KOMPAS.com - Beredar gambar yang diklaim menampilkan nelayan di Papua menangkap hewan misterius yang belum pernah terlihat sebelumnya.
Setelah ditelusuri, unggahan tersebut merupakan hasil rekayasa artificial intelligence (AI).
Gambar yang menampilkan nelayan Papua menangkap hewan misterius muncul di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Facebook ini, ini dan ini.
Akun tersebut membagikan gambar seorang pria menunjukkan sebuah hewan berukuran besar dan diberi keterangan:
Nelayan Papua menangkap hewan yang belum pernah terlihat sebelumnya.@sorotan @pengikut
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang mengeklaim nelayan Papuan menangkap hewan misterius
(GFD-2024-22944) [HOAKS] Gambar Nelayan Papua Menangkap Hewan Misterius
Sumber:Tanggal publish: 24/09/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Tim Cek Fakta gambar itu identik dengan unggahan akun Facebook "Astral Infernum Productions" ini.
Dalam deksripsinya, akun itu menyebut dirinya sebagai pembuat konten berbasis AI.
Tim Cek Fakta Kompas.com kemudian mengecek gambar nelayan Papua menangkap hewan misterius menggunakan Hive Moderation.
Hasilnya, gambar tersebut memiliki probabilitas 99,9 persen dihasilkan AI.
Sampai saat ini tidak ditemukan informasi valid nelayan Papua menemukan hewan misterius seperti dalam unggahan.
Dalam deksripsinya, akun itu menyebut dirinya sebagai pembuat konten berbasis AI.
Tim Cek Fakta Kompas.com kemudian mengecek gambar nelayan Papua menangkap hewan misterius menggunakan Hive Moderation.
Hasilnya, gambar tersebut memiliki probabilitas 99,9 persen dihasilkan AI.
Sampai saat ini tidak ditemukan informasi valid nelayan Papua menemukan hewan misterius seperti dalam unggahan.
Kesimpulan
Gambar yang menampilkan nelayan Papua menangkap hewan misterius merupakan hasil manipulasi.
Foto tersebut merupakan hasil rekayasa AI. Sampai saat ini tidak ditemukan informasi valid nelayan Papua menemukan hewan misterius.
Foto tersebut merupakan hasil rekayasa AI. Sampai saat ini tidak ditemukan informasi valid nelayan Papua menemukan hewan misterius.
Rujukan
- https://www.facebook.com/groups/2085142671758243/permalink/3667416290197532/?mibextid=oFDknk&rdid=Vysy4wWlw4ATZ5L9&share_url=
- https%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fshare%2Fp%2Fu15pa7FvrSMJ1QBS%2F%3Fmibextid%3DoFDknk
- https://www.facebook.com/share/p/yPiFwRNsBicUc8dv/?mibextid=oFDknk
- https://www.facebook.com/share/p/B9v1KFXigiMuvUnB/?mibextid=oFDknk
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02xF75Cc9LJooaQsMGTYknYNnytj7XeRiN5yYWg7xsyFP4M8SLxJRJYxkRPd245pm7l&id=61550940538083&ref=embed_post
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2024-22945) [HOAKS] Soimah Bagi-bagi Uang Rp 25 Juta
Sumber:Tanggal publish: 24/09/2024
Berita
KOMPAS.com - Sebuah video yang beredar di media sosial mengeklaim pembawa acara dan komedian Soimah akan membagikan uang Rp 25 juta kepada masyarakat.
Namun. setelah ditelusuri unggahan tersebut merupakan hasil manipulasi. Klaim itu dipastikan keliru dan hoaks.
Video yang mengeklaim Soimah membagikan uang Rp 25 juta muncul di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Facebook ini.
Dalam video itu Soimah mengatakan, untuk mendapat 25 juta yakni dengan mengikuti akun dan membagikan unggahan tersebut.
Namun. setelah ditelusuri unggahan tersebut merupakan hasil manipulasi. Klaim itu dipastikan keliru dan hoaks.
Video yang mengeklaim Soimah membagikan uang Rp 25 juta muncul di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Facebook ini.
Dalam video itu Soimah mengatakan, untuk mendapat 25 juta yakni dengan mengikuti akun dan membagikan unggahan tersebut.
