Suara.com - Beredar di media sosial sebuah narasi tentang kesombongan pemain sepak bola Jackson Irvine yang berkoar akan mengalahkan timnas Indonesia dengan skor 10-0.
Akun Facebook bernama “Eman Bhee” mengunggah foto Jackson Irvine dengan narasi tersebut. Akun Eman Bhee juga menegaskan dalam tulisannya bahwa Irvine menghina timnas. Tulisan dan foto tersebut diunggah pada 10 September dan telah mendapat reaksi dari 190 orang, serta telah dibagikan ulang empat kali.
Berikut narasi yang disampaikan dalam unggahan tersebut:
“Kesombongan Jackson Irvine hina timnas dan akan bantai timnas 10-0”.
“Jack Irvin SOMBONG JUMAWA AKAN BANTA1 TIMNAS 10-0”.
“Kami ranking 24 ,indo cuma 133 kami akan menang mudah lawan Indonesia”.
Lantas benarkah klaim tersebut?
(GFD-2024-22930) Cek Fakta: Jackson Irvine Sempat Sombong akan Bantai Timnas 10-0
Sumber:Tanggal publish: 20/09/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran fakta Suara.com, setelah dilakukan pencarian dengan kata kunci “Jackson Irvine bantai Indonesia 10-0”, tidak ditemukan rekaman wawancara atau media resmi yang memberitakan Irvine memberikan pernyataan tersebut.
Sebaliknya, beberapa media justru telah membantah klaim ini, salah satunya artikel Tirto yang berjudul “Salah, Jackson Irvine Sebut Akan Bantai Timnas Indonesia 10-0”.
Sebaliknya, beberapa media justru telah membantah klaim ini, salah satunya artikel Tirto yang berjudul “Salah, Jackson Irvine Sebut Akan Bantai Timnas Indonesia 10-0”.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa informasi yang disebarkan oleh akun Facebook “Eman Bhee” adalah konten yang menyesatkan.
(GFD-2024-22931) Cek Fakta: Perang Besar di Istana - Prabowo Tak Akan Selamatkan Gibran soal Kasus Fufufafa
Sumber:Tanggal publish: 20/09/2024
Berita
Suara.com - Beredar narasi di media sosial yang menyebut telah terjadi perang besar di Istana. Disampaikan juga narasi yang menyebut bahwa Prabowo tidak akan membela Gibran dalam kasus Fufufafa.
Narasi tersebut muncul di channel Youtube bernama Suara Umat dalam video yang diunggah pada tanggal 13 Agustus 2024 yang memberi pernyataan pada judul jika telah terjadi perang besar di istana. Selain itu pada unggahan tersebut tertulis bahwa Prabowo tidak akan menyelamatkan Gibran kasus Fufufafa.
Berikut narasi yang disampaikan:
HEBOH!! PERANG BESAR TERJADI DI ISTANA – PRABOWO TIDAK AKAN SELAMATKAN GIBRAN SOAL KASUS FUFUFAFA. PRABOWO TIDAK NYELAMATKAN GIBRAN. INI SEMUA TERKUAK DGN IZIN TUHAN. TOLONG VIRALKAN SEGERA VIDEO INI.
Lantas benarkah klaim tersebut?
Narasi tersebut muncul di channel Youtube bernama Suara Umat dalam video yang diunggah pada tanggal 13 Agustus 2024 yang memberi pernyataan pada judul jika telah terjadi perang besar di istana. Selain itu pada unggahan tersebut tertulis bahwa Prabowo tidak akan menyelamatkan Gibran kasus Fufufafa.
Berikut narasi yang disampaikan:
HEBOH!! PERANG BESAR TERJADI DI ISTANA – PRABOWO TIDAK AKAN SELAMATKAN GIBRAN SOAL KASUS FUFUFAFA. PRABOWO TIDAK NYELAMATKAN GIBRAN. INI SEMUA TERKUAK DGN IZIN TUHAN. TOLONG VIRALKAN SEGERA VIDEO INI.
Lantas benarkah klaim tersebut?
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan pengecekan fakta Suara.com, setelah diamati hingga akhir video tidak terdapat situasi perang besar yang terjadi di istana serta tidak menunjukan secara langsung yang menyatakan bahwa Prabowo tidak akan menyelamatkan Gibran pada kasus Fufufafa. Pada video tersebut hanya menampilkan tangkapan layar pada akun Kaskus Fufufa.
Selain itu, narator hanya membacakan ulang sebuah artikel yang termuat dalam website RMOL.ID dengan judul “Akun Kaskus Fufufafa yang Hina Prabowo Diduga Gibran, Grace Natalie: Dipastikan Dulu”.
Selain itu, narator hanya membacakan ulang sebuah artikel yang termuat dalam website RMOL.ID dengan judul “Akun Kaskus Fufufafa yang Hina Prabowo Diduga Gibran, Grace Natalie: Dipastikan Dulu”.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim pada judul yang menyatakan bahwa telah terjadi perang besar di istana dan pernyataan Prabowo tak akan membela Gibran pada kasus Fufufafa adalah salah dan termasuk pada konten palsu.
