Crime, Crime of Apartheid, Crime of Genocideâ.
Hasil Cek Fakta
Akun Twitter @WeThePeople3009 (Shenaz) mengunggah foto sampul majalah TIME yang menobatkan PM Israel, Benjamin Netanyahu, sebagai âkiller of the yearâ. Cuitan dan foto yang diunggah pada 27 Desember 2023 tersebut telah disukai 83 orang, dibagikan dan dikutip ulang hampir 70 kali, serta telah dilihat hampir 1,500 kali.
Berdasarkan hasil penelusuran, foto tersebut merupakan hasil edit. Majalah TIME, melalui laman resminya menyatakan bahwa untuk 2023, figur penting yang paling berpengaruh pada 2023 versi majalah TIME yaitu Taylor Swift, Lionel Messi, dan Sam Altman. Tidak ada penyebutan Benjamin Netanyahu di artikel tersebut dan tidak ditemukan versi asli cover majalah TIME dengan wajah beliau.
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan @WeThePeople3009 (Shenaz) merupakan konten yang dimanipulasi.
Berdasarkan hasil penelusuran, foto tersebut merupakan hasil edit. Majalah TIME, melalui laman resminya menyatakan bahwa untuk 2023, figur penting yang paling berpengaruh pada 2023 versi majalah TIME yaitu Taylor Swift, Lionel Messi, dan Sam Altman. Tidak ada penyebutan Benjamin Netanyahu di artikel tersebut dan tidak ditemukan versi asli cover majalah TIME dengan wajah beliau.
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan @WeThePeople3009 (Shenaz) merupakan konten yang dimanipulasi.
Kesimpulan
Konten yang dimanipulasi. Majalah TIME tidak pernah membuat cover dengan judul âKiller of the Year 2023â dengan wajah PM Israel Benjamin Netanyahu.
Rujukan
(GFD-2024-14944) [SALAH] Foto Bill Gates Dieksekusi Mati
Sumber: TwitterTanggal publish: 05/01/2024
Berita
âZAP ZAP!!!â.
Hasil Cek Fakta
Akun Twitter bercentang biru @QTHESTORMM mengunggah foto yang menunjukkan Bill Gates terikat dan akan dieksekusi mati. Cuitan dan foto yang diunggah pada 27 Desember 2023 tersebut telah disukai hampir 6,000 orang, dikutip dan dibagikan ulang lebih dari 1,000 kali, serta telah dilihat 513,000 kali.
Setelah menelusuri foto tersebut dengan Google Reverse Image Search, foto tersebut adalah hasil manipulasi. Foto itu diambil dari cuplikan video kampanye menentang hukuman mati di Amerika Serikat yang diunggah oleh akun YouTube âDeath Penalty Failâ tujuh tahun lalu. Bagian video asli yang diambil dan diedit wajah Bill Gates dapat dilihat pada menit ke 8:09 â 08.20.
Terlebih lagi, informasi serupa telah dibahas Reuters dengan judul âFact Check: Image of âexecutionâ scene is altered to show Bill Gatesâ dan dikategorikan sebagai Altered.
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh @QTHESTORMM merupakan konten yang dimanipulasi.
Setelah menelusuri foto tersebut dengan Google Reverse Image Search, foto tersebut adalah hasil manipulasi. Foto itu diambil dari cuplikan video kampanye menentang hukuman mati di Amerika Serikat yang diunggah oleh akun YouTube âDeath Penalty Failâ tujuh tahun lalu. Bagian video asli yang diambil dan diedit wajah Bill Gates dapat dilihat pada menit ke 8:09 â 08.20.
Terlebih lagi, informasi serupa telah dibahas Reuters dengan judul âFact Check: Image of âexecutionâ scene is altered to show Bill Gatesâ dan dikategorikan sebagai Altered.
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh @QTHESTORMM merupakan konten yang dimanipulasi.
Kesimpulan
Konten yang dimanipulasi. Foto Bill Gates yang diikat dan akan dieksekusi dengan suntikan mematikan tersebut diedit dari cuplikan video kampanye anti hukuman mati di US pada 2016.
Rujukan
Halaman: 2825/5951