Hasil Cek Fakta
Setelah ditelusuri unggahan yang menampilkan Soimah identik dengan yang ada di akun TikTok ini.
Dalam video aslinya Soimah tidak mengatakan akan membagikan uang Rp 25 juta. Saat itu, ia mengucapkan selamat ulang tahun kepada seseorang.
Tim Cek Fakta Kompas.com juga mengecek suara Soimah membagikan uang Rp 25 juta menggunakan Hive Moderation.
Hasilnya suara Soimah terdeteksi dihasilkan artificial intelligence (AI) dengan probabilitas 98,4 persen.
Sebelumnya di media sosial juga muncul informasi keliru yang menyebut Soimah menjanjikan bantuan Rp 50 juta. Penelusuran Kompas.com bisa dilihat di sini.
Dalam video aslinya Soimah tidak mengatakan akan membagikan uang Rp 25 juta. Saat itu, ia mengucapkan selamat ulang tahun kepada seseorang.
Tim Cek Fakta Kompas.com juga mengecek suara Soimah membagikan uang Rp 25 juta menggunakan Hive Moderation.
Hasilnya suara Soimah terdeteksi dihasilkan artificial intelligence (AI) dengan probabilitas 98,4 persen.
Sebelumnya di media sosial juga muncul informasi keliru yang menyebut Soimah menjanjikan bantuan Rp 50 juta. Penelusuran Kompas.com bisa dilihat di sini.
Kesimpulan
Video yang mengeklaim Soimah membagikan uang Rp 25 juta merupakan hasil manipulasi. Dalam video aslinya Soimah mengucapkan selamat ulang tahun kepada seseorang.
Setelah dicek menggunakan Hive Moderation suara Soimah membagikan Rp 25 juta terdeteksi dihasilkan AI. Konten ini berpotensi sebagai penipuan, waspada agar kita tidak mengalami kerugian.
Setelah dicek menggunakan Hive Moderation suara Soimah membagikan Rp 25 juta terdeteksi dihasilkan AI. Konten ini berpotensi sebagai penipuan, waspada agar kita tidak mengalami kerugian.
Rujukan
(GFD-2024-22946) [HOAKS] Undian Berhadiah dari Bank Bengkulu
Sumber:Tanggal publish: 24/09/2024
Berita
KOMPAS.com - Bermunculan akun-akun Facebook mengatasnamakan PT Bank Pembangunan Daerah Bengkulu atau Bank Bengkulu.
Akun tersebut menawarkan undian berhadiah kepada nasabah yang telah menggunakan Bengkulu Mobile Banking.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tawaran tersebut hoaks.
Akun Facebook menggunakan nama dan logo Bank Bengkulu untuk menawarkan undian berhadiah.
Misalnya, akun dengan nama Bank Bengkulu Info, Program Festival Bengkulu, dan Program bpd Bengkulu 2024.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Minggu (22/9/2024):
Program Bank Bengkulu 2024Khusus nasabah Bank Bengkulu yang sudah menggunakan Bengkulu Mobile BankingGebyar hadiah Bank Bengkulu hadir kembali, buruan daftar & menangkan grand prize seperti:
= 10 unit mobil Alphard= 10 unit mobil CR-V Turbo= 10 unit mobil HR-V CVT
= 10 unit mobil Xpander= 10 unit mobil Fortuner= 15 unit motor Nmax
= 20 unit motor Scoopy= 30 unit TV LED 50 in= 20 unit smartphone Promax15
= 40 emas batangan & logam mulia= 25 paket wisata Singapure= 50 paket umroh gratis
Masih banyak hadiah menarik lainnya dari BANK BENGKULU info lebih,,, buruan daftar sekarang (gratis)..
akun Facebook Tangkapan layar konten hoaks di sebuah akun Facebook, Minggu (22/9/2024), mengenai tawaran undian berhadiah dari Bank Bengkulu.
Hasil Cek Fakta
Ketiga akun menyertakan tautan yang disebut sebagai syarat mendaftar undian berhadiah.
Tautan tersebut memiliki alamat berikut:
Tim Cek Fakta Kompas.com mengecek ke mana tautan tersebut berlabuh menggunakan tools Where Goes dan URL Scan. Hasil pelacakannya dapat dilihat di sini, di sini, dan di sini.