(GFD-2024-22768) Cek Fakta: Hoaks Artikel Ahmad Luthfi Menghina Orang Miskin
Sumber:Tanggal publish: 20/09/2024
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan artikel yang menyebut Cagub Jateng Ahmad Luthfi menghina orang miskin. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 16 September 2024.
Dalam postingannya terdapat artikel berjudul:
"Luthfi Beri Rp 100.000 ke Pedagang "Ahmad Luthfi: Seratus Ribu Saja Cukup, Mereka Orang Miskin".
Postingan itu disertai narasi "Orang miskin Harganya 100rb, astaghfirullah".
Akun itu menambahkan narasi "Nasib Si Miskin..Saat Mereka Butuh Suara..!!?
Lalu benarkah postingan artikel yang menyebut Cagub Jateng Ahmad Luthfi menghina orang miskin?
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel yang identik dengan postingan. Artikel itu diunggah Tribunjateng.com pada 13 September 2024.
Namun pada artikel asli punya judul "Pasar Tiban Semarang Heboh! Cagub Ahmad Luthfi Disambut Hangat, Dapat Dukungan Penuh dari Pedagang". Kesamaan terdapat pada foto dan juga tampilan website.
Berikut isi artikelnya:
"TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pasar Tiban di kawasan Taman Indonesia Kaya, Kota Semarang, mendadak ramai saat calon Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, berkunjung pada Jumat (13/9/2024) pagi.
Luthfi, yang biasanya mengenakan kaus biru tua dan celana cokelat, kali ini tampil berbeda dengan pakaian serba hitam berlogo namanya di dada kiri, menarik perhatian para pedagang dan pengunjung pasar.
Dengan ramah, Luthfi menyapa para pedagang dan pengunjung, meluangkan waktu mengunjungi sejumlah gerai, serta melayani permintaan swafoto. Ia berkeliling ke berbagai sudut pasar, mengobrol dengan warga, dan mendengarkan aspirasi mereka secara langsung.
Salah satu pedagang yang sangat antusias adalah Nanda, pemilik butik di Pasar Tiban. Nanda menyambut Luthfi dengan penuh semangat karena mengetahui bahwa Luthfi adalah mantan Kapolda Jawa Tengah.
"Semoga Jateng makin maju dipegang Pak Luthfi. Kami lapak di sini semoga tetap boleh melapak di sini, makin aman, makin lancar rezekinya para pelaku UMKM," ujarnya sambil meminta foto bersama.
Uncle, pedagang es coklat di pasar tersebut, juga menyambut kedatangan Luthfi dengan gembira dan menyiapkan es coklat spesial untuknya.
"Kamu jualan apa?" tanya Luthfi dengan senyum ramah.
"Es coklat, Pak. Monggo Pak," jawab Uncle sambil menyerahkan segelas es coklat buatannya. Luthfi menerima es tersebut dan menikmati sambil berfoto bersama Uncle, yang tampak senang mendapat perhatian dari calon gubernur itu.
Di sudut lain, Bambang, salah satu pedagang di Pasar Tiban, juga menunjukkan antusiasmenya ketika Luthfi menghampiri lapaknya.
"Wah, ini yang saya tunggu, saya ketemu calon gubernur yang akan jadi gubernur. Jos Pak Luthfi! Semoga makin membumi, bisa niru Pak Jokowi. Pak Luthfi, selamat, sukses," ucap Bambang dengan senyum lebar.
Kunjungan Ahmad Luthfi menciptakan suasana yang hangat dan akrab di tengah keramaian Pasar Tiban. Luthfi tampak sangat terbuka mendengarkan masukan dan harapan dari para pedagang yang berharap ada peningkatan kondisi bagi UMKM di Jawa Tengah.
Luthfi juga berdialog dengan para pedagang mengenai berbagai isu, termasuk harapan agar UMKM tetap bisa beroperasi dengan aman dan mendapatkan perlindungan yang memadai. Ia menekankan pentingnya dukungan nyata dari pemerintah dalam bentuk kebijakan yang memudahkan perizinan dan menyediakan akses pembiayaan.
Menurut Luthfi, pelaku UMKM dan pedagang kecil adalah motor penggerak ekonomi yang harus diperhatikan dengan serius.
"Kita harus memastikan bahwa mereka yang bergerak di sektor UMKM mendapat perhatian dan dukungan yang nyata. Tidak hanya dalam bentuk fasilitas yang memadai, tetapi juga dalam pengembangan dan pelatihan agar mereka bisa terus bersaing. Jumlah mereka banyak, 4,2 juta pelaku UMKM di Jateng ini," ujarnya.
Luthfi menyatakan keinginannya untuk selalu membangun dialog terbuka dengan warga dan siap mendengarkan serta memberikan perhatian kepada semua lapisan masyarakat di Jawa Tengah."