Ketiga tautan tidak mengarah ke situs web resmi Bank Bengkulu.
Salah satu tautan mengarah ke laman eror. Sementara satu tautan mengarahkan ke laman memakai nama dan logo Bank Bengkulu.
Pengguna diminta mengisi kolom berupa nama lengkap, nomor rekening, nomor ponsel, dan PIN sebagai syarat mendaftar undian berhadiah.
Alamat situs web resmi yakni www.bankbengkulu.co.id.
Melalui situs resminya, Bank Bengkulu mengimbau kepada nasabah agar berhati-hati terhadap akun media sosial palsu mengatasnamakan Bank Bengkulu.
Nasabah diimbau untuk tidak memberikan data pribadi ke pihak mana pun yang tidak dapat dimintai pertanggungjawabannya.
"Informasi data pribadi dicuri dan disalahgunakan untuk melakukan kejahatan lainnya," tulisnya.
Tautan tersebut memiliki alamat berikut:
Tim Cek Fakta Kompas.com mengecek ke mana tautan tersebut berlabuh menggunakan tools Where Goes dan URL Scan. Hasil pelacakannya dapat dilihat di sini, di sini, dan di sini.
Ketiga tautan tidak mengarah ke situs web resmi Bank Bengkulu.
Salah satu tautan mengarah ke laman eror. Sementara satu tautan mengarahkan ke laman memakai nama dan logo Bank Bengkulu.
Pengguna diminta mengisi kolom berupa nama lengkap, nomor rekening, nomor ponsel, dan PIN sebagai syarat mendaftar undian berhadiah.
Alamat situs web resmi yakni www.bankbengkulu.co.id.
Melalui situs resminya, Bank Bengkulu mengimbau kepada nasabah agar berhati-hati terhadap akun media sosial palsu mengatasnamakan Bank Bengkulu.
Nasabah diimbau untuk tidak memberikan data pribadi ke pihak mana pun yang tidak dapat dimintai pertanggungjawabannya.
"Informasi data pribadi dicuri dan disalahgunakan untuk melakukan kejahatan lainnya," tulisnya.
Kesimpulan
Tawaran undian berhadiah dari Bank Bengkulu di Facebook merupakan hoaks.
Tautan yang dijadikan syarat mendaftar undian tidak mengarah ke situs resmi Bank Bengkulu.
Bank Bengkulu mengimbau kepada nasabah untuk tidak sembarangan memberikan data pribadi.
Tautan yang dijadikan syarat mendaftar undian tidak mengarah ke situs resmi Bank Bengkulu.
Bank Bengkulu mengimbau kepada nasabah untuk tidak sembarangan memberikan data pribadi.
Rujukan
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid09bYCYpMh2h3kWJmnjNAAvHGkgMGYuThrsLBQeHERCaEewPhSkZ1ykj6iv9kos1Xjl&id=61554772367378
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02NpC8NKhQkYwjDPQJ15NmB3xTvxpL3UxkZ8cpPdpTjqGvkjQPJs9nHUdZGGkRRtY2l&id=61565934189807
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0MPxYawHH813mNCKS7zWBpUuqSxdfW6yzG2bjDrG79MABd4swcXSMePQ5DZNJRBFRl&id=61566311904771
- https://urlscan.io/result/99987505-8fc1-406a-9a3b-d30d80693f3c/
- https://wheregoes.com/trace/20245283785/
- https://urlscan.io/result/ba1e3d36-27fa-41ea-b8b9-1c54c91abce8/
- https://bankbengkulu.co.id/
- https://www.instagram.com/p/DAPhBqlz71i/?utm_source=ig_embed&utm_campaign=loading
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2024-23065) [SALAH] Klaim 5 Santri Ponpes di Sukabumi Tewas Terbakar Ulah Relawan Berani Mati Jokowi
Sumber: facebook.comTanggal publish: 23/09/2024
Berita
Info terupdate 5 Santri tewas terbakar ulah Relawan Berani Mati Jokoei.