Kesimpulan
Postingan artikel yang menyebut Cagub Jateng Ahmad Luthfi menghina orang miskin adalah hoaks. Faktanya artikel itu merupakan hasil editan.
Rujukan
(GFD-2024-22771) Bahrain disanksi FIFA dan Indonesia lolos kualifikasi Piala Dunia 2026, benarkah?
Sumber:Tanggal publish: 20/09/2024
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di YouTube menarasikan Timnas Bahrain resmi mendapatkan sanksi FIFA pada kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Sanksi tersebut dikarenakan beberapa penggemar Bahrain terciduk menggunakan laser hijau dalam pertandingan Bahrain melawan Jepang pada 10 September.
Laser terlihat diarahkan ke pemain Timnas Jepang, insiden itu langsung menuai kritikan dari penggemar bola. Penggemar menganggap ini sebagai salah satu bentuk kecurangan.
Berikut narasi dalam unggahan berikut:
“LANGSUNG KENA KARMA !! Bahrain Resmi DI SANKSI FIFA Usai Ulah Nakal Suporter Viral Jadi Tuntutanku”
Namun, benarkah Indonesia lolos kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia karena Bahrain mendapatkan sanksi FIFA?
Sanksi tersebut dikarenakan beberapa penggemar Bahrain terciduk menggunakan laser hijau dalam pertandingan Bahrain melawan Jepang pada 10 September.
Laser terlihat diarahkan ke pemain Timnas Jepang, insiden itu langsung menuai kritikan dari penggemar bola. Penggemar menganggap ini sebagai salah satu bentuk kecurangan.
Berikut narasi dalam unggahan berikut:
“LANGSUNG KENA KARMA !! Bahrain Resmi DI SANKSI FIFA Usai Ulah Nakal Suporter Viral Jadi Tuntutanku”
Namun, benarkah Indonesia lolos kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia karena Bahrain mendapatkan sanksi FIFA?
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran, Pelatih Jepang Hajime Moriyasu mengatakan memang penggemar Bahrain mencoba mengalihkan perhatian para pemainnya dengan menggunakan laser. Tak hanya itu, penggemar Bahrain juga mencemooh lagu kebangsaan Jepang selama pertandingan kualifikasi Piala Dunia itu.
Moriyasu menyatakan kekecewaannya atas ulah para penggemar yang mengarahkan sinar laser hijau ke mata striker Ayase Ueda, saat bersiap untuk mengambil penalti babak pertama.
Pelatih itu juga mengaku kecewa setelah penggemar tuan rumah mencemooh lagu kebangsaan Jepang sebelum pertandingan di Stadion Nasional Bahrain itu.
"Tapi saya ingin melihat akhir dari ejekan yang terjadi selama lagu kebangsaan di pertandingan hari ini, dan upaya untuk menghalangi pemain saya, yang bisa menyebabkan kerusakan fisik pada mereka,” kata Pelatih Timnas Jepang, dilansir dari Japan Times.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai sanksi yang diberikan FIFA ataupun respon FIFA terkait hal tersebut. Dilansir dari laman FIFA, Timnas Bahrain masih akan bertanding pada kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Group C mendatang melawan Indonesia pada 10 Oktober, Arab Saudi pada 16 Oktober, China pada 14 November dan Australia pada 19 November.
Selain itu, tidak ada narasi Indonesia langsung lolos dari kualifikasi Piala Dunia 2026 Group C,
Klaim: Indonesia lolos kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia karena Bahrain disanksi FIFA
Rating: Disinformasi
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Moriyasu menyatakan kekecewaannya atas ulah para penggemar yang mengarahkan sinar laser hijau ke mata striker Ayase Ueda, saat bersiap untuk mengambil penalti babak pertama.
Pelatih itu juga mengaku kecewa setelah penggemar tuan rumah mencemooh lagu kebangsaan Jepang sebelum pertandingan di Stadion Nasional Bahrain itu.
"Tapi saya ingin melihat akhir dari ejekan yang terjadi selama lagu kebangsaan di pertandingan hari ini, dan upaya untuk menghalangi pemain saya, yang bisa menyebabkan kerusakan fisik pada mereka,” kata Pelatih Timnas Jepang, dilansir dari Japan Times.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai sanksi yang diberikan FIFA ataupun respon FIFA terkait hal tersebut. Dilansir dari laman FIFA, Timnas Bahrain masih akan bertanding pada kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Group C mendatang melawan Indonesia pada 10 Oktober, Arab Saudi pada 16 Oktober, China pada 14 November dan Australia pada 19 November.
Selain itu, tidak ada narasi Indonesia langsung lolos dari kualifikasi Piala Dunia 2026 Group C,
Klaim: Indonesia lolos kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia karena Bahrain disanksi FIFA
Rating: Disinformasi
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Rujukan
Halaman: 2807/7911


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4948347/original/060990300_1726790355-cek_fakta_cagub.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4948352/original/061408000_1726790605-cek_fakta_cagub_2.jpg)