Sangat BIADAB!!! SADIS!!! di bulan SEPTEMBER teror Neo-Komunis, sebuah Pesantren “Nurul Fajri” Habib Abdurrahman bin Ahmad Asseqaf di Caringin Sukabumi di bakar gerombolan orang tak dikenal melemparkan beberapa molotov pada banyak kamar santri, Umat Islam dimanapun berada harap Siaga 1 kelompok Neo PKI – Neo Komunis lagi bikin ulah dan teror.
VIRALKAN DI SELURUH MEDSOS KARENA TIDAK AKAN TAYANG DI MEDIA TELEVISI
Arsip: https://archive.md/voTar
Sangat BIADAB!!! SADIS!!! di bulan SEPTEMBER teror Neo-Komunis, sebuah Pesantren “Nurul Fajri” Habib Abdurrahman bin Ahmad Asseqaf di Caringin Sukabumi di bakar gerombolan orang tak dikenal melemparkan beberapa molotov pada banyak kamar santri, Umat Islam dimanapun berada harap Siaga 1 kelompok Neo PKI – Neo Komunis lagi bikin ulah dan teror.
VIRALKAN DI SELURUH MEDSOS KARENA TIDAK AKAN TAYANG DI MEDIA TELEVISI
Arsip: https://archive.md/voTar
Hasil Cek Fakta
Akun Facebook dengan nama Fiihayati Binti Muchtar mengunggah sebuah video yang menampilkan sekelompok pria berada di sebuah bangunan yang hangus akibat kebakaran. Video tersebut dinarasikan sebagai kebakaran di Ponpes Rubath Nurul Fajri di Caringin Sukabumi. Dinarasikan pula dalam postingan tersebut, terdapat 5 santri tewas akibat kebakaran.
Penelusuran fakta dilakukan dengan memastikan lokasi awal video tersebut. Faktanya sebagaimana dikutip dari artikel periksa fakta Tempo.co, berjudul “Keliru, Video dengan Klaim Pondok Pesantren Nurul Fazri Caringin Sukabumi Terbakar,” lokasi Ponpes bukanlah di Caringin, Sukabumi, melainkan di Kampung Limusnunggal RT 002/ RW 005, Desa Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.
Selain itu, klaim terdapat 5 santri korban kebakaran yang meninggal dunia, tidak benar. Hal tersebut tertulis pada rilis kronologi resmi dari Pesantren, yang menyatakan bahwa tidak terdapat korban jiwa.
Dengan demikian, narasi yang menyebut bahwa terdapat 5 santri yang meninggal dunia akibat insiden kebakaran di Ponpes Rubath Nurul Fajri, tidak benar.
Penelusuran fakta dilakukan dengan memastikan lokasi awal video tersebut. Faktanya sebagaimana dikutip dari artikel periksa fakta Tempo.co, berjudul “Keliru, Video dengan Klaim Pondok Pesantren Nurul Fazri Caringin Sukabumi Terbakar,” lokasi Ponpes bukanlah di Caringin, Sukabumi, melainkan di Kampung Limusnunggal RT 002/ RW 005, Desa Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.
Selain itu, klaim terdapat 5 santri korban kebakaran yang meninggal dunia, tidak benar. Hal tersebut tertulis pada rilis kronologi resmi dari Pesantren, yang menyatakan bahwa tidak terdapat korban jiwa.
Dengan demikian, narasi yang menyebut bahwa terdapat 5 santri yang meninggal dunia akibat insiden kebakaran di Ponpes Rubath Nurul Fajri, tidak benar.
Kesimpulan
Bukan di Sukabumi. Faktanya, video yang beredar merupakan cuplikan video kebakaran yang terjadi di Ponpes Rubath Nurul Fajri, Bogor, pada 4 Juli 2024. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Rujukan
- https://bogor24update.id/ditinggal-salat-magrib-kamar-santri-di-ponpes-rubath-nurul-fajri-caringin-terbakar
- https://cekfakta.tempo.co/fakta/2987/keliru-video-dengan-klaim-pondok-pesantren-nurul-fazri-caringin-sukabumi-terbakar
- https://cybernewsnasional.com/ternyata-kebakaran-di-ponpes-rubhat-nurul-fajri-caringin-bogor-diawali-insiden-lainnya-simak/
Halaman: 2784/7907
